,

    Salah satu atap bangunan roboh akibat hujan badai dan angin puting beliung di Muara Enggelam
    (Foto: Ramsyah)

    Sejumlah bangunan di desa Muara Enggelam, kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar) dilaporkan mengalami kerusakan setelah diterjang hujan badai pada Kamis (13/01/2022) malam.

    "Hujan badai disertai angin puting beliung terjadi sekitar pukul 20.15 Wita. Sedangkan warga terdampak berada di lokasi RT 001, RT 002 dan RT 003," terang Ramsyah tokoh desa Muara Enggelam.

    Ia menyebutkan, dari pendataan terdapat 12 bangunan yang terdampak dan seluruhnya merupakan bangunan kayu.

    "Beberapa bangunan ada yang roboh dan atap rakitnya lepas terbang akibat terjangan hujan badai dan angin puting beliung," ujarnya.

    Diungkapkannya lagi, kerusakan bangunan mengakibatkan kerugian materil mencapai ratusan juta rupiah.

    "Korban musibah ini mengalami kerugian materil mulai dari Rp 10 juta hingga Rp 200 juta," beber pria yang mengabdi sebagai tenaga kesehatan di Puskesmas Pembantu Muara Enggelam ini.

    Ditambahkannya, kerusakan meliputi 1 unit bangunan baru kantor lembaga terpadu, 6 rumah rakit, dan 1 rumah bantuan layak huni.

    "Termasuk 4 gedung rumah burung walet. Total jumlah warga yang terdampak kurang lebih 44. jiwa," jelas Ramsyah. (end)

    , ,

    Sat Resnarkoba Polres Kukar amankan tersangka FK beserta 9 poket sabu di kawasan Jalan Arwana
    (Foto: Sat Resnarkoba Polres Kukar)

    Seorang pria berinisial FK (40) diamankan Satuan Resnarkoba Polres Kutai Kartanegara (Kukar), Senin (10/01/2022) dini hari

    Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kasat Resnarkoba AKP M.P Rachmawan mengungkapkan, awalnya anggotanya mendapatkan informasi jika ada seseorang diduga menyimpan narkotika di kawasan Jalan Arwana, Kelurahan Timbau, Tenggarong.

    Mendapatkan informasi tersebut, Kasat Resnarkoba bersama anggotanya bergerak melakukan penyelidikan.

    "Sekitar pukul 00.30 Wita, anggota mencurigai seseorang yang sedang berdiri didepan rumah, kemudian anggota menghampiri dan mengamankan orang tersebut yang mengaku bernama FK," bebernya.

    Ketika dilakukan penggeledahan badan yang bersangkutan, petugas tidak menemukan barang mencurigakan.

    "Dan saat digeledah dirumah, ditemukan 9 poket narkotika jenis sabu berat kotor 3 gram didalam kamar Saudara FK," jelas Rachmawan.

    Selanjutnya tersangka dan barang bukti dibawa ke Polres Kukar untuk dilakukan proses lebih lanjut.

    "Selain 9 poket sabu, barang bukti lainnya turut diamankan, yakni 2 buah pipet kaca, 1 buah sendok takar, 1 buah korek api gas, serta 1 buah bong," rincinya. (*)

    ,

    Akhiri masa tugas di Kukar, Letkol Inf Charles Alling gelar perpisahan dengan para awak media
    (Foto: Media Center Kodim 0906/KKR)

    Letkol Inf Charles Alling akan segera mengakhiri jabatannya sebagai Komandan Kodim (Dandim) 0906/Kutai Kartanegara (KKR).


    Pria yang berdinas di Kukar sejak Agustus 2019 ini akan mengemban tugas baru sebagai Wakil Komandan Satuan (Wadansat) 81/Anti Teror Kopassus.

    Dipenghujung masa tugasnya, ia menggelar tatap muka sekaligus perpisahan bersama jurnalis dari berbagai media di Kukar, Jumat (07/01/2022) siang, di Makodim 0906/KKR

    "Saya menyelenggarakan acara ini karena tiba saatnya harus berpamitan dengan rekan-rekan sekalian," ujar Alling.

    Ia mengatakan, masa tugas selaku Dandim di Kukar telah dilaksanakannya selama 2 tahun 7 bulan.

    "Kalau dihitung-hitung jabatan seorang Dandim itu relatif, ada yang 1 tahun bahkan ada kurang dari itu. Jadi harusnya saya 1 tahun dapat bonusnya 1 tahun 7 bulan," ucapnya.

    Dirinya merasakan kedekatan dan interaksi luar biasa serta terbantu dengan para awak media yang selama ini menjadi mitra Kodim 0906/KKR.

    "Ini harus menjadi suatu referensi buat rekan-rekan termasuk Kodim bagaimana membangun hubungan komunikasi yang baik dengan media. Karena yang saya pahami dalam komunikasi, media merupakan suatu paltform yang harus menjadi kebutuhan bagi setiap institusi atau bersifat perseorangan," kata Alling.

    Hubungan yang hangat telah dirasakannya sejak bersilaturahmi bersama awak media kali pertama bertugas dimana saat itu institusi yanng dipimpinnya masih bernama Kodim 0906/Tenggarong.


    "Mulai dari awal rekan-rekan selalu pro aktif bagaimana bisa menjadi terdepan dan terus mengedukasi masyarakat khususnya meliput hal-hal yang berkaitan dengan kegiatan Kodim 0906/KKR," bebernya.

    Pria yang telah membawa Kodim 0906/KKR meraih juara 1 lomba Binter TNI-AD serta Double Winner kategori lomba antar Kodim dan lomba karya tulis ini pun menyampaikan beberapa pesan.

    "Saya atas nama pribadi dan keluarga mohon maaf jika selama berinterkasi ada hal-hal yang secara sengaja dan tidak sengaja menyakiti hati rekan-rekan sekalian. Tolong hubungan silaturahmi ini jangan putus meskipun nanti saya di Jakarta," cetus Alling.

    Dipenghujung perpisahan, Alling membagikan buku yang ditulisnya kepada seluruh wartawan yang hadir tentang kiprah Kodim 0906 dimasa pandemi berjudul Pelangi di Kota Raja. (end)

    ,

    Sejumlah pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator dan Pengawas dilantik Bupati Kukar
    (Foto: Istimewa)

    Diawal tahun 2022, Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Edi Damansyah melantik dan mengambil sumpah jabatan sejumlah pejabat yang digelar secara langsung dan virtual, Kamis (06/01) pagi tadi.

    Digelar di ruang serba guna kantor Bupati Kukar, ada 4 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang dilantik, yakni Wiyono sebagai Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Totok Heru Subroto dengan jabatan sebagai Asisten Administrasi Umum.

    Kemudian Heldiansyah menjabat Kepala Dinas Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), serta Slamet Hadiraharjo dengan jabatan sebagai Kepala Dinas Pariwisata.

    Sementara untuk jabatan Administartor diantaranya Abdulullah Panusu (Sekretaris Dinas Pariwisata), Arfan Boma (Sekretaris Disperindag), Suhada (Sekretaris BKPSDM), Surya Agus (Sekretaris Dinas Pertanahan), Hendra Ciptadi (Sekretaris Kesbangpol).

    Selanjutnya Ahmad Marsini (Sekretaris BPKAD), Aji Muhammad Decky Ismail (Sekretaris Dinas Sosial) serta Fadli (Sekretaris Dinas kelautan dan Perikanan).

    Berikutnya, Muhammad Reza (Kabag Sumber Daya Alam), Aji Hendrete Nadia Noraini (Kabag Perencanaan Keuangan), dan Thaufik Zulfian Noor (Kabag Ortal).

    Ada 3 jabatan Camat turut dirotasi, Camat Tenggarong dijabat oleh Sukono, Camat Muara Kaman Barliah dan Camat Muara Wis Fadli Annur. Selain pejabat Administrator, beberapa pejabat Pengawas dari tingkat Kecamatan hingga Kelurahan turut dilantik dalam mutasi kali ini.

    "Rotasi, mutasi dan promosi ini adalah bagian dari dinamika kebutuhan organisasi pemerintah dan juga bagian pembinaan bagaimana karir ASN di lingkungan Pemkab Kutai Kartanegara bisa berproses dan berjalan dengan baik," ujar Bupati Kukar Edi Damansyah.

    Dalam pelantikan yang dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Sekda Sunggono, serta unsur Forkopimda ini, ia menyampaikan sejumlah pesan.

    "Saya tegaskan jangan berfikir macam-macam, yang dirotasi, dimutasi, apalagi promosi harusnya bersyukur," cetusnya.

    Orang nomor satu di Kukar ini mengungkapkan, dirinya banyak menerima pesan melalui SMS dan Whatsapp terkait adanya kekhawatiran pembubaran sejumlah OPD.

    "Jadi belum ada pembubaran dinas-dinas, bekerja saja dan laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya. Insya Allah kami terus memperbaiki manajemen ASN Pemkab Kukar. Memang tidak gampang mengelola birokrasi tetapi aturan mainnya sudah jelas," tegas Edi.

    Pekan lalu juga dilaksanakan penyetaraan jabatan dari struktural ke fungsional yang merupakan kebijakan secara nasional untuk diimplementasikan di lingkungan Pemkab Kukar. Terkait itu, dia mengingatkan akan ada proses evaluasi dalam 6 bulan kedepan untuk melihat penyesuaian budaya kerja.

    "Saya berharap kepada pejabat pimpinan tinggi pratama di unit masing-masing lakukan evaluasi internal di dinas/instansinya untuk melihat sejauh mana efektifitas kinerja, perubahan capaian kinerja, yang tadinya dikerjakan oleh pejabat struktural, tetapi dengan kebijakan bergeser ke jabatan fungsional," tandasnya. (end)

    , ,

    Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama saat menggelar press rilis akhir tahun 2021
    (Foto: Endi)

    Dalam rangkaian Operasi Lilin Mahakam 2021, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) menghimbau masyarakat untuk tidak meluapkan euforia pada malam pergantian tahun baru 2022.

    "Mengingat masa pandemi ini masih berlangsung, kita menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk taat prokes dan tidak berkumpul diluar yang menjadi potensi kerumunan dan penyebaran COVID-19," ujar Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama saat menggelar pres rilis akhir tahun 2021, Kamis (30/12) kemarin.

    Pihaknya bersama Kodim 0906/KKR, Satpol PP, BPBD dan Dishub Kukar akan bersinergi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan.

    "Untuk saudara-saudara kita yang beribadah di gereja pada malam tahun baru juga akan kita laksanakan kegiatan pengamanan," ucapnya.

    Terkait hal itu, Polres Kukar telah memetakan pengamanan beberapa titik strategis di wilayah hukumnya.

    "Kita menempatkan personel di pos pengamanan dan pos pelayanan, contohnya pos pengamanan Pulau Kumala, disitu kita tempatkan personel TNI-Polri dan instansi terkait," kata Arwin.

    Penempatan personel gabungan di titik-titik strategis tersebut dalam rangka memberikan rasa aman kepada masyarakat.

    "Harapannya adalah bagaimana kita menciptakan situasi keamanan kondusif, baik pada perayaan Natal yang lalu maupun tahun baru supaya tidak ada terjadi masyarakat menjadi korban kejahatan," cetusnya.

    Dia menambahkan, sama seperti pada malam perayaan Natal 2021 lalu, personel gabungan akan melaksanakan patroli di malam pergantian tahun.

    "Kemungkinan juga malam tahun baru ini akan ada asistensi dari Polda Kaltim untuk memonitor situasi pelaksanaan pengamanan di wilayah Kukar," demikian jelas Arwin. (end)

    , ,

    Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama didampingi Kabag Ops AKP M Aldy Harjasatya
    (Foto: Endi)

    Kapolres Kutai Kartanegara (Kukar) AKBP Arwin Amrih Wientama menyampaikan press release akhir tahun 2021, di ruang Tri Brata, lantai 3 Mako Polres Kukar, Kamis (30/12).

    Didampingi Kabag Ops AKP M Aldy Harjasatya, ia membeberkan sejumlah hal, mulai dari bidang pembinaan, bidang operasional, hingga kasus menonjol selama tahun 2021.

    Dibidang pembinaan, Arwin mengungkapkan perbandingan pemberian penghargaan dari Kapolres dan Kapolda Kaltim untuk Pamen, Pama, Bintara serta ASN Polres Kukar, dimana tahun 2020 berjumlah 47 dan tahun 2021 sebanyak 184.

    Sementara bidang operasional, gangguan kamtibmas tahun 2021 perseentasenya masih diangka 97 % atau sama dengan tahun sebelumnya. Sedangkan laka lantas untuk CT/CC naik 12 (13 %), meninggal dunia naik 19 (82 %), LB turun 4 (7 %) dan LR turun 9 (13 %) termasuk pelanggaran lalu lintas turun 7186 (19 %).

    "Jenis kejahatan konvensional turun 13 (6 %), transnasional naik 50 (22 %), kerugian negara naik 6 (40 %), kontijensi nihil. Total tahun ini trendnya naik 45 atau 10 %," rincinya.

    Tingkat kejahatan narkotika juga mengalami kenaikan dibanding tahun lalu, dimana crime total dan, crime clearence masing-masing diangka 50 (22 %), dengan jumlah tersangka pria naik menjadi 264 orang dan perempuan 12 orang.

    "Untuk barang bukti, sabu-sabu turun 2.751,98 (27 %), namun ganja naik 1.068,93 (100 %), Double L naik 3.197 (779 %), Inex naik 190 (3.100 %), tembakau sintetis naik 50,52 (100 %), dan uang hasil kejahatan narkoba juga naik Rp 99.045.000 (73 %)," ujar Arwin.

    Sedangkan crime index pada Januari - Desember 2021, terdapat 34 jenis kriminalitas dengan jumlah JTP 426 dan PTP 416. Dia juga menyampaikan trend kasus COVID-19 di Kukar dan cakupan vaksinasi.

    "Pemberian vaksinasi di klinik Polres Kukar hingga 29 Desember 2021 yaitu jenis Sinovac, Astrazaneca dan Biofarma. Untuk umlah vaksin yang diterima Polri 76.520 dosis, jumlah vaksin yang dipakai 74.658 dosis dan sisa vaksin Polri 1.862 dosis," jelasnya.

    Selain itu juga disampaikan kegiatan operasi yustisi selama pemberlakukan PPKM, kegiatan pembagian masker, pembagian sembako kepada masyarakat terdampak pandemi dan tidak mampu. termasuk operasi kepolisian sepanjang tahun ini.

    "Kasus menonjol selama 2021 yaitu penyalahgunaan narkotika, tindak pidana pencurian dengan kekerasan dan pemerkosaan, pengungkapan tindak pidana pembuatan senpi rakitan, pembuangan bayi laki-laki di desa Jonggon, serta pengungkapan 1 kilo sabu di Muara Muntai," sambung Arwin.

    Ditambahkan lagi, barang bukti narkotika hasil Operasi Antik tahun 2021 telah dimusnahkan, masing-masing pada 2 Oktober dimusnahkan sabu sebanyak 51.842 gram, Double L 3.400 butir, dan tembakau sintetis 34,34 gram.

    "Dan pada hari Rabu tangggal 29 Desember 2021 juga dilakukan pemusnahan narkotika di ruang Catur Prasetya Polres Kukar dengan barang bukti narkotika jenis sabu seberat 1.003, 77 gram," tandasnya. (end)

    , ,

    Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama memberikan keterangan kepada sejumlah wartawan
    (Foto: Endi)

    Pengungkapan kasus narkotika di wilayah hukum Polres Kutai Kartanegara (Kukar) sejak Januari hingga Desember 2021 tercatat ada 224 kasus, dengan jumlah tersangka sebanyak 274 orang.

    Ini disampaikan Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama didampingi Kasat Resnarkoba AKP MP Rachmawan usai pemusnahan barang bukti narkotika di ruang Catur Prasetya, Rabu (29/12) pagi.

    Baca JugaHasil Pengungkapan di Muara Muntai, Polres Kukar Musnahkan 1 Kg Sabu 

    "Dan barang bukti antara lain, sabu-sabu sebanyak 7.720, 312 gram. Ganja 1.068 gram, ekstasi 196 butir, tembakau gorila 50,52 gram, dan pil Double LL 3.607 butir,' rincinya.

    Dibandingkan dengan pengungkapan kasus narkotika sepanjang tahun 2020 lalu, maka terjadi peningkatan kasus pada tahun 2021 ini. Dimana untuk kasus meningkat sebanyak 48 kasus atau sekitar 12 %. Untuk barang bukti sabu naik sebanyak 6.000 gram (6 Kilo) atau naik sekitar 600 %.

    "Yang terbaru pada hari Rabu tanggal 27 Desember 2021 Polsek Muara Muntai dan Sat Resnarkoba Polres Kukar berhasil mengungkap penyalahgunaan narkoba dengan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1.003,77 gram," beber Arwin.

    Ia pun mengapresiasi seluruh jajarannya, Pemkab dan masyarakat Kukar dalam upaya bersama mencegah peredaran narkoba.

    "Bahwasannya bahaya narkotika itu sudah luar biasa, bisa jadi menyentuh anak-anak. Untuk itu kami berpesan kepada masyarakat terutama orang tua untuk mengawasi putra-putrinya, saudaranya, jangan sampai terjerumus pergaulan bebas dan penyalahgunaan narkoba," cetusnya.

    Terkait adanya peningkatan kasus narkotika, Polres Kukar terus melakukan sosialisasi maaupun edukasi di masyarakat, salah satunya melalui program yang diluncurkan pemerintah pusat yakni Kampung Bersinar (Bersih Narkoba).

    "Kampung Bersinar ini juga berlaku untuk wilayah-wilayah lain yang nantinya bisa memberikan feedback atau informasi kepada kami yang bertugas melakukan penegakan hukum tindak pidana narkotika itu sendiri," tukas Arwin. (end)

    , ,

    Kapolres Kukar bersama Forkopimda memusnahkan barang bukti sabu seberat lebih dari 1 Kg
    (Foto: Endi)

    Di penghujung tahun 2021, Polres Kutai Kartanegara (Kukar) memusnahkan barang bukti kejahatan narkotika di ruang Catur Prasetya, Rabu (29/12) pagi tadi.

    Barang bukti narkotika yang dimusnahkan yakni sabu seberat 1.033,77 gram dan merupakan hasil pengungkapan kasus di wilayah hukum Polsek Muara Muntai pada 22 Desember lalu dengan tersangka sebanyak 1 orang.

    Pemusnahan dihadiri Kepala Kesbangpol Kukar Rinda Desianti, unsur Forkopimda, perwakilan sejumlah OPD serta Yayasan Sekata.

    "Dengan diungkapnya sabu-sabu seberat 1.033,77 gram tersebut, apabila kita asumsikan 1 orang mengkonsumsi 0,5 gram, maka kita telah menyelamatkan 2.000 orang per jiwa," terang Kapolres Kukar AKBP Arwin Amrih Wientama didampingi Kasat Resnarkoba AKP M P Rachmawan serta Kapolsek Muara Muntai IPTU Basuki.

    Sesuai aturan, sebagian barang bukti ini akan disisihkan untuk dikirim ke Kejaksaan dan laboratorium forensik Polri guna dicek keasliannya. Sementara sisanya dimusnahkan dengan cara diblender hingga hancur dan larut seluruhnya yang kemudian dibuang kedalam closet disaksikan tersangka.

    "Hal ini dimaksudkan agar tidak terjadi penyelewengan atau penyalahgunaan oleh pihak penyidik, sekaligus dapat memotivasi anggota untuk lebih banyak lagi mengungkap dan menangkap penyalahguna narkotika di wilayah hukum Polres Kukar," ucapnya.

    Ia mengatakan, barang bukti dimaksud telah memperoleh persetujuan penyitaan pengadilan dan surat penetapan status barang bukti narkotika dari Kejaksaan sesuai surat ketetapan Nomor: 265/0.4.12/Enz.1/12/2021 tanggal 27 Desember 2021.

    "Salah satu maksud dari pemusnahan ini agar seara psikologis masyarakat tahu secara hukum tentang penyalahgunaan narkoba dan bahayanya. Lalu bagi tersangka agar kelak sadar dan tidak mengulangi lagi perbuatannya, baik memakai, menjual dan mengedarkan," jelas Arwin.

    Kasat Resnarkoba AKP MP Rachmawan mengungkapkan, barang bukti yang dimusnahkan didapatkan oleh tersangka SL dari sesorang berinisial R di Samarinda dan hendak diedarkan ke wilayah kabupaten Kutai Barat, namun berhasil digagalkan.

    "Dia (Tersangka, Red) beberapa kali lolos, itu menurut pengakuan dia, tapi kali ini tertangkap. Tersangka sebelumnya sempat meloloskan sabu seberat setengah kilo," bebernya.

    Barang haram itu didapatkan polisi setelah melakukan penggeledahan dari rumah tersangka di kecamatan Muara Muntai. Sabu disembunyikan didalam kardus yang sudah dibungkus dalam kemasan makanan.

    Tersangka terancam pidana 20 tahun penjara hingga hukuman mati. Polisi juga masih melakukan pengembangan terkait indikasi adanya pelaku lain yang terlibat dalam kasus ini.

    "Kami menghimbau masyarakat jika ada informasi terkait penyalahgunaan narkotika agar melapor ke petugas atau Polsek terdekat. Identitas pelapor akan dilindungi," tandas Rachmawan. (end)


Top