, ,

    Pelantikan Edi Damansyah-Rendi Solihin sebagai Bupati/Wabup terpilih akan dilaksanakan virtual
    (Foto: Endi)

    Pasangan calon (Paslon) Edi Damansyah - Rendi Solihin telah ditetapkan sebagai Bupati dan Wakil terpilih Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2021 - 2026.


    Direncanakan pelantikan akan berlangsung secara virtual oleh Gubernur Kaltim Isran Noor bersama 5 Kepala Daerah pemenang Pilkada serentak 2020 di Kaltim.

    "Jadwal dari Pemprov Kaltim direncanakan tanggal 26 Februari 2021, namun kepastiannya masih menunggu kepastian jadwal dari Kemendagri," terang Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokom) Setkab Kukar Ismed, Rabu (24/02).


    Dikatakannya, sehari sebelumnya juga telah dilaksanakan rapat secara virtual bersama Kabag Protokol Pemprov Kaltim Syarifah Alawiyah terkait susunan acara, tahapan, serta teknis prosesi pelantikan Bupati/Wakil Bupati dan Walikota/Wakil Walikota terpilih.

    "Insha Allah kita sudah siap melaksanakan secara virtual, kemarin sudah dilaksanakan gladi kotor," ujar Ismed.

    Ia mengatakan, gladi bersih persiapan pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih akan dilaksanakan pada Kamis (25/02) besok. 

    "Kami masih terus berkoordinasi dengan Pemprov Kaltim untuk persiapan pelantikan," sambungnya.

    Acara tersebut rencananya akan dirangkai dengan pelantikan ketua TP PKK dan ketua Dekranasda Kukar, sementara untuk undangan yang hadir dibatasi sesuai protokol kesehatan (Prokes) COVID-19.

    "Untuk undangan terbatas maksimal 25 orang hanya dari unsur Forkompinda dan keluarga inti," demikian dijelaskan Ismed. (end)

    , , ,

    Ketua DPRD Kukar menyerahkan berita acara paripurna ke-7 kepada Plh Bupati Kukar Sunggono
    (Foto: Endi)

    DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat paripurna ke - 7 pengumuman  hasil penetapan pasangan calon Edi Damansyah - Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih tahun 2020, Senin (22/02/2021) pagi.

    Hadir Plh Bupati Kukar Sunggono, unsur Forkopimda,  Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Ketua KPU dan Ketua Bawaslu Kukar. 

    Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid mengatakan, hasil rapat paripurna selanjutnya akan disampaikan kepada Mendagri melalui Gubernur Kaltim.

    "Mudah-mudahan prosesnyaa bisa berjalan cepat, sehingga Bupati dan Wakil Bupati terpilih ini bisa segera dilantik bersama dengan Kepala Daerah lain yang ada di Kalimantan Timur," katanya.

    Sementara agenda pelantikan para Kepala Daerah terpilih di Kaltim direncanakan berlangsung secara serentak pada 26 Februari mendatang.

    "Mudah-mudahan Kutai Kartanegara bisa masuk pada tanggal itu (26 Februari, Red)," harap Rasyid.

    Ia juga berharap, seluruh persoalan pasca Pilkada berakhir dan mengajak seluruh masyarakat agar mendukung Bupati dan Wakil Bupati terpilih untuk melaksanakan pembangunan di Kukar.

    "Bupati dan Wakil Bupati tidak bisa berjalan sendiri tanpa didukung oleh seluruh lapisan masyarakat. Kita berharap kedepan Kutai Kartanegara bisa lebih maju, mengejar ketertinggalan daerah kita dari daerah yang lain di Indonesia ini," ucapnya.

    Sementara Plh Bupati Kukar Sunggono menyebutkan, penyerahan hasil rapat paripurna tersebut ke Mendagri merupakan kewenangan pemerintah provinsi Kaltim.

    "Paling besok lah saya memastikan prosesnya clear di Jakarta (Kemendagri, Red).  Mudah-mudahan beliau (Edi Damansyah - Rendi Solihin) bisa dilantik secara bersamaan dengan Bupati/Wakil Bupati, Walikota/Wawali terpilih pada tanggal 26 Februari ini, harapan kita secepatnya," ujarnya.

    Atas nama pemerintah daerah, Sunggono menyampaikan apresiasi kepada unsur pimpinan dan seluruh anggota DPRD Kukar atas terselenggaranya sidang paripurna ini.

    "Sehingga kedepan Bupati dan Wakil Bupati Kukar terpilih Pilkada tahun kemarin bisa segera ditetapkan dan diproses lebih lanjut untuk mendapat legalitas dari Kemendagri untuk pelantikannya," tandas Sunggono. (end)

    ,

    KPU Kukar menetapkan Edi Damansyah - Rendi Solihin sebagai Bupati dan Wakil Bupati terpilih
    (Foto: Istimewa)

    KPU Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar rapat pleno terbuka penetapan pasangan calon terpilih Bupati dan Wakil Bupati Kukar tahun 2020 Edi Damansyah - Rendi Solihin di Ballroom Hotel Grand Elty Singgasana, Tenggarong, Sabttu (20/02/2021) malam. 

    Dalam rapat pleno ini hadir Plh Bupati Kukar Sunggono, Ketua DPRD Kukar Abdul Rasyid dan partai politik (Parpol) pengusung Edi - Rendi.

    Rapat pleno tersebut digelar KPU Kukar pasca Mahkamah Konstitusi (MK) yang belum lama ini menolak gugatan Lumbung Informasi Rakyat (LIRA) terhadap hasil Pilkada Kukar.

    Ketua KPU Kukar Purnomo mengatakan, pihaknya telah melaksanakan tahapan terakhir dalam PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang program, jadwal tahapan pemilihan Kepala Daerah (Pilkada). Sedangkan berita acara penetapan hasil pleno diserahkan kepada DPRD Kukar, Parpol pengusung, dan Bawaslu.

    "Setelah itu dari DPRD Kukar menggelar rapat paripurna untuk diusulkan ke Gubernur Kaltim untuk pelantikan (Bupati-Wakil Bupati terpilih, Red)," ujarnya.

    Dalam kesempatan itu, Edi Damansyah dan Rendi Solihin menyampaukan apresiasi kepada masyarakat dan seluruh pihak hingga tahapan Pilkada dapat terlaksana dengan baik.

    "Kami menyampaikan terima kasih kepada seluruh warga masyarakat kabupaten Kutai Kartanegara atas dukungan dan doa sehingga perjuangan di Pilkada bisa kita lalui dengan baik," ucap Edi.

    Ia juga mengapresiasi kepada KPU dan Bawaslu Kukar dalam penyelenggaraan Pilkada yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara konstitusional dan tepat waktu.

    "Walaupun dihitung dari PKPU bahwa pasca keputusan MK itu 5 hari dan ini hari yang terakhir sehingga bisa dilaksanakan (penetapan, red) sesuai jadwal," tandasnya. (end) 

    ,

    Evakuasi jasad Pepeng oleh Basarnas di perairan sungai Desa Jembayan atau 20 KM dari TKP
    (Dok. Basarnas Kaltim)

    Pekerja pencucian yang tenggelam bersama mobil jenis Mitsubishi Triton di sungai Mahakam, kelurahan Sukarame, Tenggarong, akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Minggu (21/02/2021).

    Kepala Basarnas Kaltim Melkianus Kotta menyebutkan, jasad korban bernama Feri Setiawan alias Pepeng (18) ditemukan oleh salah satu relawan kemanusiaan KOTI Kecamatan Loa Kulu.

    Dikatakannya, jasad korban didapati mengambang di perairan sungai Mahakam desa Jembayan, kecamatan Loa Kulu sekitar pukul 11.30 Wita.

    Berdasarkan laporan yang ia terima dari Tim Basarnas di lapangan, jasad korban ditemukan sekitar 20 kilometer dari lokasi kejadian dan telah dievakuasi ke RSUD AM Parikesit Tenggarong.

    "Dengan telah selesai ditemukannya korban, untuk itu operasi SAR dinyatakan selesai dan kepada seluruh tim pencari yang terlibat kami mewakili pimpinan pusat menyampaikan terima kasih atas kerjasama dan dukungannya sehingga operasi SAR bisa berjalan aman dan lancar," kata Melkianus.

    Seperti diberitakan sebelumnya. korban pada Jumat (19/02/2021) siang, tengah membersihkan bagian dalam mobil dengan posisi badan separuh berada diluar mobil, namun tiba-tiba mobil maju kedepan dan melompati pagar pembatas pencucian dan masuk kedalam sungai Mahakam bersama korban.


    Dua rekan korban berusaha menolong dan berupaya menarik tangan korban namun tidak berhasil, sebab saat mobil tenggelam arus sungai deras disertai kuatnya hisapan air.

    Pasca dilaporkan tenggelam, pencarian terus dilakukan oleh Tim gabungan dari Basarnas, BPBD Kukar, Satpol PP, TNI, Polri, Dishub dan relawan Balakarcana. Namun mobil yang tenggelam bersama korban berhasil dievakuasi di hari kedua, hanya saja Pepeng tak berada didalamnya hingga akhirnya ia ditemukan tak bernyawa pada hari ketiga. (end)

    ,

    Mobil triton double cabin yang tenggelam bersama korban dievakuasi dari dasar sungai Mahakam
    (Foto: F.Zabady)

    Upaya pencarian Feri Setiawan alias pepeng (18) karyawan pencucian mobil yang tenggelam sehari sebelumnya bersama 1 unit mobil di sungai Mahakam, kelurahan Sukarame, Tenggarong, hingga Sabtu (20/02/2020) belum membuahkan hasil.

    Pencarian korban terus dilakukan oleh Tim gabungan dari Basarnas, BPBD, Satpol PP, TNI, Polri, Dishub dan relawan Balakarcana.

    Baca JugaSeorang Karyawan Pencucian di Sukarame Tenggelam Bersama Mobil Yang Dicucinya

    Namun mobil jenis Mitsubhisi Triton double Cabin warna putih dengan nomor polisi KT 8670 LQ. yang tenggelam bersama korban berhasil di evakuasi menggunakan mobil derek milik Dishub Kukar.

    Kaur Inafis Sat Reskrim Polres Kukar AIPTU Dian Heri Wahyudi mengatakan, lokasi penemuan mobil berjarak sekitar 18 meter dari pencucian dengan kedalaman 9 meter. Mobil berhasil diangkat sekitar pukul 12.30 Wita.

    Tim Inafis identifikasi mobil Triton yang tenggelam di sungai Mahakam bersama pekerja pencucian
    (Foto: F. Zabady) 

    "Hasil identifikasi kita tadi di mobil, persneling dalam keadaan netral. Ini belum kita pastikan apakah awalnya pada saat kejadian atau netralnya pada saat tim Basarnas melakukan penyisiran ke dalam mobil, bisa saja persnelingnya tersenggol," bebernya.

    Ia juga mengungkapkan jika central lock tidak terkunci. Kondisi rem maupum kopling juga normal tidak dalam posisi terganjal, bahkan kunci mobil dalam keadaan on. Sedangkan kaca mobil pada bagian belakang sebelah kiri setengah terbuka dan kaca pada bagian depan pecah.

    "Surat-surat didalam ada dan lengkap, hanya saja di dalam mobil tidak kita temukan korban," kata Dian.

    Tim Inafis sendiri tidak menemukan indikasi jika korban keluar melalui pintu mobil saat kendaraan yang tengah dibersihkan korban meluncur ke dalam sungai.

    "Tidak ada kita temukan ada upaya mendobrak (pintu mobil, red), kaca pecah di depan pun berasal dari tekanan luar bukan dari dalam," ungkapnya. (end)

    ,

    Upaya pencarian korban yang tenggelam bersama mobil di sekitar TKP pencucian Sukarame
    (Foto: F. Zabady)

    Satu orang karyawan pencucian mobil di Tenggarong bernama Feri Setiawan alias Pepeng (18) tenggelam saat tengah membersihkan mobil, Jumat (19/02/2021) siang.

    Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting melalui Kapolsek Tenggarong IPTU Rachmat Andika Prasetyo menyebutkan, peristiwa ini terjadi di pencucian mobil, Kelurahan Sukarame, sekira pukul 14.20 Wita.

    "Pada saat mobil telah selesai dicuci dan dalam posisi menanjak serta kondisi mesin dalam keadaan hidup, korban membersihkan bagian dalam mobil dengan posisi badan separuh berada diluar mobil," ungkapnya.

    Namun tiba-tiba mobil maju kedepan dan melompati pagar pembatas pencucian dan masuk kedalam sungai Mahakam dan korban masih berada didalam mobil.

    "Kemudian dua karyawan lainnya berusaha menolong korban dengan berusaha menarik tangan korban namun tidak berhasil karena hisapan airnya kuat," katanya.

    Karena hisapan air pada saat mobil tenggelam dan arus sungai yang deras, kemudian dua rekannya yang berusaha menolong melepas korban yang tenggelam bersama mobil jenis Mitsubhisi Triton double Cabin warna putih dengan nomor polisi KT 8670 LQ.

    Hingga berita ini diturunkan upaya pencarian korban yang dilakukan oleh Satpol Air Polres Kukar dan Tim SAR BPBD Kukar dengan menggunakan perahu karet masih berlangsung.

    Dari data yang dihimpun petugas kepolisian, korban masih berstatus pelajar dan berdomisili di Jalan Mayjend Panjaitan, RT 03, Gang 4, Kelurahan Loa Ipuh, Tenggarong. (end)

    , , ,

    Pemukulan gong oleh Plh Bupati Kukar tanda diresmikannya Kampung Tangguh Kelurahan Panji
    (Foto: Endi)

    Kelurahan Panji di Kecamatan Tenggarong merupakan salah satu kawasan zona merah penyebaran COVID-19. Polres Kukar pun membentuk Kampung Tangguh di kelurahan ini yang diresmikan pada Kamis (18/02/2021).

    Kapolres Kukar AKBP Irwan Masulin Ginting dalam sambutannya mengatakan, di wilayah hukumnya sudah berdiri 16 Kampung Tangguh sebagai upaya menyikapi situasi 3 bulan terakhir dimana terjadi lonjakan kasus positif COVID-19 yang sangat tinggi di Kukar.

    "Tentunya ini harus kita sikapi dengan membentuk kampung-kampung tangguh seluruh desa dan kelurahan di wilayah Kutai Kartanegara. Sebagai pilot project pertama adalah Kelurahan Panji," ucap Kapolres.

    Dengan berdirinya Kampung Tangguh Etam, Kapolres mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama mengubah status zona merah Kelurahan Panji ke zona kuning hingga menjadi zona hijau.

    "Insya Allah akan menjadi contoh bagi kelurahan dan desa di wilayah Kutai Kartanegara. Tentunya apa yang kita lakukan sejalan dan searah dengan kebijakan pemerintah, dimana saat ini dilaksanakan PPKM berskala mikro dan dilakukan pada tingkat RT-RW (RT SIGAP, Red)," cetusnya.


    Kapolres Kukar meninjau sekretariat Kampung Tangguh Etam dan sarana penunjang lainnya
    (Foto: Endi)

    Saat meresmikan Kampung Tangguh Etam Kelurhan Panji, Plh Bupati Kukar Sunggono menegaskan jika Babinsa, Bhabinkamtibas, Kader PKK dan Lurah memiliki peran strategis dalam Kampung Tangguh.

    "Ini untuk memastikan komponen sumber daya yang ada di kelurahan bisa teroptimalkan dengan satu tujuan menurunkan angka warga kita yang terkonfirmasi positif," ujarnya.

    Terkait penerapan PPKM berskala mikro, hal tersebut merupakan kebijakan pemerintah daerah yang dibuat untuk mengurangi aktifitas dan interaksi agar tidak ada penyebaran kasus baru COVID-19.

    "Termasuk dengan adanya Kampung Tangguh ini tolong dipastikan bahwa apa yang sudah kita niatkan benar-benar bisa diwujudkan dengan cara mengoptimalkan berkoordinasi terus bagaimana caranya supaya wilayah kita ini terlindungi," kata Sunggono.

    Ia mengungkapkan, berdasarkan Permendagri, bahwa setiap desa/kelurahan diwajibkan untuk mengalokasikan dana setidaknya minimal 8 persen dari dana desa atau dana kelurahan untuk penanganan COVID-19.

    "Perlu saya ingatkan jangan sampai digunakan untuk membayar honor tapi digunakan untuk mendukung kegiatan operasional. Ini perlu saya sampaikan supaya nanti tidak terjadi kesalahpahaman dan juga menjadi permasalahan hukum," tegasnya.

    Atas nama pemerintah daerah, dirinya menyampaikan apresiasi kepada Polres Kukar atas inisiasi pembentukan Kampung Tangguh.

    "Semoga nanti bisa dilakukan, diikuti dan direplikasi di kelurahan - kelurahan lain," harap Sunggono. (end)

    ,

    Sunggono menandatangani berita acara sertijab disaksikan Edi Damansyah dan Chairil Anwar
    (Foto: Endi)

    Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah dan Wakil Bupati Chairil Anwar resmi memasuki purna bakti sisa masa jabatan periode 2016 – 2021.

    Selanjutnya Sekretaris Daerah (Sekda) Sunggono ditunjuk menjabat sebagai Pelaksana harian (Plh) Bupati Kukar hingga Edi Damansyah yang memenangi Pilkada Kukar 2020 dilantik bersama pasangannya Rendi Solihin.

    Sunggono saat menyampaikan sambutan pada acara serah terima jabatan di ruang serba guna kantor Bupati Kukar, Rabu (17/02/2021) mengatakan, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Gubernur Kaltim telah menunjuk dirinya untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut.

    Pada kesempatan itu, Sunggono atas nama jajaran pemerintah kabupaten serta seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi kepada Edi Damansyah dan Chairil Anwar.

    "Atas dedikasinya bersama-sama dengan seluruh masyarakat Kutai Kartanegara membangun kabupaten ini, sehingga suasana kehidupan kita sampai hari ini tetap kondusif dan pembangunan tetap berjalan sebagaimana yang diharapkan semua," tuturnya.

    Sunggono menambahkan, sebagai Plh Bupati Kukar dirinya akan mengemban amanah sebatas pada kewenangan administratif.

    "Dari beberapa literatur yang saya baca memang tidak ada kewenangan Plh itu yang bersifat politis apalagi yang bersikap kebijakan. Yang pasti Plh saya itu untuk mengantarkan kembali Pak Edi Damansyah dijabatan selanjutnya," tegasnya.

    Edi Damansyah didampingi istri serta Chairil Anwar menerima kenang-kenangan 
    (Foto: Endi)

    Sementara itu Edi Damansyah mengucapkan terima kasihnya atas dukungan, peran serta, dan partisipasi jajaran pemkab dan seluruh masyarakat sehingga tugas sisa masa jabatan Bupati dan Wakil Bupati Kukar yang berakhir pada 16 Februari 2021 terlaksana dengan baik.

    "Sehingga visi misi Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara Gerakan Pembangunan Rakyat Sejahtera (Gerbang Raja) bisa terlaksana walaupun ada beberapa target yang belum bisa kita capai 100 persen, tetapi gambaran secara umum bahwa tugas-tugas bisa kita laksanakan dengan baik," ucapnya.

    Kepada Plh Bupati Kukar, ia berharap agar dapat melaksanakan tugas di pemerintahan dengan baik. "Jangan keluar dari relnya, kawal dengan baik, kooordinasi internal dan ekternal harus terus dilakukan," sambung Edi.

    Chairil Anwar sendiri mengatakan jika dirinya dan Edi Damansyah sudah sejak lama bersama di dunia pemerintahan.

    "Seperti yang beliau (Edi Damansyah, Red) katakan setiap jabatan ada masanya, ada periodesasinya. jadi ada pekerjaan-pekerjaan yang harus dilanjutkan," cetusnya.

    Sekedar diketahui, sebelumnya Edi Damansyah menjabat sebagai Plt Bupati Kukar menggantikan Bupati non aktif kala itu Rita Widyasari hingga dilantik sebagai Bupati definitf pada 14 Februari 2019. Sedangkan Chairil Anwar terpilih sebagai Wakil Bupati pada sidang paripurna DPRD Kukar 5 Mei 2020 dan dilantik 15 Juni 2020. (end)


Top