,

    Letkol Czi Damai Adi Setyawan dan Letkol Inf Jeffry Satria berdampingan pada malam pisah sambut
    (Foto: Kodim 0906/Kkr)


    Tampun pimpinan Komando Distrik Militer (Kodim) 0906/Kutai Kartanegara (KKR) resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Jeffry Satria kepada Letkol Czi Damai Adi Setyawan, Senin (26/02/2024) lalu, di Makorem 091/ASN, Samarinda.

    Di hari yang sama juga digelar apel kehormatan di Makodim 0906/KKR, sementara pisah sambut keduanya dilaksanakan pada malam harinya di Pendopo Bupati Kukar, dihadiri Bupati Edi Damansyah, Sekda Sunggono, para Kepala OPD, serta unsur Forkopimda.

    Letkol Inf Jeffry Setyawan yang telah memimpin Kodim 0906/KKR selama 26 bulan ini selanjutnya akan mengemban tugas baru sebagai Wakil Asisten Perencanaan (Waasren) Kopassus di Cijantung, Jakarta Selatan. Didampingi sang istri, ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Forkopimda serta masyarakat Kukar atas sinergitas dan dukungannya selama ini.

    "Selanjutnya saya beserta keluarga mohon pamit dan mohon maaf apabila selama menjabat sebagai Dandim 0906/Kutai Kartanegara ada kesalahan maupun kekhilafan yang kami perbuat," ujar Jeffry pada acara malam pisah sambut.

    Dalam kesempatan itu, Letkol Czi. Damai Adi Setiawan selaku Dandim 0906/KKR yang baru mengharapkan sinergitas yang selama ini telah terjalin baik dengan jajaran Forkopimda dan instansi pemerintahan yang ada di wilayah kabupaten Kukar dapat terus dipertahankan.

    Sebagai pejabat baru dia berharap serta memohon bimbingan, arahan dan dukungan kepada segenap jajaran Forkopimda dan elemen masyarakat yang ada di wilayah kabupaten Kukar.

    "Tugas berat ada dihadapan kami apa yang sudah dirintis oleh Dandim yang lama akan kami teruskan walaupun tingkatanya sudah tinggi dengan bantuan dan dukungan Forkopimda dan jajarannya semoga tugas yang kami emban dapat berjalan dengan baik\," ucapnya.

    Ucapan selamat turut disampaikan Bupati Edi Damansyah kepada Letkol Inf. Jeffry Satria atas tugas barunya dan juga ucapan selamat datang kepada Dandim 0906/KKR yang baru Letkol Czi Damai Adi Setiawan.

    “Terimakasih kepada Letkol Inf. Jeffry Satria atas pengabdiannya selama ini di Kabupaten Kutai Kartanegara, semoga di tempat yang baru sebagai Waasren Kopassus bisa lebih sukses," imbuhnya. 
    Selaku Bupati, Edi pun menaruh harapan yang sangat besar kepada Dandim 0906/KKR yang baru.

    "Semoga dengan kerjasama yang baik semua program-program di jajaran TNI dan pemerintah daerah bisa berjalan seiring dengan visi misi pemerintah Kabupaten Kukar," demikian disampaikannya. (Dim/0906Kkr/*)

    , ,


    Batam – Dua anak perusahaan PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI), yakni PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) dan PT Pertamina Hulu Sanga Sanga (PHSS) bersama SKK Migas Perwakilan Kalimantan Sulawesi (Kalsul) memfasilitasi pelatihan dan sertifikasi kejuruan bagi 20 putra daerah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur. Pelatihan Kejuruan (vocational training) berlangsung secara intensif selama 3,5 bulan di Batam, Kepulauan Riau, mulai 18 Oktober 2023.

    Dalam acara pengukuhan dan pelepasan pada 29 Januari 2024, para peserta resmi mendapatkan sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan sertifikasi internasional The Engineering Construction Industry Training Board (ECITB). Head Communication Relations & CID PHM Frans Alexander A. Hukom yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan bahwa program pelatihan kejuruan ini merupakan bukti komitmen Perusahaan dalam peningkatan kapasitas sumber daya manusia, khususnya pemuda-pemudi di sekitar wilayah operasi PHM. 

    “Pelatihan dan sertifikasi ini merupakan implementasi pengelolaan kinerja Environmental, Social, and Governance, atau ESG, di aspek sosial tentang community impact dan berkontribusi terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, atau SDGs, khususnya Tujuan 4 terkait Pendidikan Berkualitas,” terang Frans.

    Seluruh peserta terpilih berasal dari Kabupaten Kukar, termasuk tiga kecamatan di sekitar area operasi PHM, yakni Anggana, Samboja, dan Muara Jawa. Pelatihan kejuruan ini merupakan aksi nyata SKK Migas Kalsul dan PHM terhadap upaya peningkatan kualitas SDM di sekitar wilayah operasi hulu migas dan dukungan terhadap Program Pemkab Kukar, yaitu Program Kukar Siap Kerja. Inilah kolaborasi perdana industri hulu migas dengan Pemkab Kukar dalam penyelenggaran pelatihan kejuruan dan sertifikasi internasional.

    Para peserta mengikuti pelatihan kejuruan dan sertifikasi las Welder 4G SMAW. Setelah menjalani pelatihan dan sertifikasi ini, para peserta akan mengikuti serangkaian wawancara kerja di beberapa perusahaan rekanan Petrotekno, salah satu penyelenggara keterampilan operasi pemelihara dan konstruksi internasional yang berlokasi di Batam.

    Dalam sambutannya, Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalsul Wisnu Wardhana menyampaikan, program ini diharapkan dapat mendukung Program Kukar Siap Kerja, di mana putra daerah Kukar akan mampu berkiprah di tingkat nasional, bahkan internasional. “Setelah lulus, para peserta mendapatkan sertifikat yang diakui oleh dunia sebagai welder internasional. Ini tentu sangat membanggakan,” tutur Wisnu.

    Dia berharap, para peserta terus konsisten menjaga semangat belajar dan bekerja sebagai bentuk apresiasi terhadap kesempatan yang telah diperoleh dan jerih payah yang sudah dilakukan. Pelatihan ini memberikan bekal awal untuk berkompetisi di dunia kerja dan perjuangan menggapai masa depan yang lebih baik.

    Plt. Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kabupaten Kukar M. Hatta menyampaikan dalam sambutannya, “Bupati dan warga Kukar, yang mempunyai wilayah luas dengan sumber daya alam yang kaya, tidak ingin melihat pemuda-pemudinya hanya menjadi penonton. Mereka harus mempunyai kualitas untuk ikut andil dan berperan dalam pengelolaan sumber daya alam dan mempunyai kapasitas SDM manusia yang mampu mengisi dunia kerja tak hanya di lokal Kukar, tapi juga di tingkat nasional dan internasional.”

    Distransnaker, lanjut M. Hatta, mendapatkan apresiasi dari Pemkab Kukar karena telah berkontribusi menurunkan angka pengangguran dari 4,15% menjadi 4,04%. ”Karena itu, program pelatihan kejuruan seperti ini akan terus dilaksanakan dan ditingkatkan menjadi lebih baik,“ tegasnya.

    Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menegaskan komitmen Perusahaan untuk terus menjalankan program-program CSR di bidang pendidikan yang inovatif, berdampak, dan berkelanjutan.

    “Di PHI, kami terus menjalankan beragama program CSR di bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan, serta penanganan bencana dalam mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Kami pun menerapkan inovasi sosial dan lingkungan dalam program CSR Perusahaan sehingga memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujarnya.

    Pengembangan kapasitas SDM lokal melalui pelatihan vokasional seperti pada program ini menurut Dony merupakan salah satu fokus pengelolaan program CSR di bidang pendidikan PHI sehingga diharapkan dapat mendukung lahirnya generasi muda yang kompeten, kompetitif dan mandiri. “Kami percaya bahwa keberhasilan program CSR Perusahaan merupakan buah kolaborasi Perusahaan dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat dan pemerintah. Oleh karena itu di program ini, kami bekerja sama dengan SKK MIgas dan Pemerintah daerah Kukar,” pungkasnya. (*)

    , , ,

    Kapolres Kukar bersama unsur Forkopimda meninjau pasukan petugas pengamanan Pemilu 2024
    (Foto: Endi)

    2024 Pemilihan umum (Pemilu) 2024 sudah didepan mata, personel gabungan pun diterjunkan untuk melakukan pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS) di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar).

    "Personil secara gabungan kurang lebih 1.628 untuk pengamanan TPS, yang lain sisanya untuk pengamanan di objek yang akan kita bagi ke tiga Rayon," terang Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman kepada wartawan usai memimpin Apel Pergeseran Pasukan Petugas Pengamanan Pemilu 2024 di Lapangan Parkir Stadion Rondong Demang, Senin (12/02) pagi tadi.

    Terkait pengamanan objek yang dibagi dalam 3 Rayon yakni Rayon 1 di Kecamatan Tenggarong, Rayon 2 di Kecamatan Samboja, dan Rayon 3 di Kecamatan Kota Bangun.

    "Untuk pola pengamanan di daerah khususnya Kutai Kartangera kita ada dua PAM TPS yang sangat rawan, tapi hanya dinilai dari beberapa karakteristik daerah saja, tetapi yang lainnya tidak rawan dan rawan hanya sedikit," ungkapnya.

    Selaku Kapolres, dia berharap sekaligus menghimbau kepada seluruh masyarakat Kukar agar ikut berpartisipasi memberikan suaranya untuk memilih calon pemimpin negara kedepan, serta tetap menjaga keamanan dan kondusifitas.

    "Sehingga pemilihan berjalan lancar. Tentu aman itu harganya mahal, tentu tidak bisa kita sendiri khususnya Polri tetapi kita harus bersinergi terutama dengan masyarakat. Kita berharap kepada masyarakat, siapapun yang menang tetap menjaga keamanan dan ketertiban," imbau Heri.

    Terkait pengamanan di wilayah Hulu Mahakam maupun pesisir sepeti desa Sepatin dan Muara Pantuan, Polres Kukar tidak hanya melakukan pengamanan TPS saja namun juga pengamanan logistik Pemilu,

    "Terutama di daerah yang jauh sudah kita mulai dari kemarin bergeser untuk pasukan, khususnya di wilayah Polsek yang terdekat untuk pengamanan logistik," sambungnya.

    Hari ini pula pihaknya kembali akan mengecek ke seluruh Polsek di Kukar untuk memastikan logistik pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, DPD, DPR RI, DPRD Provinsi dan Kabupaten Kota sudah sampai dengan aman.

    "Nanti kita bekerjasama dengan KPU untuk pengecekan kelengkapan terakhir logistik. Mudah-mudahan cuaca mendukung, personil mendukung dan alat transportasi mendukung, sehingga pada tanggal 14 Februari tidak ada hal hal yang merugikan masyarakat dalam proses pemilihan," tandas Heri. 

    Untuk diketahui, jumlah personil Polres Kukar yang dilibatkan dalam pengamanan TPS Pemilu 2024 sebanyak 487 personil, serta BKO Polda Kaltim 195 personil, dan 3 pleton reaksi cepat. (mmbse)

    , , ,

    Kepala LPKA Kelas II Tenggarong dan Kakan Kemenag Kukar teken kerjasama pembinaan anak
    (Foto: Humas Kemenag Kukar)

    Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong menyambut baik kerjasama dengan berbagai stakeholder, salah satunya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar).

    Hal itu disampaikan oleh Kepala LPKA Kelas II Tenggarong Husni Thamrin usai dirinya dan Kepala Kemenag Kukar H Nasrun menandatangani perjanjian kerjasama untuk meningkatkan pembinaan anak LPKA, Selasa (30/01/2024).

    Ia berharap, kerjasama yang diteken di aula LPKA Kelas II Tenggarong ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan anak binaan.

    “Kami akan bersinergi dengan semua stakeholder yang ada di Kutai Kartanegara untuk melaksanakan program-program pembinaan anak binaan,” ucap Husni Thamrin.

    Kerjasama tersebut diharapkannya dapat memberikan dampak positif bagi anak binaan LPKA Kelas II Tenggarong. Dengan adanya pembinaan keagamaan yang intensif, dia mengharapkan anak binaan dapat menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan dapat diterima kembali oleh masyarakat.

    Sementara itu Kepala Kemenag Kukar H Nasrun berharap agar kerjasama ini dapat meningkatkan pembinaan terhadap anak-anak binaan di LPKA Kelas II Tenggarong terutama di bidang keagamaan.

    “Kami berharap agar anak-anak binaan ketika selesai masa pembinaannya dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” cetusnya (*/mj/mmbse).

    ,

    Upaya pencarian nelayan yang hilang di perairan Samboja oleh personel gabungan, relawan dan warga
    (Foto: Polsek Samboja)

    Seorang nelayan warga Tanjung Sembilang, Kelurahan Muara Sembilang, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) yang hilang dua hari lalu di wilayah perairan Samboja akhirnya ditemukan.

    Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman melalui Kapolsek Samboja AKP Yusuf mengatakan, TKP (Tempat Kejadian Perkara) yakni di Bagang/Julu atau tempat menangkap ikan di perairan wilayah Kelurahan Muara Sembilang.

    Kronologis kejadian berawal pada Selasa (23/01/2024) sekira pukul 22.00 Wita, Rustan (korban) bersama seorang nelayan bernama Bustang yang juga warga Tanjung Sembilang berangkat menuju lokasi Bagang/Julu di perairan kecamatan Samboja.

    "Dengan tujuan untuk mencari ikan menggunakan 1 unit perahu bermesin Dompeng 24 PK warna biru.  Sesampainya di lokasi, korban bersama Saksi I (Bustang) naik ke atas Bagang/Julu untuk mencari ikan, dan meninggalkan perahu tersebut dengan posisi terikat di tiang Bagang/Julu," kata Yusuf.

    Namun kemudian Bustang melihat perahu yang sebelumnya terikat di tiang Bagang/Julu sudah lepas dan hanyut, melihat kejadian itu, korban langsung terjun ke laut untuk mengambil perahu yang hanyut tersebut.

    "Rabu (24/01/2024) sekira pukul 04.30 Wita, salah satu warga bernama Misrudin berupaya menyusul ke Bagang/Julu tersebut dan mendapati Saksi 1 seorang diri, kemudian keduanya berupaya mencari keberadaan korban bersama perahu yang hanyut tetapi tidak ditemukan" sambungnya

    Kejadian ini segera disampaikan Bustang dan Misrudin kepada warga sekitar dan melaporkannya ke Polsek Samboja. Pencarian korban oleh personel gabungan dantarannya Tim Basarnas Balikpapan serta relawan dan masyarakat sekitar dilakukan sekira pukul 10.00 Wita.

    "Sekira pukul 17.10 Wita, korban telah ditemukan di perairan wilayah Muara Pegah, Kecamatan Muara Jawa, dalam kondisi sudah meninggal dunia dengan posisi terapung," jelas Yusuf.

    Ditambahkannya, pihak keluarga korban menolak untuk dilakukan VER (Visum Et Repertum) dan telah membuat surat pernyataan. (mmbse)

    ,

    Anggota Polairud Polda Kaltim evakuasi korban kapal LCT yang terbalik di perairan Muara Pegah
    (Dok. Polsek Muara Jawa)

    Kapal Landing Craft Transport (LCT) Karya Fortuna beberapa jam lalu dilaporkan mengalami kecelakaan air (Laka Air) saat melintas di perairan Muara Pegah, Kecamatan Muara Jawa, Kutai Kartanegara (Kukar), Rabu (24/01/2024).

    Kapal LCT KARYA FORTUNA yang mengalami laka air hingga terbalik bermuatan alat berat yang terdiri dari 4 unit Heksavator, 2 unit Loder, serta 4 unit Baket Heksavator.

    Kapolres Kukar AKBP Heri Rusyaman melalui Kapolsek Muara Jawa IPTU Dedik Indria Prasetyo menerangkan, musibah tersebut terjadi sekira pukul 12.30 Wita.

    Dilaporkan pula, ada 10 orang ABK (Anak Buah Kapal) menjadi korban dalam peristiwa laka air ini dan 1 orang diantaranya dinyatakan meninggal dunia yakni Rachmad yang merupakan Chief Officer.

    Dari data yang dihimpun petugas, kapal LCT Karya Fortuna sekira pukul 12.00 Wita. melintas di bouy 3 dengan muatan alat berat berlayar dari Balikpapan menuju Berau.

    "Sekitar jam 04.30 Wita, angin kencang dan gelombang tinggi datang dan kapal sudah miring, nahkoda LCT Karya Fortuna Capt Imam Satrio memutuskan untuk putar baliik arah masuk ke bouy 5 masuk ke samarinda dan terbalik di bouy 5," beber Dedik.

    Polsek Muara Jawa sendiri dalam kejadian ini telah melakukan koordinasi dengan Polairud Polda Kaltim Pos Muara Pegah, TNI ALserta Basarnas.

    "Untuk saat ini jenazah korban masih di Puskesmas Sei Mariam Anggana," demikian disampaikannya. (mmbse)

    ,



    Kutai Kartanegara – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menerima penghargaan Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) dalam Ajang Kukar CSR Award 2023 Apresiasi Gold untuk kategori Biosphere melalui program Konservasi Pesut Mahakam (Komik Pesut), yang merupakan program CSR unggulan perusahaan dalam pengelolaan kinerja Environmental, Social, and Governance (ESG).

    Penyerahan penghargaan dilakukan di Tenggarong pada 27 Desember 2023 lalu oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Kukar Dr. H. Sunggono yang mengapresiasi konsistensi PHM dalam pelaksanaan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) atau program CSR di sekitar wilayah operasinya.

    “Kita harapkan hasil program CSR ini menjadi contoh praktik terbaik atau role model bagi perusahaan lain. Bagi para penerima manfaat, mereka diharapkan berbagi kiat sukses sehingga menginspirasi kelompok masyarakat lainnya dengan menyesuaikan karakteristik masing-masing perusahaan di wilayah kerja mereka,” ucap Sunggono

    Kepala Departemen Formalitas dan Komunikasi SKK Migas Kalimantan dan Sulawesi, Wisnu Wardhana, mengungkapkan kegembiraan atas pencapaian oleh PHM ini. ”Penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran industri hulu migas telah memberikan manfaat berganda atau mulltiplier effect kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi PHM,’ ujar Wisnu.

    PPM yang dijalankan PHM merupakan bagian dari pelaksanaan target rencana dan strategi (Renstra) Indonesia Oil and Gas (IOG) 4.0, khususnya dalam upaya meningkatkan manfaat berganda bagi masyarakat sekitar industri hulu migas dan menjaga lingkungan berkelanjutan. Prestasi yang diraih PHM, lanjut Wisnu, tidak lepas dari dukungan masyarakat dan Pemkab Kutai Kartanegara yang diberikan kepada industri hulu migas.

    Sementara itu, Manager Communication Relations & CID PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Dony Indrawan menyambut baik penghargaan ini dan menerangkan bahwa program CSR PHM merupakan bentuk kontribusi Perusahaan terhadap pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan, atau Sustainable Development Goals (SDGs).

    ”Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah daerah atas kontribusi PHM dalam mendukung pengembangan ekonomi dan masyarakat di wilayah Kukar, sekaligus kinerja baik program ini dalam mendorong pencapaian SDGs khususnya Tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, dan Tujuan ke-14 terkait ekosistem lautan,” papar Dony.

    Head of Communication Relations & CID PHM Frans Alexander A. Hukom menjelaskan bahwa program Komik Pesut dilaksanakan di Desa Pela yang bertujuan mendukung pelestarian Pesut Mahakam yang saat ini berstatus critically endangered, atau sangat terancam punah, dalam daftar merah International Union for Conservation of Nature (IUCN Red List). “Program Komik Pesut Mahakam yang berbasis lingkungan kami sinergikan dengan pengembangan Desa Wisata Pela sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat tentang konservasi sekaligus menggerakkan ekonomi masyarakat di wilayah ini,” ungkap Frans.

    Dalam pelaksanaannya, PHM berkolaborasi dengan Pokdarwis Bekayuh Baumbai Bebudaya, sebagai pengelola Desa Wisata Pela yang aktif dalam menjaga keberadaan Pesut Mahakam; Yayasan Konservasi Rare Aquatic Species of Indonesia (RASI); pemerintah setempat; serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

    PHM bersama RASI dan Pokdarwis mendorong masyarakat nelayan untuk mengurangi penggunaan alat tangkap yang dapat mengganggu Pesut Mahakam, salah satunya dengan penggunaan inovasi Pinger Akustik. Alat ini merupakan modifikasi resonansi suara yang dipakai dalam proses seismik, berupa perangkat elektronik kecil yang mampu mengeluarkan suara pulse (ultrasonic) agar Pesut tidak mendekat ke jaring nelayan.

    Pinger akustik dipakai nelayan dengan dikaitkan pada jaring nelayan. Alat ini mengeluarkan sonar yang frekuensinya dapat didengar oleh Pesut sehingga Pesut tidak akan mendekat ke jaring nelayan. Pesut mempunyai kemampuan mendeteksi dan menghindari rintangan/bahaya dengan menggunakan gelombang ultrasonik. Inovasi ini mampu menurunkan jumlah Pesut yang terjerat jaring nelayan, dari semula 66% di tahun 2020 menjadi 0% di tahun 2023. Capaian signifikan ini mendukung pelestarian Pesut Mahakam yang keberadaannya saat ini hanya tersisa 65-75 ekor.

    Selain itu, program Komik Pesut mendukung pengembangan Desa Wisata Pela. Pada Oktober 2023, Desa Pela ditetapkan sebagai Member of The Best Tourism Village Upgrade Programme 2023 United Nation World Tourism Organization (UNWTO) dan menjadi salah satu di antara 20 desa yang menerima penghargaan internasional ini dari UNWTO. Peserta lain berasal dari sejumlah negara, antara lain Jepang, Spanyol, Maroko, Peru, Italia, Turki, dan lain-lain. Hal ini menunjukkan bahwa Desa Wisata Pela memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi destinasi kelas dunia.

    , ,



    Senipah – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyelenggarakan kunjungan akhir tahun, berupa pemantauan kegiatan lifting ke Wilayah Kerja (WK) Mahakam yang dioperasikan oleh anak perusahaan PHI, PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM), di Terminal Senipah, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur (31/12/2023).

    Kunjungan ke operasi PHM kali ini dihadiri oleh Wakil Ketua SKK Migas Nanang Abdul Manaf, Kepala Perwakilan SKK Migas Kalimantan Sulawesi (Kalsul) Azhari Idris, jajaran manajemen SKK Migas, Direktur Utama PHI John Anis, General Manager PHM/Zona 8 Setyo Sapto Edi, serta jajaran manajemen PHI dan PHM.

    Wakil Kepala SKK Migas, Nanang Abdul Manaf menyampaikan bahwa kegiatan pemantauan lifting akhir tahun ini merupakan kesempatan baik bagi untuk merefleksikan hal-hal yang telah dilalui selama tahun 2023 dan memetik pembelajaran untuk perbaikan di masa depan. Nanang pun mendorong semua pihak untuk selalu memprioritaskan aspek keselamatan dan terus menjaga keandalan fasilitas operasi.

    “Pada kesempatan ini, saya ingin mengajak bapak dan ibu untuk tetap semangat sebagai motivasi menuju tahun baru. Mengembangkan ide yang berdampak positif harus terus dijalankan dengan sebaik mungkin. Selain itu, semua tantangan dan kritikan yang ada jangan sampai membuat kita patah semangat, justru kita membutuhkan semua itu untuk membuat pondasi kita semakin kuat,” ungkapnya.

    Nanang menambahkan bahwa selama masih diberikan kepercayaan untuk mengelola sektor hulu migas, SKK Migas dan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) diharapkan untuk terus melakukan mitigasi dan upaya perbaikan seberat apapun tantangan yang ada, karena upaya tersebut akan menjadi legacy bagi negara.

    Kepala Perwakilan SKK Migas Wilayah Kalsul Azhari Idris menjelaskan bahwa seluruh terminal di wilayah Kalsul telah siap untuk melaksanakan kegiatan lifting akhir tahun 2023 dengan memaksimalkan pengiriman produksi minyak/kondensat dari lapangan-lapangan migas ke Terminal Lifting.

    “Kegiatan lifting yang dilakukan antara lain dengan melakukan pengurasan stok minyak/kondensat yang terdapat di tangki dengan tetap menjaga kualitas minyak/kondensat yang akan di lifting tersebut. Realisasi Lifting MMK di wilayah Kalsul 100% terhadap produksi, 102% terhadap target WP&B dan 93% terhadap target APBN,” paparnya.

    Sementara itu, Direktur Utama PHI John Anis menjelaskan bahwa kunjungan akhir tahun 2023 ini menjadi salah satu upaya mendorong pencapaian kegiatan lifting migas dalam mendukung target produksi migas nasional pada 2030, yaitu produksi minyak satu juta barel per hari (BOPD) dan gas bumi sebesar 12 miliar standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

    “Sepanjang tahun 2023, PHI beserta anak perusahaan dan afiliasinya telah menyelesaikan pengeboran sebanyak 170 sumur pengembangan (eksploitasi) dan 4 sumur eksplorasi. Dengan tingginya kegiatan pengeboran dan target angka produksi tersebut, kita dituntut untuk terus mempertahankan keandalan fasilitas produksi, terminal, dan fasilitas pendukung lifting migas sehingga dapat memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pencapaian angka produksi dan lifting migas Indonesia,” papar John.

    Pada kesempatan ini, John menyampaikan pentingnya komitmen untuk senantiasa menjalankan operasi hulu migas yang selamat, andal, ramah lingkungan, dan patuh terhadap seluruh peraturan yang berlaku sesuai penerapan prinsip ESG (Environment, Social, dan Governance).

    “Kegiatan kunjungan bersama ini merupakan momen baik untuk berkumpul dan membangun kerja sama, berkolaborasi serta bersinergi untuk mencapai tujuan. Kegiatan ini menjadi ajang untuk mengapresiasi seluruh pekerja, khususnya yang berada di garis depan dan mengajak mereka untuk terus meningkatkan kinerja yang sudah baik dan berinovasi sehingga dapat memberikan hasil yang baik juga di tahun-tahun yang akan datang,” tutup John. (*)


Top