,

    Pemukulan beduk menandai berakhirnya MTQ ke-43 tingkat kabupaten Kukar di kecamatan Loa Kulu
    (Foto: Prokom Kukar)

    Perhelatan lomba Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-43 tingkat kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang digelar di lapangan sepak bola kecamatan Loa Kulu resmi ditutup, Jumat (02/12/2022) malam.

    Baca JugaResmi Dibuka, MTQ Ke-43 Tingkat Kabupaten Kukar Digelar Hingga 2 Desember 2022

    Berdasarkan surat keputusan Dewan Hakim MTQ ke-43 Nomor 007/DH-MTQ/KK/2022 yang dibacakan oleh Ketua IV LPTQ Kukar Supriyanto, kecamatan Loa Janan berhasil menempati peringkat pertama, disusul peringkat dua dari kecamatan Muara Badak, dan peringkat ketiga ditempati kecamatan Tenggarong

    Dengan demikian, pada gelaran MTQ kali ini kecamatan Loa Janan mengukuhkan diri sebagai juara umum dan berhak menerima piala tetap serta piala bergilir untuk diperebutkan kembali pada MTQ berikutnya. 

    Saat menyampaikan sambutannya, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan, dalam setiap perlombaan pasti ada yang menang dan kalah. Namun pada perhelatan MTQ ini ia menyebut jika semua peserta adalah juara-juara di hadapan Allah SWT.

    "Karena kalian semua adalah pejuang-pejuang Al Qur'an yang bukan hanya cinta membaca Al Qur'an dengan Tartil, Mahroj dan Tajwid yang benar dan indah, tapi juga berusaha memahami dari isi kandungan Al Qur'an itu sendiri yang pada gilirannya mengamalkan Al Qur'an dalam kehidupan kita sehari-hari." tuturnya.

    Ia pun berharap terjadinya transfer pengetahuan dan pengalaman diantara para kafilah sehingga semakin menambah wawasan kepada kafilah di 18 kecamatan.

    "Yang nantinya akan berdampak kepada kepentingan peningkatan kualitas pada kafilah dan peningkatan sumber daya manusia di kabupaten Kutai Kartanegara," ujar Rendi.

    Selanjutnya, dari hasil MTQ ini dia meminta agar dilakukan pembinaan lebih lanjut kepada para juara oleh LPTQ Kabupaten Kukar.

    "Sesuai dengan rencana kerja yang telah di susun dalam rangka mempersiapkan keikutsertaan para duta terbaik yang akan mewakili kabupaten Kutai Kartanegara pada MTQ ke-44 tingkat provinsi Kalimantan Timur yang akan dilaksanakan di kota Balikpapan," ucapnya.

    Rendi menegaskan, kafilah kabupaten Kukar bertekad menjadi juara umum yang ke-6 kalinya secara berturut-turut, dirinya pun mengajak untuk menggaungkan tanda pagar atau hastag #2023kukar6.

    Untuk diketahui, pada perhelatan MTQ ke-44 tingkat kabupaten Kukar nanti, kecamatan Tenggarong telah ditunjuk sebagai tuan rumah pada tahun 2023 mendatang. (mmbse)

    Berita TerkaitKafilah Tenggarong Juara Umum MTQ Ke-42, Muara Badak Peringkat Dua


    Peringkat MTQ ke-43 Tingkat Kabupaten Kukar Tahun 2022

    1. Loa Janan
    2. Muara Badak
    3. Tenggarong
    4. Tenggarong Seberang
    5. Samboja
    6. Muara Jawa
    7. Loa Kulu
    8. Anggana
    9. Sebulu
    10. Kota Bangun
    11. Muara Wis
    12. Marangkayu
    13. Muara Kaman
    14. Muara Muntai
    15. Kenohan 
    16. Kembang Janggut
    17. Tabang
    18. Sanga-Sanga

    ,

    Upaya pemadaman kebakaran yang terjadi di kawasan RT 16, Desa Purwaja, Kecamatan Loa Janan
    (Foto: Polsek Loa Janan)

    Kebakaran terjadi di pemukiman penduduk RT 16,  Desa Purwajaya, Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar), Jumat (02/12/2022) sekira pukul 09.40 Wita.

    Kapolres Kukar AKBP Hari Rosena melalui Kapolsek Loa Janan IPTU Aksarudin Adam menyebutkan, peristiwa yang terjadi di kawasan KM 10 Loa Janan ini bermula ketika api membakar Wisma Asmaradana.

    Kronologi kejadian sendiri berawal ketika saksi 1 bernama Bella (23) yang tengah memasak mencium bau gas dan mematikan kompor. Setelah itu yang bersangkutan kebelakang untuk mengambil jemuran baju.

    "Setelah mengambil jemuran baju, saksi 1 melihat kepulan asap dari arah dapur dan berteriak minta tolong dan datang saksi 2 bernama Samiaji (51)," terangnya.

    Selanjutnya Samiaji menghubungi Polsek Loa Janan yang selanjutnya menghubungi petugas pemadam kebakaran (Damkar) di wilayah kecamatan dan damkar milik perusahaan sekitar.

    "Adapun unit damkar yang terlibat damkar relawan Lopena, damkar desa Batuah, damkar desa Bakungan, damkar Sengkotek, dan damkar PT Insani," kata Aksar sapaan akrabnya.

    Upaya pemadaman akhirnya membuahkan hasil, sekitar pukul 10.45 Wita api pun dapat dipadamkan.

    "Dari kebakaran tersebut ikut terbakar 2 unit rumah yaitu wisma Jepara Indah dan wisma Permata Indah di sebelah wisma Asmaradana, dengan total rumah yang terbakar ada 3 unit," bebernya.

    Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materiil ditaksir mencapai sekitar Rp 700 juta. Dugaan sementara terjadinya kebakaran itu diakibatkan kebocoran gas elpiji

    "Untuk penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan Reskrim Polsek Loa Janan," demikian jelas Aksar. (mmbse)

    ,

    Kepala UPTD Puskesmas Muara Wis Ns Ramsyah beberkan terkait program inovasi Njaring Patin
    (Dok. Puskesmas Muara Wis)

    Njaring Patin merupakan program inovasi yang diluncurkan UPTD Puskesmas Muara Wis. Namun jangan salah, Njaring Patin bukanlah inovasi menangkap ikan melainkan kepanjangan dari Menjaga Darah Tinggi Dengan Pengobatan Rutin.

    "Alhamdulillah pada tahun ini Puskesmas Muara Wis telah meluncurkan program inovasi untuk hipertensi," ujar Pengelola program hipertensi UPTD Puskesmas Muara Wis M Rohandi, Senin (28/11/2022).

    Ia mengatakan, program ini memiliki beberapa tujuan, yakni meningkatkan kepatuhan pada penderita hipertensi untuk berobat secara teratur ke puskesmas.

    "Meningkatkan kepatuhan pada penderita hipertensi untuk mengkonsumsi obat anti hipertensi secara rutin dan benar sesuai aturan minum obat," ucapnya.

    Program Njaring Patin juga bertujuan untuk meningkatkan capaian SPM (Standar Pelayanan Minimal) untuk kunjungan pasien hipertensi di puskesmas tersebut, serta meningkatkan kapitasi berbasis kinerja.

    "Kelima adalah mengakomodir penderita hipertensi dan DM (Diabetes Militus) untuk kegiatan Prolanis (Program pengelolaan penyakit kronis)," jelas Rohandi.

    Lanjutnya, inovasi ini untuk mensukseskan visi misi Puskesmas Muara Wis yang bersinergi dengan visi misi daerah yaitu Kukar Sehat Idaman.

    Menurut Kepala UPTD Puskesmas Muara Wis, Ns Ramsyah., program inovasi Njaring Patin telah berjalan di 2 desa dari 7 desa yang ada di kecamatan Muara Wis dan akan dikembangkan di tahun 2023 mendatang.

    "Saat ini program Njaring Patin sudah berjalan di 2 desa yaitu Muara Wis dan Sebemban. Insya Allah kedepannya akan menjalar dalam artian mengembang kelima desa lainnya," bebernya.

    Senada dengan Rohandi, pria yang akrab disapa Ancah ini berharap inovasi dimaksud bisa ditiru oleh puskesmas lainnya guna meningkatkan capaian SPM.

    "Dan nanti kita juga berharap ada pengembangan inovasi Njaring Patin ini bersinergi dengan penyakit DM," tambah dia.

    Selaku pimpinan puskesmas Muara Wis, dirinya mendukung penuh inovasi ini dan berharap pasien yang berada di wilayah kerjanya dapat meningkat status kesehatannya.

    Untuk diketahui, rangkaian kegiatan Njaring Patin meliputi pembuatan kartu patuh berobat,  penyuluhan kesehatan dan sosialisasi kartu patuh berobat, skrining hipertensi, pendampingan keluarga dan home visite pasien hipertensi, serta meminta saran dan tanggapan dari pasien hipertensi. ("/mmbse)

    Baca Juga: Terima Penghargaan Presiden, Ramsyah Berharap Muara Enggelam Makin Dikenal

    , , ,

    Pemukulan beduk menandai pembukaan MTQ ke-43 tingkat kabupaten Kutai Kartanegara di Loa Kulu
    (Dok. Prokom Kukar/Lina)

    Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-43 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dibuka pada Minggu (27/11/2022) malam, di Kecamatan Loa Kulu.

    Pembukaan sekaligus penyelenggaraan lomba MTQ yang berlangsung di lapangan sepak bola Loa Kulu ini diawali dengan defile Kafilah dari 18 kecamatan Se-Kukar.

    Camat Loa Kulu Ardiansyah dalam laporannya menyebutkan, ada 1.299 peserta lomba MTQ yang berlangsung dari 26 November hingga 2 Desember 2022, terdiri dari kafilah kecamatan Muara Badak (79 orang),  kafilah Sebulu (80 orang), Loa Janan (80), Muara Wis (66 orang), dan Kota Bangun (66 orang), Muara Muntai (80 orang), Kenohan (64 orang), Kembang Janggut (74 orang), dan Tabang (56 orang).

    Kemudian Tenggarong (80 orang), Muara Kaman (65 orang), Loa Kulu (74 orang), Anggana (75 orang), Samboja (80 orang), Muara Jawa 77 orang,  Sanga-Sanga (80 orang), Tenggarong Seberang (55 oraang), Marangkayu (68 orang).

    Dalam perhelatan MTQ ini terdapat 10 arena perlombaan dengan 10 cabang pertandingan, sementara untuk pemondokan berjumlah 46.

    Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar menyampaikan, MTQ ke-43 akan menyelenggarakan lomba dengan cabang Tilawah golongan dewasa, remaja dan cacat netra. Lalu Tilawah anak-anak dan Tartil, Hifzil Qur'an Jus 1,5 dan 10, Tahfiz Qur'an Juz 20. 30, dan Tafsir.

    "Cabang Qiraat dan Murotal, cabang Fahmil Qur'an, cabang Syarhil Qur'an,cabang Khattil Qur'an, cabang karya tulis ilmiah Al Qur'an, dan terakhir cabang Tahfiz Hadist," rincinya.

    Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi Pemkab dan DPRD Kukar atas kepedulian yang sangat besar sehingga pembinaan LPTQ terus dilaksanakan, termasuk kebijakan anggaran sehingga pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten terus dapat dilaksanakan.

    "Hasil dari pembinaan yang dilakukan terus menerus oleh para guru, asatidz, LPTQ kecamatan, LPTQ kabupaten telah menunjukkan hasilnya, Kukar telah berhasil mempertahankan juara umum MTQ tingkat provinsi yang ke-5 kalinya. Harapannya semoga nantinya Kukar mampu mempertahankan gelar juara umum ke-6 kalinya," sambung Nasrun.

    Atas nama pemerintah daerah. Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan apresiasi kepada Ketua LPTQ Kukar dan jajaran serta seluruh panitia pelaksana MTQ ke-43.

    "Pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan bahwa program yang berkaitan dengan pengembangan Tilawatil Qur'an, program 1 Desa 1 Hafiz Qur'an, dan kegiatan yang dilakukan melalui LPTQ baik tingkat kabupaten, tingkat kecamatan itu adalah bagian bentuk penguatan yang kami lakukan di pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara," ujarnya.

    Dia mengingatkan, MTQ kali ini juga sebagai ajang mempersiapkan kafilah Kukar pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim di Balikpapan, karenanya LPTQ kabupaten Kukar diminta agar setelah pelaksanaan MTQ ini segera melakukan langkah-langkah pembinaan dan pelatihan serta persiapan agar Kukar dapat mempertahankan kembali gelar juara umum.

    "Sebagai bentuk apresiasi kami di pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara, secara khusus didalam pelaksanaan MTQ ke-43 ini selain apresiasi yang sudah dipersiapkan oleh panitia melalui LPTQ Kukar, kami juga berikan nanti kepada putar putri peserta MTQ ini yang meraih juara tingkat satu di semua cabang lomba akan kita berikan beasiswa Kukar Idaman selama 8 semester dimanapun anak-anakku ingin melanjutkan pendidikannya," tandasnya.

    Seremoni pembukaan MTQ ke-43 ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Edi Damansyah, didampingi Wakil Bupati Rendi Solhin, Sekda Kukar Sunggono, Sultan Kutai ke-21 Adji Muhammad Arifin, Ketua MUI Kukar, serta Sekretaris LPTQ Kaltim. (mmbse)

    ,



    Taipei – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) Waste to Energy for Community (Wasteco) meraih penghargaan internasional berupa “Great Practice Award 2022” dalam kategori Best Practice pada ajang Global Corporate Sustainable Award (GCSA).

    Penghargaan diserahkan dalam penyelenggaraan GCSA Ceremony oleh Minister of National Examinations of Republic of China (Taiwan), Dr Jong-Tsun Huang, kepada Head of Communication Relations & CID PHM, Frans Alexander A. Hukom, di Taipei, Taiwan pada Rabu, 16 November 2022.

    Frans menjelaskan bahwa GCSA diselenggarakan oleh Alliance for Sustainable Development Goals (A SDGs) dan Taiwan Institute for Sustainable Energy guna mendorong perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk terlibat dalam pembangunan berkelanjutan.

    “Kami terus melakukan beragam inovasi dalam berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan, seperti Wasteco ini. Wasteco merupakan bagian dari program CSR unggulan Kampung Mahakam Lestari dimana kami berinovasi untuk melakukan pengembangan energi terbarukan, berupa gas methane dari sampah, berbasis Community Involvement Development yang mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang ramah lingkungan, terjangkau dan berkelanjutan,” jelas Frans.

    Program Wasteco ini menurut Frans telah berhasil memberikan dampak ekonomi berupa penghematan biaya memasak bagi masyarakat hingga Rp255,6 juta/tahun karena subtitusi gas elpiji, peningkatan pendapatan usaha UMKM sebesar Rp52 juta/tahun, serta adanya penghematan biaya listrik TPAS Manggar sebesar Rp47 juta/tahun.

    General Manager PHM, Raam Krisna, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan suatu tantangan bagi Perusahaan untuk terus berinovasi, berbagi pengetahuan, dan menebar manfaat melalui pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis energi baru dan terbarukan.

    “Program Wasteco mengintegrasikan core competency Perusahaan berupa keahlian dalam teknik penangkapan dan penyaluran gas methane ke dalam program pemberdayaan masyarakat. Program Wasteco telah dimanfaatkan oleh 275 rumah tangga dan 22 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar TPAS Manggar dengan memanfaatkan gas metana sebesar 583.000 m3/tahun dan berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 288.449 ton CO2eq/tahun,” ujar Krisna.

    Krisna menambahkan bahwa program Wasteco yang dijalankan PHM bekerja sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan melalui TPAS Manggar sebagai langkah nyata dari upaya mendukung inisiatif Desa Berdikari Pertamina untuk mendorong ketersediaan akses energi yang lebih terjangkau, dapat diandalkan, dan berkelanjutan sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT) bagi masyarakat.

    Direktur PT Pertamina Hulu Indonesia, Chalid Said Salim, merasa bangga dan memberikan apresiasi atas pencapaian ini, serta menjelaskan bahwa wujud kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan program-program CSR perusahaan telah mampu menciptakan manfaat dan nilai yang dinikmati bersama (creating shared value).

    “Saya senantiasa mendorong agar Perusahaan mampu mengembangkan inovasi sosial dan lingkungan dalam pelaksanaan program-program CSR sehingga memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan. Saya bangga bahwa program Wasteco pun sudah direplikasi ke beberapa wilayah lain seperti Desa Taro di Bali; Loa Kulu di Kutai Kartanegara; dan Bontang,” tambah Chalid.

    Sementara itu, Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Arya Dwi Paramita, turut memberikan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh PHM, sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap program Desa Energi Berdikari Wasteco.

    “Program utama pengembangan energi terbarukan berbasis Community Involvement Development telah mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang ramah lingkungan, terjangkau dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi sosial dan ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan sampah menjadi gas metana untuk penyediaan kebutuhan gas rumah tangga dan UMKM di Kelurahan Manggar”, ujar Arya.

    Perolehan penghargaan ini merupakan wujud komitmen PHM dalam implementasi program CSR yang berkelanjutan guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu tujuan 5 tentang mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan, tujuan 7 tentang energi bersih dan terjangkau, tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, tujuan 11 tentang Kota dan komunitas yang berkelanjutan, dan tujuan 13 tentang penanganan perubahan iklim dan penanggulangan kebencanaan. (*)

    , ,



    Balikpapan – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil meningkatkan produksi minyak bumi dan gas Perusahaan dengan menambah produksi minyak sebesar 1.000 bopd (barrel oil per day – barel per hari) melalui pembukaan sumur TN-N62 di Lapangan Tunu, Wilayah Kerja (WK) Mahakam pada Oktober 2022.

    Dengan penambahan produksi minyak ini, tingkat produksi minyak PHM yang sebelumnya berada di kisaran 27.000 bopd, bertambah menjadi 28.000 bopd setelah proyek sumur TN-N62 beroperasi.

    General Manager Zona 8 Raam Krisna menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh penerapan strategi injeksi bahan kimia berupa demulsifier untuk mengatasi kandungan emulsi dalam minyak.

    “Hingga akhir Oktober 2022, tingkat realisasi produksi minyak PHM mencapai kisaran 28,000 bopd atau 107% di atas target RKAP yaitu sebesar 23.649 bopd, dan untuk realisasi produksi gas, mencapai 560 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet Per Day atau juta kaki kubik gas per hari yang setara dengan 110% di atas target RKAP yang sebesar 488 MMSCFD.” Ujar Krisna.

    Lebih lanjut, Krisna menambahkan bahwa Demulsifier dipakai untuk mengatasi masalah yang disebabkan oleh kandungan emulsi dalam minyak. Selain mempengaruhi kualitas minyak yang terproduksi, kandungan emulsi dapat mengganggu kinerja peralatan produksi gas-kondensat di North Processing Unit (NPU). Oleh karena itu, menurut Krisna bahan kimia tersebut meningkatkan efektivitas pengolahan produksi, termasuk memisahkan minyak dan air secara sempurna.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Chalid Said Salim mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah kolaborasi lintas fungsi, baik dari tim Operasi Produksi NPU, Production Operations (Well Performance & Production Assurance), tim Operation Surface Facilities, tim Well Intervention, dan tim Reservoir, serta para mitra kerja, dengan tetap mengutamakan HSSE dan tata nilai AKHLAK sebagai core value saat bekerja.

    “Kami senantiasa menerapkan pendekatan strategis dalam memilih proyek-proyek migas yang dapat memberikan pengembalian investasi yang terbaik sesuai dengan kondisi lapangan yang sudah mature, sehingga keberlanjutan operasi migas untuk pemenuhan kebutuhan energy nasional dapat terus terjaga”, jelas Chalid. (*)

    , , ,

    Masyarakat pra sejahrtera menerima bantuan paket sembako dalam operasi pasar di Tenggarong
    (Foto: Endi)

    Operasi pasar atau pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan peringatan hari pangan sedunia 2022 dipusatkan di halaman parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (07/11/2022).

    Hadir bersama masing-masing jajaran yakni Gubernur Kaltim Isran Noor dan Bupati Kukar Edi Damansyah, unsur Forkopimda Kukar, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Pangan Nasional RI, Ketua Satgas Pangan Polda Kaltim, serta sejumlah undangan.

    Turut hadir secara virtual dalam acara tersebut Bupati/Wakil Bupati, dan Walikota/Wakil Walikota Se-Kaltim. Operasi pasar ini juga digelar serentak di seluruh kabupaten/kota di wilayah provinsi Kaltim 

    Bupati Kukar Edi Damansyah dalam keterangannya kepada awak media mengungkapkan, kegiatan pasar murah ini bersifat temporer dan situasional.

    "Yang berkaitan dengan operasi pasar itu bentuk pemerintah memastikan bahwa dari ketersediaannya ada, daya beli masyarakat juga terjangkau, makanya pasar murah namanya. Tapi sekali lagi ini temporer dan situasional," bebernya.

    Ia mengatakan, harapan besar dari operasi pasar yang bertepatan dengan hari pangan sedunia ini adalah untuk membangun komitmen dan kerja bersama, sehingga program pangan bisa berjalan dengan baik.

    "Tadi sudah saya sampaikan di kabupaten Kutai Kartanegara program pangan ini menjadi hal yang paling utama, makanya ada program berkaitan dengan optimalisasi kawasan-kawasan pertanian dalam arti luas, itu tidak lain maksudnya adalah kita memberikan jaminan jangka panjangnya, sehingga kekuatan pangan ini bisa berbasis produksi lokal," ujar Edi.

    Sementara itu Gubernur Kaltim Isran Noor menyebutkan jika pasar murah merupakan salah satu cara dalam pengendalian inflasi. Dia pun meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memantau kondisi atau suplay kebutuhan pokok di wilayah masing-masing.

    "Supaya memonitor kondisi dan suplay kebutuhan barang, terutama komoditi-komoditi yang dapat mempengaruhi inflasi," pintanya.

    Orang nomor satu di Kaltim ini mengatakan, inflasi tetap diperlukan asalkan terkendali. Menurutnya secara nasional inflasi di Kaltim cukup bagus.

    "Jadi secara nasional kita berkelas lah, bukan kelasnya tinggi tapi inflasinya terkendali. Kita rata-rata antara 4,5 sampai 5,2 range-nya, masih bagus," tandas Isran. 

    Dalam kegiatan operasi pasar ini turut diserahkan alokasi Bantuan Langsung Tunai UMKM untuk 11.810 UMKM Se-Kukar dengan total nilai bantuan sebesar Rp 7,86 milyar, serta penyerahan alokasi Bantuan Langsung Tunai kepada 50 pelaku peternakan dan penyerahan sertifikat Prima 3 kepada petani.

    Selain itu juga diserahkan bantuan 50 paket sembako kepada masyarakat pra sejahtera yang diserahkan  secara simbolis kepada perwakilan penerima oleh Gubernur Kaltim Isran Noor dan Bupati Kukar Edi Damansyah. (mmbse)

    , ,

    Pangdam VI Mulawarman disambut prosesi Tepong Tawar oleh Kesultanan Kutai Kartanegara
    (Foto: Endi)

    Tenggarong - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Markas Kodim 0906/Kutai Kartanegara (Kkr), Rabu (02/11/2022) pagi tadi.

    Kedatangan Pangdam VI Mulawarman bersama sang istri Ny Rahma Tri Budi Utomo dan rombongan disambut prosesi Tepong Tawar oleh kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura serta persembahan tari selamat datang.

    Selain Dandim 0906/Kkr Letkol Inf Jeffry Satria beserta jajaran dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Dim 0906/Kkr, turut menyambut kedatangan Pangdam yakni Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Asisten III Setkab Kukar, unsur Forkopimda, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kukar.

    Mengawali kunjungannya, Pangdam melakukan penanaman pohon di halaman markas Kodim 0906/Kkr, dilanjutkan dengan memberikan pengarahan sekaligus berinteraksi dengan para prajurit.

    "Alhamdulillah mereka sangat senang dengan kehadiran kita dari Kodam dan menanggapi semua yang kita sampaikan dengan serius. Tentunya ada arahan-arahan yang bisa mereka gunakan untuk melakukan tugas kedepan," terangnya kepada awak media.

    Dalam sejumlah agenda Kunker ini, Pangdam juga meninjau Koramil 0906-01/Tenggarong di kawasan Jalan Danau Aji, lalu menuju Desa Jonggon untuk meninjau lahan pinjam pakai rencana perumahan Kodim 0906/Kkr dan lahan ketahanan pangan.

    FKUB Kukar turut menyambut kedatangan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo 
    (Foto: Endi)

    Terkait peninjauan lahan ketahanan pangan tersebut, Pangdam mengatakan bahwa seiring pembangunan IKN yang mulai berjalan, maka ketahanan pangan harus sukses.

    "Pangan yang ada sementara ini didatangkan dari luar, khususnya Kalimantan Timur ini yang baru tersedia disini baru 120 ribu dari kebutuhan, sementara nanti kebutuhan secara keseluruhan sampai mencapai 700 ribu ton, berarti butuh pemngembangan lagi," beber dia.

    Kodam VI Mulawarman beserta jajaran dibawahnya mulai dari Korem, Kodim, sampai dengan Koramil berkomitmen agar kebutuhan pangan bisa diatasi.

    "Tentunya harus dilaksanakan secara bertahap. Awal tahap ini kita laksanakan karya bhakti dengan skala yang terintegrasi secara keseluruhan yaitu mencakup 5 kecamatan yang nanti akan kita jadikan lahan padi hortikultura dan semuanya," kata Pangdam lagi.

    Mayjen TNI tri Budi Utomo yang mulai menjabat Pangdam VI/Mulawarnan pada bulan Juli 2022 lalu turut mengapresiasi pengembangan lahan ketahanan pangan di Desa Jonggon yang masuk dalam kawasan kecamatan Loa Kulu.

    "Disini pengembangannya juga bagus sudah disiapkan untuk ketahanan pangan yaitu jagung dan ada juga ternak. Mudah-mudahan ini nanti bisa kedepannya juga sangat bermanfaat untuk kebutuhan IKN, Kutai Kartanegara, serta Kalimantan Timur pada umumnya," tandas Pangdam. (mmbse)

    Mayjen TNI Tri Budi Utomo melakukan penanaman pohon di halaman Markas Kodim 0906/Kkr
    (Foto: Endi)



Top