,

    Peresmian gedung baru Puskesmas Handil Baru, kecamatan Samboja oleh Bupati Kukar
    Foto: Istimewa

    Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah, meresmikan gedung baru Puskesmas Handil Baru di kecamatan Samboja, Sabtu (23/03/2019) kemarin.

    Peresmian gedung baru Puskesmas ini merupakan yang kedua di tahun 2019, setelah sebelumnya gedung baru Puskesmas Muara Kaman diresmikan pada 8 Maret lalu. 

    Dalam sambutannya, Bupati mengatakan, gedung baru tersebut adalah bentuk upaya nyata Pemkab Kukar dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan kepada masyarakat. 

    "Saya sangat berharap agar gedung baru yang cukup megah ini dapat menjadi motivasi dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, lebih meningkatkan kualitas layanannya sehingga status kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya lebih meningkat," ujarnya.

    Puskesmas Handil Baru diharapkan senantiasa mampu melahirkan kegiatan inovasi dalam upaya menyelesaikan masalah kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya.

    "Sarat dengan kegiatan promotif dan preventif sebagai upaya kesehatan masyarakat agar masyarakat dapat hidup sehat," kata Edi.

    Dirinya berharap, tidak ada lagi kasus gizi buruk yang meninggal, seperti tahun 2017 dan 2018 lalu, terdapat masing-masing satu kasus kematian balita akibat gizi buruk dengan penyakit penyerta seperti kelainan jantung di wilayah kerja Puskesmas Handil Baru.

    "Kepada masyarakat, saya himbau untuk ikut berperan aktif dalam memantau pertumbuhan dan perkembangan kesehatan balitanya dengan membawa ke Posyandu setiap bulan atau segera bawa ke Puskesmas bila terjadi gangguan kesehatan balitanya," pintanya.

    Dikatakan Edi, tanpa peran aktif dari masyarakat, maka masalah kesehatan masyarakat khususnya gizi buruk dan stunting (kondisi di mana tinggi badan seseorang jauh lebih pendek dibandingkan tinggi badan orang seusianya) di wilayah ini tidak akan bisa teratasi. 

    "Oleh karena itu, perhatian, kepedulian, dan kesadaran orang tua terkait dengan upaya pencegahan dan penanganan masalah gizi buruk serta stunting sangatlah menentukan," tandasnya. (end)

    , ,

    Gelar simulasi sistem pengamanan dalam kota,  Polres Kukar tingkatkan pengamanan Pemilu 2019
    Foto: Endi

    Untuk memaksimalkan kesiapan pengamanan Pemilu serentak 2019, Polres Kukar menggelar Simulasi Sistem Pengamanan Dalam Kota (Sispamkota), di halaman parkir stadion Rondong Demang Tenggarong, Jumat (22/03/2019). 

    Simulasi yang diperagakan oleh personel Polres Kukar dari berbagai satuan ini diawali dengan masa tahapan kampanye yang diwarnai praktek bagi-bagi uang dan sembako. 

    Diperagakan pula pada saat hari pencoblosan dan pengerahan patroli keamanan gabungan. Kemudian aksi Tim Alligator dari Satuan Reskrim meringkus pelaku yang mengganggu ketertiban di TPS. 

    Adegan berikutnya aksi massa yang tidak puas dengan hasil Pemilu, dimana polisi melakukan pengamanan sesuai prosedur, mulai dari tindakan persuasif sampai akhirnya pembubaran massa menggunakan water canon dan tembakan gas air mata. 

    Ditemui usai apel gelar pasukan Operasi Mantap Brata Mahakam 2019 dan Sispamkota, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, berharap, pelaksanaan Pemilu pada 17 April mendatang berjalan tanpa hambatan. 

    Personel Polres Kukar juga memperagakan pembubaran aksi massa menggunakan gas air mata
    Foto: Endi

    “Kita berdoa bersama mudah-mudahan Pemilu serentak ini berjalan dengan aman, lancar, damai dan sejuk,” harapnya. 

    Terkait potensi gangguan keamanan, Kapolres menyatakan, Polri akan terus meningkatkan kewaspadaan untuk menjaga kondusifitas. 

    “Kami bersama seluruh stake holder yang ada, pemerintah daerah, TNI dan Polri, tetap waspada dan meningkatkan pengamanan seluruh wilayah,” ucapnya. 

    Kapolres juga meminta peran aktif masyarakat agar bersama-sama menjaga situasi kamtibmas di lingkungan masing-masing. 

    “Kami juga sedang menggiatkan Siskamling. Tentunya bagian garda terdepan adalah Babinsa dan Bhabinkamtibmas, itulah salah satu langkah-langkah preventif yang kami lakukan.” demikian jelasnya. (end) 

    , ,

    1.200 personel gabungan di Kukar ikuti apel gelar pasukan dalam rangkan pengamanan Pemilu 2019
    Foto: Endi

    Sebanyak 1.200 personel gabungan mengikuti Apel Gelar Pasukan Ops Mantap Brata Mahakam 2019, di halaman parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Jumat (22/03/2019) pagi tadi. 

    Apel diikuti berbagai satuan di Polres Kukar, personel Kodim 0906/Tenggarong, Yon Armed, Satpol PP beserta Korp Musik (Korsik), Dishub, Lapas, BPBD, Senkom, KPUD/Panwas dan Satpam. 

    Usai peninjauan pasukan secara bersama, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar dan Dandim 0906/Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan membacakan amanat Menko Polhukam RI Wiranto. 

    Dalam amanat tersebut disampaikan, Pemilu serentak tahun 2019 merupakan pesta demokrasi Indonesia yang akan menjadi tonggak sejarah karena dilaksanakan secara serentak yakni 5 jenis pemilihan dalam waktu bersamaan. 

    Disampaikan pula, sukses atau tidaknya perhelatan demokrasi ini sangat tergantung kepada semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak langsung. 

    Kapolres Kukar dan Dandim 0906/Tenggarong saat membacakan amanat Menko Polhukam
    Foto: Endi

    Tidak saja anggota Parpol dan masyarakat yang dituntut untuk taat dan patuh pada berbagai ketentuan yang ada, akan tetapi juga pada pihak penyelenggara Pemilu yakni KPU, Bawaslu, dan DKPP wajib hukumnya menunjukan kinerja yang objektif dan transparan. 

    Dalam melaksanakan tugas pengamanan penyelenggaraan Pemilu, seluruh anggota TNI-Polri yang terlibat mempedomani seluruh prosedur tetap yang berlaku sehingga tindakan-tindakan yang dilakukan senantiasa terukur sesuai aturan hukum. 

    Diakhir sambutan ditegaskan, anggota TNI-Polri disamping melaksanakan tugasnya mengamankan penyelenggaraan Pemilu serentak tahun 2019, juga harus mampu untuk mendewasakan masyarakat dalam berdemokrasi, sehingga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu dan berita bohong atau hoax yang beredar dan menimbulkan keresahan. 

    Pada apel gelar pasukan ini, Polres Kukar juga menggelar Simulasi Sistem Pengamanan (Sispam) kota, dimana diperagakan tahapan kegiatan Pemilu, mulai dari masa kampanye, pencoblosan, penanganan gangguan keamanan, hingga prosedur pembubaran massa yang tidak puas terhadap hasil Pemilu. (end) 

    , ,

    Tabligh akbar Polres Kukar dalam rangka mememlihara Ukhuwah Islamiya menuju Pemilu Damai 2019
    Foto: Dok. Humas Polres Kukar

    Ribuan umat muslim mengikuti tabligh akbar yang diselenggarakan Subsatgas Nusantara Kemitraan Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (20/03/2019) malam, di lapangan parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong.

    Acara diawali dengan penampilan Hadrah dari anggota Polres Kukar, Hadrah Alas Ruban Kelurahan Bukit Biru Tenggarong, serta pembacaan ayat suci Al Qur'an.

    Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar dalam sambutannya menyampaikan, tabligh akbar ini diselenggarakan dalam rangka memelihara Ukhuwah Islamiyah menuju Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk.

    "Kepada seluruh masyarakat kabupaten Kutai Kartanegara, marilah kita agar nantinya walaupun beda pilihan. tetapi kita mampu menjaga persaudaraan," harapnya.

    Kapolres juga berpesan kepada jamaah yang hadir untuk menjadi insan yang pemaaf, sehingga terhindar dari konflik, bencana, dan pertengkaran satu dengan yang lainnya.

    "Mari sama-sama kita abaikan ucapan orang bodoh, isu-isu yang memprovokasi atau isu-isu yang mengandung kebencian," pintanya.

    KH Ahmad Muwafiq asal Yogyakarta saat menyampaikan ceramah dihadapan ribuan umat muslim Kukar
    Foto: Endi

    Sementara itu KH Ahmad Muwafiq dalam ceramahnya pada tabligh akbar tersebut, menghimbau masyarakat khusunya umat Islam untuk menjaga situasi agar tetap aman dan damai serta turut ikut serta mensukseskan Pemilu Serentak tahun 2019.

    Kyai asal Yogyakarta itu juga meminta kepada umat Islam untuk menggunakan hak pilihnya secara bertanggung jawab, sesuai dengan tuntunan agama. Memilih pemimpin menurut ajaran Islam adalah kewajiban untuk menegakkan imamah dan imarah dalam kehidupan bersama.

    Dalam menggunakan hak pilihnya, Umat Islam wajib memilih pemimpin yang beriman dan bertakwa, jujur (Siddiq), terpercaya (Amanah), aktif dan aspiratif (Tabligh), mempunyai kemampuan (Fathonah) dan memperjuangkan kepentingan umat Islam.

    Kepada seluruh Umat Islam yang sedang belajar di pesantren atau perguruan tinggi atau bekerja di luar tempat asalnya untuk dapat meminta izin pulang ke daerah asalnya guna menunaikan hak pilihnya sebagai wujud tanggung jawab berbangsa dan bernegara.

    Ulama yang sebelumnya pernah menjejakkan kakinya ke Kukar ini pun mengajak segenap umat Islam untuk bermunajat memohon kepada Allah SWT agar proses pemilu serentak bisa terlaksana secara jujur, adil, aman dan damai.

    KH Ahmad Muwafiq berharap, Pemilu mendatang akan menghasilkan pemimpin-pemimpin yang takut hanya kepada Allah dan berjuang sepenuh tenaga mewujudkan bangsa dan negara yang adil dan makmur dalam lindungan Allah SWT.

    Selain Kapolres Kukar bersama jajaran, tabligh akbar ini juga Kasubag Renmin DIT Binmas Polda Kaltim Kompol Puji, Kabag Kesra Setkab Kukar Supriyanto, serta unsur FKPD lainnya. (end)

    , ,

    Bupati Kukar Edi Damansyah saat meninjau lokasi kebakaran di kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong
    Foto: Endi

    Menghadapi musibah kebakaran yang kerap terjadi beberapa bulan terakhir, Bupati Kukar Edi Damansyah, akan memperkuat Barisan Relawan Kebakaran (Balakar) di setiap Kelurahan/Desa.

    "Saya minta kepada Lurah dan Kepala Desa untuk memfasilitasi pembentukan relawan," ujarnya saat mengunjungi korban musibah kebakaran di Jalan Panjaitan, Gang Sentosa, RT 7, kelurahan Loa Ipuh, kecamatan Tenggarong, Selasa (19/03/2019) pagi.

    Edi berharap, relawan yang nantinya terbentuk berbasis kekuatan masyarakat. Pemkab Kukar juga akan membantu untuk memfasilitasi sarana dan prasarana. 

    "Ini memang menjadi perhatian kita, karena situasi kondisi ini sering terjadi, langkah-langkah antisipatifnya yang memang perlu dilakukan," katanya.

    Selain itu, ia juga menghimbau untuk mengaktifkan kembali Siskamling, serta meminta seluruh Lurah dan Kepala Desa melakukan sosialisasi kepada masing-masing RT agar meningkatkan kewaspadaan.

    Baca JugaEdi Damansyah Instruksikan Pembentukan Relawan Balakar di 18 Kecamatan

    "Harus dipastikan kompor, aliran listrik dimatikan kalau bepergian. Karena dari beberapa kali kebakaran yang kami evaluasi di beberapa kecamatan, paling dominan penyebabnya adalah listrik," bebernya.

    Terkait pembentukan Balakar, Kepala BPBD Kukar Marsidik, menyebutkan, sesuai dengan arahan dan kebijakan Bupati Kukar itu, pihaknya akan memberdayakan masyarakat dalam penanggulangan bencana.

    "Tidak hanya kebakaran permukiman, hutan serta lahan, termasuk banjir, tanah longsor dan sebagainya," ucapnya.

    Menurutnya, pembentukan Balakar di Kukar sangat penting mengingat geografis wilayah yang sangat luas.

    "Kalau tiap-tiap kelurahan bahkan tiap RT itu ada Balakar yang peduli bencana, maka itu merupakan kekuatan yang sangat besar. Pemerintah dalam hal ini BPBD akan memberikan support terhadap keswadayaan masyarakat tersebut," jelasnya. (end)

    ,

    Kobaran api saat menghanguskan bangunan di Jalan Panjaitan, Gang Sentosa RT 7, kelurahan Loa Ipuh
    Foto: Endi

    Kebakaran besar melanda pemukiman padat penduduk di Jalan Panjaitan, Gang Sentosa RT 7, kelurahan Loa Ipuh, kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (18/03/2019) sekira pukul 00.30 Wita.

    Warga sekitar yang sebelumnya tengah terlelap pun panik, api semakin cepat berkobar, apalagi sejumlah bangunan terbuat dari kayu hingga menyebabkan jago merah dengan cepat menjalar ke bangunan lainnya.

    "Dari data sementara yang kami peroleh di lapangan, ada 42 unit rumah yang terbakar," terang Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kapolsek Tenggarong IPTU Triyadi.

    Berdasarkan keterangan saksi-saksi, sumber api diduga berasal dari rumah salah satu warga, namun penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan petugas.

    "Satu unit rumah belum teridentifikasi karena dalam keadaan kosong," sebutnya.

    Mobil pemadam kebakaran (damkar) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, sempat mengalami kesulitan mendekati lokasi kejadian yang berada didalam gang dan dipadati warga.

    "Api dapat dipadamkan sekitar pukul 03.00 Wita. Dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Kerugian materiil sampai dengan saat ini belum dapat di kalkulasi," kata Triyadi.

    Kepala BPBD Kukar Marsidik mengatakan, pihaknya menerjunkan 8 unit mobil damkar untuk memadamkan api, pemadaman juga dibantu 1 unit Water cannon milik Polres Kukar. 

    "Kemudian 4 unit dari Balakar Samarinda, portabel 15 unit, PMK Loa Kulu, PMK dan relawan Loa Janan, anggota Polri-TNI, Satpol PP, Pramuka dan masyarakat sekitar," demikian terangnya.(end)

    , ,

    Bupati Kukar Edi Damanysah mengingatkan seluruh ASN agar menjaga netralitas di pemilu 2019
    Foto: Endi

    Salah satu yang menjadi sorotan utama dalam Pemilihan Umum (Pemilu) serentak tahun 2019 ini adalah keikutsertaan Aparatur Sipil Negara (ASN). 

    "Keterlibatan ASN dalam Pemilu harus memperhatikan norma-normanya sebagai abdi negara, jangan sampai hal tersebut melanggar netralitasnya sebagai ASN," ujar Bupati Kukar Edi Damansyah, Senin (18/03/2019).

    Edi menyampaikan hal itu saat membuka Rapat Koordinasi (Rakor) Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), di aula gedung Bappeda Kukar.

    "Berdasarkan hal tersebut saya mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara, Lurah/Kepala Desa dan Perangkat Desa/Kelurahan untuk menjaga netralitas dalam proses pelaksanaan Pemilu," imbaunya. 

    Edi mengingatkan, netralitas dimaksud telah digariskan melalui Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN.

    "Tidak menjadi anggota dan atau pengurus Parpol (Partai Politik). Tidak memihak dan menunjukkan dukungan kepada Papol secara terbuka di depan publik," ucapnya.

    Kemudian tidak melibatkan diri dalam kegiatan politik yang dilakukan Parpol serta tidak menggunakan fasilitas negara dan kewenangan jabatan untuk kepentingan Parpol.

    "Memberi pelayanan sama dan tidak diskriminatif terhadap semua golongan masyarakat." tegas Edi. (end)

    ,

    Anji romantiskan 28 ribu orang pada puncak Millennial Road Safety Festival yang digelar Polres Kukar
    Foto: Endi

    Sekitar 28 ribu peserta jalan santai enggan beranjak, kaum millennial hingga dewasa menantikan kehadiran penyanyi Anji pada acara puncak Millennial Road Safety Festival (MRSF) yang digelar Polres Kukar, Minggu (17/03/2019) pagi.

    Suasana kawasan Car Free Day di Jalan Sudirman seketika pecah saat Anji naik ke atas panggung dan langsung menyapa warga Kota Raja Tenggarong dengan lagu berjudul Bidadari Tak Bersayap.

    Sontak lirik lagu yang dinyanyikan Anji langsung diikuti penggemarnya. Penyanyi bernama asli Erdian Aji Prihartanto ini tak berhenti dan kembali melantunkan lagu keduanya Ternyata Cinta.

    Ditengah cuaca panas, penyanyi solo populer Indonesia ini lagi-lagi meromantiskan penggemarnya, Anji yang selalu mengenakan penutup kepala di setiap penampilannya, menyanyikan tembang  ketiga Tentang Rasa.

    Anji melantunkan lagu Dia dan mengajak Kapolres, Bupati, Sultan dan FKPD Kukar bernyanyi bersama
    Foto: Endi

    Berikutnya ada lagu berjudul MelepasmuBersama Bintang dan Katakanlah. Anji kemudian melantunkan lagu ketujuh berjudul Menunggu Kamu yang merupakan Original Sound Track (OST) Jelita Sejuba

    Sesaat sebelum jeda, penyanyi kelahiran 5 Oktober 1979 itu menyanyikan lagu Berpisah Itu Mudah. Di penghujung penampilannya, ia membawakan lagu Kekasih Terhebat dan Resah Tanpamu.

    Puncaknya, hits single yang telah ditunggu-tunggu berjudul Dia menutup penampilan Anji. Para penggemarnya pun seakan tak mau diam dan turut menyanyikan lirik lagu tersebut.

    Bahkan Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, Dandim 0906/Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan, Bupati Kukar Edi Damansyah beserta Sekda Sunggono dan Sultan Kutai HAM Arifin, naik ke panggung melantunkan bersama lagu penutup yang dinyanyikan Anji.

    "Sampai ketemu lagi semuanya, selalu sehat, selalu bahagia. Jangan lupa senyum." tutup Anji. (end)


Top