,

    Pengecekan absensi manual kehadiran pegawai di Dinas Pariwisata Kukar saat sidak hari pertama kerja
    Foto: Endi

    Hari pertama kerja pasca libur Idul Fitri 1439 H,  inspeksi mendadak (Sidak) digelar di lingkungan pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (21/06) pagi.

    Sejumlah OPD didatangi Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra H Chairil Anwar, Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan H Sukhrawardy S, serta Asisten III Bidang Umum H Suriansyah HM.

    Turut mendampingi, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jane AR Nazaruddin, serta Kabag Protokol dan Komunikasi Publik Dafip Haryanto.

    Sidak di awali dari Kantor Disdukcapil, BKD, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bapemas, BPKAD, Dinas Pariwisata, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.

    Lalu Dinas PU, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman, Bappeda, Diskominfo, Disdikbud, Puskesmas Rapak Mahang, Kantor Camat Tenggarong, Dinsos, Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

    "Rata-rata setelah kita lihat absensi yang manual, 80 sampai 85 persen kehadirannya, tinggal kita buktikan nanti dengan finger print, karena itu yang tidak bisa dibohongi," kata Asisten I CHairil Anwar kepada wartawan.

    Asisten I Chairil Anwar (kiri) saat sidak di kantor Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kukar
    Foto: Endi

    Chairil berharap Senin pekan depan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sudah kembali bekerja seperti biasa, Meski demikian, kata Chairil, ada salah satu pejabat yang mengajukan cuti dan telah disetujui Sekda Kukar.

    "Tapi ada juga kebijakan Kepala OPD nya yang tidak memberikan ijin cuti seperti di Diskominfo, karena kan cuti bersama ini cukup panjang," bebernya.

    Ditanya sanksi yang akan diberikan kepada ASN yang terbukti tidak masuk kerja di hari pertama ini, Chairil menegaskan jika hal itu akan ditindak lanjuti sesuai dengan aturan yang berlaku.

    "Itu ada secara berjenjang, kita kembalikan ke regulasi yang lebih atas lagi dari PP kemudian turun ke bawah berkaitan dengan disiplin. Kita tidak masuk sekian jam saja sudah ditegur, apalagi tidak masuk 1 hari, karena sudah ada edaran," tegasnya.

    Sementara itu,  Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jane AR Nazaruddin, menyebutkan, pihaknya masih menunggu laporan dari masing-masing Kepala OPD terkait kehadiran bawahannya.

    "Karena kan masing-masing Kepala OPD yang wajib mengawasi pegawai di instansinya. Kami tinggal menunggu laporan, sementara kami hanya mengambil absen manual dengan absen finger print," jelasnya.

    Meski hanya sebagian OPD yang disidak, namun Jane memastikan jika semua OPD wajib melaporkan kehadiran seluruh pegawainya pasca libur cuti bersama. "Karena daftar ini (absen, red) akan kami masukkan kedalam aplikasi dari Kemenpan," tandasnya. (end)

    ,

    Plt Bupati Edi Damansyah didampingi unsur FKPD mengecek logistik Pilkada di kantor PPK Tenggarong
    Foto: Endi

    Plt Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah menyambangi kantor Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Tenggarong di kawasan Jalan Awang Sabran, Selasa (19/06) malam.

    Edi Damansyah tiba di kantor PPK bersama Ketua DPRD Kukar Salehuddin, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar dan Dandim 0906/Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan.

    "Kita pastikan bahwa logistik yang di dropping dari KPU  Kutai Kartanegara khususnya di Panitia Pemilihan Kecamatan Tenggarong sudah semuanya siap," ujarnya kepada sejumlah wartawan.

    Dikatakan Edi, logistik Pilkada tersebut akan segera di distribusikan ke Panitia Pemungutan Suara (PPS) di kelurahan dan desa wilayah kecamatan Tenggarong sebelum pencoblosan pada 27 Juni 2018 pekan depan.

    "Ada 12 kelurahan dan 2 desa di kecamatan Tenggarong, jumlah TPS nya 227. Kami memastikan distribusi logistik ini terkoordinir dengan baik dan sampai ke PPS tepat pada waktunya, untuk itu kami mohon dukungan semua pihak terhadap tahapan-tahapan pelaksanaannya," terangnya.

    Edi pun meminta partisipasi masyarakat Kukar yang telah terdaftar dalam Daftar Pemilih tetap (DPT) pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018.

    "Mari bersama-sama gunakan hak pilih, karena momentum ini bagaimana demokrasi khususnya di Kutai Kartanegara bisa berjalan dengan baik, kualitasnya semakin meningkat," ucapnya.

    Apalagi selama tiga tahun berturut-turut, 10 kabupaten/kota di Kaltim salah satunya Kukar meraih Panji Pembangunan Demokrasi.

    "Kutai Kartanegara tiga tahun berturut-turut meraih Panji Pembangunan Demokrasi yang diberikan oleh pemerintah provinsi Kalimantan Timur, salah satu indikatornya adalah partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," kata Edi. (end)

    , ,

    Plt Bupati, Kapolres, Dandim dan Ketua DPRD Kukar patroli bersepeda pantau situasi kamtibmas
    Foto: Endi

    Jelang pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim, Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Anwar Haidar turun langsung memantau situasi kota Tenggarong, Selasa (19/06) tadi malam.

    Namun yang berbeda, Kapolres mengitari sejumlah ruas jalan dengan bersepeda yang dimulai dari rumah jabatan Plt Bupati Kukar di kawasan Jalan Wolter Monginsidi.

    Kapolres bersama Plt Bupati Edi Damansyah, Ketua DPRD Kukar Salehuddin, Dandim 0906/Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan, terlebih dahulu menyambangi kantor PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) Tenggarong.

    "Kita melakukan patroli untuk memastikan keamanan terutama pendistribusian logistik ke PPK yang sekarang sedang dalam tahap pensortiran, kemudian dalam waktu dekat ini akan dikirim ke PPS (Panitia Pemungutan Suara)," terangnya.

    Terkait situasi Kamtibmas jelang pemungutan suara pada Rabu (27/06) pekan depan, Kapolres menyatakan jika wilayah hukumnya terpantau kondusif.

    "Alhamdulillah dan kita selalu berdoa kepada Allah SWT keamanan di Kutai Kartanegara sampai saat ini masih kondusif. Mudah-mudahan terus berlanjut sampai pemilihan Gubernur Kaltim dan seterusnya, itu yang saya harapkan," ujar Kapolres.

    Ia mengatakan, melalui sinergi Tiga Pilar yakni Kapolres, Plt Bupati dan Dandim, akan memperkuat sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menghadapi agenda kamtibmas tahun 2018-2019.

    "Mari kita sama-sama bersinergi, karena saya yakin dengan sinergi elemen masyarakat, pemerintah, kepolisian dan TNI akan menjadi suatu kekuatan yang dahsyat dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat," cetusnya.

    Hal yang sama juga disampaikan Dandim 0906/Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan, pihaknya memastikan jika TNI selalu bersinergi bersama Polri untuk mewujudkan situasi kamtibmas di Kukar.

    "Yang pasti kan di setiap TPS ada Babinsa, kita sinergis saja. Kekuatan personil yang diturunkan sesuai jumlah TPS yang ada," bebernya.

    Tiga Pilar saat memantau kesiapan logistik Pilkada di kantor Panitia Pemilihan Kecamatan Tenggarong
    Foto: Endi

    Dandim pun menghimbau masyarakat agar pada saat hari pencoblosan dapat menggunakan hak pilih sebagaimana mestinya dan mewaspadai black campaign atau kampanye hitam.

    "Jangan terpengaruh lah berita Hoax. Artinya bijak-bijak saja, kalau misal ada WA (Whatsapp) atau SMS mengarah ke sana (black campaign) cukup sampai di handphone saja tidak usah di share," pintanya.

    Sementara itu, Plt Bupati Edi Damansyah, menyebutkan, kegiatan patroli menggunakan sepeda dengan menempuh jarak sejauh 5 Km ini dilakukan untuk memotivasi Tiga Pilar Kamtibmas.

    "Kita terus melakukan sinergisitas, sehingga tugas-tugas khususnya bersama komponen masyarakat Kutai Kartanegara dalam menjaga keamanan, kondusifitasnya tetap dapat terjaga dengan baik," harapnya.

    Dengan sinergi tiga pilar di tingkat kabupaten, kata Edi, pelaksanaan pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim 2018 diharapkan dapat berjalan aman.

    "Ini bagian dari upaya pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara bersama pihak kepolisian dan TNI untuk memastikan bahwa keamanan masyarakat dapat terjaga dengan baik," tegasnya lagi.

    Selaku Plt Bupati, Edi menghimbau partispasi masyarakat Kukar yang telah terdaftar dalam DPT (Daftar Pemilih Tetap) Pilgub Kaltim untuk menggunakan hak pilihnya, sehingga kualitas demokrasi di kabupaten ini semakin meningkat.

    "Karena Kutai Kartanegara tiga tahun berturut-turut meraih panji pembangunan demokrasi yang diberikan oleh pemerintah provinsi Kalimatan Timur, salah satu indikatornya adalah partisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya," tandasnya.

    Turut serta dalam patroli bersepeda ini  Pejabat Utama (PJU) serta sejumlah personil Polres Kukar dan beberapa Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Kukar. 

    Selain menyambangi kantor PPK Tenggarong, giat patroli Tiga Pilar dilanjutkan dengan mendatangi Pos Sisklamling RT 10, Kelurahan Panji. (end)

    ,

    12 pemuda peserta program BSBI akan tampil dalam pagelaran seni budaya Kutai Kartanegara di PKM
    Foto: Dok. Yayasan Gubang

    Setelah tiga bulan belajar di Kota Raja Tenggarong, 12 pemuda dari berbagai negara peserta program Beasiswa Seni Budaya Indonesia (BSBI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI akan unjuk kebolehan.

    Para pemuda asing termasuk Indonesia ini akan tampil dalam pagelaran seni budaya Kutai Kartanegara (Kukar) di gedung Puteri Karang Melenu (PKM) Tenggarong Seberang, Senin (25/06) malam.

    "Pagelaran seni budaya ini bertajuk The Colours of Beautiful Indonesia dan digelar pada pukul 19.30 Wita," terang Ketua Yayasan Gubang Hariyansa Kundjung selaku mitra Kemlu RI.

    Pria yang akrab disapa Ancah ini mengatakan, ke 12 pemuda tersebut akan menampilkan tarian Jepen dan Dayak, juga memainkan musik tingkilan yang telah di aransemen serta membaca tarsul.

    "Pagelaran ini bisa disaksikan masyarakat umum. Karena ini program Kementerian Luar Negeri, siapa tahu ada pemuda-pemuda kita yang berminat ikut program BSBI," ucapnya.

    Puncaknya, 12 pemuda ini nantinya akan tampil dalam acara Indonesian Channel di Jakarta bersama peserta BSBI lainnya dari 6 daerah yakni Padang, Banyuwangi, Yogya, Makassar, Bali dan Kukar

    "Mereka akan menampilkan semua yang telah dipelajari di daerah masing-masing," beber Ancah.

    Diungkapkannya, selama tiga bulan mempelajari seni budaya di Kukar, peserta BSBI sangat fokus dan konsentrasi mempelajari tari dan alat musik tradisional Kukar.

    "Progresnya selama 3 bulan mereka belajar banyak tentang Kutai Kartanegara termasuk kehidupannya, mereka mendatangi pasar malam juga mencoba kuliner khas," jelas Ancah.

    Selain belajar di Yayasan Gubang, peserta program BSBI juga mempelajari Bahasa Indonesia di kampus Unikarta, dan belajar seni Dayak Benuaq di sanggar seni Pokan Takaq.

    "Mereka juga ke SLB dan SMA Negeri 1 Tenggarong untuk mempelajari bagaimana sih pendidikan di Indonesia, sekalian promosi bahwa Kemenlu punya program yang bisa menjembatani Indonesia ke negara lain," tukasnya.

    Untuk diketahui, 12 peserta BSBI yang belajar di Kukar yaitu Amkha Innila (Laos), Ye Min Htun (Myanmar), Aldren Alferez (Filipina), Boston Naralyev (Kirgistan), Chihiro Kobayashi (Jepang) dan Nevana Bogicevic (Serbia).

    Kemudian Carolina Priego Sanchez (Spanyol), Roussos Kasiotakis (Yunani), Felicia Jeanine Soekartini Somoredjo (Suriname), Tahni Atariin (Kiribati), Timoci Mataitoga (Fiji), serta Widi Kusumawardhani (Jakarta-Indonesia)

    Program BSBI sendiri dimulai sejak tahun 2003 dan telah memasuki tahun ke-16 serta menghasilkan 776 alumni dari 69 negara. Di tahun 2018 ada 72 pemuda dari 44 negara, 12 orang diantaranya belajar di Kukar. (end)

    , ,

    Memanfaatkan libur lebaran, pengunjung dari berbagai daerah datangi obyek wisata Pulau Kumala
    Foto: Endi

    Hingga H+3 libur lebaran 2018, ribuan pengunjung memadati sejumlah obyek wisata yang ada di kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar).

    Kepala Dinas Pariwisata Kukar Sri Wahyuni mengungkapkan, pada hari kedua lebaran, Sabtu (15/06) lalu, sebanyak 1.500 orang berlibur ke pantai Tanah Merah Samboja.

    "Sedangkan di hari ketiga, kunjungan ke pantai Tanah Merah Samboja melonjak hingga 4.900 orang," ujar Sri kepada media ini.

    Sementara untuk obyek wisata Waduk Panji-Sukarame Tenggarong, di hari kedua dan ketiga lebaran didatangi 899 pengunjung.

    "Untuk Planetarium Jagad Raya hari kedua ada 250 pengunjung dan di hari ketiga sebanyak 461 orang," beber Sri.

    Selain pantai Tanah Merah, Waduk Panji-Sukarame dan Planetarium Jagad Raya, destinasi wisata Pulau Kumala juga dipadati warga masyarakat dari berbagai daerah di Kalimantan Timur (Kaltim).

    "Sejak dibuka pada hari libur kedua lebaran, jumlah pengunjung yang melintas jembatan Repo-Repo menuju Pulau Kumala sebanyak 7.282 dan hari ketiga melonjak hingga 17.379 orang," rincinya.

    Lonjakan pengunjung ke Pulau Kumala, kata Sri, terlihat dari padatnya kendaraan di sekitar jembatan Repo-Repo hingga kemacetan pun tak terhindarkan.

    "Pengunjung yang membludak itu memang seperti tahun lalu, hari lebaran kedua, lebaran ketiga sampai seminggu kedepan," sebutnya.

    Dikatakan Sri, pengunjung yang datang ke Pulau Kumala tidak hanya warga Tenggarong dan sekitarnya saja, namun ada juga yang berasal dari luar pulau Kalimantan.

    "Kita juga menemukan pengunjung sedang mengunjungi keluarganya disini, ada dari luar Kaltim, seperti Jawa dan Sulawesi," ungkapnya.

    Untuk mengantisipasi lonjakan pengunjung, sambung Sri, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan.

    "Kita belajar dari catatan tahun lalu, mulai dari penempatan petugas, kemudian himbauan kepada pengunjung untuk tertib dan menjaga kebersihan," imbuhnya.

    Ditambahkan Sri, masyarakat yang memanfaatkan libur lebaran di Pulau Kumala diimbau untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat yang bisa mengurangi keindahan obyek wisata ini.

    "Karena tanpa kerjasama pengunjung, sulit bagi kita untuk betul-betul menjadikan Pulau Kumala ini sebagai obyek wisata yang bersih dari sampah," tandasnya. (end)

    Plt Bupati Edi Damansyah saat melihat hasil karya Rumah Kaligrafi Kutai Kartanegara di Pulau Kumala
    Foto: Endi

    Rumah Kaligrafi Kutai Kartanegara (Kukar) resmi di launching oleh Plt Bupati Edi Damansyah di Pulau Kumala, Tenggarong, Minggu (17/06) pagi tadi.

    Launching ditandai dengan menggoreskan tulisan kaligrafi oleh Plt Bupati bersama Ketua DPRD Kukar Salehuddin dan Ketua MUI H Aminuddin Edy, disaksikan oleh Asisten I Chairil Anwar, Kepala Dinas Pariwisata Sri Wahyuni, serta Kepala OPD lainnya.

    "Ini bagian upaya kita untuk Syiar Islam. Kami ingin melalui rumah kaligrafi ini dapat memberikan pengetahuan dan membuka wawasan seluruh masyarakat tentang indahnya seni dan kaligrafi yang menuliskan ayat-ayat Al Qur'an," kata Edi.

    Namun yang terpenting, lanjutnya, adalah memaknai isi yang terkandung dalam ayat-ayat Al Qur'an tersebut dan mengimplementasikannya sehingga bisa menjadi bagian dari pembinaan umat.

    "Kami berharap melalui Rumah Kaligrafi Kutai Kartanegara ini dapat memberikan pembelajaran dan peningkatan kompetensi SDM khususnya kepada Generasi Muda Kutai Kartanegara serta masyarakat yang berkunjung berwisata ke Pulau Kumala," ucapnya.

    Melalui rumah kaligrafi ini, Edi juga berharap dapat menjadi wadah bagi para pemuda untuk berkarya dan mengembangkan jiwa Entrepreneurship menuju kemandirian pemuda melalui industri kreatif.

    Bersama Ketua DPRD Kukar Salehuddin, Plt Bupati Edi Damansyah menggoreskan tulisan kaligrafi
    Foto: Endi

    "Alhamdulillah pengembangan dan pembinaan seni kaligrafi semakin berkembang yang ditandai dengan terbentuknya komunitas kaligrafi Kutai Kartanegara," ujar Edi.

    Melalui pembinaan dan dukungan semua pihak, sambungnya, kaligrafi ini merupakan salah satu cabang andalan Kafilah Kukar pada setiap pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim). 

    "Alhamdulillah Kafilah Kabupaten Kutai Kartanegara mampu menjadi Juara umum pada penyelenggaraan MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Timur 2 tahun secara berturut – turut," bebernya.

    Sementara itu Ketua Komunitas Kaligrafi Kutai Kartanegara Muhammad Ja'far menjelaskan, ada empat jenis kaligrafi yang dibuat, yakni kaligrafi Mushaf, kaligrafi Naskah, kaligrafi Dekorasi dan kaligrafi Kontemporer.

    "Kaligrafi dekoratif biasanya dipajang di masjid-masjid atau rumah. Kalau kontemporer isinya tentang tentang lukisan kekinian, sedangkan kaligrafi Mushaf seperti yang terdapat pada sampul Al Qur'an, dan kaligrafi Naskah itu sama seperti didalam Al Qur'an," sebutnya.

    Muhammad Ja'far menambahkan, Komunitas Kaligrafi Kutai Kartanegara terbentuk pada 4 Februari 2018 lalu dan memiliki anggota yang tersebar di beberapa kecamatan seperti Muara Badak, Samboja dan Muara Wis.

    "Bapak Edi Damansyah memberikan apresiasinya dan menempatkannya disini (Pulau Kumala, Red). Terima kasih kepada pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara yang telah memberikan supportnya" tutupnya. (end) 

    Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan HM Sukhrawardy S menyampaikan sambutan Plt Bupati
    Foto: Endi

    Sejak pagi gema takbir, tahmid dan tahlil berkumandang di masjid Jami Hasanoeedin. Umat muslim berbondong-bondong mendatangi masjid tertua di kota Tenggarong ini untuk menunaikan ibadah sholat Ied, Jumat (15/06). 

    Plt Bupati Kukar Edi Damansyah dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan HM Sukhrawardy S, menyampaikan rasa syukur atas tibanya hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1439 H. 

    “Marilah kita rayakan Idul Fitri ini dengan penuh rasa syukur, penuh kebahagiaan dengan diiringi lantunan kalimat takbir, tahlil dan tahmid memuji kebesaran dan kekuasaan Allah SWT,” ucapnya. 

    Atas nama pemerintah kabupaten, Sukhrawardy menyampaikan terima kasih kepada para alim ulama, tokoh masyarakat, ustadz – ustadzah serta seluruh pemangku kepentingan yang telah bersama-sama melakukan pembinaan umat diantaranya melalui program Gerakan Etam Mengaji. 

    “Pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara melakukan dukungan penguatan program Gerakan Etam Mengaji yang bertujuan meningkatkan kesadaran, mendorong minat dan kemampuan membaca serta memahami isi Al Qur’an bagi masyarakat muslim di Kukar sejak usia dini berjenjang dan berkelanjutan,” bebernya. 

    Diakhir sambutan yang dibacakannya, Sukhrawardy, mengajak untuk bersama-sama menjaga kondusifitas daerah di Kukar dan terus menjaga toleransi antar umat beragama. 

    “Apalagi tahun 2018 dan 2019 kita menghadapi tahun politik pesta demokrasi, dimana sebagai warga negara Indonesia yang baik mari kita pergunakan hak pilih kita. Jangan sampai perbedaan pilihan dan warna membuat kita terpecah belah dan merusak Ukhuwah Islamiyah,” pintanya. 

    Sementara itu dalam khutbahnya, Ustadz Nurdiansyah menyampaikan, di hari yang fitri umat muslim telah menjadi pribadi-pribadi yang baru, suci dan bersih tanpa noda serta dosa bagaikan bayi yang baru dilahirkan. 

    “Marilah kita menghayati kembali makna kefitrahan kita sebagai hamba Allah maupun sebagai khalifah di muka bumi ini. Sesungguhnya diisyaratkan setiap orang yang merayakan Idul Fitri berarti dia sedang merayakan kesucian rohaninya,” cetusnya. 

    Namun Ustadz Nurdiansyah mengingatkan, dosa umat muslim baru akan diampuni apabila saling memaafkan. “Marilah kita jadikan momentum Idul Fitri yang suci ini untuk saling meminta dan memberikan maaf atas segala kesalahan,” ujarnya. 

    Selain masjid Jami Hasanoeedin, sholat Ied juga dilaksanakan di masjid Agung Sultan Sulaiman, Lapangan Parkir Stadion Rondong Demang dan beberapa masjid di sekitar kota Tenggarong. (end)

    Peserta takbiran keliling Tenggarong saat melintas didepan panggung kehormatan depan kedaton Kutai
    Foto: Endi

    Ditandai pemukulan beduk, Plt Bupati Kukar Edi Damansyah melepas ratusan kendaraan roda empat peserta takbiran keliling kota Tenggarong di depan kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara, Kamis (14/06) malam.

    Takbiran keliling yang diawali dengan suguhan tarian bernafaskan Islami ini, digelar pemkab Kukar dalam rangka menyemarakkan datangnya hari raya Idul Fitri 1 Syawal 1439 Hijriyah yang jatuh pada hari Jumat (15/06).

    "Saya menyampaikan terima kasih kepada panitia dan seluruh peserta takbiran keliling atas partisipasinya, semoga kegiatan ini dapat kita maknai sebagai bagian dari syiar," tutur Edi dihadapan masyarakat yang memadati sekitar kedaton Kutai.

    Digelarnya takbiran keliling ini, kata Edi, merupakan wujud rasa syukur umat muslim di Kukar karena telah sampai di penghujung Ramadhan.

    "Kami berharap hikmah yang besar, hal-hal besar yang bermanfaat dari aktivitas ibadah. Semoga bisa di implementasikan didalam kehidupan kita sehari-hari dalam bersosialisasi dengan warga masyarakat dilingkungan masing-masing," cetusnya.

    Pelepasan peserta takbiran keliling ditandai dengan pemukulan beduk oleh Plt Bupati Edi Damansyah
    Foto: Endi

    Edi berharap, puasa yang dikerjakan selama satu bulan penuh dapat meningkatkan kualitas keimanan serta ketaqwaan umat muslim di kabupaten yang dipimpinnya.

    "Sehingga umat muslim Kutai Kartanegara bisa terus bersama dengan pemerintah membangun tatanan kehidupan sosial bermasyarakat dan tatanan kehidupan beragama terus berkembang dengan baik," ucapnya.

    Tak lupa Edi juga menyampaikan himbauan agar seluruh peserta takbiran yang diikuti berbagai elemen masyarakat dapat menjaga ketertiban dan keselamatan.

    "Sehingga kita bisa memberikan nuansa kenyamanan, kita bisa menunjukkan bahwa kegiatan ini betul-betul untuk Syiar sebagai bentuk rasa syukur kita kepada Allah SWT," tandasnya. 

    Turut melepas peserta takbiran, Sekda H Marli, para Asisten, Staf Ahli dan Kepala OPD, Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar, Dandim 0906/Tenggarong Letkol Czi Bayu Kurniawan, anggota DPRD Kukar Abdul Rasyid dan Ketua MUI H Aminuddin Edy.(end)


Top