,



    Taipei – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) melalui program Desa Energi Berdikari (DEB) Waste to Energy for Community (Wasteco) meraih penghargaan internasional berupa “Great Practice Award 2022” dalam kategori Best Practice pada ajang Global Corporate Sustainable Award (GCSA).

    Penghargaan diserahkan dalam penyelenggaraan GCSA Ceremony oleh Minister of National Examinations of Republic of China (Taiwan), Dr Jong-Tsun Huang, kepada Head of Communication Relations & CID PHM, Frans Alexander A. Hukom, di Taipei, Taiwan pada Rabu, 16 November 2022.

    Frans menjelaskan bahwa GCSA diselenggarakan oleh Alliance for Sustainable Development Goals (A SDGs) dan Taiwan Institute for Sustainable Energy guna mendorong perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk terlibat dalam pembangunan berkelanjutan.

    “Kami terus melakukan beragam inovasi dalam berbagai program Corporate Social Responsibility (CSR) Perusahaan, seperti Wasteco ini. Wasteco merupakan bagian dari program CSR unggulan Kampung Mahakam Lestari dimana kami berinovasi untuk melakukan pengembangan energi terbarukan, berupa gas methane dari sampah, berbasis Community Involvement Development yang mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang ramah lingkungan, terjangkau dan berkelanjutan,” jelas Frans.

    Program Wasteco ini menurut Frans telah berhasil memberikan dampak ekonomi berupa penghematan biaya memasak bagi masyarakat hingga Rp255,6 juta/tahun karena subtitusi gas elpiji, peningkatan pendapatan usaha UMKM sebesar Rp52 juta/tahun, serta adanya penghematan biaya listrik TPAS Manggar sebesar Rp47 juta/tahun.

    General Manager PHM, Raam Krisna, menyatakan bahwa penghargaan ini merupakan suatu tantangan bagi Perusahaan untuk terus berinovasi, berbagi pengetahuan, dan menebar manfaat melalui pengembangan program pemberdayaan masyarakat berbasis energi baru dan terbarukan.

    “Program Wasteco mengintegrasikan core competency Perusahaan berupa keahlian dalam teknik penangkapan dan penyaluran gas methane ke dalam program pemberdayaan masyarakat. Program Wasteco telah dimanfaatkan oleh 275 rumah tangga dan 22 Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di sekitar TPAS Manggar dengan memanfaatkan gas metana sebesar 583.000 m3/tahun dan berhasil menurunkan emisi karbon sebesar 288.449 ton CO2eq/tahun,” ujar Krisna.

    Krisna menambahkan bahwa program Wasteco yang dijalankan PHM bekerja sama dengan Pemerintah Kota Balikpapan melalui TPAS Manggar sebagai langkah nyata dari upaya mendukung inisiatif Desa Berdikari Pertamina untuk mendorong ketersediaan akses energi yang lebih terjangkau, dapat diandalkan, dan berkelanjutan sebagai sumber energi baru terbarukan (EBT) bagi masyarakat.

    Direktur PT Pertamina Hulu Indonesia, Chalid Said Salim, merasa bangga dan memberikan apresiasi atas pencapaian ini, serta menjelaskan bahwa wujud kolaborasi dengan seluruh pemangku kepentingan, terutama masyarakat dan pemerintah dalam menjalankan program-program CSR perusahaan telah mampu menciptakan manfaat dan nilai yang dinikmati bersama (creating shared value).

    “Saya senantiasa mendorong agar Perusahaan mampu mengembangkan inovasi sosial dan lingkungan dalam pelaksanaan program-program CSR sehingga memberikan dampak yang signifikan dan berkelanjutan. Saya bangga bahwa program Wasteco pun sudah direplikasi ke beberapa wilayah lain seperti Desa Taro di Bali; Loa Kulu di Kutai Kartanegara; dan Bontang,” tambah Chalid.

    Sementara itu, Corporate Secretary PT Pertamina Hulu Energi, Arya Dwi Paramita, turut memberikan apresiasi atas penghargaan yang diterima oleh PHM, sebagai bentuk pengakuan internasional terhadap program Desa Energi Berdikari Wasteco.

    “Program utama pengembangan energi terbarukan berbasis Community Involvement Development telah mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap energi yang ramah lingkungan, terjangkau dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi sosial dan ekonomi bagi masyarakat melalui pengelolaan sampah menjadi gas metana untuk penyediaan kebutuhan gas rumah tangga dan UMKM di Kelurahan Manggar”, ujar Arya.

    Perolehan penghargaan ini merupakan wujud komitmen PHM dalam implementasi program CSR yang berkelanjutan guna mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), yaitu tujuan 5 tentang mencapai kesetaraan gender dan memberdayakan semua perempuan dan anak perempuan, tujuan 7 tentang energi bersih dan terjangkau, tujuan 8 tentang pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi, tujuan 11 tentang Kota dan komunitas yang berkelanjutan, dan tujuan 13 tentang penanganan perubahan iklim dan penanggulangan kebencanaan. (*)

    , ,



    Balikpapan – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) berhasil meningkatkan produksi minyak bumi dan gas Perusahaan dengan menambah produksi minyak sebesar 1.000 bopd (barrel oil per day – barel per hari) melalui pembukaan sumur TN-N62 di Lapangan Tunu, Wilayah Kerja (WK) Mahakam pada Oktober 2022.

    Dengan penambahan produksi minyak ini, tingkat produksi minyak PHM yang sebelumnya berada di kisaran 27.000 bopd, bertambah menjadi 28.000 bopd setelah proyek sumur TN-N62 beroperasi.

    General Manager Zona 8 Raam Krisna menjelaskan bahwa keberhasilan ini didukung oleh penerapan strategi injeksi bahan kimia berupa demulsifier untuk mengatasi kandungan emulsi dalam minyak.

    “Hingga akhir Oktober 2022, tingkat realisasi produksi minyak PHM mencapai kisaran 28,000 bopd atau 107% di atas target RKAP yaitu sebesar 23.649 bopd, dan untuk realisasi produksi gas, mencapai 560 MMSCFD (Million Standard Cubic Feet Per Day atau juta kaki kubik gas per hari yang setara dengan 110% di atas target RKAP yang sebesar 488 MMSCFD.” Ujar Krisna.

    Lebih lanjut, Krisna menambahkan bahwa Demulsifier dipakai untuk mengatasi masalah yang disebabkan oleh kandungan emulsi dalam minyak. Selain mempengaruhi kualitas minyak yang terproduksi, kandungan emulsi dapat mengganggu kinerja peralatan produksi gas-kondensat di North Processing Unit (NPU). Oleh karena itu, menurut Krisna bahan kimia tersebut meningkatkan efektivitas pengolahan produksi, termasuk memisahkan minyak dan air secara sempurna.

    Sementara itu, Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Chalid Said Salim mengatakan bahwa pencapaian ini merupakan buah kolaborasi lintas fungsi, baik dari tim Operasi Produksi NPU, Production Operations (Well Performance & Production Assurance), tim Operation Surface Facilities, tim Well Intervention, dan tim Reservoir, serta para mitra kerja, dengan tetap mengutamakan HSSE dan tata nilai AKHLAK sebagai core value saat bekerja.

    “Kami senantiasa menerapkan pendekatan strategis dalam memilih proyek-proyek migas yang dapat memberikan pengembalian investasi yang terbaik sesuai dengan kondisi lapangan yang sudah mature, sehingga keberlanjutan operasi migas untuk pemenuhan kebutuhan energy nasional dapat terus terjaga”, jelas Chalid. (*)

    , , ,

    Masyarakat pra sejahrtera menerima bantuan paket sembako dalam operasi pasar di Tenggarong
    (Foto: Endi)

    Operasi pasar atau pasar murah dalam rangka pengendalian inflasi daerah dan peringatan hari pangan sedunia 2022 dipusatkan di halaman parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (07/11/2022).

    Hadir bersama masing-masing jajaran yakni Gubernur Kaltim Isran Noor dan Bupati Kukar Edi Damansyah, unsur Forkopimda Kukar, Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Pangan Nasional RI, Ketua Satgas Pangan Polda Kaltim, serta sejumlah undangan.

    Turut hadir secara virtual dalam acara tersebut Bupati/Wakil Bupati, dan Walikota/Wakil Walikota Se-Kaltim. Operasi pasar ini juga digelar serentak di seluruh kabupaten/kota di wilayah provinsi Kaltim 

    Bupati Kukar Edi Damansyah dalam keterangannya kepada awak media mengungkapkan, kegiatan pasar murah ini bersifat temporer dan situasional.

    "Yang berkaitan dengan operasi pasar itu bentuk pemerintah memastikan bahwa dari ketersediaannya ada, daya beli masyarakat juga terjangkau, makanya pasar murah namanya. Tapi sekali lagi ini temporer dan situasional," bebernya.

    Ia mengatakan, harapan besar dari operasi pasar yang bertepatan dengan hari pangan sedunia ini adalah untuk membangun komitmen dan kerja bersama, sehingga program pangan bisa berjalan dengan baik.

    "Tadi sudah saya sampaikan di kabupaten Kutai Kartanegara program pangan ini menjadi hal yang paling utama, makanya ada program berkaitan dengan optimalisasi kawasan-kawasan pertanian dalam arti luas, itu tidak lain maksudnya adalah kita memberikan jaminan jangka panjangnya, sehingga kekuatan pangan ini bisa berbasis produksi lokal," ujar Edi.

    Sementara itu Gubernur Kaltim Isran Noor menyebutkan jika pasar murah merupakan salah satu cara dalam pengendalian inflasi. Dia pun meminta pemerintah kabupaten/kota untuk memantau kondisi atau suplay kebutuhan pokok di wilayah masing-masing.

    "Supaya memonitor kondisi dan suplay kebutuhan barang, terutama komoditi-komoditi yang dapat mempengaruhi inflasi," pintanya.

    Orang nomor satu di Kaltim ini mengatakan, inflasi tetap diperlukan asalkan terkendali. Menurutnya secara nasional inflasi di Kaltim cukup bagus.

    "Jadi secara nasional kita berkelas lah, bukan kelasnya tinggi tapi inflasinya terkendali. Kita rata-rata antara 4,5 sampai 5,2 range-nya, masih bagus," tandas Isran. 

    Dalam kegiatan operasi pasar ini turut diserahkan alokasi Bantuan Langsung Tunai UMKM untuk 11.810 UMKM Se-Kukar dengan total nilai bantuan sebesar Rp 7,86 milyar, serta penyerahan alokasi Bantuan Langsung Tunai kepada 50 pelaku peternakan dan penyerahan sertifikat Prima 3 kepada petani.

    Selain itu juga diserahkan bantuan 50 paket sembako kepada masyarakat pra sejahtera yang diserahkan  secara simbolis kepada perwakilan penerima oleh Gubernur Kaltim Isran Noor dan Bupati Kukar Edi Damansyah. (mmbse)

    , ,

    Pangdam VI Mulawarman disambut prosesi Tepong Tawar oleh Kesultanan Kutai Kartanegara
    (Foto: Endi)

    Tenggarong - Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Markas Kodim 0906/Kutai Kartanegara (Kkr), Rabu (02/11/2022) pagi tadi.

    Kedatangan Pangdam VI Mulawarman bersama sang istri Ny Rahma Tri Budi Utomo dan rombongan disambut prosesi Tepong Tawar oleh kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura serta persembahan tari selamat datang.

    Selain Dandim 0906/Kkr Letkol Inf Jeffry Satria beserta jajaran dan pengurus Persit Kartika Chandra Kirana Dim 0906/Kkr, turut menyambut kedatangan Pangdam yakni Danrem 091/ASN Brigjen TNI Dendi Suryadi, Asisten III Setkab Kukar, unsur Forkopimda, serta Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kukar.

    Mengawali kunjungannya, Pangdam melakukan penanaman pohon di halaman markas Kodim 0906/Kkr, dilanjutkan dengan memberikan pengarahan sekaligus berinteraksi dengan para prajurit.

    "Alhamdulillah mereka sangat senang dengan kehadiran kita dari Kodam dan menanggapi semua yang kita sampaikan dengan serius. Tentunya ada arahan-arahan yang bisa mereka gunakan untuk melakukan tugas kedepan," terangnya kepada awak media.

    Dalam sejumlah agenda Kunker ini, Pangdam juga meninjau Koramil 0906-01/Tenggarong di kawasan Jalan Danau Aji, lalu menuju Desa Jonggon untuk meninjau lahan pinjam pakai rencana perumahan Kodim 0906/Kkr dan lahan ketahanan pangan.

    FKUB Kukar turut menyambut kedatangan Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Tri Budi Utomo 
    (Foto: Endi)

    Terkait peninjauan lahan ketahanan pangan tersebut, Pangdam mengatakan bahwa seiring pembangunan IKN yang mulai berjalan, maka ketahanan pangan harus sukses.

    "Pangan yang ada sementara ini didatangkan dari luar, khususnya Kalimantan Timur ini yang baru tersedia disini baru 120 ribu dari kebutuhan, sementara nanti kebutuhan secara keseluruhan sampai mencapai 700 ribu ton, berarti butuh pemngembangan lagi," beber dia.

    Kodam VI Mulawarman beserta jajaran dibawahnya mulai dari Korem, Kodim, sampai dengan Koramil berkomitmen agar kebutuhan pangan bisa diatasi.

    "Tentunya harus dilaksanakan secara bertahap. Awal tahap ini kita laksanakan karya bhakti dengan skala yang terintegrasi secara keseluruhan yaitu mencakup 5 kecamatan yang nanti akan kita jadikan lahan padi hortikultura dan semuanya," kata Pangdam lagi.

    Mayjen TNI tri Budi Utomo yang mulai menjabat Pangdam VI/Mulawarnan pada bulan Juli 2022 lalu turut mengapresiasi pengembangan lahan ketahanan pangan di Desa Jonggon yang masuk dalam kawasan kecamatan Loa Kulu.

    "Disini pengembangannya juga bagus sudah disiapkan untuk ketahanan pangan yaitu jagung dan ada juga ternak. Mudah-mudahan ini nanti bisa kedepannya juga sangat bermanfaat untuk kebutuhan IKN, Kutai Kartanegara, serta Kalimantan Timur pada umumnya," tandas Pangdam. (mmbse)

    Mayjen TNI Tri Budi Utomo melakukan penanaman pohon di halaman Markas Kodim 0906/Kkr
    (Foto: Endi)


    , , ,



    Balikpapan – Desa Kersik yang merupakan desa binaan program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) mendapatkan Penghargaan Sertifikat Progam Kampung Iklim (Proklim) Utama Tahun 2022 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK), Selasa  (25/10) lalu. 

    Desa Kersik berada di Kecamatan Marangkayu, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Provinsi Kalimantan Timur yang merupakan wilayah Ring 1 operasi hulu migas PHKT, khususnya Daerah Operasi Bagian Utara (DOBU).

    Proklim merupakan ajang penilaian berskala nasional yang diadakan oleh KLHK dalam rangka meningkatkan partisipasi masyarakat, pemerintah, maupun perusahaan dalam melakukan penguatan kapasitas terkait kegiatan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim. Ajang penilaian ini ditujukan untuk Desa/Kelurahan yang telah melaksanakan kegiatan pengelolaan lingkungan sebagai bentuk adaptasi dan mitigasi terhadap perubahan iklim.

    Adaptasi terhadap lingkungan yang dimaksud adalah bagaimana masyarakat dapat menyesuaikan diri terhadap dampak dari perubahan iklim, misalnya masyarakat sudah mampu menanggulangi atau mengatasi penyakit yang disebabkan adanya perubahan cuaca seperti penyakit demam berdarah. Sedangkan, mitigasi lingkungan yaitu kegiatan yang dilakukan sebagai upaya penurunan efek gas rumah kaca dan sebagai wujud pengendalian terhadap iklim, bentuk kegiatannya upaya mitigasi, misalnya pengelolaan masalah sampah, melakukan penanaman pohon untuk memberikan udara yang segar yang dapat mencegah kebakaran hutan.

    Terpilihnya Desa Kersik dalam ajang ini bukan tanpa alasan, menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Kartanegara yang diwakili oleh Rustam Effendi., SH,M.Si., menyampaikan bahwa Desa Kersik menjadi salah satu desa di Kukar yang siap untuk mengikuti penilaian Proklim KLHK. Rustam menjelaskan alasannya bahwa Desa Kersik sudah melakukan berbagai macam kegiatan yang berkaitan erat dengan Proklim yang didukung oleh Program CSR PHKT.

    “Di Desa Kersik kegiatan yang sudah berjalan diantaranya pemasangan Geobag PEGAR, pengadaan apartemen ikan, penanaman mangrove, transplantasi terumbu karang, pengolahan sampah organik menjadi pupuk dan pestisida orhganik, pembuatan kerajinan bernilai ekonomis, seperti pembuatan kerajinan dari sabut kelapa dan kerajinan dari sampah plastik, pengadaan tadah hujan, penanaman sayuran organik, pembentukan kelompok relawan tanggap bencana, dan lain-lain. Hal ini menunjuknya adanya peran aktif, kepedulian, kolaborasi serta kerjasama yang baik antara perusahaan, pemerintah dan masyarakat desa”, jelas Rustam.

    Sementara itu, Head of Communication Relations & CID Zona 10 Dharma Saputra turut bergembira atas pencapaian dan penghargaan yang diterima oleh Desa Kersik. Menurutnya, pencapaian ini merupakan hasil kolaborasi antara PHKT, pemerintah desa, pemerintah kabupaten, khusunya Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kutai Kartanegara. Menurutnya, Desa Kersik mengalami akselerasi dari apresiasi kategori Pratama sebelumnya, tidak melalui Madya, namun langsung mendapatkan penghargaan Proklim Kategori Utama.

    “Penghargaan sebagai Desa Proklim Utama dapat meningkatkan semangat masyarakat di Desa Kersik untuk terus melaksanakan beragam kegiatan positif dari pelatihan-pelatihan yang telah diberikan oleh PHKT sehingga akan tercipta keberlanjutan. Selain itu, apresiasi ini dapat mengangkat nama baik dan reputasi positif bagi Pemerintah Kabupaten, Pemerintah desa, Perusahaan maupun masyarakat Desa Kersik”, ujar Dharma.

    Kepala Desa Kersik Jumadi menyampaikan bahwa partisipasi dalam kegiatan Proklim ini merupakan bentuk kepedulian masyarakat dan pemerintah terhadap lingkungan serta dukungan terhadap keberlanjutan hidup, terutama dalam menjamin kebutuhan pangan. Sehingga, Proklim tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, namun juga merupakan kepentingan bersama. 

    Jumadi menilai bahwa pencapaian Desa Kersik dalam kegiatan Proklim diharapkan mampu memicu desa-desa lain dalam ikut serta melakukan adaptasi dan mitigasi lingkungan, sehingga mampu mengurangi dampak akibat perubahan iklim. (***)

    , ,

    Mining Competition salah satu rangkaian acara yang digelar dalam rangka reuni akbar Fatek Unikarta
    (Foto: Endi)

    Tenggarong-Berbagai kegiatan digelar dalam reuni akbar Fakultas Teknik (Fatek) Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta), Sabtu (29/10/2022).

    Rangkaian acara yang berlangsung selama sehari diawali dengan kegiatan sosial donor darah hasil kerja sama Fatek Unikarta dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kukar.

    Ketua panitia pelaksana, Hendra mengungkapkan, acara ini merupakan temu kangen para alumni dari berbagai angkatan, pasalnya reuni akbar belum pernah digelar sejak Fatek berdiri di tahun 1998 hingga sekarang.

    "Setelah 2 tahun pandemi, inilah momentnya selama 24 tahun berdirinya Fakultas Teknik baru kita bisa mengadakan acara," ujar pria yang berdinas di Kementerian ESDM ini.

    Kegiatan reuni juga diisi senam zumba yang melibatkan seluruh alumni dan civitas akademika termasuk masyarakat, serta pembagian door prize menarik.

    "Setelah itu kita lanjut dengan Fatek Mining Competition yang bertujuan untuk mengingatkan kembali kepada mahasiswa ketika masa perkuliahan dulu," terangnya.

    Rangkaian acara lainnya berupa bedah buku dengan tema bincang penulis, menghadirkan narasumber Yustina Hong Lawing yang merupakan akademisi dan penulis.

    "Kemudian diskusi panel yang dihadiri Dekan Fatek, Pembantu Rektor dan Rektor Unikarta. Ada juga kuliah umum terbuka pada jam 4 sore, dan Insya Allah dilanjutkan dengan acara puncak pada malam hari nanti," sambung Hendra yang juga menjadi pembicara dalam diskusi panel tersebut.

    Meski demikian, tidak semua alumni Fatek Unikarta bisa hadir dalam reuni akbar ini lantaran beberapa diantaranya kini bertugas di luar Kukar.

    "Tidak semua bisa hadir, karena alumni kita tersebar di seluruh Indonesia, ada yang di Sulawesi, Sumatera, dan wilayah lainnya. Tapi prinsifnya mereka mendukung supaya acara ini bisa sukses," kata Hendra lagi.

    Ditambahkannya, selama 24 tahun Fatek Unikarta berdiri, sudah banyak menelurkan alumni yang bekerja di perusahaan pertambangan batu bara maupun mineral. 

    "Kedepan dari fakultas lain di Unikarta mencoba bersama-sama membangun dalam kegiatan pertambangan ini, jadi tidak hanya Fakultas Teknis yang menjadi leader, tapi juga Fakultas lain untuk bekerja di perusahaan tambang," tandas dia.

    Ketua Ikatan Alumni (IKA) Fatek Unikarta periode 2022-2024 Julyas Vico mengaku jika antusiasme alumni yang akan hadir dalam reuni akbar ini diluar ekspektasi.

    "Animo teman-teman alumni untuk hadir itu luar biasa, karena dari konfirmasi kehadiran sudah mencapai 235 orang, itu belum beserta teman-teman mahasiswa yang akan hadir, kemudian dosen-dosen kita yang masih aktif dan tidak aktif lagi juga kita undang," bebernya.

    Dirinya berharap kegiatan reuni akbar ini dapat menjadi ajang silaturahmi antara alumni dan mahasiswa Fatek.

    "Karena setelah 24 tahun banyak alumni yang tidak dikenal sama mahasiswa, jadi ini media untuk saling berkenalan, bersilaturahmi dengan lebih erat, kemudian alumni dengan phak fakultas, dengan universitas untuk saling silaturahmi lagi," demikian disampaikan Vico. (Adv/mmbse)

    , ,

    Penandatanganan fakta integritas oleh Kepala Desa terpilih disaksikan Bupati Kukar Edi Damansyah
    (Foto: Istimewa)

    Kepala Desa (Kades) terpilih periode 2022-2028 di wilayah kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dilantik, Kamis (27/10/2022) pagi.

    Pengucapan sumpah jabatan sekaligus pelantikan Kades dari 18 kecamatan ini dipimpin langsung oleh Bupati Kukar Edi Damansyah di gedung Puteri Karang Melenu (PKM), Tenggarong Seberang.

    Usai penandatanganan berita acara pelantikan serta pembacaan fakta integritas yang disaksikan unsur Forkopimda, para Kepala OPD, Camat, dan undangan, Edi menyampaikan sejumlah pesan kepada Kades terpilih.

    "Para Kepala Desa lakukan langkah cepat dan taktis, lakukan evaluasi yang baik, karena dalam kurun waktu 2 bulan penyelenggaraan pemerintahan dan pelaksanaan pembangunan, pertanggungjawaban APBDesa itu berada di pundak Bapak/Ibu sekalian," ujarnya.

    Ia berharap penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan khususnya di tingkat desa sudah ditetapkan peraturan perundang-undangannya, serta dipedomani dengan baik.

    "Tahan diri dengan baik, jangan terlalu emosional di dalam mengambil keputusan khususnya yang berkaitan dengan perangkat-perangkat desa dan juga pada pelaksana yang melaksanakan tugas di Badan Usaha Milik Desa (BumDes)" pinta Edi.

    Orang nomor satu di Kukar ini turut memuji sejumlah BumDes di Kukar yang memiliki prestasi tidak hanya di tingkat lokal Kaltim, bahkan mencapai prestasi di Top 45 Nasional.

    "Bukan gampang mencapai hal ini, karena ini adalah kerja keras teman-teman yang ada di desa. Jadi jangan sampai seperti Pilkades 2019 yang lalu, setelah dilantik, 1 bulan kemudian habis dirombak semua perangkatnya, sehingga BumDes-nya mati suri," singgungya.

    Dia mengigatkan, perhelatan pesta demokrasi tingkat desa telah usai dan meminta agar para Kades tidak bekerja secara sendiri.

    "Yang sangat penting nanti bagaimana kolaborasi dengan para pemangku kepentingan dan warga khususnya masyaralat desa di wilayah masing-masing," tegas Edi.

    Atas nama Pemkab Kukar dan secara pribadi, dirinya menyampaikan ucapan selamat kepada Kades terpilih yang akan segera menjalankan tugas dan amanah dari masyarakat.

    "Semoga tugas-tugas ini memberikan manfaat kepada masyarakat di wilayah desa masing-masing," tutupnya. (mmbse)

    , ,



    Kutai Kartanegara – PT Pertamina EP Sangatta Field (PEP Sangatta Field) memberikan bantuan berupa bangunan Puskesmas Pembantu (Pusban) Desa Tanah Datar, Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (24/10/2022) yang ditandai dengan penandatanganan batu prasasti oleh Bupati Kukar Edi Damansyah.

    Penyerahan secara resmi gedung puskesmas ini dilaksanakan di Pusat Kegiatan Pertanian Terpadu Desa Tanah Datar, Kecamatan Muara Badak. Penandatanganan prasasti oleh Bupati ini didampingi Field Manager PEP Sangatta Field Abdul Rachman Para Buana, Camat Muara Badak Arfan, dan Kepala Desa Tanah Datar H. Anwar.

    Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan pemberian bantuan untuk masyarakat dan Rukun Tetangga (RT) serta peresmian program CSR berbagai perusahaan yang beroperasi di Desa Tanah Datar, salah satunya PEP Sangatta Field.

    Dalam sambutannya Bupati Kukar menjelaskan, keberadaan Kecamatan Muara Badak yang berada di wilayah pesisir sebagai zona ekonomi Kabupaten Kukar dan salah satu potensinya adalah kehadiran industri migas di wilayah tersebut. 

    “Sebagai imbal balik pemanfaatan wilayah oleh industri hulu migas, sudah sepatutnya jika kontribusi perusahaan diberikan kepada masyarakat, khususnya yang terdampak secara langsung oleh kegiatan perusahaan”, jelas Edi.

    Selanjutnya, Edi dan rombongan berkunjung ke lokasi Puskesmas Pembantu Desa Tanah Datar tepatnya di Gang Tanjung RT 08 Dusun Selatan. Ia mengapresiasi bantuan program CSR/PPM yang masuk dalam rencana kerja tahun 2021 ini dan berharap Perusahaan dapat memberikan penambahan fasilitas pendukung Puskesmas Pembantu tersebut agar bisa berfungsi secara maksimal.

    Field Manager PEP Sangatta Field Abdul Rachman Para Buana menjelaskan komitmen Perusahaan dalam mendukung program pemerintah daerah dan kebutuhan masyarakat dalam hal mendapatkan akses terhadap pelayanan kesehatan melalui pembangunan Puskesmas Pembantu ini. 

    Menurut Abdul, pembangunan puskesmas ini sejalan dengan amanah Bupati Kukar sebelumnya untuk mendukung peningkatan layanan kesehatan bagi masyrakat khsuusnya di sekitar wilayah operasi Perusahaan. 

    “Masukan terhadap perlunya fasilitas pendukung operasional Puskesmas Pembantu akan dikoordinasikan dengan pihak terkait di internal perusahaan, Dinas Kesehatan Kukar, dan pengurus puskesmas setempat”, pungkas Abdul. (***)


Top