,

    Pembimbing program smart city (tengah) dari Kemkominfo bersama manajemen  RSUD AM Parikesit
    (Foto: Humas RSUD AM Parikesit)

    RSUD AM Parikesit Tenggarong Seberang menerima kunjungan pembimbing program smart city dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) RI, Barry Simorangkir, Rabu (26/02). 

    Dalam kunjungannya, pejabat Kemkominfo ini mengapresiasi konsistensi inovasi-inovasi serta pengembangan yang telah banyak dilakukan RSUD AM Parikesit.

    “Sangat menggembirakan perkembangannya, kita sudah datang melihat apa yang ditetapkan tahun 2017 lalu, RSUD AM Parikesit menjadi salah satu bagian dari quick win program ini, banyak hal inovasi-inovasi baru di sini,” ujar Barry. 

    Didampingi pejabat Dinas Kominfo Kukar, rombongan juga berkeliling melihat secara langsung bagaimana inovasi serta fasilitas pelayanan yang ada di RSUD AM Parikesit. 

    “Saya melihat langsung bagaimana implementasi pelayanan publik yang baik disini. Saya juga mendapatkan kabar kalau tahun ini ada pengembangan layanan medis tahun ini, dan itu sangat membuat saya senang,” katanya. 

    Sehari sebelumnya, Selasa (25/02), Barry hadir di ruang serba guna kantor Bupati Kukar untuk menyampaikan paparan evaluasi terkait implementasi program smart city di Kukar. 

    Kukar merupakan salah satu dari 25 kabupaten/kota yang mendapat kesempatan untuk mulai mengembangkan Gerakan 100 Smart City yang dicanangkan pada Smart City Summit 2017 di Makassar. 

    Untuk diketahui, RSUD AM Parikesit yang berstatus akreditasi paripurna bintang 5 menjadi salah satu bagian dari quick program ini. (cnd/end)

    ,

    Asisten III Bupati Kukar M Irfan Pranata saat membuka program evaluasi smart city
    (Foto: Endi)

    Menindaklanjuti ditetapkannya kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai daerah gerakan 100 Smart City, pemkab Kukar telah menyusun serangkaian dokumen perencanaan dalam mengawal program smart city yang lebih terarah dan terukur.

    Hal itu disampaikan Asisten III Setkab Kukar M Irfan Pranata saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kukar Edi Damansyah pada pemaparan program evaluasi dan manajemen resiko implementasi smart city di ruang serba guna, kantor Bupati Kukar, Selasa (25/02). 

    "Namun demikian, dalam perspektif manajemen pemerintahan, perencanaan akan berjalan dengan baik jika diiringi dengan evaluasi secara kontinyu dan konsisten serta progress pelaksanaan yang telah tersusun," ucapnya.

    Dikatakannya, pemaparan program evaluasi tersebut merupakan momentum untuk menilai dan menentukan langkah-langkah yang telah dilakukan selama tahun 2018 hingga 2019

    "Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya kita bersama dalam menjaga proses pembangunan yang lebih efektif, efisien dan berbasis teknologi informasi," ujar Irfan.

    Pembimbing program smart city dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Barry Simorangkir, menyebutkan, smart city merupakan program yang sangat luar biasa.

    "Smart city ini seperti layaknya menabung, yang menikmati hasil kerja keras kita nanti adalah anak cucu kita. Jadi bagaimana mengubah mindset kita agar kreatif, inovatif, ini yang penting," cetusnya.

    Dalam paparannya, Barry menyampaikan beberapa tujuan evaluasi, diantaranya memberikan penjelasan tentang tata cara evaluasi smart city serta manajemen risiko dasar.

    "Melakukan evaluasi terhadap dampak program atau kegiatan smart city, tinjauan lapangan, dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap pelaksanaan program smart city," bebernya.(end)

    ,

    Petugas puskesmas Rapak Mahang melakukan pemeriksaan kesehatan tahap kedua para calhaj
    (Foto: Kemenag Kukar)

    Pemeriksaan kesehatan haji tahap kedua dan vaksinasi jamaah kuota 1441 H/2020 M calon jamaah haji (calhaj) Kutai Kartanegara (Kukar), berlangsung di puskesmas Rapak Mahang, kelurahan Timbau, Tenggarong, Senin (24/02).

    Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar Samudi meninjau langsung pemeriksaan kesehatan para calhaj didampingi Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) H Saifullah.

    "Pemeriksaan kesehatan tahap kedua dan vaksinasi jamah kuota haji 2020 ini merupakan tindak lanjut dari hasil rapat yang dilaksanakan bersama Dinas Kesehatan Kukar pada 13 Februari lalu," terang Samudi.

    Kasi PHU Kemenag Kukar H Saifullah menyebutkan, hari pertama pemeriksaan kesehatan diikuti calon jamaah dari kecamatan Tenggarong Seberang (21 orang), Muara Kaman (17 orang), Sebulu (14 orang), Loa Kulu (34 orang) dan Loa Janan (61 orang).

    Kepala kantor Kemenag Kukar Samudi berbincang dengan salah satu calon jamaah haji
    (Foto: Kemenag Kukar)

    Sementara pada Selasa (25/02), pemeriksaan kesehatan untuk calon jamaah dari kecamatan Kenohan (11 orang), Tabang (1 orang), Muara Muntai (62 orang), Kota Bangun (46 orang), serta Kembang Janggut (4 orang).

    "Sedangkan Rabu (26/02) untuk calon jamaah dari kecamatan Muara Jawa (45 orang), Samboja (36 orang), Sanga-Sanga (5 orang), Anggana (5 orang), Marangkayu (4 orang), dan Muara Badak (34 orang)," sambung Saifullah.

    Bagi calon jamaah asal kecamatan Tenggarong akan dilaksanakan selama dua hari, yaitu hari Kamis (27/02) sebanyak 100 orang, dan Jumat (28/02) sebanyak 59 orang. 

    "Proses ini untuk menentukan status Istitha'ah bagi jamaah yang berangkat tahun 2020, dan Istitha'ah ini adalah dalam rangka untuk bisa dan tidaknya jamaah haji melunasi BPIH (Biaya Penyelenggaraan Ibadah haji)," demikian jelasnya. (end)

    ,

    Fida Hurasani sampaikan persiapan menyambut hari jadi Satpol PP ke-70 yang digelar Maret mendatang
    (Foto: Endi)

    Peringatan HUT Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) ke-70 dan Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) ke-58 di Kutai Kartanegara (Kukar),  akan berbeda dibanding tahun-tahun sebelumya.

    Kepada media ini, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Kukar, Fida Hurasani, Senin (24/02) mengatakan, upacara peringatan akan dirangkai peragaan beladiri oleh anggota Satpol PP.

    "Nanti juga ada lomba defile, dimana peserta upacara akan melintas di depan panggung kehormatan, dan itu akan dinilai oleh Forkopimda," terangnya.

    Dilanjutkan Fida, pemenang lomba defile untuk juara 1, 2, dan 3 akan diberikan piala serta piala bergilir.

    "Mulai tahun ini kita akan mencoba menjadikan lomba defile sebagai tradisi dalam peringatan HUT Satpol PP," ucapnya

    Saat ini anggotanya terus melakukan sejumlah persiapan untuk menyukseskan hari jadi satuan penegak Perda tersebut yang akan digelar di halaman kantor Bupati Kukar pada 05 Maret mendatang.

    "Pelaksanaan peringatan HUT Satpol ini juga sebagai bukti bahwa kami turut bersama-sama elemen lainnya dalam menjaga kondusifitas di Kukar, " sambung Fida. (end)

    ,

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kukar H Saifullah saat ditemui di ruang kerjanya
    (Foto: Endi)

    Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar), mulai pekan depan akan menyelenggarakan bimbingan manasik haji sepanjang masa, musim haji 1441 H/2020 M.

    Berdasarkan jadwal yang dirilis kantor Kemenag Kukar pada 18 Februari lalu, bimbingan manasik haji untuk calon jamaah di 18 kecamatan akan terbagi dalam 4 wilayah. 

    Untuk kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Loa Kulu, Loa Janan dan Anggana, digelar pada Sabtu (29/02) di masjid Jami Hasanuddin Tenggarong, dan akan diikuti 335 calon jamaah. 

    Kemudian kecamatan Kota Bangun, Muara Wis, Muara Kaman, Muara Muntai, Kembang Janggut, Kenohan serta Tabang, akan diselenggarakan di masjid besar Al Jamal Kota Bangun, Minggu (01/03), dengan jumlah calon jamaah sebanyak 157 orang. 

    Sedangkan kecamatan Marangkayu dan Muara Badak pada hari Sabtu (07/03) di masjid Al Ikhlas Gas Alam Muara Badak, dengan jumlah peserta yakni 64 orang. 

    Terakhir kecamatan Muara Jawa, Samboja, serta Sanga-Sanga, akan dilaksanakan di Kantor Urusan Agama (KUA) Muara Jawa, Minggu (08/03), dan akan diikuti 117 calon jamaah. 

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kukar H Saifullah, menyebutkan, waktu pelaksanaan bimbingan manasik haji untuk seluruh kecamatan yakni mulai pukul 08.00 - 11.30 Wita. 

    “Bimbingan manasik haji sepanjang masa ini memang tidak kita laksanakan secara sekaligus, alasannya agar materi itu bisa efektif dan komunikatif, sehingga calon jamaah dapat mendengarkan dengan baik,” jelasnya. 

    Sejumlah materi akan disampaikan pada bimbingan manasik tersebut, salah satunya kebijakan-kebijakan terbaru musim haji 2020 terkait bimbingan ibadah. 

    “Dengan penguatan materi bimbingan ibadah haji, diharapkan dapat membantu calon jamaah memahami ibadah di tanah suci,” kata Saifullah. (end) 

    ,

    Kasi PHU Kemenag Kukar H Saifullah saat menunaikan ibadah haji pada tahun 2019 lalu
    (Foto: Endi)

    Daftar tunggu haji reguler kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang mendaftar pada tahun 2019 lalu bisa mencapai 26 tahun, lamanya waktu tunggu terjadi lantaran besarnya animo calon jamaah haji di daerah ini.

    Ditemui diruang kerjanya, Jumat (21/02) pagi tadi, Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar H Saifullah, mengatakan, setiap harinya ada sekitar 20 orang yang mendaftar, dalam sebulan jumlahnya bisa mencapai 400 calon jamaah.

    "Dalam setahun ada sekitar 5 ribu calon jamaah yang mendaftar, artinya tidak sebanding dalam setahun kita memberangkatkan kurang lebih 535 orang," ujarnya.

    Kalau pun ada kuota tambahan 5 persen, maka hanya sekitar 600 orang yang diberangkatkan setiap tahunnya, jumlah tersebut kata Saifullah, tak sebanding dengan pendaftar yang mencapai 4 hingga 5 ribu calon jemaah.

    "Itulah kenapa lamanya antrian sampai 26 tahun, karena tidak sebanding antara kuota pemberangkatan Kutai Kartanegara dengan jumlah jamaah yang mendaftar," terangnya.

    Kemenag Kukar sendiri tak bisa berbuat banyak dan hanya menjalankan aturan sesuai ketentuan. Apalagi kebijakan kuota haji tidak serta merta berada di tangan pemerintah Indonesia, namun diatur otoritas atau kewenangan khusus Arab Saudi.

    "Kerajaan Arab Saudi berupaya jamaah haji seluruh dunia bisa terlayani. Jadi tidak bisa Arab Saudi hanya memfokuskan, hanya memikirkan dan melayani jamaah haji Indonesia saja," jelas Saifullah.

    Ditambahkannya, untuk tahun 2020 ini calon jamaah haji Kukar yang akan diberangkatkan terdata mendaftar pada bulan Agustus 2011 atau dengan waktu tunggu sekitar 9 tahun. (end)

    , ,

    Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra masih memberi waktu paslon perseorangan menyerahkan dukungan
    (Foto: Endi)

    KPU Kutai Kartanegara (Kukar) memberikan tenggat waktu penyerahan persyaratan syarat dukungan bakal pasangan calon (Paslon) perseorangan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kukar 2020.

    "Kita masih tunggu sampai tanggal 23 Februari, sementara ini kan baru dua pasangan calon yang menyerahkan," terang Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra usai menerima berkas dukungan perseorangan, Rabu (19/02).

    Dua paslon dimaksud masing-masing Eddy Subandi - Junaidi dan Ghufron Yusuf - Ida Prahastuty yang sebelumnya telah menginput data melalui Sistem Informasi Pencalonan (Silon), serta menyerahan dokumen fisik berupa berkas dukungan KTP.

    "Silon masih tetap terbuka dan memungkinkan saja bagi yang mencalonkan diri," katanya.

    Sebagai informasi, paslon dari jalur perseorangan diwajibkan menyerahkan 3 form ke KPU Kukar.

    Baca JugaEddy Subandi - Junaidi Serahkan Berkas Dukungan Bakal Paslon Perseorangan

    "Ada 3 form yang diserahkan, pertama adalah B1.KWK adalah dukungan perseorangan dari orang per orang, B1.1KWK terkait akumulasi atau disitu memuat nama-nama yang mendukung, kemudian B2.KWK terkait jumlah dukungan dan sebaran," bebernya.

    Paslon Eddy Subandi - Junaidi sendiri menyerahkan sekitar 44.777 dukungan KTP, sementara Ghufron Yusuf - Ida Prahastuty sebanyak 46.033 KTP. Hal ini sesuai dengan syarat jumlah dukungan jalur perseorangan yakni 41.724 dukungan KTP.

    "Setelah ini kita akan menghitung jumlah dukungan dan sebaran. Kemudian melakukan verifikasi administrasi termasuk kegandaan mulai 27 Februari sampai 25 Maret, dan verifikasi faktual itu di Maret sampai April," beber Erlyando.

    Ia pun kembali menyampaikan jika masih terbuka kesempatan bagi paslon jalur perseorangan untuk menyerahkan syarat dukungan.

    "Saya minta teman-teman media bantu mensosialisasikan, siapa tahu masih ada calon-calon yang cukup dukungannya tapi masih malu-malu," ucap Erlyando. (end)

    Baca Juga: Ke KPU Kukar, Ghufron Yusuf - Ida Prahastuty Serahkan Dukungan 46 Ribu KTP

    , ,

    Bakal paslon Ghufron Yusuf - Ida Prahastuty serahkan berkas syarat dukungan ke KPU Kukar
    (Foto: Endi)

    Diiringi relawanya, bakal pasangan calon (paslon) perseorangan Pilbup Kukar 2020, Ghufron Yusuf dan Ida Prahastuty, menyerahkan syarat dukungan ke KPU Kukar, Rabu (19/02) pukul 10.00 Wita. 

    Sebelumnya pada pukul 08.00 Wita, bakal paslon perseorangan Eddy Subandi dan Junaidi telah lebih dulu menyerahkan berkas persyaratan berupa form B1.KWK, B1.1KWK, dan B2.KWK. Penerimaan berkas kedua paslon dihadiri Bawaslu Kukar.


    Berkas syarat dukungan Ghufron – Ida (GhufDa) diterima oleh Ketua KPU Kukar Erlyando Saputra didampingi para anggota Komisioner. Ghufron mengatakan, dari 18 kecamatan, 3 kecamatan yaitu Tabang, Kenohan, dan Muara Wis belum mengirimkan dukungan KTP.

    “Kami tunggu-tunggu tapi belum ada kiriman juga sehingga kami cukupkan sudah memenuhi syarat. Walaupun KTP belum dikumpul tetapi penggalangan mereka dari tokoh ke tokoh, masyarakat ke masyarakat terus berjalan,“ tukasnya.

    Ditanya persiapan khusus sebelum penyerahan berkas, Ghufron meyakinkan relawannya agar tidak ragu dalam pencalonan dirinya dan Ida Prahastuty di jalur independen. Bahkan para relawan yang muslim diminta untuk melaksanakan sholat tahajud. 

    “Kita sudah bisa maju setahap yaitu menyerahkan berkas sesuai ketentuan KPU, dan persiapan kami jangan ragu, semua sudah kita upayakan all out, Insya Allah kita menang,” ucapnya. 

    Mengantisipasi adanya dukungan KTP ganda, Ghufron menegaskan jika timnya sangat mengedepankan kehati-hatian dalam menyeleksi status pemilik KTP, termasuk diantaranya yang  bekerja sebagai PNS. 

    “Jadi kami sudah menyeleksi dahulu sebelum diserahkan ke KPU, yang memenuhi syarat kita serahkan,” sambungnya. 

    Terkait syarat dukungan, angka terbanyak diperoleh dari basis Ida Prahastuty di kecamatan Samboja, yakni terkumpul kurang lebih 7.812 KTP dengan sebaran desa/kelurahan sebanyak 220 desa. 

    “Sedangkan Muara Jawa kurang lebih 7 ribu dan Tenggarong Seberang di angka 6 ribu. Dengan jumlah berkas dukungan di 15 kecamatan termasuk dari Pak Ghufron 46.033,” rinci Ida. 

    Sebelumnya pada Selasa (18/02), Ghufron - Ida telah menginput data persyaratan syarat dukungan bakal paslon melalui aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) KPU Kukar. (end)


Top