,

    Dari 9 nama, 5 Pimpinan OPD lolos dalam seleksi penulisan makalah seleksi terbuka calon Sekda Kukar
    Foto: Dok. BKPSDM Kukar

    Hasil penilaian penulisan makalah seleksi terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), diumumkan Selasa (13/11).

    Melalui surat nomor 10/Pansel-JPTP-Sekda/XI/2018, 5 nama dinyatakan lulus seleksi penulisan makalah, yakni Bambang Arwanto Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, dan HM Irfan Pranata Kepala Inspektorat.

    Kemudian Sunggono Kepala Dinas Perhubungan, Totok Heru Subroto Kepala Badan Pendapatan Daerah serta Wiyono Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan.

    Baca Juga: Bursa Calon Sekda Kukar, 9 Nama Lolos Seleksi Administrasi

    "Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi penulisan makalah, wajib mengikuti assesment test pada hari Rabu - Jumat, tanggal 21-23 November 2018," terang Ketua panitia seleksi, Prof DR Iskandar.

    Iskandar menambahkan, assesment test akan dilaksanakan di PKP2A I LAN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat. "Pelamar yang tidak mengikuti assesment test dianggap mengundurkan diri." katanya.

    Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, berharap, proses seleksi tersebut dapat berjalan sesuai dengan jadwal dan ketentuan yang ditetapkan. "Sehingga paling lambat tanggal 17 Desember 2018 sudah terpilih dan dilantik Sekretaris Daerah definitif," ucapnya. (end)

    Baca JugaProses Seleksi Pengisian Jabatan Sekda Kukar Dimulai 15 Oktober  

    ,

    Koalisi Rakyat Kukar Bersatu gelar aksi damai di kantor Bupati Kukar tuntut PI Blok Mahakam 50 persen
    Foto: Istimewa

    Tuntutan agar Kutai Kartanegara (Kukar) mendapat porsi pembagian Participating Interest (PI) Blok Mahakam sebesar 50 persen disuarakan dalam aksi damai Koalisi Rakyat Kukar Bersatu di kantor Bupati Kukar, Senin (12/11).

    Pembagian PI Blok Mahakam yang diputuskan Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) sebelumnya Awang Faroek Ishak sebesar 66,5 persen untuk pemerintah provinsi dan 33,5 persen Kukar dianggap tidak berkeadilan. 

    Dalam aksi itu dicetuskan Deklarasi Kongres Rakyat Kukar Menggugat yang menyatakan jika penentuan saham dimaksud cacat hukum dan prosedural sehingga harus dicabut.

    Massa pun meminta kepada Gubernur Kaltim Isran Noor agar mencabut keputusan PI Blok Mahakam sebelumnya dan menetapkan porsi 50 persen diserahkan ke kabupaten Kukar.

    "Apa yang kita tuntut semata-mata memang menjadi hak Kutai Kartanegara. Demokrasi mendukung kita untuk itu. Mari kita berjuang bersama-sama," ujar perwakilan massa M Suria Irfani.

    Terkait tuntutan tersebut, Plt Bupati Kukar Edi Damansyah usai menemui massa menyebutkan, terjadi penafsiran dan perbedaan persepsi dalam regulasi peraturan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2015 dan beberapa metode data teknis yang dijadikan dasar.

    "Sehingga diskusi dan perdebatannya belum rampung dengan kami dan DPRD Kutai Kartanegara. Harapan kita ada upaya pengkajian dan peninjauan kembali sehingga proporsinya menjadi wajar. Kalau berbicara keadilan, Kutai Kartanegara merasakan ketidak adilan," tegasnya.

    Aksi ini sebelumnya juga digelar di depan gedung DPRD Kukar, massa membentangkan sejumlah kain putih bertuliskan #PI 50% Harga Mati, 50% PI Blok Mahakam Hak Rakyat Kukar, Save PI 50%, Kami Ingin Sejahtera.

    Sejumlah elemen tergabung dalam Koalisi Rakyat Kukar Bersatu yakni KNPI, Sempekat Keroan Kutai, HMI, PMII, IMM, PPI, GP Anshor, Pemuda Muhammadiyah, PPM, IPM, Nasyiatul Aisyah, Hibzul Wathon, PSPP Unikarta dan Komunitas Sahabat Pulau. (end)

    , ,

    Ratusan pelajar SMA/SMK di Tenggarong menghadiri launching Young Digital Marketing Community
    Foto: Endi

    Lebih dari 100 pelajar SMA/SMK di Tenggarong menghadiri launching Young Digital Marketing Community di pendopo Wakil Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), Minggu (11/11) pagi. 

    Para pelajar ini mendengarkan pemaparan bagaimana menjadikan akun media sosial sebagai sarana marketing oleh motivator Denny Ang yang merupakan founder success coach Indonesia. 

    “Inilah timing bagi anda untuk membantu orang tua dan sekolah melalui marketing. Bagaimana menulis promosi yang membuat orang tertarik atau yang disebut type writing dengan membuat pembeda dalam pemasaran. Itulah pentingnya belajar Young Digital Marketing Community,” ujarnya. 

    Pendiri Young Digital Marketing Community, Mohammmad Abduh, mengatakan, saat ini hampir seluruh pelajar menggunakan gadget. “Kami ingin mengajarkan basic agar mereka bisa memaksimalkan gadgetnya untuk masa depan, bukan untuk membuat status atau foto-foto. Karena para pelajar ini adalah penentu perkembangan kota Tenggarong,” ucapnya. 

    Abduh menegaskan, lulusan komunitas ini harus punya mental dan mindset postif sehingga tidak dikuasai gadget namun justru sebaliknya. “Oleh karena itu Young Digital Marketing Community akan membawa mereka untuk lebih memaksimalkan potensinya,” imbuhnya. 

    Sementara itu Plt Bupati Kukar Edi Damansyah usai melaunching secara resmi Young Digital Marketing Community, menyampaikan apresiasinya. “Kegiatan ini secara langsung memberikan dampak nyata dan edukasi kepada anak-anak. Saya berharap bisa memberikan manfaat, ini awal di Kutai Kartanegara, mudah-mudahan tidak berhenti sampai disini,” harapnya. (end) 

    ,

    Perpustakaan MAN 2 Kukar kini mendapat bantuan fasilitas BI Corner dari Bank Indonesia
    Foto: Istimewa

    Kepala MAN 2 Kutai Kartanegara (Kukar), Samuri, menyambut baik bantuan dari Bank Indonesia (BI) berupa penempatan BI Corner di perpusatakaan sekolahnya. Hal itu sejalan dengan visi misi MAN 2 Kukar untuk menggalakkan literasi, agar masyarakat madrasah semakin gemar membaca. 

    "Di perpustakaan ini kan sudah bisa online, kalau ditambahi BI peralatan seperti itu (BI Corner) kan semakin menarik dan sehingga siswa akan sering berkunjung ke perpustakaan," ujarnya didampingi Kepala Perpustakaan MAN 2 Kukar, Rini Kalsum, Sabtu (10/11).

    Menurut Kepala Kantor Perwakilan Wilayah BI Provinsi Kalimantan Timur, Zulmina Wulandari, adanya fasilitas BI Corner di perpustakaan MAN 2 Kukar merupakan program sosial untuk semakin mengenalkan tugas-tugas dan fungsi BI kepada masyarakat luas.

    "Tujuannya adalah untuk mengenalkan bank sentral kepada masyarakat, karena masyarakat masih sering menanyakan tugas Bank Indonesia itu apa," bebernya.

    Dengan slogan 'Indonesia Cerdas' BI Corner yang dipasang di perpustakaan tersebut berisi buku-buku dan literatur bertema moneter, finansial, perbankan, enterpreuneur dan kisah inspiratif yang berjumlah 753 ekslemplar. 

    Selain itu, juga terdapat fasilitas tambahan seperti sofa, rak buku, komputer dan televisi edukasi. "Kita lihat ada internetnya di sini, teman-teman bisa cek di situ. Terus kebijakan BI juga bisa dilihat di situ," Zulmina.

    Ditambahkannya, BI Corner adalah sebagai bentuk kepedulian Bank Indonesia terhadap dunia pendidikan sekaligus memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait ekonomi dan peranan BI. Melalui BI Corner diharapkan akan meningkatkan budaya baca dan menulis khususnya di kalangan generasi muda.

    "Dengan mendekatkan BI Corner ini kita harapkan pemahaman masyarakat khususnya siswa tentang Bank Sentral semakin baik. Sesuai target, BI akan membuat 1.000 unit BI Corner di seluruh wilayah Indonesia hingga 2020 mendatang," kata Zulmina. (rz/k2n)

    ,

    Pemenang lomba permainan tradisonal begasing mengenakan sarung dan memegang tropi dari kayu ulin
    Foto: Istimewa

    Memperingati hari Pahlawan 10 November 2018, Bubuhan Gasing Kampong Telihan (BGKT) Muara Muntai, Kutai Kartanegara (Kukar), menggelar lomba permainan tradisional begasing, Sabtu (10/11). 

    Lomba hasil kerja sama dengan Komunitas Begasing Kukar (KBK) ini berlangsung hingga Minggu (11/11) besok, di Kampung Kajang RT 10, Desa Muara Muntai Ulu, Kecamatan Muara Muntai. 

    Ketua Panitia Penyelenggara, Wahyudi, menyebutkan, permainan mempertandingkan 3 kriteria lomba yaitu Beturai, Berajaan dan Beregu. “Untuk hari pertama lomba diikuti oleh 60 peserta dewasa dan hari kedua 29 peserta anak-anak,” terangnya kepada media ini. 

    Lomba tak hanya diikuti peserta dari 5 desa di kecamatan Muara Muntai, namun juga dari kota Tenggarong. “Selain uang pembinaan, pemenang lomba mendapatkan tropi terbuat dari kayu ulin berbentuk gasing,” kata Wahyudi. 

    Pembina BGKT Sopan Sopian, mengatakan, lomba permainan tradisional ini cukup unik, pasalnya peserta dewasa diwajibkan mengenakan sarung saat memainkan gasing. “Supaya lebih legendaris dan acaranya lebih meriah, para peserta mengenakan sarung sebagaimana orang bahari (tempo dulu, Red),” ujar mantan Kades Muara Muntai Ulu yang dikenal aktif bersosial media ini. 

    Tak hanya itu, lomba turut dimeriahkan oleh pemain gasing dari kaum hawa. “Mereka memang tidak mengikuti lomba, hanya meramaikan saja. Tetapi akan datang rencananya kami akan mencoba lomba begasing untuk perempuan,” imbuhnya. 

    Sopian mengungkapkan, lomba begasing rencananya akan digelar dengan skala lebih besar lagi di kecamatan Muara Muntai. Ia berharap permainan tradisional ini mendapat dukungan berbagai pihak sehingga bisa terus dilestarikan terutama dikalangan generasi muda.

    “Jangan terlalu terbuai dengan permainan atau game online, akan lebih kreatif jika kita memanfaatkan permainan tradisional, khususnya begasing. Cintailah permainan tradisional kita sendiri,” ucapnya. (end) 

    ,

    Pertemuan anggota Dewan Pengupahan Daerah menyepakati UMK Kukar 2019 Rp 2,93 juta
    Foto: Istimewa

    Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Syarat-Syarat Kerja Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kukar, Wagianto, menyebutkan, nilai Upah Minium Kabupaten (UMK) Kukar 2019 mengalami kenaikan sebesar 8,03%.

    Ia menyampaikan hal itu usai memimpin pertemuan Anggota Dewan Pengupahan Daerah di Kantor Disnakertrans, Kamis (08/11) kemarin. Dikatakannya, Angka UMK ini didapat setelah melihat laju inflasi 2,88% dan pertumbuhan ekonomi nasional 5,15%.

    "Angka ini mengalami kenaikan sebesar Rp 8,03% dari UMK 2018 yang mencapai Rp 2.712.491. Sehingga Dewan Pengupahan Kukar menyepakati nilai Upah Minimum Kabupaten (UMK) Kukar 2019 sebesar Rp 2.930.304 atau Rp 2,93 juta. Jadi ada penambahan Rp 217 ribu dari nilai UMK 2018," rincinya.

    Wagianto meminta pihak perusahaan atau pengusaha wajib membayar gaji atau upah karyawannya sesuai nilai UMK yang sudah disepakati, yakni Rp 2,93 juta. "Karyawan yang diupah di bawah UMK bisa melaporkan pengaduannya ke Kantor Disnakertrans," tegasnya.

    Ditambahkannya lagi, hasil kesepakatan dari Dewan Pengupahan terkait nilai UMK Kukar 2019 sebesar Rp 2,93 juta akan diajukan ke Plt Bupati Kukar untuk direkomendasikan ke Gubernur Kaltim agar segera ditetapkan.

    Namun nilai UMK Rp 2,93 juta ini terasa sangat berat seperti yang disampaikan Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Kukar, Manian. "Pengusaha masih tetap berat dengan nilai UMK Rp 2,93 juta. Hanya pengusaha tertentu yang menjalankannya," katanya. 

    Sedangkan perusahaan yang statusnya sub kontraktor, lanjut Manian, banyak yang tak jalan. Tapi kalau kembali pada aturan, mau nggak mau atau ikhlas atau tidak ikhlas, kami tetap melaksanakannya," ujarnya. 

    Sementara itu Ketua DPC Federasi Serikat Pekerja Kahutindo Kukar Mustain sempat menyinggung kekurangan Rp 32 ribu dari nilai KHL pada UMK 2016. Menurutnya, pada UMK 2016 yang ditetapkan Rp 2.305.000 terdapat kekurangan Rp 32 ribu dari nilai KHL yang mencapai Rp 2.337.00.
    "Sehingga kekurangan Rp 32 ribu itu diharapkan bisa ditambahkan ke nilai UMK 2019," pintanya. 

    Perwakilan akademisi Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Profesor Iskandar, berpendapat, jika melihat teori kapitalis antara pengusaha dan pekerja berbeda orientasi. "Kalau orientasi pengusaha pada profit, sedangkan pekerja ingin upah tinggi. Kalau bicara untung besar, pengusaha tidak mungkin mengurangi bahan baku, paling mudah mengurangi upah karyawannya," jelasnya.

    Nilai UMK Kukar, sambung Iskandar, harus lebih tinggi dari nilai UMP Kaltim yang ditetapkan Rp 2.747.561. Sebab, 8 provinsi di Indonesia menetapkan UMP dengan menyesuaikan Kebutuhan Hidup Layak (KHL), 

    "8 provinsi tersebut Kalimantan Tengah, Gorontalo, Sulawesi Barat, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat, Maluku dan Maluku Utara. Pasalnya, upah di 8 provinsi itu masih di bawah KHL. Kalau Kaltim mengikuti KHL, pasti banyak pengusaha yang menjerit," sebutnya. (rt/end)

    ,

    Dalam penjagaan, MA diapit Kasat Reskrim AKP Damus Asa dan Kasubbag Humas AKP Yunus TP
    Foto: Endi

    Kuras uang teman di ATM, seorang perempuan berinisial MA (30) warga Jalan Belimbing, RT 75, Mangkuraja, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong, dilaporkan ke polisi.

    MA yang berstatus ibu rumah tangga ini diamankan Tim Alligator Sat Reskrim Polres Kukar pada Selasa (06/11) pukul 13.00 Wita, usai dilaporkan oleh temannya RN (22).

    Kejadian berawal pada Sabtu (03/11) lalu, sekira pukul 20.00 Wita, RN datang ke rumah MA bersama putrinya, saat itu telah tiba lebih dulu teman keduanya yaitu Cn. Berselang setengah jam Cn dan MA pergi membeli minuman keras (Miras).

    "Selanjutnya mereka minum-minuman keras sambil karaoke dirumah tersebut. Setelah itu korban menginap disana. Minggu (04/11) sekira jam 06.00 Wita ketika korban masih tidur, pelaku melihat tas milik korban di ruang tamu dalam keadaan terbalik, saat mau dibenahi ada kartu ATM terjatuh dari dalam tas," beber Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Reskrim AKP Damus Asa didampingi Kasubbag Humas AKP Yunus TP, Rabu (07/11).

    Damus melanjutkan, kartu ATM itu lantas diambil dan tidak dimasukkan lagi kedalam tas namun disimpan didalam dompet MA. Kemudian sekira pukul 08.30 Wita, korban yang belum menyadari kartu ATM nya hilang pamit untuk pulang.

    "Korban mengetahui kartu ATM nya hilang saat mau belanja ke pasar, sehingga korban melaporkan kehilangan ATM dan di cek ke Bank saldonya habis," bebernya dihadapan sejumlah wartawan.

    Tim Alligator yang menerima laporan tersebut segera melakukan penyelidikan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari korban hingga akhirnya meringkus MA di kediamannya.

    "Si pelaku mengetahui PIN ATM korban pada saat korban tengah sibuk pertengahan Oktober lalu dan diminta mengambil uang ke ATM sehingga nomor PIN nya dikasihkan ke pelaku," ungkap Damus.

    Dari hasil pemeriksaan, MA melakukan transaksi tunai di ATM sebanyak 4 kali dengan nominal setiap kali penarikan sebesar Rp 1 juta dan 1 kali penarikan Rp 400 ribu. "Total yang diambil Rp 4,4 juta dan di dalam rekening korban masih tersisa sekitar Rp 90 ribu," rincinya.

    Dari tangan MA, Tim Alligator mengamankan sisa uang sebanyak Rp 1,1 juta dengan rincian 5 lembar uang pecahan Rp 100 ribu dan 12 lembar pecahan Rp 50 ribu, emas seberat 6,15 gram yang terdiri dari kalung rantai seberat 3,5 gram, liontin seberat 1 Gram, cincin seberat 1,650 gram serta kartu ATM korban yang sempat dibuang pelaku.

    "Pelaku kita kenakan Pasal 362 Tentang Pencurian dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara." tegas Damus. (end)

    ,

    Kadishub Sunggono (kiri ujung) salah satu pejabat yang lolos seleksi administrasi calon Sekda Kukar
    Foto: Endi

    9 nama dinyatakan lolos seleksi administrasi oleh panitia seleksi terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama dalam bursa calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    Ketua panitia seleksi, Prof DR Iskandar, menyebutkan, pengumuman disampaikan melalui surat Nomor 05/Pansel-JPTP/Kab.Kukar/XI/2018 yang ditandatanganinya tanggal 6 November 2018.

    Nama-nama tersebut yakni Ahyani Fadianur Diani (Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah), Ahmad Taufik Hidayat (Kepala Dinas Perkebunan), Bambang Arwanto (Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu) dan H Heldiansyah (Staf Ahli Bidang Umum).

    Baca Juga: Proses Seleksi Pengisian Jabatan Sekda Kukar Dimulai 15 Oktober  

    Kemudian Irfan Mohammad Pranata (Kepala Inspektorat), Muhammad Yamin (Kepala Dinas Pekerjaan Umum), Sunggono (Kepala Dinas Perhubungan), Totok Heru Subroto (Kepala Badan Pendapatan Daerah) serta Wiyono (Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan).

    “Peserta yang dinyatakan memenuhi persyaratan administrasi wajib seleksi penulisan makalah pada hari Jumat tanggal 9 November 2018 di ruang CAT BKPSDM Kukar. Peserta yang tidak mengikuti seleksi penulisan makalah dianggap mengundurkan diri,” terang Iskandar.

    Pengumuman hasil seleksi penulisan makalah, lanjutnya, disampaikan melalui papan pengumuman BKPSDM Kukar dan website resmi pemkab Kukar di www.humas.kukarkab.go.id dan https://bkpsdm.kukarkab.go.id

    “Keputusan Panitia seleksi terbuka jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Sekda Kukar tahun 2018 bersifat mutlak atau final dan tidak dapat diganggu gugat,” tandas Iskandar. (end)


Top