, ,


    KUTAI KARTANEGARA – Jajaran Polsek Loa Kulu berhasil mengungkap kasus tindak pidana penyalahgunaan narkotika jenis ganja di wilayah hukumnya. Dalam pengungkapan ini, lima orang tersangka diamankan.

    Kapolsek Loa Kulu AKP Hari Supranoto melalui laporan resmi menyampaikan bahwa pengungkapan kasus tersebut bermula dari kegiatan penyelidikan yang dilakukan anggotanya pada Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.

    Petugas kemudian melakukan penyamaran sebagai pembeli ganja dan berkomunikasi dengan salah satu tersangka berinisial WAR (28) untuk memesan narkotika jenis ganja.

    Sekitar pukul 16.30 WITA, tersangka WAR datang ke lokasi yang telah disepakati di Jalan Gunung Petung, Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Kabupaten Kutai Kartanegara. Saat transaksi hendak dilakukan, tim langsung melakukan penangkapan.

    “Dari hasil penggeledahan terhadap tersangka WAR, petugas menemukan satu linting rokok berisi ganja kering di saku celana. Selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumah tersangka di Tenggarong dan ditemukan satu bungkus ganja kering,” jelas Kapolsek.

    Dari hasil interogasi awal, tersangka mengaku memperoleh ganja tersebut dari MRA (31) yang tinggal di Jalan Bougenville, Tenggarong. Tim kemudian melakukan pengembangan dan pada pukul 17.30 WITA berhasil mengamankan yang bersangkutan di rumahnya.

    Saat dilakukan penggeledahan di rumah MRA, polisi menemukan sebanyak 38 bungkus ganja kering serta satu linting rokok ganja. Kepada petugas, ia mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seseorang berinisial Ez yang berdomisili di Samarinda.

    Berbekal informasi tersebut, tim kemudian melakukan pengembangan ke wilayah Kota Samarinda. Pada Minggu malam (8/3/2026), petugas melakukan penyelidikan terkait keberadaan Ez dan diketahui tinggal di sebuah indekos di kawasan Sempaja Timur, Samarinda Utara.

    Selanjutnya pada Senin (9/3/2026) sekitar pukul 06.00 WITA, tim melakukan penggerebekan di kamar kos yang dimaksud. Dalam penggerebekan tersebut, petugas berhasil mengamankan dua orang yakni JHP alias JT (19) dan YH alias AB (26) yang diketahui merupakan warga negara asing asal Afghanistan.

    Dari penggeledahan di kamar kos tersebut, polisi menemukan barang bukti berupa ganja kering sekitar 185 gram dalam toples, timbangan digital, kertas sigaret, plastik klip, serta beberapa unit telepon genggam.

    Pengembangan kembali dilakukan setelah JHP mengungkapkan bahwa masih ada ganja milik Ez yang dititipkan kepada seorang perempuan JA (20) di kawasan Loa Janan Ilir, Samarinda.

    Tim kemudian bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan JA di sebuah indekos. Dari tangan tersangka, petugas menemukan lima bal ganja kering dengan berat sekitar 2,5 kilogram, satu plastik ganja sekitar 0,5 kilogram, timbangan digital, plastik klip, serta beberapa barang lainnya.

    Secara keseluruhan, dari pengungkapan kasus ini polisi menyita berbagai barang bukti, di antaranya puluhan bungkus ganja, lintingan ganja, enam bal ganja dengan berat sekitar tiga kilogram, timbangan digital, alat pelinting, plastik klip, serta sejumlah telepon genggam yang diduga digunakan untuk transaksi.

    Atas perbuatannya, para tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 111 ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo UU RI Nomor 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Tindak Pidana, terkait perbuatan menawarkan, menjual, membeli, menjadi perantara jual beli, serta memiliki dan menyimpan narkotika golongan I dalam bentuk tanaman tanpa hak.

    Saat ini seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Polsek Loa Kulu guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika tersebut. (*)

    , ,


    Kutai Kartanegara – Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) beserta jajaran manajemen melakukan Safari Ramadan dan Management Walktrough (MWT) ke wilayah kerja di Kalimantan pada akhir Februari lalu untuk memastikan keamanan dan keselamatan operasi hulu migas. Pada kegiatan kali ini, rombongan menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim dan dhuafa di sekitar wilayah operasi yang dikunjungi.

    Safari Ramadan dan MWT ini berlangsung ke sejumlah wilayah operasi di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur. Operasi PT Pertamina EP (PEP) Tanjung di Kalimantan Selatan adalah lokasi yang pertama kali dikunjungi sebelum rombongan melanjutkan kunjungan ke operasi PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT) di Lapangan Lawe-Lawe dan operasi PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) di Handil Central Processing Area (HCA) di Kalimantan Timur.

    Pada Safari Ramadan kali ini jajaran manajemen berkempatan untuk mendengarkan secara langsung aspirasi pekerja di lapangan, serta memberikan apresiasi terhadap dedikasi pekerja dalam menjaga kelangsungan produksi demi ketahanan energi nasional. Selain itu, Direktur Utama PHI Sunaryanto menegaskan pentingnya pengelolaan aspek keselamatan dan kesehatan manusia, serta lindungan lingkungan sebagai landasan utama dalam menjalankan seluruh kegiatan operasi hulu migas. “Kami meyakini kinerja keselamatan yang Unggul sangat penting dalam menjaga keberlanjutan produksi migas Perusahaan yang berperan penting bagi ketersediaan dan ketahanan energi nasional,” jelas Anto, sapaan akrab Sunaryanto.

    Dalam kegiatan Safari Ramadan, rombongan menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud kepedulian sosial Perusahaan. Di wilayah Tanjung rombongan memberikan bantuan serta perlengkapan ibadah dan kebutuhan pendukung lainnya kepada LKSA Amal Shaleh. Rombongan juga menyerahkan santunan kepada tiga lembaga sosial di Kabupaten Penajam Paser Utara. Selain itu, rombongan menyalurkan santunan serta bantuan peralatan ibadah dan perlengkapan sekolah di wilayah Handil di Kalimantan Timur. “Kami percaya bahwa hubungan yang harmonis dengan masyarakat dan lingkungan di sekitar wilayah operasi akan mendukung keberlanjutan produksi migas yang penting bagi ketahanan energi nasional.

    Di hadapan para pekerja, Sunaryanto meminta mereka untuk tidak segan dalam melaporkan kondisi dan tindakan tidak aman. “Segera follow up dan mitigasi risiko setiap pekerjaan. Kita harus berangkat kerja selamat dan pulang kembali ke rumah dengan selamat,” ujar Anto ketika melakukan MWT di fasilitas produksi Handil Central Processing Area (CPA). Selain di lingkungan kerja, Anto juga mendorong para pekerja agar menerapkan perilaku selamat di lingkungan keluarga masing-masing.

    Kegiatan MWT dan Safari Ramadan ini sekaligus menjadi sarana penguatan komitmen PHI dalam mendukung Asta Cita Pemerintah Indonesia, khususnya swasembada energi. Melalui kepemimpinan yang hadir langsung di lapangan, budaya keselamatan yang konsisten, dan kepedulian sosial yang berkelanjutan, serta kolaborasi yang solid antara manajemen, pekerja, dan pemangku kepentingan lainnya termasuk masyarakat, PHI optimistis dapat terus menjaga kinerja operasi yang unggul. (*)

    , ,

    Ketua PWI Kukar Andi Wibowo serahkan bantuan sembako dalam kegiatan sosial di bulan Ramadhan
    (Dok. PWI Kukar)

    TENGGARONG — Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kutai Kartanegara (Kukar) mengisi  bulan suci Ramadan 1447 Hijriah dengan kegiatan sosial berupa penyaluran bantuan sembako kepada sejumlah lembaga sosial di wilayah Tenggarong, Minggu (08/03/2026).

    Kegiatan berbagi ini merupakan hasil kolaborasi antara PWI Kukar bersama organisasi pers lainnya, yakni Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) dan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI). Bantuan tersebut disalurkan ke tiga lokasi, yaitu Panti Asuhan Arrayan, Panti Asuhan Misbahun Munir, serta Rumah Tahfiz Quran di Loa Ipuh.

    Ketua PWI Kukar Andi Wibowo yang akrab disapa Kang Awi menyampaikan bahwa kegiatan berbagi tersebut merupakan bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

    “Ada tiga tempat yang kami sambangi untuk berbagi sembako, yakni Panti Asuhan Arrayan, Panti Asuhan Misbahun Munir, serta Rumah Tahfiz Quran di Loa Ipuh,” ungkapnya.

    Menurutnya, Ramadan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan sikap sabar, ikhlas, serta memperkuat silaturahmi di antara sesama.

    “Momen Ramadan ini mengajarkan kita untuk bersabar dan ikhlas. Ini juga menjadi proses memperkuat silaturahmi di antara kita semua,” katanya.

    Setelah rangkaian kegiatan sosial tersebut, PWI Kukar juga menggelar buka puasa bersama yang dirangkai dengan syukuran sekretariat baru PWI Kukar di Jalan Lais RT 14, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong,.

    Kegiatan ini dihadiri Ketua PWI Kukar Andi Wibowo, Sekretaris Lodia Astagina, Bendahara Fairuz Zabadi, Ketua SMSI Kukar Angga Triadi, jajaran pengurus PWI Kukar digawangi langsung Supriyadha beserta wartawan senior Kukar, Endi.

    Kegiatan buka puasa bersama pengurus PWI Kukar sekaligus syukuran sekretariat baru di Jalan Lais
    (Dok. PWI Kukar)

    Ketua PWI Kukar Andi Wibowo yang akrab disapa Kang Awi dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut yang bertepatan dengan Ramadan ke-18 tahun ini.

    “Alhamdulillah di Ramadan ke-18 tahun 1447 Hijriah ini kita dapat melaksanakan buka puasa bersama sekaligus syukuran sekretariat PWI Kukar yang beralamat di Jalan Lais, Kelurahan Timbau, Kecamatan Tenggarong,” ujarnya.

    Kang Awi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh rekan wartawan dan pengurus yang telah meluangkan waktu untuk hadir dalam kegiatan tersebut.

    “Saya mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada rekan-rekan semua yang telah meluangkan waktu untuk hadir. Buka puasa bersama ini sekaligus menjadi momentum syukuran sekretariat PWI Kukar, dengan harapan ke depan roda organisasi dapat berjalan lebih lancar,” katanya.

    Ia menambahkan, keberadaan sekretariat tersebut diharapkan menjadi rumah besar bagi seluruh insan pers yang tergabung di PWI Kukar.

    “Alhamdulillah kita memiliki sekretariat PWI ini. Ini adalah rumah besar bersama, tempat kita berkumpul, berdiskusi, merencanakan dan mendesain berbagai program organisasi untuk tiga tahun ke depan,” jelasnya.

    Ia berharap kebersamaan dan kekompakan antarorganisasi pers di Kukar dapat terus terjaga, sehingga mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.

    “Mudah-mudahan sinergi dan kekompakan ini terus terjaga dengan baik. Semoga di momen Ramadan 1447 Hijriah ini seluruh amal ibadah kita dilipatgandakan dan mendapat keberkahan dari Allah SWT,” tutupnya. (*)


Top