, , , ,

    Lurah Melayu Adhi Fadellah sampaikan surat edaran lomba RT menyambut Hari Kesehatan Nasional
    (Foto: Istimewa) 


    Lomba Rukun Tetangga (RT) digelar di Kelurahan Melayu, Kecamatan Tenggarong. Lomba ini dalam rangka menyambut Hari Kesehatan Nasional pada 12 November 2020 mendatang.

    Kegiatan lomba yang disampaikan melalui surat edaran Nomor 140/44/KLM-PEMT/10/2020 tanggal 15 Oktober 2020 itu mengusung tema "Gerakan Pola Hidup Bersih dan Sehat Untuk Pencegahan Penularan Pandemi COVID-19 di Kelurahan Melayu".

    "Sehubungan dengan kegiatan tersebut, kami menginstruksikan kepada seluruh Ketua RT untuk mempersiapkan salah satu kawasan di wilayah RT sebagai tempat penilaian lomba," terang Lurah Melayu Adhi Fadellah.

    Lanjutnya, setiap RT harus menunjukkan kreatifitas dan inovasinya dalam menyemarakkan Hari Kesehatan Nasional.

    "Waktu pelaksanaan lomba dilaksanakan selama 2 minggu yakni dari 20 Oktober sampai dengan 03 November 2020. Sedangkan kegiatan penilaian akan dilaksanakan dari tanggal 04 sampai 06 November 2020," ujar Adhi.

    Panitia lomba Aditiya Rakhman mengatakan, kriteria atau indikator penilaian meliputi adanya pos jaga gerbang RT untuk memantau mobilitas warga. Tersedia sarana cuci tangan dengan air mengalir dan sabun di rumah-rumah warga, tempat-tempat umum serta rumah ibadah.

    "Melakukan penyemprotan disinfektan secara rutin dan mengoptimalkan penggunaan lahan halaman rumah untuk menanam Tanaman Obat Keluarga (Toga) serta menyiapkan penanganan logistik untuk kepentingan apabila ada warga yang diisolasi mandiri di rumah," jelasnya.

    Tersedia pula media edukasi/himbauan di wilayah RT terkait pencegahan penularan COVID-19 yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan (4 M) dan memasangnya di tempat-tempat umum.

    "Mengutamakan K3 (Kebersihan, keindahan dan kerapian lingkungan) dengan memperhatikan kebersihan tempat sampah dan selokan serta penghijauan dan kerapian tata lingkungan," kata Aditiya.

    Ia menambahkan, Kelurahan dan Tim Penilai akan memilih Juara I, II, III dan Juara Harapan I, II, III.

    "Masing-masing disediakan uang pembinaan dan piala dengan total hadiah sebesar Rp 20 juta," demikian disampaikannya. (end)

    , , ,

    Vokalis sekaligus pentolan Band Kapital Akbar Haka saat tampil dalam sebuah konser 2019 lalu
    (Foto: Endi)

    Band pengusung aliran metalcore asal Kota Raja Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) "Kapital" masuk dalam jajaran nominasi ajang penghargaan Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-23.

    Sebagaimana diumumkan melalui laman resmi AMI Awards, Rabu (21/10/2020), band dengan formasi Akbar Haka (vokal), Ari Wardhana, (gitar), Baken Nainggolan (gitar), Ewien Saputra (drum), dan Arriezky Pratama (bass) masuk dalam nominasi Karya Produksi Metal Terbaik bersanding dengan sejumlah band beraliran cadas lainnya di tanah air.

    "Kami bahagia, nggak nyangka kalau musik di Kalimantan juga ternyata masuk dalam radar pantauan Ami Awards," ujar pentolan band Kapital, Akbar Haka kepada media ini, Kamis (22/10/2020).

    Ada 6 band dalam nominasi tersebut yakni Andyan Gorust - Rimba Khalayak, Divide, Tuan Tigabelas - Heavy Lies, Kapital - Mantra, Logamulia - Sang Penghasut, serta Revenge The Fate - Katarsis.

    AMI Awards sendiri merupakan ajang penghargaan tertinggi bagi industri musik Indonesia yang diberikan oleh Yayasan Anugerah Musik Indonesia (YAMI), dimana tahun ini mengusung tema "Musik Menyatukan Kita."

    Dalam press rilisnya, Ketua Umum Yayasan Anugerah Musik Indonesia, Dwiki Dharmawan mengatakan, jumlah entry yang masuk terjadi peningkatan sekitar 50 persen, dari 1973 karya di tahun 2019, menjadi 2971 karya di tahun 2020 ini. 

    Kemudian ada penyesuaian kategori seiring dengan perubahan trend yang terjadi dalam industri musik. Total ada 53 kategori dan 2 penghargaan khusus yaitu Legenda Musik Indonesia dan Lifetime Achievement. 

    Sementara untuk malam puncak ajang penganugerahan AMI Awards ke-23 akan digelar pada 27 November 2020 dan ditayangkan di RCTI. (end)


    Berita Terkait: Kapital Umumkan Drummer Baru, Erwin Saputra Resmi Gantikan Indra Kesuma

    , ,

    Anggota Polsek Loa Janan mengamankan BSF beserta 14 poket sabu dan barang bukti lainnya
    (Foto: Polsek Loa Janan)


    Anggota Unit Reskrim Polsek Loa Janan menggebrek sebuah rumah kontrakan di Jalan Perjuangan 1, RT 8, desa Loa Duri Ulu, kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (16/10/2020).

    Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kapolsek Loa Janan AKP Yasir mengungkapkan, penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi warga yang menyebutkan jika di TKP sering terjadi tindak penyalahgunaan narkotika.

    Petugas kemudian bergerak dan sekira pukul 22.00 Wita dari hasil penyelidikan tepatnya di rumah kontrakan yang didiami seorang pemuda berinisial BSF (23) ternyata telah terjadi pesta sabu.

    "Anggota Polsek Loa Janan langsung melakukan penggerebekan terhadap rumah kontrakan saudara BSF dan dari penggerebekan ini ditemukan barang bukti berupa narkotika jenis sabu-sabu sebanyak 14 poket," beber Yasir.

    Petugas selanjutnya membawa tersangka beserta barang bukti sabu dengan berat 3,46 gram ke Mako Polsek Loa Janan untuk proses hukum lebih lanjut. 

    "Barang bukti lainnya yang diamankan yaitu 1 set alat hisab sabu (bong), 1 buah korek api, 1 buah alat takar sabu, 1 buah alat timbang digital, 1 bendel plastik klip dan 1 kotak plastik warna bening," rincinya.

    Tersangka yang berstatus karyawan swasta ini pun terancam pidana kurungan penjara akibat penyalahgunaan narkotika.

    "Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (1) juncto Pasal 112 ayat (1) juncto Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika," tegas Yasir. (end)

    ,

    Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting pimpin sertijab sejumlah perwira (kanan atas)
    (Foto: Humas Polres Kukar)


    Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Irwan Masulin Ginting memimpin upacara serah terima jabatan (sertijab) 12 perwira di lingkungan Polres Kukar, Jumat (16/10/2020) pukul 09.00 Wita.

    Sertijab yang berlangsung di ruang Catur Prasetya, lantai 3 Mako Polres Kukar  dihadiri para Kabag, Kasat, Kapolsek jajaran serta perwira dengan menerapkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

    Berdasarkan surat keputusan Kapolda Kaltim, jabatan yang diserahterimakan yakni Wakapolres Kukar dari Kompol Bimo Ariyanto kepada Kompol Erick Budi Santoso yang sebelumnya bertugas sebagai Kabag Ops Polresta Samarinda.

    Berikutnya jabatan Kabag Sumda dari Kompol Kemis diserahterimakan kepada Kompol Teguh Joko Sriyono (Sebelumnya Kabag Sumda Polres Bontang).

    Kemudian Kasat Intelkam dari AKP Okky Aryano diserahterimakan kepada AKP Urdianta Asta Praja Batlayeri (Sebelumnya Kasat Intelkam Polres Kutai Timur).

    Lalu jabatan Kasat Sabhara dari AKP Suyono diserahterimakan kepada AKP Sarikun (Sebelumnya Kapolsek Muara Bengkal Polres Kutai Timur).

    Sementara jabatan Kasat Resnarkoba dari IPTU Romi diserahterimakan kepada IPDA Encek Indrayani (Sebelumnya Kanit 5 Sat Intelkam Polres Kukar).

    Selanjutnya jabatan Kapolsek Samboja dari AKP Reza Pratama Ramdhani Yusuf diserahterimakan kepada AKP Grandika Indera Waspada (Sebelumnya Kanit 1 Subditgakkum Ditlantas Polda Kaltim).

    Kapolsek Sanga-Sanga dari AKP Zainal Arifin diserahterimakan kepada AKP Agus Fitriadi (Sebelumnya PS Panit 1 Unit 1 Subdit 3 Direskrimsus Polda Kaltim). 

    Kapolsek Sebulu dari IPTU Ishaq diserahterimakan kepada AKP Agus Kurniadi (Sebelumnya PS Kanit 1 Subdit 3 Ditreskrimsus Polda Kaltim).

    Kapolsek Muara Kaman dari IPTU Juwadi diserahterimakan kepada AKP Trijadi (Sebelumnya Kapolsek Tenggarong). Sedangkan Kapolsek Tenggarong dijabat IPTU Rachmat Andika Prasetyo (Sebelumnya Kanitidik 1 Satreskrim Polres Kukar).

    Jabatan Kapolsek Loa Kulu dari IPTU Aksarudin Adam diserahterimakan kepada AKP Gandha Syah Hidayat (Sebelumnya Panit 2 Unit 1 Subdit 4 Ditreskrimsus Polda Kaltim) dan jabatan Kapolsek Kota Bangun diserahterimakan kepada IPTU Puji Santoso (Sebelumnya Kaur Bin Opsnal Satlantas Polres Kukar). (end)

    , , ,

    Plt Bupati Kukar kembali keluarkan surat edaran perpanjangan kedua pembatasan sosial
    (Foto: Endi)

    Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Chairil Anwar kembali mengeluarkan surat edaran perpanjangan kedua waktu pelaksanaan evaluasi penyelenggaraan relaksasi dan penerapan pembatasan sosial adaptasi kebiasaan baru pada masa pandemi COVID-19.

    Surat edaran dengan Nomor : B-2554/DINKES/065.11/10/2020 didasari perkembangan kasus COVID-19 yang belum menunjukan adanya penurunan kasus secara signifikan selama 14 hari atau total sebanyak 1.717 kasus pada  14 Oktober 2020.

    Terkait hal itu, Pemkab Kukar akan melaksanakan perpanjangan kedua terhitung tanggal 15 - 28 Oktober 2020 atau selama 14 hari kedepan.

    Terdapat perubahan penambahan waktu pembatasan aktivitas dan pembatasan sosial bagi seluruh pelaku usaha milik perorangan, swasta maupun yang menggunakan area publik milik Pemerintah di wilayah Kukar.

    Disebutkan, pasar rakyat/pasar malam dibatasi pagi pukul 06.30 - 09.30 Wita dan sore pukul 16.30 - 21.30 Wita. Sedangkan restoran/rumah makan, angkringan, cafe, pedagang kaki lima (PKL), tempat hiburan/ketangkasan dan usaha sejenis dibatasi sampai pukul 23.00 Wita, dengan ketentuan pembatasan pengunjung 30 persen dan mengutamakan tidak makan/minum ditempat atau dibawa pulang (take away).

    Dengan semakin meningkatnya penularan COVID-19 di lingkungan keluarga (klaster keluarga), maka Chairil menghimbau kembali kepada masyarakat Kukar untuk patuh dalam penerapan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

    Bagi anggota keluarga yang menunjukkan gejala lekas lelah/nyeri otot/demam/ batuk/pilek/sesak/hilang penciuman agar segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan atau unit pelayanan COVID-19 rumah sakit terdekat.

    Untuk anggota keluarga yang diwajibkan menjalani karantina oleh petugas kesehatan harus mematuhi semua protokol kesehatan dan tidak diperkenankan keluar dari tempat karantina serta berinteraksi secara fisik dengan anggota keluarga yang lain.

    Wajib menggunakan masker secara baik dan sesuai standar selama perjalanan dari/menuju rumah, selama berada di tempat kerja / fasilitas umum serta selama berada dirumah jika terdapat anggota keluarga yang menunjukkan gejala lekas lelah/nyeri otot/demam/batuk/pilek/sesak/hilang penciuman atau ketika menerima tamu yang tidak diketahui status kesehatannya.

    Kemudian wajib menerapkan jaga jarak (physical distancing) di kendaraan selama perjalanan dari/menuju rumah dan selama berada di tempat kerja atau fasilitas umum serta menghindari keluar rumah kecuali hanya untuk urusan penting/mencari nafkah.

    Disampaikan pula agar menghindari menghadiri kegiatan atau acara yang menghadirkan banyak orang (kerumunan massa), makan minum secara bersama dan saling berhadapan (jarak kurang 1 meter) baik di dalam maupun di luar rumah. Selalu menjaga kebersihan tangan dengan air mengalir dan sabun/antiseptik (hand sanitizer) serta segera mandi dan berganti pakaian setiap pulang kerumah. (*/end)

    , ,

    TS diamankan di Mapolsek Kota Bangun beserta 17 poket shabu dan barang bukti lainnya
    (Foto: Polsek Kota Bangun)

    Seorang pemuda berinisial TS (25) warga desa Kota Bangun Ulu, kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara (Kukar) diamankan polisi lantaran terlibat dalam tindak penyalahgunaan narkotika.

    Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Plh Kapolsek Kota Bangun IPTU Joko Sutomo mengatakan, pelaku diamankan pada Selasa (13/10/2020) sekira pukul 14.00 Wita, di Jalan M Sidik RT 017, Desa Kota Bangun Ulu. 

    Awalnya sekitar pukul 13.00 Wita, Unit Reskrim Polsek Kota Bangun mendapat laporan dari warga jika di rumah pelaku sering dijadikan tempat transaksi narkoba. Selanjutnya petugas bergerak dan melakukan penyelidikan, saat itulah terlihat seseorang dengan gerak gerik mencurigakan.

    "Selanjutnya Unit Reskrim Polsek Kota Bangun langsung mengamankan orang yang mencurigakan tersebut. Kemudian dilakukan interogasi terhadap orang tersebut dan mengaku bernama Saudara TS," kata Joko.

    Ketika dilakukan penggeledahan badan, petugas menemukan narkotika jenis shabu shabu sebanyak 17 poket yang disimpan didalam saku celana jeans panjang warna biru milik pelaku.

    "16 poket shabu tersimpan didalam satu bungkus kertas klip bening dan 1 poket lainnya disimpan didalam tisu warna putih," bebernya.

    Saat diinterogasi, TS mengakui bahwa 17 poket shabu shabu tersebut adalah miliknya sendiri. Ia pun digelandang ke Polsek Kota Bangun beserta barang bukti guna menjalani proses lebih lanjut.

    "Selain 17 poket shabu dengan berat kotor 6,49 gram, juga diamankan 1 Bal plastik klip warna bening,1 buah tisu, 1 buah sendok takar, 1 buah korek api gas, 1 lembar celana Jeans panjang, 1 unit HP serta uang tunai sebesar Rp 1.250.000," rinci Joko.

    Ditegaskannya, tersangka TS dikenakan Pasal 114 Ayat (1) Jo Pasal 112 Ayat (1) Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. (end)

    , ,

    Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak (kanan) saat kunker didampingi Kapolres Kukar
    (Foto: Humas Polres Kukar)

    Kunjungan kerja (Kunker) perdana Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak ke Kutai Kartanegara (Kukar), Selasa (13/10/2020) diisi serangkaian agenda.

    Kunker Kapolda beserta rombongan diawali dengan peninjauan pembangunan Gedung Sekolah Polisi Negara (SPN) di Desa Jonggon, Kecamatan Loa Kulu.

    Dalam peninjauan tersebut, Kapolda meminta komitmen pelaksana atau pemborong proyek untuk segera menyelesaikan SPN agar bisa digunakan untuk pendidikan Bintara Polri pada tahun 2021.

    "Kita meninjau SPN yang sekarang sedang dibangun dan masih dalam progress. Mudah-mudahan tahun 2021 atau paling lama tahun 2020 SPN sudah bisa beroperasi," ujarnya.

    Orang nomor satu di Polda Kaltim ini kemudian melanjutkan kunjungan ke Makodim 0906/Tenggarong untuk melakukan Courtesy Call dengan Dandim 0906/Tenggarong, Letkol Inf Charles Alling. 

    Kapolda Kaltim disambut personel Polres Kukar dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan
    (Foto: Endi)

    "Kebetulan saya sama Pak Dandim pernah bertugas bareng di Papua, jadi saya mengunjungi beliau sekaligus menitipkan pesan-pesan untuk tetap sama-sama menjaga sinergi antara TNI-Polri, sebagaimana perintah Panglima TNI dan Kapolri, serta untuk berbuat yang terbaik membantu mengatasi pandemi COVID-19 khususnya di Kutai Kartanegara dan persiapan menghadapi Pilkada," katanya.

    Selanjutnya rombongan menuju Mapolres Kukar dan disambut langsung oleh Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting, penyambutan Kapolda Kaltim pun dilaksanakan sesuai dengan protokol kesehatan COVID-19.

    Saat melakukan tatap muka dengan para PJU dan Kapolsek jajaran Polres Kukar, Kapolda Kaltim memberikan penekanan dalam menghadapi perkembangan situasi pandemi COVID-19 agar seluruh anggota Polri khususnya Polres Kukar selalu menjaga kesehatan, mengingat saat ini sejumlah anggota Polri telah terinfeksi.

    "Agar para Kapolsek untuk sebisa mungkin membuat wilayahnya bebas dari pandemi COVID-19 dan jangan mengganggap remeh virus ini," tegas Kapolda.

    Kapolda Kaltim kemudian mengakhiri kunjungannya dengan meninjau Jetty milik PT MHU di kecamatan Loa Kulu. (*/end)

    ,

    Menteri Ketenagakerjaan RI Ida Fauziyah saat acara daring penganugerahan penghargaan K3 2020
    (Dok. PHM)


    PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), selaku operator Wilayah Kerja (WK) Mahakam dengan dukungan SKK Migas dan PT Pertamina Hulu Indonesia selaku induk perusahaan, menerima penghargaan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) yang diserahkan oleh Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah, Kamis (8/10/2020).

    Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung secara daring dalam acara Penganugerahan Penghargaan K3 2020 yang diselenggarakan oleh Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) RI, di Jakarta. PHM mendapatkan nilai 96,98% dan berada pada kategori Satisfactory/Golden Flag. Penghargaan SMK3 adalah bagian dari sistem manajemen perusahaan dalam pengendalian risiko yang berkaitan dengan kegiatan kerja guna terciptanya tempat kerja yang aman, efisien dan produktif.

    Menteri Ketenagakerjaan dalam sambutannya menyatakan angka kecelakaan kerja di Indonesia di tahun 2019 mencapai 130.923 kasus. Meskipun kasusnya turun dari tahun 2018 akan tetapi upaya untuk menciptakan lokasi kerja yang aman merupakan tanggung jawab bersama. “Area kerja yang aman dan sehat merupakan perwujudan Sustainable Development Goals point 8, Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi,” ungkap Ida Fauziyah. 

    Menanggapi penghargaan yang diterima PHM dalam penerapan SMK3, Deputi Operasi SKK Migas Julius Wiratno menyampaikan selamat dan apresiasi kepada PHM atas capaian tersebut. “ Keselamatan, kesehatan dan keamanan (K3) adalah prioritas dan nomor 1 dalam industri hulu migas. SKK Migas terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap implementasi K3 di semua Kontraktor KKS. Pelaksanaan K3 yang baik akan memberikan jaminan produksi migas yang aman dan berkelanjutan. Kita patut bersyukur, tingkat pelaksanaan K3 di Indonesia lebih baik dari rata-rata dunia. Capaian ini harus kita pertahankan bersama,” kata Julius.

    Sementara General Manager PHM, Agus Amperianto menyambut baik pemberian penghargaan SMK3 kepada PHM. “Kami sangat berbangga dengan penghargaan ini dan berharap akan semakin memacu para perwira di PHM untuk selalu bekerja dalam keadaan aman dan pulang dalam keadaan selamat,” ucapnya.
    Ia mengatakan, penerapan SMK3 itu dilandasi kesadaran sebagai perusahaan minyak dan gas yang memiliki risiko yang tinggi dalam kegiatan operasionalnya. “Penerapan prinsip-prinsip Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja akan melindungi seluruh pekerja untuk melaksanakan tugasnya dengan aman dan sehat,” ujar Agus. 

    Keselamatan migas adalah ketentuan tentang standarisasi peralatan, sumber daya manusia, pedoman umum instalasi migas dan prosedur kerja agar instalasi migas dapat beroperasi dengan handal, aman dan ramah lingkungan, sehingga tercipta kondisi aman dan sehat bagi pekerja (K3), aman bagi masyarakat umum dan lingkungan serta aman dan andal bagi instalasi migas sendiri.

    Agus menambahkan, khusus di PHM, keselamatan pekerja adalah hal utama dan merupakan perlindungan dan keamanan serta kesehatan pekerja agar terhindar dari kecelakaan kerja. ”Sehingga persyaratan kerja yang harus dipenuhi, antara lain terdapatnya standarisasi kompetensi, tempat kerja dan lingkungan kerja yang baik, prosedur kerja dan penggunaan alat pelindung diri (APD) bagi yang bekerja di tempat berbahaya.” sambungnya.

    Selain penghargaan SMK3, PHM juga menerima penghargaan nihil kecelakaan (Zero Accident Award) untuk 6 lapangan di WK Mahakam: Bekapai (BKP), Handil Central Processing Area (HCA), Senipah, Peciko dan South Mahakam (SPS), North Processing Unit (NPU), Central Processing Unit (CPU) dan South Processing Unit (SPU) termasuk juga Balikpapan Base. 

    Dalam kesempatan yang sama, PHM juga menerima penghargaan Pencegahan dan Penanggulangan (P2)HIV/AIDS. Penghargaan ini merupakan pengakuan dari Kementerian Ketenagakerjaan karena konstribusi secara intensif dan terus menerus dalam penerapan Program P2-HIV dan AIDS di tempat kerja.

    Sebagai informasi, hingga 7 Oktober 2020, PT Pertamina Hulu Mahakam telah mencapai 845 hari tanpa Kecelakaan yang Menyebabkan Kehilangan Hari Kerja(Lost Time Injury) atau setara dengan 70.779.246 jam kerja. (*)


Top