CBD Tenggarong, Pusat Bisnis dan Wisata

CBD atau Central Business Distric merupakan area yang menyatu dengan jembatan Kartanegara, disini tengah dibangun Mall, Pujasera, Ampi Teater dan sarana lainnya, dimana nantinya warga bisa berwisata dan berbelanja sekaligus bersantai.
Foto: Yanda

Progres 65 Persen, CBD Selesai Tahun 2016

Central Business Distric atau CBD Tenggarong, merupakan kawasan yang menyatu dengan jembatan Kartanegara. Dengan mengusung konsep One Stop Service, setiap warga yang berkunjung melewati jembatan, bisa singgah untuk berwisata dan berbelanja, sekaligus bersantai.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kutai Kartanegara (Kukar), Ahyani Fadianur mengatakan, di sekitar lokasi CBD tengah dibangun Mall dan Pujasera (Pusat Jajanan Serba Ada), serta sarana pelengkap lainnya. "Nanti disana juga kita bikin pelabuhan kecil, jadi kalau ada warga dari Hulu Mahakam menggunakan kapal, mereka bisa merapat, kemudian naik jembatan penyeberangan khusus pejalan kaki, bisa ke mall dan melihat area di sekitar CBD," terangnya kepada kutaikartanegaranews.com belum lama ini.

Selain itu lanjutnya, Bagi komunitas atau anak-anak muda yang ingin mengadakan acara atau pagelaran kesenian, bisa menggunakan Amphi Teater yang letaknya menghadap sungai Mahakam, tepat dibawah sisi sebelah kanan jembatan Kartanegara.

Saat ini seluruh area CBD tengah dalam proses pengerjaan dan akan bisa digunakan tahun depan. "Progres pembangunan sudah sekitar 65 persen, tahun depan Insya Allah pertengahan 2016 sudah selesai,"sambungnya lagi.

CBD akan dikelola secara bersama-sama oleh Unit Pengelola Taman yang terdiri dari beberapa SKPD terkait, Seperti Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar), Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi (Disperindagkop), serta pihak pengusaha.

Menurut Ahyani, dilibatkannya pihak pengusaha dalam pengelolaan tersebut, karena selain sebagai pusat bisnis, di dalam mall juga dibuat perkantoran khusus bagi perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kukar.

Ditambahkannya,  nantinya tepat di tengah bundaran CBD akan dibuat sepasang patung Naga Kutai setinggi 27 meter, lengkap dengan ketopong yang dikerjakan oleh seniman dari Jawa Tengah. "Sepasang Naga ini konsepnya sebagai ikon masyarakat Kutai, sedangkan maknanya secara harfiah, nanti akan kita rilis pada saat patung sudah selesai dibuat," jelasnya.

Disinggung mengenai perkembangan pembangunan Royal World Plaza (RWP), Ahyani tak banyak berkomentar, Ia hanya menyebutkan jika proyek itu dikerjakan oleh investor, sedangkan CBD dibangun oleh Pemkab Kukar. (end)


2 komentar:

Write a Comment


Top