, ,

    Skuad Mitra Kukar saat mengikuti turnamen Piala Presiden pada tahun 2018 lalu
    Foto: Dok. kutaikartanegaranews.com/Endi

    Mitra Kukar FC akan ikut ambil bagian dalam turnamen Piala Presiden 2019. Kepastian itu disampaikan Media Officer Mitra Kukar FC, M Agri Winata.

    "Sebagai persiapan menghadapi turnamen pra musim Piala Presiden, tim Mitra Kukar rencananya akan memulai latihan pada 20 Februari mendatang," ujar Agri.

    Tim berjuluk Naga Mekes itu akan melakukan latihan perdana skuad musim 2019 di stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang.

    "Latihan akan diikuti sejumlah pemain lama, sedikitnya 8 pemain baru yang telah berpengalaman di kompetisi Liga 1," bebernya.

    Meski demikian, siapa saja nama-nama yang akan diturunkan, pihak manajemen belum bersedia membeberkannya.

    "Ini jadi kejutan buat suporter, nama-namanya masih rahasia," kata Agri yang dikenal akrab dengan awak media.

    Sedikit catatan, Mitra Kukar pernah berlaga di Piala Presiden 2017, namun harus kandas di babak perempat final. Sementara pada Piala Presiden 2018, Mitra Kukar tumbang dibabak delapan besar. 

    Namun Mitra Kukar pernah mengukir sejarah persepakbolaan tanah air dan berhasil mewujudkan impian masyarakat Kukar setelah menjadi jawara di ajang piala Jenderal Sudirman Cup 2016 lalu. (end)

    , ,

    Peresmian WTP desa Margahayu ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Edi Damansyah
    Foto: Protokol dan Komunikasi Publik Kukar

    Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah meresmikan Water Treatment Plant (WTP) di halaman kantor desa Margahayu, kecamatan Loa Kulu, Jumat (15/02/2019) siang tadi.

    WTP ini merupakan program corporate social responsibility atau CSR PT Multi Harapan Utama (MHU) serta penyediaan air minum dan sanitasi berbasis masyarakat (Pamsimas) tahun 2018 dan ABP Desa Margahayu tahun anggaran 2018.

    Peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti oleh Bupati Edi Damansyah disaksikan  Pimpinan Management PT MHU Aris Subgyo, unsur Muspika Loa Kulu, pimpinan OPD terkait dan anggota DPRD Kukar.

    "Kepada masyarakat saya berharap bantuan yang telah diberikan oleh CSR dari PT MHU dan ABP desa Margahayu ini dapat dikelola dengan baik. Jangan sampai terjadi rebutan air dengan sesama warga. Oleh karena itu peran organisasi pengelola dan pemakai air (OPPA) harus lebih dioptimalkan dan harus dapat memberikan keadilan dalam distribusi air kepada masyarakat," ujar Edi saat menyampaikan sambutannya.

    Edi yang baru dilantik sebagai Bupati Kukar definitif oleh Gibernur Kaltim Isran Noor pada Kamis (14/02/2019) kemarin, menyampaikan apresiasi kepada PT MHU yang telah memberikan bantuan dalam upaya pemenuhan kebutuhan air melalui program CSR di desa Margahayu.

    "Bantuan ini tentunya semakin meringankan kami pemkab Kukar beserta masyarakat desa Margahayu dalam upaya memenuhi kebutuhan air. Bantuan ini merupakan wujud nyata kepedulian PT MHU kepada masyarakat," ucapnya.

    Diungkapkan Edi, selama ini wilayah desa Margahayu sering mengalami pemenuhan kebutuhan air, terutama ketika memasuki musim kemarau, bahkan pemerintah desa setempat telah melakukan berbagai upaya. Dengan adanya program CSR tersebut, ia berharap dapat ditingkatkan dan dikembangkan di masa-masa mendatang.

    "Semoga apa yang dilakukan oleh PT MHU ini dapat menjadi contoh bagi yang lain dalam mewujudkan kepudulian kepada masyarakat," cetusnya. (end)

    ,

    Edi Damansyah resmi dilantik sebagai Bupati Kukar oleh Gubernur Kaltim Isran Noor di Samarinda
    Foto: Rahman

    Setelah mengemban amanah sebagai Pelaksana Tugas (Plt), Edi Damansyah resmi dilantik sebagai Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) definitif, Kamis (14/02/2019) di Pendopo Lamin Etam, Samarinda.

    Edi dilantik dan diambil sumpahnya oleh Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, disaksikan para pejabat di lingkungan Pemprov Kaltim dan Pemkab Kukar.

    "Selama 18 bulan saya Pelaksana tugas Bupati Kutai Kartanegara. Jadi kerjaan sudah sesuai rencana strategis pemerintah kabupaten dan sudah kita kerjakan," ujar Edi kepada wartawan usai pelantikan.

    Ditanya soal nama Wakil Bupati, ia mengungkapkan, sesuai arahan Gubernur Kaltim, prosesnya harus sesuai dengan peraturan perundang-undangan. 

    "Mudah-mudahan nanti bisa berjalan dengan baik. Kami memohon dukungan semua pihak, bahwa tugas-tugas yang harus saya selesaikan masih banyak," ucapnya.

    Edi pun kembali menegaskan, jika nama yang nantinya akan disodorkan sebagai Wakil Bupati harus  sesuai mekanisme.

    "Pada saatnya nanti ada prosesnya. Saya taat kaidah dan akan masuk kepada koridor aturan perundang-undangan yang berlaku," cetusnya.

    Mengacu pada proses terpilihnya dirinya pada tahun 2015 mendampingi Bupati Kukar kala itu Rita Widyasari, Edi menyatakan akan menyerahkan kembali nama pendampingnya kepada masyarakat.

    "Kami dari jalur independen, tentunya ini harus saya kembalikan dulu kepada rakyat Kutai Kartanegara," imbuhnya.

    Ditanya tentang komunikasi dengan Rita Widyasari yang kini tengah menjalani proses hukum, Edi mengaku jika beberapa waktu lalu, putri mendiang Syaukani HR itu menitipkan pesan kepadanya.

    "Beliau hanya pesan ke saya, laksanakan tugas dengan baik. Karena Kutai Kartanegara pemerintahannya harus berjalan, layanan masyarakatnya berjalan. Karena memang visi misi kami bagaimana mewujudkan Kutai Kartanegara yang maju, mandiri, sejahtera dan berkeadilan," ungkapnya. (end)

    ,

    Plt Bupati kukar menyerahkan bantuan 1 unit mobil ambulans yang diterima Kepala Puskesmas Loa Kulu
    Foto: Endi

    Pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menyerahkan satu unit mobil ambulans baru jenis Daihatsu Luxio ke Puskesmas Loa Kulu.

    Bantuan kendaraan tersebut diserahkan langsung oleh Plt Bupati Kukar Edi Damansyah kepada Kepala Puskesmas Loa Kulu H Namawi, Rabu (13/02/2019) pagi.

    Usai penandatangan berita acara penyerahan barang, Plt Bupati mengecek kelengkapan medis mobil ambulans didampingi Asisten I H CHairil Anwar, Camat Loa Kulu Adiriansyah dan sejumlah pejabat di lingkungan pemkab Kukar.

    "Rencananya akan ada 10 ambulans yang diserahkan ke sejumlah puskesmas di Kukar. Tetapi tetap akan kita revitalisasi ambulans yang ada, karena ada yang layak dan tidak layak. Bantuan ini sebagai sarana tambahan layanan kesehatan," ujar Edi.

    Plt Bupati cek kelengkapan peralatan medis mobil ambulans yang diserahkan ke puskesmas Loa Kulu
    Foto: Endi

    Kepala Puskesmas Loa Kulu H Namawi, mengatakan, bantuan ambulans baru memang sangat diperlukan untuk melayani masyarakat sekitar, apalagi dua armada yang telah ada sebelumnya kondisinya sudah cukup tua.

    "Yang mana memang selama ini mobilisasi menjemput dan mengantar pasien itu sangat tinggi di Loa Kulu. Sementara armada yang ada sudah sangat tua usianya sehingga tidak maksimal," ungkapnya.

    Nawawi pun menyampaikan apresiasinya atas bantuan mobil ambulans yang diberikan pemkab Kukar.

    "Bantuan yang diberikan, ini adalah suatu bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap layanan kesehatan," demikian ucapnya.

    ,

    Plt Bupati Edi Damansyah saat berbincang bersama Kepala Puskesmas Loa Kulu diruang pelayanan medis
    Foto: Endi

    Plt Bupati Kukar Edi Damansyah, melakukan pertemuan internal dengan Camat dan jajaran puskesmas di kecamatan Loa Kulu, Rabu (13/02/2019) pagi tadi.

    Pertemuan tersebut dilakukan usai penandatanganan berita acara serah terima 1 unit mobil ambulance bantuan pemkab Kukar kepada puskesmas Loa Kulu.

    "Kita melakukan internalisasi dengan Camat dan Pimpinan Puskesmas Loa Kulu beserta jajaran. Ada hal-hal yang saya minta secara khusus dalam jangka pendek ini penanganannya cepat dan tepat menyangkut penanganan masalah gizi, kematian bayi dan ibu melahirkan.," bebernya.

    Menurut Edi, selama ini penanganan hal tersebut telah dilakukan dengan baik yang dikoordinir oleh Camat Loa Kulu bersama pimpinan puskesmas setempat dan Dinas Kesehatan Kukar.

    "Khusus masalah gizi kita menangani hilirnya. Setelah ada kejadian ditemukan anak yang kurang gizi, kita tangani dengan baik dan sudah berhasil. Tapi saya ingin hulunya sekarang," pintanya.

    Berkaitan dengan hal itu, Edi ingin ada perhatian yang diberikan kepada ibu hamil yakni masa 1000 hari kehidupan dan masa 270 hari kandungan, kemudian 330 hari masa pertumbuhan hingga mencapai 2 tahun.

    "Bagaimana memberikan perhatian dengan baik, tentunya fungsi puskesmas, puskesmas pembantu yang didukung dari dorongan kerja struktur sosial kemasyarakatan seperti posyandu dan dasa wisma. Kemudian memastikan bahwa warga dilingkungan itu kalo ada ibu hamil bisa tertangani dengan baik untuk rekam jejak kesehatannya," katanya.

    Edi juga membeberkan data terkait enggannya para ibu mendatangi posyandu, apalagi posyandu kerap dianggap tidak nyaman, karenanya ia mengingingkan adanya revitalisasi.

    "Karena posyandu saat ini memang tidak nyaman. Hari ini dan kedepan kita ingin posyandu terurusi dengan baik. Harapan saya kedepan, posyandu Loa Kulu ini kita buat percontohan agar nyaman dan sesuai standar, sehingga tanpa diajak ada kesadaran untuk datang ke posyandu," cetusnya. (end)

    ,

    Tepat dibawah Jembatan 27 Januari Sanga-Sanga, Dwi melompat ke sungai Mahkam dan tenggelam
    Foto: Istimewa

    Seorang pria bernama Dwi Guruh Anggoro (35), dilaporkan melompat ke sungai yang berada dibawah Jembatan 27 Januari, Jalan Masjid, RT 14, kelurahan Sanga-Sanga Dalam, kecamatan Sanga-Sanga, Kukar, Selasa (12/02/2019) pukul 09.00 Wita.

    Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Sanga-Sanga IPTU M Afnan, mengatakan, kronologis kejadian bermula ketika korban tengah berboncengan dengan Muhamad Irwan (29) menggunakan sepeda motor.

    "Keduanya dari mess PT Wijaya Karya di kelurahan Bantuas, kecamatan Palaran, Samarinda, menuju Sanga-Sanga untuk membeli paket internet. Pada saat melewati jembatan 27 Januari Sanga-Sanga, korban meminta balik arah melewati samping jembatan," jelasnya.

    Upaya pencarian korban dilakukan oleh petugas Polairud dengan dibantu relawan dan warga
    Foto: Istimewa

    Ketika berada dibawah jembatan, kata Afnan, korban meminta Muhamad Irwan untuk menghentikan sepeda motor yang dikendarainya. 

    "Pada saat sepeda motor berhenti tepat di bawah jembatan, korban turun dari motor dan langsung melompat ke sungai, kemudian langsung hanyut tenggelam," bebernya.

    Kejadian ini pun membuat geger masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Petugas kepolisian yang tiba di TKP (Tempat Kejadian Perkara) langsung melakukan pencarian dibantu warga. 

    "Diduga korban bunuh diri, sampai saat ini proses pencarian korban masih berlangsung." demikian terang Afnan. (end)

    ,

    Event Manager Magnumotion Studio Show 2019 Akbar Haka pastikan kehadiran Edane di Tenggarong
    Foto: Endi

    Band-band lokal beraliran keras bakal tampil dalam ajang musik Magnumotion Studio Show 2019 yang akan digelar di empat kota, yakni Sangatta, Kota Bangun, Handil dan Samarinda.

    Event Manager Magnumotion Studio Show 2019, Akbar Haka, mengatakan, dari hasil submission akan di pilih 10 band per masing-masing kota untuk mengikuti event tersebut sesuai jadwal yang ditetapkan.

    "Satu band terpilih dari masing-masing kota akan bermain di event utama Magnumotion pada Sabtu 09 Maret 2019 di Lapangan parkir stadion Rondong Demang Tenggarong dan performance bareng legenda musik rock Indonesia Edane," ujarnya kepada media ini, Kamis (07/02/2019).

    Vokalis grup musik Kapital ini menyebutkan, terkait Edane, pihaknya telah berkoordinasi  untuk memastikan kehadiran grup band yang pernah memanaskan panggung Kukar Rockin' Fest pada tahun 2012 lalu.

    "Kemarin kami sudah konfirmasi ke pihak L.O (Liaison Officer) yang ditugaskan sponsorship membawa Edane ke Tenggarong, bahwa kedatangan mereka Insya Allah pasti," kata Akbar.

    Ia mengungkapkan, dipilihnya band pengusung aliran hard rock dan heavy metal itu tak lepas dari sosok sang gitaris yakni Eet Sjahranie.

    "Keterwakilan Eet Sjahranie karena beliau asli Kaltim, mungkin bisa merangsang lagi adik-adik yang ada di kecamatan-kecamatan dan kabupaten bahwa ada tokoh musik rock Indonesia yang berhasil selama puluhan tahun di industri musik Indonesia," ungkap Akbar.

    Pria yang tengah menukangi project musik beraliran Trap Rap itu menambahkan, digelarnya Magnumotion Studio Show 2019, bertujuan untuk mencari band-band potensial di kecamatan-kecamatan yang memiliki brand dan aktif di sosial media.

    "Karena kita memang gak akan mau mengurusi band "malas" dalam artian mereka mengganggap bandnya bagus, besar, tapi gak mau mengurusi sosial medianya, menjalankan personal brandingnya. Jadi kita cuma mengumpulkan band-band yang secara submision bagus," tandasnya. (end)

    ,

    Sejumlah anggota Satpol PP Kukar nampak membersihkan lumpur yang menggenangi ruas jalan Ruan
    Foto: Dok. Satpol PP

    Meski dalam kondisi hujan, sejumlah anggota Satpol PP Kukar terlihat berupaya membersihkan lumpur yang meluber di Jalan Ruwan, kelurahan Timbau, kecamatan Tenggarong, Jumat (08/02/2019) siang tadi.

    Menurut Kepala Satpol PP Kukar Fida Hurasani, tanpa diperintahkan, anggotanya langsung bergerak dan merespon kejadian tersebut pasca diunggah di media sosial oleh salah satu warga setempat.

    "Ini bentuk keseriusan anggota dalam menyikapi keluhan-keluhan warga masyarakat tentang apa saja yang terjadi ditengah-tengah kehidupan bermasyarakat," ujarnya saat dihubungi media ini.

    Fida mengatakan, apa yang dilakukan anggotanya, merupakan implementasi pengabdian masyarakat yang sesungguhnya.

    "Tetapi dalam kontek dilaksanakan sesuai dengan kemampuan yang ada. Artinya, atasi dulu sembari menunggu instansi tekhnis yang membidanginya," ucapnya.


    Melubernya lumpur hingga ke badan jalan Ruwan mendadak ramai usai Ketua RT 02, kelurahan Timbau, Juniansyah Japar, menggunggah foto dan kronologis kejadian.

    "Beginilah keadaan di jalan Ruwan. Jalan penuh lumpur dan telah terjadi kecelakaan karena jalan dalam keadaan licin. Kasian rumah warga penuh dengan lumpur. Kami mengharapkan dengan si empunya tanah menguruk, untuk datang melihat datang lumpur yang membuat susah warga dan pengguna jalan. Untuk mengambil tindakan, warga sangat mengharapkan ada tindakan untuk mengatasi lumpur yang meluber ke jalan bahkan kedalam rumah warga," tulisnya.

    Hingga satu jam lalu, anggota Unit Rescue Satpol PP Kukar terus berupaya membersihkan jalan yang berlumpur, membersihkan gorong-gorong dan parit yang tersumbat agar tidak terjadi banjir. (end)


Top