, , ,

    Harga minyak dunia membaik, penerimaan negara dari industri hulu migas mencapai Rp 136,8 Triliun
    (Grafis: SKK Migas)

    Membaiknya harga minyak dunia menjadi momentum yang berhasil dimaksimalkan oleh kinerja hulu minyak dan gas bumi (migas). Hingga Kuartal III – 2021 (30 September 2021), penerimaan negara yang dihasilkan industri hulu migas mencapai Rp. 136,8 (kurs 1 USD = Rp14.350,-) triliun dan telah melampaui target APBN 2021 yang ditetapkan sebesar 131%.

    Hal ini disampaikan Kepala SKK Migas, Dwi Soetjipto dalam kegiatan Jumpa Pers Kinerja Hulu Migas Kuartal – III 2021 pada Selasa (19/10/21) di Jakarta.


    “Kami bersyukur pada Kuartal III 2021 ini, salah satu KPI (Key Performance Indicator) SKK Migas yakni penerimaan negara telah tercapai, bahkan melebihi target. Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh pemangku kepentingan terkait atas dukungan serta kerjasama yang baik sehingga industri ini berhasil memberikan penerimaan negara yang optimal dimasa pandemi seperti ini,” kata Dwi.

    Optimalnya penerimaan negara dari hulu migas tidak lepas dari harga minyak dunia yang berangsur membaik dan juga efisiensi kegiatan operasi hulu migas yang dilakukan. “Dimulai pertengahan tahun 2021, harga ICP (Indonesian Crude Price) mulai mengalami kenaikan hingga per September ini mencapai US$ 72,2/barel, tentunya kita semua berharap membaiknya harga minyak dunia ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya oleh pelaku usaha hulu migas agar gairah investasi dapat kembali menggeliat setelah sempat lesu pada 2020 lalu,” ujarnya.

    “Tidak hanya harga minyak dunia, diprediksi harga LNG juga cenderung meningkat hingga kuartal I Tahun 2022, seiring dengan peningkatan kebutuhan energi dunia,” sambung Dwi.

    Untuk capaian lifting migas nasional per Kuartal III – 2021, ia menyebutkan capaian saat ini adalah 1.640 juta barel setara minyak per hari (MBOEPD) dengan rincian lifting minyak sebesar 661 ribu barel minyak per hari (BOPD), atau 93,8% dari target APBN yang ditetapkan untuk tahun ini sebesar 705 ribu BOPD. Sedangkan lifting gas sebesar 5.481 MMSCFD (standar kaki kubik per hari) dari target APBN sebesar 5.638 MMSCFD atau tercapai 97,2%.

    Sementara investasi di hulu migas juga meningkat seiring dengan membaiknya harga minyak dunia dan mulai bergeraknya perekonomian nasional, saat ini nilai investasi di hulu migas telah mencapai Rp. 113,3 triliun.

    Untuk realisasi biaya cost recovery pada kuartal III 2021 telah mencapai Rp. 79,8 triliun. “Realisasi cost recovery berada di angka 68,90% terhadap outlook. SKK Migas akan terus mengawal agar angka cost recovery berada dibawah target melalui efisiensi dan optimalisasi kegiatan operasi KKKS,” terangnya.

    Terkait capaian lifting migas yang masih dibawah target, Dwi menyebutkan ada beberapa kondisi yang menyebabkan hal itu terjadi yakni entry point awal tahun 2021 yang rendah karena adanya beberapa kegiatan pengeboran dan onstream proyek 2020 yang tertunda dikarenakan pembatasan mobilitasi manusia dan peralatan akibat pandemi Covid-19.

    “Kemudian terjadinya unplanned shutdown, terlambatnya kegiatan pengeboran akibat terkendala masalah perizinan dan pembatan mobilisasi, serta mundurnya beberapa onstream lapangan yang terjadi pada tahun 2021 ini,” jelas Dwi lagi.

    Meski demikian, SKK Migas bersama KKKS terus melakukan upaya untuk meningkatkan lifting tahun 2021 yakni melalui optimalisasi produksi dengan perkiraan tambahan 3.000 BOPD, tambahan sumur pemboran dan Work Over dengan tambahan 500 BOPD, penggunaan teknologi produksi dan debottlenecking dengan tambahan 500 BOPD, pengurasan stok dengan tambahan 1.800 BOPD, serta melalui crashed program dengan perkiraan tambahan 1.600 BOPD.

    “Sedangkan untuk gas, kami akan melakukan optimasi penyerapan sehingga ada tambahan lifting 55 MMSCFD dan melalui optimasi operasi dengan tambahan 20 MMSCFD,” pungkasnya. (*)

    , ,

    2 pelaku pencurian spare part alat berat di kawasan Loa Kulu diamankan, 1 orang masuk DPO
    (Foto: Polres Kukar)

    Kasus pencurian spare part alat berat yang terjadi di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara (Kukar) berhasil diungkap. 

    Tindak pidana pencurian ini terjadi pada 2 Oktober 2021 lalu sekira pukul 18.20 Wita, di kawasan PT IHM Blok J, Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu.

    Terungkapnya kasus ini berdasarkan laporan salah seorang karyawan yang akan melakukan serah terima pekerjaan di PT Lamtamas Maruli Nauli Kawasan PT IHM Blok J.

    "Pada saat melakukan serah terima pekerjaan, pelapor melihat bahwa satu buah mesin Excavator telah hilang dan langsung melapor ke Polres Kukar," terang Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kasat Reskrim AKP Herman Sopian, Senin (18/10/2021).

    Atas kejadian tersebut, Team Alligator dan Unit Pidum Sat Rekrim Polres Kukar kemudian menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan melakukan olah TKP serta pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket).

    Berdasarkan informasi dari sejumlah saksi, bahwa pelaku pencurian berjumlah 3 orang berinisial PR, HP dan AR. Polisi lantas melakukan pencarian terhadap ketiganya. Kemudian pada Sabtu (17/10/2021) sekira pukul 21.00 Wita, Team Alligator dan Unit Pidumyang  dipimpin oleh Kanit Pidum IPDA Jaelani memperoleh informasi keberadaan para pelaku.

    "Dari informasi, bahwa pelaku atas nama PR berada di pasar malam Jalan Sepaku 3, Desa Bukit Raya, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU). Kemudian dilakukan penangkapan dan berhasil diamankan." bebernya.

    Sekira pukul 22.00 Wita, polisi kembali memperoleh informasi bahwa pelaku lainnya yakni HP tengah berada di sebuah kafe di Desa Suka Raja, Kecamatan Sepaku, PPU. Selanjutnya yang bersangkutan juga berhasil diamankan.

    "Kemudian dilakukan interogasi dan benar mengakui melakukan pencurian spare part alat berat berupa 1 buah mesin beserta pompa Excavator Volvo EC140BLCM JM 200 S/N 18047 dan komponen komponen lainya," jelas Arwin.

    Dalam melakukan aksinya, tersangka PR bersama HP dan AR mengincar spare part alat berat yang terparkir di TKP. Keduanya pun dibawa ke Mako Polres Kukar untuk menjalani proses lebih lanjut.

    "Selanjutnya Tim mencari dan mengumpulkan barang bukti dan sementara baru terkumpul 1 buah. Untuk barang bukti yang lain masih dalam pencarian dikarenakan dijual kepada orang yang tidak dikenal di wilayah kota Balikpapan," ungkapmya.

    Saat ini petugas tengah melakukan pengembangan dan mencari barang bukti yang lain. Sementara terhadap tersangka AR ditetapkan sebagai DPO (Daftar pencarian Orang) dan masih dalam pencarian.

    "Para tersangka dikenakan Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan," demikian disampaikan Arwin. (end)

    ,

    SKK Migas Perwakilan Kalsul dan KKKS gelar temu media daerah bersama jurnalis di Kukar
    (Foto: Humas PHM)

    SKK Migas Perwakilan Kalimantan dan Sulawesi (Kalsul) bersama Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) menyelenggarakan kegiatan Temu Media Daerah 2021 di Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (14/10/2021) pagi tadi.

    Kegiatan yang diikuti sekitar 30 jurnalis dari berbagai media ini berlangsung di Ballroom Pesanggrahan, Hotel Grand Fatma, Tennggarong. Temu media secara tatap muka ini pun merupakan yang pertama digelar setelah status PPKM Darurat di Kukar turun di level 2.

    Acara dilangsungkan dengan protokol ketat, seluruh jurnalis wajib menjalani Rapid Test Antigen. Sekedar diketahui, kegiatan serupa selama pandemi COVID-19 hanya dilangsungkan secara daring. 

    Rangkaian kegiatan diawali dengan sambutan Kepala Communication Relation & CID PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Frans Alexander A. Hukom, dilanjutkan dengan update kegiatan hulu migas wilayah Kalsul oleh Senior Manager Humas Perwakilan SKK Migas Kalsul, Wisnu Wardhana.

    Sesi paling menarik yaitu penyampaian tata kelola hulu migas Indonesia dan tantangan kedepan oleh praktisi migas Rudi Rubiandini

    Pria bergelar Profesor yang pernah menduduki posisi Wakil Menteri ESDM (2012-2013) ini menyampaikan secara gamblang 3 topik bahasan, mulai dari proses bisnis minyak dan gas bumi, tantangan kedepan, serta industri migas di wilayah Kalsul.

    Acara berlangsung hangat saat sesi diskusi dibuka, berbagai pertanyaan dari sejumlah awak media pun mengalir, seperti cadangan migas, dampak eksplorasi, hingga persoalan Dana Bagi Hasil (DBH) turut menjadi topik bahasan.

    Diakhir sesi diskusi, Rudi menyampaikan jika umur industri migas masih panjang, apalagi jika didorong dengan kegiatan eksplorasi yang meningkat. Oleh karenanya, siapapun yang ingin melakukan kegiatan eksplorasi menurutnya harus didukung dan bukan sebaliknya.

    "Pembagian DBH juga harus cukup terasa ke tempat dimana lapangan minyak itu berada sampai di level kecamatan, dan harus dibuat dalam bentuk Perda (Peraturan Daerah)," ujarnya.

    Ia menambahkan, dengan hadirnya Participating Interest (PI), maka hal paling penting adalah bahwa daerah memiliki keinginan untuk memajukan daerah dalam bentuk kapabilitas, mulai dari penunjang migas, sampai ke pengambilalihan lapangan di kemudian hari, namun harus dilakukan secara bertahap. 

    "Hari ini kita bisa menerima migas dengan enak, besok anak cucu kita juga harus bisa menikmati migas. Kita harus punya rasa tanggung jawab, punya rasa moral," tandas Rudi. (end)

    ,

    Ketua BNK Kukar Rendi Solihin ungkap 56 desa masuk dalam titik bahaya peredaran narkoba
    (Foto: Rini)

    Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2021-2026 Rendi Solihin mengungkapkan, peredaran narkotika dan obat berbahaya (Narkoba) telah merambah ke berbagai wilayah di Kukar.

    Ini disampaikannya kepada sejumlah awak media usai menghadiri pemusnahan barang bukti hasil Operasi Antik (Anti Narkoba) Mahakam 2021 di ruang Sat Resnarkoba Polres Kukar, Selasa (05/10/2021) kemarin.


    "Karenan luasan wilayah kita yang cukup luas kurang lebih 27.000 Km persegi, bahkan 45 kali lebih besar dari kota Samarinda, dimana peredaran narkotika itu sangat dimungkinkan leluasa di Kutai Kartanegara," ujarnya.

    Pria yang juga menjabat Wakil Bupati Kukar ini mengatakan, penyalahgunaan narkotika sebagaimana dimaksudkannya bisa terjadi di berbagai wilayah seperti hulu Mahakam hingga pesisir.

    "Peredaran narkotika sangat dimungkinkan leluasa di Kutai Kartanegara, apalagi banyak hamparan wilayah perkebunan, wilayah pesisir, yang rentan terhadap bahaya narkotika," beber Rendi.

    Ia menyebutkan, berdasarkan penelusuran BNK, ada sekitar 56 desa di Kukar kondisinya dalam titik bahaya narkoba.

    "Artinya bukan lagi rawan atau rentan, namun sudah dalam titik bahaya. Sehingga program kami dari BNK dan juga pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara akan melaksanakan beberapa giat, termasuk Desa Bersinar (Bersih Narkoba)," ungkapnya.

    BNK Kukar sendiri akan melaksanakan program Desa Bersinar di beberapa desa yang ada di kecamatan Tenggarong Seberang dan kecamatan wilayah pesisir.

    "Karena memang ada 1 kecamatan di pesisir yaitu kecamatan Anggana, dimana dari 8 desa di sana hanya 1 desa yang posisinya rentan, sedangkan 7 desa posisinya bahaya," beber Rendi.

    Dia meenambahkan, peredaran narkotika di pesisir Kukar tidak hanya karena faktor luasan wilayah dan posisi strategis wilayah yang ada di darat dan laut, namun juga dekatnya industri besar di pesisir Kukar.

    "Itu juga menjadi faktor utama karena dekat dengan kota dan pusat perindustrian, itu menjadi salah satu variabel juga meluasnya peredaran narkoba di Kutai Kartanegara, " tandasnya. (end)

    , ,

    Kepala Dinas Pariwisata Kaltim Sri Wahyuni sampaikan gelaran Kaltim Film Festival 2021
    (Foto: Istimewa)

    Untuk pertama kalinya Dinas Pariwisata Kalimantan Timur (Kaltim) akan menggelar perhelatan Kaltim Film Festival (KFF) tahun 2021.

    Penyelenggaran festival ini disampaikan secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Kaltim, Sri Wahyuni, Selasa (05/10/2021).

    Ia mengatakan, film adalah salah satu sub sektor paling potensial di Kaltim. Oleh karenanya, untuk memberi ruang kreasi bagi sinematografi di Benua Etam, maka tahun ini Dispar Kaltim akan menyelenggarakan KFF.

    "Ini adalah gelaran pertama yang dilaksanakan pada tahun 2021 dan akan menjadi event tetap untuk memberi ruang kepada para pelaku di dunia sinematografi," ungkap mantan Kadispar Kukar ini.

    Selain menyelenggarakan webinar tentang perkembangan film lokal, KFF 2021 juga diisi dengan festival film pendek, awarding (penghargaan) kepada para pemenang, serta skrining film.

    "Dimana Kaltim Film Festival akan menjadi salah satu agenda besar pada Pekan Kreatif Kalimantan Timur 2021 yang akan dilaksanakan pada bulan November 2021," demikian dijelaskan Sri. (*/end)

    , ,

    Pemusnahan barang bukti Operasi Antik Mahakam 2021 di ruang Sat Resnarkoba Polres Kukar
    (Foto: Endi)

    Polres Kutai Kartanegara (Kukar) memusnahkan barang bukti hasil kejahatan narkotika dan obat berbahaya (Narkoba), Selasa (05/10/2021).

    Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kabag Ops AKP M Aldy Harjasatya mengatakan, pemusnahan barang bukti narkoba ini merupakan hasil Operasi Antik (Anti Narkoba) Mahakam yang digelar sejak 17 September - 01 Oktober 2021 (15 hari).

    "Dari hasil kegiatan tersebut Sat Narkoba dan Polsek jajaran Polres Kukar berhasil mengamankan  tersangka sebanyak 58 orang, terdiri dari 55 orang laki-laki dan 3 perempuan,," ujarnya didampingi Kasat Resnarkoba AKP M P Rachmawan.

    Sementara total barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut yakni 51,482 gram shabu, 3.400 butir pil double L, 34,34 gram tembakau sintetis dan uang tunai sebesar Rp 7,9 juta. Sesuai aturan, sebagian barang bukti akan disisihkan untuk dikirim ke Kejaksaan dan laboratorium forensik Polri untuk dicek keasliannya, sedangkan sisa barang bukti lainnya dimusnahkan.

    "Baranng bukti yang dimusnahkan terdiri dari 17 poket sabu dengan berat kotor 5,03 gram, Double L sebanyak 375 butir dan tembakau sintetis dengan berat kotor 34,34 gram," kata Aldy.

    Pemusnahan barang bukti yang dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, perwakilan Forkopimda Kukar serta Yayasan Sekata ini dilakukan dengan cara dimasukkan kedalam blender hingga hancur dan larut untuk selanjutnya dibuang kedalam closet dengan disaksikan para tersangka.

    Sementara Kasat Resnarkoba AKP M P Rachmawan mengungkapkan, para tersangka kebanyakan ditangkap di Tenggarong dan beberapa diantaranya diamankan oleh jajaran Polsek.

    "Kebanyakan tersangka merupakan pengangguran. Ada pengguna, ada yang kurir, kalau pengedar nggak ya karena dia (tersangka, red) cuma ngantar aja," jelasnya.

    Selaku Ketua Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Kukar, Wakil Bupati Rendi Solihin menyampaikan apresiasi kepada Polres Kukar khususnya jajaran Sat Resnarkoba pada pelaksanaan Operasi Antik Mahakam 2021.

    "Peredaran narkotika sangat dimungkinkan leluasa di Kutai Kartanegara, apalagi banyak hamparan wilayah perkebunan, wilayah pesisir, yang rentan terhadap bahaya narkotika," bebernya.

    Ia menyebutkan, berdasarkan penelusuran BNK, ada sekitar 56 desa di Kukar kondisinya dalam titik bahaya peredaran narkoba. BNK bersama pemerintah daerah akan melaksanakan program Desa Bersih Narkoba (Bersinar) di beberapa desa yang ada di kecamatan Tenggarong Seberang dan wilayah pesisir.

    "Karena ada 1 kecamatan di pesisir yaitu kecamatan Anggana, dari 8 desa di sana hanya 1 desa yang posisinya rentan, 7 desa posisinya bahaya," ungkap Rendi. (end)

    , ,

    Kunjungan Komut Pertamina Basuki Tjahaja Purnama (tengah) ke fasilitas offshore Blok Mahakam
    (Foto: Humas PHM)

    Dalam rangka Management Walkthrough (MWT), Komisaris Utama (Komut) PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok mengunjungi Rig Tasha di Wilayah Kerja (WK) Blok Mahakam yang termasuk dalam Zona 8 Regional Kalimantan Subholding Upstream ), Senin (27/09/2021) lalu. 

    Kegiatan MWT yang dilaksanakan hybrid ini dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Hadir Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Pahala Nugraha Mansury, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Chalid Said Salim, Jajaran Komite PT Pertamina (Persero), President Director PT Apexindo Pratama Duta Tbk, Zainal Abidinisyah Siregar dan General Manager PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) Agus Amperianto.

    ”Kami terus berinvestasi dalam pemboran eksplorasi dan eksploitasi untuk menambah cadangan dan memaksimalkan produksi dari lapangan-lapangan yang sudah mature,” kata Dirut PT PHI Chalid Said Salim saat menyampaikan sambutannya.

    Chalid menjelaskan, tujuan strategis dari kegiatan pemboran PHM dengan dua rig offshore saat ini adalah untuk meningkatkan aktivitas program kerja di WK Mahakam sebagai bukti komitmen PHM untuk terus meningkatkan produksi.

    Rig Tasha merupakan rig di platform offshore WPN3 PHM dengan target pemboran sebanyak delapan sumur di tahun ini telah mencatatkan 2.160 jam kerja selamat. Rig Tasha bersama dengan salah satu rig lainnya di WK Mahakam, Rig Hakuryu, akan melakukan pemboran di 3 (tiga) platform offshore baru, yakni Jumelai, North Sisi, dan North Nubi guna mempercepat Ready for Start Up platform-platform baru tersebut.

    Sumur-sumur yang sedang dibor di platform WPN3 ini adalah bagian dari proyek development PHM. Diharapkan dengan adanya pengembangan tersebut dapat menahan laju natural declining rate dan menjaga produksi WK Mahakam. Dibuktikan, Rig Tasha yang akan membor semua wilayah offshore Mahakam yang saat ini telah menyelesaikan 2 sumur memiliki potensi sumur lainnya dengan produksi liquid sebesar 603 BOPD dan potensi gas sebesar 71.5 MMSCFD.

    Pada kesempatan tersebut, Wakil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Pahala Nugraha Mansury mengungkapkan apresiasi kepada pekerja PHM karena telah menjadi pahlawan devisa bagi Indonesia. Dan mayoritas pekerja terlibat dalam operasi Rig Tasha sebesar 92% dari 116 orang merupakan tenaga profesional Indonesia. 

    ”Saya merasa senang dapat melihat langsung kegiatan di rig Tasha ini. Semoga produksi di PHM bisa terus dijaga, terus berinovasi, dan meningkatkan efisiensi,” kata Pahala.

    ”Semoga cita-cita Pertamina menjadi perusahaan global energi terdepan dengan nilai pasar USD100B dapat dicapai dengan semangat dan kerja keras rekan-rekan semua,” ungkapnya lebih lanjut.

    Senada dengan hal tersebut, Basuki Tjahaja Purnama juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi pekerja PHM dan juga para kontraktor yang telah menjaga aspek HSSE hingga terciptakan Zero Tolerance pada penerapan HSSE dalam bekerja. 

    ”Terima kasih telah mendedikasikan hidupnya di industri migas dan berdampak memperbaiki defisit anggaran berjalan di APBN. Semoga Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberkati dan melindungi saudara dan keluarga kita semua,” pungkas Basuki.

    Sampai dengan Agustus 2021, PHM mencatatkan capaian produksi minyak sebesar 25,9 MBOPD dan capaian produksi gas sebesar 539,5 MMSCFD. PHM juga memiliki 3 langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan energi negeri dengan memaksimalkan cadangan hidrokarbon, mencari cadangan baru serta efisien dan menciptakan nilai tambah. (*)

    ,

    Sultan Kutai ke XXI, Wagub Kaltim dan Wabup Kukar ziarahi makam pendiri kota Tenggarong
    (Foto: Endi)

    Pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar peringatan hari jadi atau hari ulang tahun (HUT) kota Tenggarong ke-239 yang jatuh tepat hari ini, Selasa (28/09/2021).

    Peringatan ditandai dengan ziarah dan peletakan karangan bunga lompo oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura ke XXI Haji Aji Muhammad (HAM) Arifin, Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi, Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin ke makam pendiri kota Tenggarong yang merupakan Raja Kutai ke-15 Sultan Aji Muhammad Muslihuddin atau lebih dikenal dengan nama Aji Imbut serta ziarah makam Sultan Kutai ke-20 HAM Salehoeddin II di komplek Museum Mulawarman.

    Sebelum prosesi dimulai, terlebih dahulu dibacakan riwayat berdirinya kota Tenggarong oleh Camat Tenggarong Arfan Boma, dilanjutkan dengan sambutan oleh Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Awang Yakoub Luthman.

    Peringatan hari jadi kota Tenggarong ke-239 yang dihadiri Sekda Kukar Sunggono, Forkopimda Kukar, tokoh agama serta sejumlah undangan ini juga digelar secara virtual.

    Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin dalam sambutannya mengatakan, ziarah ke makam para pendahulu selalu dapat dijadikan momentum untuk melakukan refleksi, introspeksi, sekaligus kontemplasi dalam setiap diri.

    "Dalam dimensi spritualitas kita meyakini bahwa kekuatan dan keberhasilan yang diraih daerah ini tentunya merupakan doa yang tak pernah putus dari para pendahulu. Kita berkewajiban untuk menjaga dan melaksanakan segala tata nilai budaya yang telah diwariskan serta merefleksikannya dalam kehidupan sehari-hari," ucapnya.

    Pemkab Kukar pun mengajak seluruh pihak untuk dapat berpartisipasi memberikan kontribusi dan bersinergi membangun daerah ini agar menjadi semakin baik kedepannya untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

    "Peringatan HUT kota Tenggarong ke-239 kali ini haruslah menjadi momentum untuk menunjukkan kepada para pendahulu kita, pendiri kota ini, bahwa kita adalah salah satu generasi kebanggaan yang terus memperjuangkan cita-cita mereka, menjaga tuah daerah ini sehingga tetap menjadi daerah Tuah Himba Untung Langgong," ujar Rendi.

    Sementara itu Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi menyampaikan ucapan selamat pada HUT kota Tenggarong tahun ini dan turut mendoakan jasa-jasa sang pendirinya.

    "Kita ingin mengambil semangat membangun yang telah beliau (Aji Imbut) berikan kepada kita dan yang telah mewariskan semangat persatuan dan kesatuan," tuturnya.

    Dalam kesempatan itu, Sultan Kutai HAM Arifin berharap peringatan HUT Kota Tenggarong kedepannya dapat berlangsung normal seperti sebelum pandemi COVID-19 melanda.

    "Adanya COVID-19 ini sangat berpengaruh, peringatan acara dilakukan dengan terbatas. Mudah-mudahan yang akan datang COVID-19 segera hilang dan kita bisa bangkit lagi. Pembangunan kota Tenggarong juga mudah-mudahan berlangsung cepat dan lancar, sehingga kita bisa eksis seperti dulu lagi," tandasnya.

    Untuk diketahui, kota Tenggarong yang didirkan pada 28 September 1782 awalnya bernama Tepian Pandan ketika Aji Imbut memindahkan ibu kota kerajaan dari Pemarangan. Nama Tepian Pandan ini oleh Sultan Kutai lantas diubah menjadi Tangga Arung. Seiring perkembangannya, nama tersebut lebih populer dengan sebutan Tenggarong hingga kini. (end)


Top