,

    Penyampaian arahan sebelum patroli gabungan digelar personel Kodim-Polres dan Satpol PP Kukar
    Foto: Humas Polres Kukar

    Personil Kodim 0906/Tenggarong, Polres Kukar dan Satpol PP menggelar patroli gabungan pada Sabtu (25/05/2019) malam, pukul 22.00 Wita.

    Rute patroli yakni kantor KPU Kukar dan gudang logistik di komplek gedung DPRD Kukar, pasar Tangga Arung, Lapas Perempuan, Lapas Anak, Lapas Kelas II B Tenggarong, kantor Bawaslu, serta pelabuhan depan museum Mulawarman. 

    "Dengan patroli bisa mencegah hal-hal yang tidak kita inginkan dan ini dilakukan terus menerus," terang Komandan Unit Intel Kodim 0906/Tenggarong Lettu Eko Edi, didampingi Kasat Sabhara Polres Kukar AKP Suyono Serta Kasat Lantas AKP Ramadhanil.

    Eko mengharapkan, dengan adanya kegiatan patroli tersebut masyarakat bisa melaksanakan aktivitas seperti biasa tanpa ada hambatan.

    "Terima kasih atas kerjasamanya antara personil Kodim, Polres Kukar dan Satpol PP. Mudah-mudahan kedepan diharapkan wilayah Kukar tetap dalam keadaan kondusif," ucapnya.

    Personel patroli gabungan mengecek kondisi keamanan Lapas Perempuan di Tenggarong
    Foto: Humas Polres Kukar

    Patroli dimalam ke 21 Ramadhan 1440 H ini, sambung Eko, melibatkan lebih dari 1 pleton personil gabungan.

    "Alhamdulillah aman dan tidak ada hal-hal yang menonjol, patroli juga bisa dilaksanakan dengan baik dan lancar," katanya.

    Ditambahkannya, dilaksanakannya patroli di salah satu titik yakni Lapas, bertujuan untuk mengecek keamanan yang dihuni para warga binaan.

    "Kan disitu tempat berkumpulnya narapidana, jadi tetap kita cek supaya bisa terpantau dan aman, tujuannya itu," jelas Eko.

    Ia juga menghimbau kepada seluruh masyarakat agar pasca pelaksanaan Pemilu 2019 untuk bersama-sama menjaga keamanan sehingga tidak timbul keributan dan permasalahan.

    "Kita tunggu hasil yang resmi aja, siapapun pemimpinnya mari kita dukung sama-sama supaya wilayah kita tetap terjaga, sehingga tidak ada gejolak yang timbul di wilayah Kukar," tandasnya. (end)

    , ,

    Polres Kukar bersama TNI akan menerjunkan pasukan untuk mengamankan lebaran 2019
    Foto: Endi

    Dua pekan jelang lebaran atau hari raya Idul Fitri 1440 H/2019 M, Polres Kukar akan menerjunkan dan menyiagakan personelnya untuk melakukan pengamanan.

    Hal itu disampaikan Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar usai buka puasa bersama TNI-Polri dan masyarakat pada Selasa (21/05/2019) kemarin.

    "Kami beserta jajaran bersama TNI sudah mempersiapkan beberapa pasukan terutama nanti saat operasi ketupat," ujarnya kepada sejumlah wartawan.

    Anwar menyebutkan, pengamanan pada saat lebaran di wilayah Kukar akan terkonsentrasi di beberapa titik.

    "Termasuk jalur mudik yang akan dilalui masyarakat, baik di jalur menuju Balikpapan, Samarinda dan ke Bontang," ucapnya.

    Ia juga menyampaikan himbauan kepada umat muslim di wilayah Kukar yang saat ini masih menjalankan ibadah puasa.

    "Himbauan kepada warga Kukar sebelum menunaikan sholat tarawih jangan lupa listrik, api kompor dan sebagainya jangan lupa di cek kembali," pinta Anwar.

    Dirinya kembali menghimbau kepada warga yang akan bepergian atau merayakan lebaran di kampung halaman dengan menggunakan kendaraan pribadi untuk lebih berhati-hati.

    "Agar mematuhi aturan berlalu lintas sehingga selamat sampai tujuan," demikian disampaikan Anwar. (end)

    ,

    Buka puasa bersama TNI-Polri dan masyarakat serta peringatan Nuzulul Qur'an di Mako Polres Kukar
    Foto: Humas Polres Kukar

    Bertempat di halaman Mako Polres Kukar, keluarga besar TNI-Polri menggelar buka puasa bersama sekaligus peringatan Nuzulul Qur'an yang dihadiri jajaran Pemkab, FKUB dan tokoh masyarakat Kukar, Selasa (21/05/2019) sore.

    Acara ini mengusung tema 'Dengan hikmah puasa Ramadhan 1440 H/2019 M kita perkuat soliditas dan sinergitas TNI/POLRI dalam rangka menjamin stabilitas keamanan nasional'.

    Dalam acara tersebut ditampilkan kesenian hadrah serta pembacaan ayat suci Al Qur'an oleh personel Polres Kukar yang dilanjutkan dengan pemberian tali asih dari Kapolres kepada santri Ponpes Darul Falah Tenggarong

    Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan buka puasa bersama tersebut adalah sebagai bentuk sinergitas guna menjaga situasi pasca pelaksanaan Pemilu Tahun 2019 di Kukar agar tetap kondusif.

    Personel TNI-Polri dan masyarakat berbaur dihalaman Mako Polres Kukar pada acara buka bersama
    Foto: Humas Polres Kukar

    "Kegiatan ini bertujuan sebagai upaya untuk mendekatkan lapisan masyarakat dengan TNI-POLRI guna membangun komitmen bersama dalam rangka menjaga situasi tetap aman dalam kondisi apapun," ucapnya.

    Dikatakannya, peran serta tokoh masyarakat dan pemerintah daerah dalam mendukung terpeliharanya situasi yang diinginkan masyarakat bisa sejalan dengan upaya yang dilakukan TNI-POLRI untuk memberikan rasa aman dan nyaman di wilayah Kabupaten Kukar.

    Kegiatan ini juga diisi dengan tausiyah oleh Ustadz Abu Ali pimpinan Ponpes Darul Falah dengan tema peringatan Nuzulul Quran setiap 17 Ramadhan serta sejarah turunnya Al Qur'an.

    "Al Quran diturunkan pertama kali pada 17 Ramadhan kepada Nabi Muhammad SAW, Al Quran diturunkan melalui Malaikat Jibril dengan wahyu pertama surat Al-Alaq ayat 1-5," seperti dikutip dalam ceramahnya.

    Acara buka bersama ini diakhiri dengan menunaikan sholat Maghrib berjamaah, sholat Isya dan Tarawih bersama. (end)

    ,

    Kasat Reskrim Polres Kukar AKP Damus Asa mengungkapkan pelaku curanmor AR telah diamankan
    Foto: Endi

    Sepeda Motor Curian Dijual Ke Kedang Ipil

    Tim Alligator Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Kukar, meringkus seorang pria pelaku curanmor berinisial AR (46), Senin (20/05/2019) sekira pukul 11.00 Wita.

    AR melarikan satu unit sepeda motor saat melakukan aksinya di kediaman Plt Kepala Dinas Kesehatan Kukar, Arfan Boma Pratama.

    "Pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor ini beraksi di Jalan Aji Jaya Winata, Mangkuraja, kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong," terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa.

    Dari identitasnya, AR merupakan warga Jalan Swadaya, RT 017, dusun Ulak Nanga, desa Bakungan, Kecamatan Loa Kulu.

    "Pelaku beraksi pada Jumat (17/05/2019) lalu, dan menggasak 1 unit sepeda motor jenis Yamaha Lexam KT 5083 CC warna merah marun," beber Damus.

    AR sendiri ditangkap setelah Unit Opsnal Sat Reskrim Polres Kukar melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi tentang identitas serta keberadaannya.

    "Pelaku berhasil diamankan Tim Alligator saat berada di Jalan Mitra Bayu, kelurahan Melayu, Tenggarong," katanya.

    Setelah dilakukan introgasi, AR mengakui telah melakukan pencurian sepeda motor tersebut dan kemudian ia jual di desa Kedang Ipil, kecamatan Kota Bangun. 

    "Tim berhasil mendapatkan barang bukti sepeda motor tersebut di dusun Kendua Raya, desa Kedang Ipil," ujar Damus.

    Saat ini AR telah diamankan di Mako Polres Kukar bersama barang bukti untuk dilakukan proses hukum lebih lanjut.

    "Barang bukti yang diamankan yakni 1 unit sepeda motor, 1 lembar STNK, 1 buah kunci motor serta 1 buah handphone," demikian jelas Damus. (end)

    , ,

    Polres Kukar menggelar latihan Tactical Floor Game dalam rangka pengamanan pasca Pemilu 2019
    Foto: Humas Polres Kukar

    Polres Kukar menggelar latihan Tactical Floor Game (TFG) Sispamkota dalam rangka pengamanan pasca Pemilu, Minggu (19/05/2019).

    Latihan yang digelar di ruang Catur Prasetya Mapolres Kukar ini dihadiri Ketua KPU, Ketua Bawaslu, perwakilan Kodim 0906/Tenggarong, stake holder, pejabat utama Polres Kukar, serta undangan lainnya.

    “TFG merupakan teknik dalam suatu permainan yang dimainkan diatas lantai. Skenario TFG ini diasumsikan bila terjadi suatu pergerakan massa yang tidak puas dengan hasil rapat pleno Pemilu,” ujar Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar.

    Anwar yang memimpin langsung kegiatan ini mengatakan, TFG lebih pada teknis penanganan awal dan pembubaran massa saat terjadi tindakan anarkis. 

    "Sebab, semua tahapan Pemilu memiliki karakteristik dan kerawanan berbeda," jelasnya.

    Melalui TFG, masing-masing stake holder akan memiliki gambaran keterlibatannya, sehingga satu sama lain bisa saling bersinergi dan satu persepsi cara bertindaknya.

    “Saya yakin dan percaya masyarakat Kukar adalah masyarakat yang cerdas dan cinta damai. Tidak akan mudah terprovokasi,” ucap Anwar.

    Sebagai informasi, KPU tengah merampungkan pleno rekapitulasi Pemilu 2019 yang hasilnya akan diumumkan secara resmi pada Rabu (22/05/2019) lusa. (end)

    ,

    Komunitas Masyarakat Peduli Tenggarong Seberang tambal jalan berlubang di desa Manunggal Jaya
    Foto: Dok. Polsek Tenggarong Seberang

    Jalan poros Tenggarong Seberang merupakan akses utama, namun banyaknya jalan yang rusak dan berlubang menyulitkan pengguna jalan terutama di musim hujan.

    Demi kenyamanan warga dan menghindari terjadinya kecelakaan, Komunitas Masyarakat Peduli Tenggarong Seberang pun turun langsung melakukan perbaikan jalan, Minggu (19/05/2019) pagi.

    "Kegiatan perbaikan serta penambalan jalan yang rusak dan berlubang dilaksanakan di desa Manunggal Jaya," terang Kapolsek Tenggarong Seberang IPTU Abdul Rauf.

    Warga dan jajaran Polsek Tenggarong Seberang gotong royong tambal jalan rusak dan berlubang
    Foto: Dok. Tenggarong Seberang

    Ia mengatakan, Camat, Polsek dan Koramil Tenggarong Seberang selaku pembina komunitas tersebut.

    "Adapun titik lokasi perbaikan dan penambalan jalan yang rusak yaitu jalan poros Tenggarong Seberang - Sebulu," bebernya.

    Rauf menyebutkan, ada sebanyak 8 titik lobang yang rusak tepatnya simpang tiga depan SMAN 2 hingga depan kantor Pos Tenggarong Seberang.

    "Setidaknya ada 8 karung semen, 2 pick up pasir dan 1 pick up batu yang digunakan sebagai bahan material untuk perbaikan jalan," ucapnya. (end)

    ,

    Kadis Disperindag bersama Tim Satgas Pangan Polres Kukar saat sidak ke PT Nararya Tenggarong
    Foto: Endi

    Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar H Surip, berharap ketersediaan tabung gas LPG ukuran 3 Kg tercukupi selama Ramadhan hingga Idul Fitri nanti.

    Surip menyampaikan hal itu usai mengecek ketersediaan tabung gas LPG di PT Nararya, Jalan Cut Nya' Din, Tenggarong, bersama Tim Satgas Pangan Polres Kukar, Rabu (15/05/2019) lalu.

    "Mudah-mudahan tidak ada masalah, sepanjang dari agen ke pangkalan lancar-lancar saja. Harapan saya tidak ada kendala distribusi ke pangkalan terlebih jelang lebaran," ujarnya.

    Hanya saja kata Surip, harga LPG 3 Kg di tingkat pengecer terkadang berbeda, apalagi belum ada kebijakan yang mengatur harga yang dijual di kalangan pengecer.

    "Aturan ini hanya mengatur sampai tingkat pangkalan. Kedepan kami mengusulkan ditetapkan harga di pengecer, sehingga tidak ada yang dianggap bermain. Padahal pangkalan pasti melepas dengan KTP karena itu salah satu persyaratan dan itu di audit," bebernya.

    Sementara itu Direktur PT Nararya, Evi, menegaskan, pihaknya tidak melayani penjualan ke pengecer dan hanya ke pangkalan yang sudah terdaftar di perusahaannya.

    "Ada sekitar 66 pangkalan di seluruh Kukar yang terdaftar di PT Nararya. Dan kami mendistribusikan sesuai dengan aturan yang ditetapkan Pertamina," ucapnya.

    Sejauh ini, LPG yang disalurkan ke pangkalan-pangkalan distribusinya tercukupi. "Karena kalau di tempat kami, setiap hari di suplai," sambung Evi.

    Untuk mencukupi kebutuhan LPG 3 Kg terutama jelang lebaran nanti, PT Nararya akan menambah pasokan sesuai kuota yang diberikan. "Ada sekitar 2.800 jumlahnya," demikian jelasnya. (end)

    , ,

    Js saat dihadirkan dalam press rilis di ruang Satuan Reserse Narkoba Polres Kukar
    Foto: Endi

    Akui Shabu Milik Suaminya

    Js (47) nampak terisak, Ibu Rumah Tangga (IRT) ini mencurahkan isi hatinya usai anggota Resnarkoba menemukan 17 poket shabu di rumahnya, Jalan Mulawarman, desa Sungai Meriam, kecamatan Anggana, Senin (13/05/2019) lalu.

    Saat dihadirkan dalam press rilis di ruang Sat Resnarkoba Polres Kukar, Rabu (15/05/2019), Js mengungkapkan, dirinya hanyalah penjual nasi pecel, namun belakangan justru terseret dalam transaksi narkoba sang suami.

    "Saya cuma disuruh sama suami, dia itu punya banyak hutang. Saya sudah sering mengingatkan supaya berhenti jualan ini (shabu, red)," ujarnya tersedu.

    Ketika polisi menggerebek rumahnya, perempuan asal pulau Jawa ini panik dan sempat menelpon suaminya yang tengah berada di Samarinda, namun setelahnya ponsel sang kepala rumah tangga tidak bisa lagi dihubungi.

    "Sekarang saya yang jadi korban, kasihan anaknya di rumah. Saya cuma minta dia bertanggung jawab dan menyerahkan diri," ucapnya lirih.

    Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar didampingi Kasat Resnarkoba IPTU Romi melalui KBO IPDA Darnuji, mengungkapkan, awal penangkapan, Js mengira yang datang ke rumahnya adalah pembeli shabu.

    "Ketika petugas mengetuk pintu, tersangka menjawab barangnya kosong. Karena curiga anggota mencoba masuk, namun pintu sempat tidak bisa dibuka," bebernya.


    Dari penggeledahan itulah ditemukan 17 poket shabu berukuran kecil yang berada didalam tas dan disimpan diatas lemari.

    "Ditemukan pula 1 buah bong lengkap dengan pipet kaca serta 1 buah sendok takar," rincinya.

    Darnuji pun membenarkan pengakuan Js yang menyebutkan jika narkotika yang ditemukan adalah milik suaminya yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).

    "Apabila suaminya tidak ada dan ada pembeli datang, ia juga sering menjualkan shabu, Jadi dia ini mengetahui kegiatan suaminya," sebutnya.

    Diungkapkan Darnuji, modus penjualan shabu terkadang dilakukan Js dengan cara barang haram itu diselipkan kedalam bungkus nasi pecel yang dijualnya.

    Meski telah menceritakan perihal kepemilikan shabu tersebut, Js dikenakan pasal 114 ayat (1) juncto 112 ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika.

    "Dengan ancaman hukuman 5 sampai 20 tahun penjara," demikian ditegaskan Darnuji. (end)


Top