,


    NUSANTARA — Ibu Kota Nusantara (IKN) kembali menegaskan perannya sebagai kota percontohan dunia dalam pembangunan kota berkelanjutan (sustainable city). Komitmen tersebut tercermin melalui kunjungan akademik dari School of Public Policy, University of Maryland — sebuah universitas riset publik terkemuka dari Amerika Serikat yang berlokasi di College Park, dekat Washington, D.C. dan dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan tinggi unggulan dalam penelitian, inovasi, dan kebijakan publik.

    Kunjungan yang berlangsung pada Kamis (8/1/2026) di Kantor Otorita IKN ini menjadi forum diskusi strategis mengenai pembangunan IKN sebagai ibu kota masa depan yang mengedepankan tata kelola modern, pembangunan infrastruktur berkelanjutan, serta penerapan prinsip-prinsip sustainability secara terintegrasi.

    Dalam kesempatan tersebut, Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono, memaparkan proses pembangunan IKN secara menyeluruh, mulai dari visi dan strategi pemindahan ibu kota, pengembangan infrastruktur dasar, hingga pendekatan pembangunan yang berlandaskan prinsip keberlanjutan lingkungan, sosial, dan ekonomi.

    Kepala Otorita IKN menegaskan bahwa komitmen pemerintah terhadap pemindahan ibu kota ke Nusantara sangat kuat dan konsisten.

    “Komitmen Presiden Prabowo untuk memindahkan Ibu Kota ke Nusantara sudah sangat jelas dan disampaikan di berbagai forum internasional, termasuk G20. Saya mengajak semua pihak untuk datang dan melihat langsung IKN. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti pada periode Natal dan Tahun Baru lalu, lebih dari 300 ribu orang berkunjung ke IKN,” ujar Basuki.

    Salah satu dosen dari University of Maryland, Prof. Thomas C. Hilde, Ph.D., berharap IKN akan menjadi percontohan terutama dalam membangun masa depan hijau.

    “IKN merupakan proyek ambisius yang luar biasa. Ambisi ini sangat dibutuhkan untuk menciptakan masa depan yang hijau. Semoga IKN akan terus menjadi percontohan di dunia,” ujar Thomas.

    Tingginya minat publik dan perhatian komunitas internasional tersebut menunjukkan bahwa IKN tidak hanya diproyeksikan sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai laboratorium global bagi praktik pembangunan kota yang inklusif, berkelanjutan, dan berorientasi masa depan.

    Melalui kunjungan akademik ini, Otorita IKN berharap dapat memperkuat jejaring kerja sama internasional di bidang kebijakan publik dan perencanaan kota, sekaligus memperkaya pertukaran pengetahuan global dalam mewujudkan Nusantara sebagai ibu kota dunia yang berkelanjutan.

    Sumber: Humas Otorita Ibu Kota Nusantara

    ,

    Rektor Unikarta 2025-2029 Prof Ir Dr Ince Raden sampaikan komitmen saat diwawancara awak media
    (Foto: Fairuzzabady)

    KUTAI KARTANEGARA – Rektor Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Prof. Ir. Dr. Ince Raden, M.P, menegaskan komitmennya untuk membawa Unikarta menuju universitas yang unggul dalam mencetak sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing.

    Komitmen tersebut disampaikan Ince Raden usai dilantik kembali sebagai Rektor Unikarta periode kedua di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (8/1/2026). 

    Baca JugaRektor dan Wakil Rektor Unikarta 2025-2029 Dilantik, Pemkab Komitmen Bantu Atasi Berbagai Persoalan

    Ia menyampaikan, arah pengembangan Unikarta ke depan difokuskan pada penguatan tridarma perguruan tinggi, meliputi bidang penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta penguatan berbagai aspek penunjang pendidikan. 

    Saat ini, Unikarta terus melakukan pembenahan, terutama pada peningkatan kualitas sumber daya manusia. Salah satu fokus utama adalah peningkatan jumlah dosen bergelar doktor, dari sekitar 30 persen saat ini, ditargetkan meningkat menjadi lebih dari 50 persen pada periode mendatang. Selain itu, jumlah profesor juga akan terus ditambah untuk memperkuat proses transfer keilmuan kepada mahasiswa. 

    Dari sisi infrastruktur, Unikarta berencana mengembangkan kawasan kampus di Gunung Kombeng. Untuk merealisasikan rencana tersebut, dukungan pemerintah daerah, khususnya terkait penyerahan aset di wilayah Tenggarong Seberang, dinilai sangat penting. 

    “Unikarta juga terus mendorong pengembangan aktivitas kemahasiswaan dan kewirausahaan. Lulusan tidak harus selalu menjadi aparatur sipil negara, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja. Karena itu, visi Unikarta diarahkan menjadi kampus yang smart dan berorientasi pada entrepreneurship,” ujar Ince Raden. 

    Terkait rencana pembukaan program studi baru, Unikarta mengakui masih menghadapi kendala pada aspek infrastruktur dan sumber daya manusia. Namun, program studi yang direncanakan diharapkan mampu menjawab kebutuhan daerah, khususnya di bidang teknologi informasi, kesehatan, hingga kedokteran. 

    Untuk mendukung hal tersebut, Unikarta membuka peluang kerja sama dengan pemerintah daerah serta perusahaan di sektor migas, pertambangan, perkebunan, dan BUMD. Meski pembukaan program studi kedokteran memerlukan persiapan yang kompleks, Unikarta berkomitmen menyiapkan fondasi secara bertahap sesuai roadmap pengembangan kampus. 

    Selain itu, Unikarta juga berperan dalam pengembangan sumber daya non-ekstraktif daerah. Melalui fakultas pertanian, agribisnis, dan agroteknologi, Unikarta merintis kerja sama dengan Sekolah Tinggi Perkebunan (Stiper) Loa Janan untuk menyesuaikan kurikulum dengan kebutuhan industri, khususnya sektor pertanian dan perkebunan di Kutai Kartanegara. (Fairuzzabady)

    , ,

    Rektor dan Wakil Rektor Unikarta periode 2025-2029 usai dilantik bersama unsur Forkopimda Kukar
    (Foto: Fairuzzabady)

    TENGGARONG - Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong sebagai salah satu Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dituntut berlari cepat mengejar standar mutu. 

    Hal tersebut disampaikan oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setkab Kukar, Akhmad Taufik Hidayat saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kukar Aulia Rahman Basri dalam acara Pelantikan Rektor dan Wakil Rektor Unikarta periode 2025–2029, di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Kamis (08/01/2026).

    "Ini adalah tugas berat bagi Rektor dan Wakil-wakil Rektor yang baru dilantik. Dalam satu periode ke depan, para pemimpin Unikarta harus membuktikan bahwa kualitas lulusan dari Unikarta memiliki kompetensi yang setara, bahkan mampu bersaing dengan lulusan dari Pulau Jawa maupun luar negeri. Akreditasi unggul hingga digitalisasi kampus adalah harga mati yang harus diperjuangkan untuk menutup celah ketimpangan kualitas," ucapnya.

    Pemkab Kukar kata Akhmad Taufik Hidayat, berkomitmen penuh untuk membantu Unikarta mengatasi berbagai persoalan yang berkaitan dengan ketimpangan kualitas seperti disampaikannya diatas. 

    "Melalui beasiswa, hibah aset, dan peningkatan kerjasama strategis, bersama-sama kita akan mendongkrak kualitas, dan memastikan relevansi pendidikan tinggi dengan kebutuhan pembangunan di daerah," tegas dia.

    Sedangkan penyerahan aset kepemilikan lahan kampus satu Unikarta yang terletak di Jalan Gunung Kombeng, pembangunan kampus kedua Unikarta yang terletak di kecamatan Tenggarong Seberang, serta peningkatan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di kabupaten Kukar, akan terus dijajaki dan diaktualisasikan.

    "Pemkab Kukar berkomitmen penuh mendukung Unikarta dalam pembukaan program studi baru, khususnya di bidang teknologi informasi dan kesehatan. Langkah ini selaras dengan misi pertama visi 'Kukar Idaman Terbaik, yaitu terbaik dalam mewujudkan pemenuhan dan pemerataan pelayanan dasar kesehatan, pendidikan, dan perlindungan sosial," sambung Akhmad Taufik Hidayat.

    Atas nama Bupati Kukar, ia menyampaikan ucapan selamat kepada Prof. Ir. Dr. Ince Raden, M.P yang terpilih kedua kalinya sebagai Rektor Unikarta bersama Wakil-Wakil Rektor yang baru dilantik untuk periode 4 tahun kedepan. 

    "Jawablah tantangan ketimpangan kualitas dan relevansi dengan kerja nyata dan inovasi. Bawa Unikarta terbang tinggi menjadi kampus yang berdaya saing global namun tetap membumi dalam pengabdian," tandasnya. (MM)


Top