,

    Sekda Kukar Sunggono instruksikan seluruh ASN membaca kitab suci di awal jam kerja (Foto: Endi)

    Menindaklanjuti Peraturan Bupati Kukar Nomor 24 Tahun 2016 Tentang Gerakan Etam Mengaji (GEMA), Sekda Kukar Sunggono mengeluarkan surat instruksi pada 10 Juni 2019 lalu.

    Surat dengan Nomor: 400/338/SOS.I/VI/2019 berisikan instruksi Tentang Budaya Membaca Al-Qur'an Bagi Umat Muslim dan Al-Kitab Bagi Non Muslim.

    Instruksi Sekda ini ditujukan kepada para Staf Ahli Bupati, para Asisten Sekretariat Daerah, para Kepala Bagian dan Sub Bagian, seluruh Pejabat Fungsional Umum, dan seluruh THL.

    Dikutip dalam surat tersebut, instruksi ini merupakan upaya meningkatkan budaya membaca Al-Qur'an bagi yang muslim dan kitab lain bagi yang non muslim bagi ASN dan seluruh pegawai di lingkungan Setkab Kukar.

    Ada 4 poin dalam instruksi itu yakni pertama, sebelum melalui aktivitas pekerjaan diawali dengan membaca Al-Qur'an bagi yang muslim dan Al-Kitab bagi yang non muslim dengan durasi waktu minimal 30 menit dimulai pukul 07.30-08.00 Wita, yang dilakukan di tempat/meja kerja masing-masing.

    Kedua, di tempat/meja kerja masing-masing ASN hendaknya tersedia Al-Qur'an bagi yang muslim dan Al-Kitab bagi yang non muslim.

    Ketiga, kegiatan budaya membaca Al-Qur'an dan Al-Kitab menjadi bagian dari kinerja yang dimasukkan ke dalam Laporan Kerja Harian (LKH)

    Keempat, Sekda meminta seluruh Kepala Bagian agar mengkoordinir pelaksanaan kegiatan ini dan melaporkan hasilnya kepada Sekretaris Daerah melalui para Asisten setiap awal bulan berikutnya. (*)

    ,

    Kepala Dinas PU Kukar M Yamin menyebutkan pendataan drainase di Tenggarong telah dilakukan
    Foto: Endi

    Dinas PU Kukar akan menyampaikan usulan ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kukar terkait kajian menyeluruh dan evaluasi terhadap drainase di wilayah Tenggarong.

    "Dari situ bisa ditentukan apakah kita bertahan dengan drainase yang ada atau nanti kita melakukan perubahan dimensi dan perbaikan-perbaikan saluran drainase yang mengalami kerusakan," terang Kepala Dinas PU Kukar M Yamin, Jumat (14/06/2019) lalu.

    Ia mengungkapkan, beberapa saluran drainase di kota Tenggarong terkoneksi ke sungai Mahakam , diantaranya Jalan Tambak Rel, Waduk Panji Sukarame, Jalan Mawar, dan Jalan Durian.

    "Di Tenggarong drainasenya merupakan sistem jaringan, seperti dari Jalan Gunung Menyapa turun ke Jalan Pesut, baru ke Jalan Udang, terus keluar ke sungai Mahakam," bebernya.

    Baca Juga: Saluran Drainase Dibersihkan Pasca Banjir Merendam Tenggarong

    Yamin menyebutkan, pihaknya telah turun ke lapangan untuk mendata saluran drainase pasca banjir merendam kota Tenggarong pekan lalu.

    "Tim Dinas PU sudah turun mendata itu semua, tinggal kita mengkompilasi semua ini, apa jangka pendek yang bisa kita lakukan dalam masa transisi," ucapnya.

    Sementara untuk normalisasi sejumlah sungai yang terhubung dengan titik-titik drainase termasuk Waduk Panji Sukarame, Yamin menyebutkan jika hal itu harus menunggu hasil kajian para ahli.

    "Nanti kita usulkan DRD revitalisasi waduk, karena Waduk Panji Sukarame juga mengalami pendangkalan," jelasnya. (end)

    , ,

    Bupati Kukar saat gotong royong membersihkan saluran air yang tersumbat di kelurahan Baru
    Foto: Endi

    Pasca banjir pekan lalu, Pemkab Kukar bersama seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pembersihan saluran drainase di kota Tenggarong, Jumat (14/06/2019). 

    Warga masyarakat, organisasi kepemudaan, mahasiswa, pramuka, TNI-Polri, juga terlibat dalam gotong royong tersebut.

    "Salah satu faktor penyebab banjir selain curah hujan tinggi, memang drainase nya ada beberapa yang tidak terkoneksi," terang Bupati Kukar Edi Damansyah kepada sejumlah wartawan. 

    Dari pantauannya, beberapa parit tersumbat dan diendapi lumpur serta terdapat banyaknya sampah. Selain itu ada bangunan yang berdiri menutupi aliran sungai, salah satunya sungai Kejawi di kelurahan Baru.

    "Jangka pendek kami, pemerintah kabupaten akan melakukan normalisasi sungai dan normalisasi drainase," ujarnya.

    Bupati dan Sekda Kukar bersama Kapolres serta Dandim pantau pembersihan drainase Jalan Mawar
    Foto: Endi


    Edi mengatakan, akan ada penanganan lanjutan setelah gotong royong pembersihan drainase terutama di titik-titik yang terdampak banjir oleh OPD terkait.

    "Penanganan secara teknisnya dilakukan khususnya oleh Dinas PU, kecamatan, kelurahan, dan para RT," bebernya.

    Sebelumnya Bupati yang didampingi Sekda Kukar H Sunggono, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar serta Dandim 0906/Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan, turun langsung melakukan kerja bakti.

    Gotong royong yang dimulai sejak pukul 07.00 Wita ini berlangsung di sejumlah kawasan, mulai dari Jalan Mawar, Jalan Tambak Rel, Jalan Bougenville, Jalan Durian, dan Jalan Stadion.

    Kemudian Jalan Danau Jempang, Jalan Melintang, Jalan Pesut, Jalan Naga, Jalan Jelawat, dan beberapa titik lainnya. (end)

    ,

    Unsur Forkopimda memusnahkan barang bukti berbagai hasil kejahatan di halaman Kejari Kukar
    Foto: Endi

    Kejaksaan Negeri (Kejari) Kutai Kartanegara (Kukar), memusnahkan sejumlah barang bukti narkotika dan berbagai hasil kejahatan, Jumat (14/06/2019).

    Barang bukti yang dimusnahkan yakni 488 poket Shabu-shabu berbagai ukuran, 6.863 butir dan 5 ukuran jumbo Double L, 30 butir Inex, timbangan digital 18 buah, pipet kaca 72 buah dan bong 29 buah.

    "Pemusnahan barang bukti tersebut telah mempunyai kekuatan hukum tetap sesuai dengan putusan hakim Pengadilan Negeri Tenggarong," terang Kepala Kejari Kukar Kasmin.

    Selain itu, turut dimusnahkan 142 handphone berbagai merk, 1 senjata api, 17 buah senjata tajam, 25 buah alat perkakas, 2 buah Tojok, dan 3 buah kunci T.

    "Kemudian juga dimusnahkan uang palsu 2 lembar pecahan Rp 100 ribu, serta 222 botol minuman keras berbagai jenis, dan 12 plastik miras jenis Cap Tikus," bebernya.

    Kasmin mengatakan, dalam rangka menciptakan ketertiban dan keamanan di wilayah Kukar, pihaknya dengan tegas akan memproses para pelaku yang terlibat pelanggaran hukum.

    Pemusnahan barang bukti narkoba oleh Kejari Kukar bersama Bupati, Sekda, serta Kapolres
    Foto: Endi

    "Kita aparat penegah hukum tidak akan berhenti menindak para pelaku kejahatan, baik itu kejahatan konvensional maupun kejahatan yang lain," tegasnya.

    Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, menyampaikan, pemusnahan yang didominasi barang bukti narkoba diharapkan dapat menjadi peringatan kepada semua pihak

    "Kepada masyarakat agar menghindari dan anti narkoba, serta melaporkan kepada kami apabila ada hal yang mencurigakan terutama yang berkaitan dengan peredaran narkoba," pintanya.

    Dalam kesempatan itu, Bupati Kukar Edi Damansyah didampingi Sekda Sunggono, meminta peran serta dukungan seluruh masyarakat terkait upaya penegakan hukum.

    "Kita sampaikan kepada masyarakat, bahwa aparat penegak hukum di Kutai Kartanegara bekerja keras, penanganannya sudah sangat luar biasa," cetusnya. (end)

    ,

    Kasat Pol PP Kukar Fida Hurasani saat memimpin evakuasi material longsor di kelurahan Maluhu
    Foto: Satpol PP Kukar

    Evakuasi material longsor di sejumlah titik di wilayah kecamatan Tenggarong, dilakukan sejak Senin (10/06/2019) malam lalu.

    Salah satu titik terparah berada di Jalan Gunung Triyu 1, kelurahan Loa Ipuh. Akses jalan tidak bisa dilalui, satu rumah warga rusak berat dan dua rumah lainnya terancam tertimpa longsoran. 

    "Evakuasi tidak bisa dilakukan secara serentak, karena keterbatasan personil dan sarana prasarana kita," terang Kasat Pol PP Kukar Fida Hurasani, saat memimpin evakuasi, Selasa (11/06/2019).

    Fida mengatakan, evakuasi di Jalan Gunung Triyu 1 menggunakan 1 unit alat berat  jenis Komatsu W - Loader 150 United Tractor yang didatangkan Dinas PU Kukar, serta bantuan 1 unit exavator dari masyarakat.

    "Mengingat curah hujan yang masih tinggi, tanah yang sudah turun itu dikhawatirkan bisa lebih mudah lagi terbawa dan menimpa dibawahnya, makanya kita tindak lanjuti," ujarnya.

    Alat berat dikerahkan untuk membersihkan material longsor di Jalan Gung Triyu 1, kelurahan Loa Ipuh
    Foto: Rodi

    Fida menyebutkan, pihaknya mengerahkan sekitar 15 orang anggota Unit Rescue Satpol PP, dibantu personel BPBD, Babinsa Koramil Tenggarong, serta warga sekitar.

    "Kita tidak bekerja sendiri karena longsor terjadi dibeberapa titik, jadi kita sebar," katanya.

    Sementara pada Selasa tadi malam, tim bergeser ke titik longsor di kawasan RT 07, kelurahan Maluhu. Evakuasi menggunakan alat berat dari Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Kukar.

    "Pesan dari Bapak Bupati dan Sekda, Insya Allah semua akan ditangani, tapi proses ini butuh waktu karena keterbatasan kita. Namun beliau memantau semua di lapangan" ucap Fida.

    Ia pun berharap musibah serupa tidak lagi terjadi dan menghimbau warga untuk tetap waspada.

    "Dari Babinsa juga sudah menghimbau warga untuk siaga bencana, karena tidak menutup kemungkinan hujan kembali mengguyur," demikian jelas Fida. (end)

    ,

    Kasat Pol PP Kukar (tengah) saat memimpin pembersihan material longsor di Jalan Gunung Triyu 1
    Foto: Dok. Satpol PP Kukar

    Salah satu titik longsor terparah pasca hujan deras yang mengguyur kota Tenggarong pada Minggu (09/06/2019) dini hari, berada di Jalan Gunung Triyu 1, RT 54, kelurahan Loa Ipuh.

    Longsor yang terjadi sekira pukul 03.00 Wita menyebabkan pergeseran tanah dari atas lereng bukit dan menimpa salah satu rumah milik warga bernama Giono hingga rusak parah.

    "Pasca kejadian, sebagian warga yang dekat dengan lokasi mengungsi ke kerabat dan tetangga mereka yang jauh dari lokasi longsor," terang Kasat Pol PP Kukar Fida Hurasani, Senin (10/06/2019) malam.

    Fida yang memimpin langsung upaya pembersihan material longsor mengatakan, pemkab Kukar melalui OPD terkait menerjunkan 1 unit alat berat ke lokasi kejadian.

    Longsor mengakibatkan 1 unit rumah di Jalan Triyu 1 rusak parah, 2 lainnya terancam longsor susulan
    Foto: Dok. Satpol PP Kukar

    "Sekitar pukul 21.15 Wita, alat berat jenis Komatsu W - Loader 150 United Tractor yang didatangkan Dinas PU tiba di lokasi untuk membersihkan material longsor," ujarnya.

    Selain anggota Satpol PP, upaya pembersihan yang disaksikan Ketua RT setempat juga melibatkan personil BPBD, serta Babinsa Koramil Tenggarong.

    "Sesuai perintah Bapak Bupati dan Sekda serta berkoordinasi dengan Dinas PU, kita langsung kerja. Mudah-mudahan bermanfaat," ucap Fida. 

    Hingga pagi ini, upaya pembersihan material longsor masih terus dilakukan, mengingat 2 unit rumah disekitarnya juga terancam longsor susulan. (end)

    ,

    Hujan deras dan drainase yang tertutup menyebabkan banjir di sejumlah pemukiman warga Tenggarong
    Foto: Endi

    Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) akan melakukan pemantapan klarifikasi update data drainase pasca terjadinya banjir di sejumlah pemukiman warga Tenggarong.

    "Karena hampir di setiap kelurahan titik-titik banjir itu saya menerima masukan, baik saat bertemu masyarakat maupun melalui WA/SMS, semua mempersoalkan drainase," ujar Bupati Kukar Edi Damansyah, Senin (10/06/2019).

    Masukan yang diterima diantaranya juga meminta agar ada penertiban bangunan yang menutup bagian pembuangan air dari pemukiman sampai ke sungai Mahakam.

    "Misalkan di Rapak Mahang banyak sekali saya menerima masukan SMS minta ditertibkan rumah-rumah yang terbangun diatas sungai, sehingga menutup dan air tidak bisa terbawa ke sungai Mahakam," jelasnya.

    Ia juga menerima laporan terkait drainase di kawasan terdampak banjir Jalan Tambak Rel, kelurahan Baru.

    "Itu juga minta dinormalisasi sungai yang ada di sana yaitu sungai Kejawi. Sedangkan di waduk Panji Sukarame ada salurannya tersumbat, tersumbatnya karena ada bangunan rumah disana," beber Edi.

    Karenanya ia menghimbau partisipasi dan pemahaman warga masyarakat. Sebab, pemkab akan melakukan inventarisasi di lapangan terutama rumah-rumah yang berdiri diatas sungai, namun pihaknya tetap akan melakukan musyawarah.

    "Bahwa tidak menutup kemungkinan nanti rumah-rumah yang berdiri di sungai itu kita lakukan Taksasi dengan perhitungan sesuai standar yang ada," ungkapnya. (end)

    ,

    Sidak di Disdukcapil, Bupati Kukar menyambangi warga yang akan mengurus pembuatan KTP
    Foto: Endi

    Bupati Kukar Edi Damansyah melakukan sidak hari pertama masuk kerja di sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pasca cuti lebaran, Senin (10/06/2019) pagi tadi.

    Saat mendatangi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil), Edi yang didampingi Sekda Kukar Sunggono, sempat membuka kotak saran dan membaca keluhan warga.

    Sidak yang diikuti para Asisten dan beberapa Kepala OPD, dilanjutkan ke Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), serta Puskesmas Loa Ipuh.

    "Dari beberapa perangkat daerah khususnya pelayanan publik, seluruhnya sudah masuk kerja semua. Kita cek absensinya hadir, terus pekerjaan pelayanan juga berjalan," ujar Edi.

    Selaku Bupati, ia menyampaikan apresiasi sekaligus mengingatkan seluruh ASN di lingkungan Pemkab Kukar yang telah kembali bekerja terutama OPD pelayanan publik.

    "Kita tetap minta bahwa standar operasional prosedur, standar pelayanannya dipedomani," ucapnya.

    Dari sidak tersebut, diharapkan sistem pelayanan tetap berjalan seperti biasa. "Kalau ada oknum yang malas-malasan itu terpantau dengan sendirinya," kata Edi.

    Ia pun kembali mengingatkan jika ASN merupakan pelayan masyarakat dan meminta untuk menunjukkan sikap yang ramah. 

    "Layani dengan senyum, lebih aktif dan responsif, hal-hal seperti itulah yang harus ditunjukkan," pintanya. (end)


Top