Pembukaan Erau Minggu Lusa Dihadiri Sultan dan Raja Se-Nusantara

Raja-raja nusantara saat menghadiri penabalan Sultan Kutai Ke XXI HAM Arifin Desember 2018 lalu
(Foto: Endi)

Rangkaian perhelatan pesta adat Erau yang tahun ini diselenggarakan secara mandiri oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura telah dimulai. Diawali dengan khataman Al Qur'an, haul jamak dan pembacaan barjanji pada 3 September 2019 lalu.

Sedangkan ritual adat yang telah dilaksanakan yakni Titi Bende, Beluluh Sultan, Menjamu Benua, dan Merangin. Sementara upacara pembukaan akan digelar pada Minggu (08/09) di keraton Kutai atau Museum Mulawarman.

Upacara pembukaan yang diawali dengan mendirikan tiang ayu nantinya akan dihadiri sejumlah tamu termasuk dari kerajaan/kesultanan Nusantara.

Sekretaris Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Awang Yakoub Luthman menyebutkan, hingga Rabu (04/09), telah ada 20 Sultan yang menyampaikan konfirmasi kehadiran. 

"Diantaranya dari keraton Solo, keraton Amarta Bumi Kanjeng Ratu Dinar Setianto. Kemudian yang juga telah menyampaikan konfirmasi yakni Sultan Pontianak Melvin Alkadrie dan Sultan Sumbawa Muhammad Kaharudin IV," ujarnya.

Perhelatan Erau yang berlangsung dari 8-15 September, diisi serangkaian riual sakral seperti Beluluh Sultan, Bepelas malam I-VII, hingga prosesi puncak mengulur naga.

Kesultanan juga menggelar Festival Eroh yang akan menampilkan berbagai kesenian daerah atau budaya lokal di pentas halaman kedaton.

"Nanti secara bergantian akan tampil dari kecamatan-kecamatan serta dari tokoh-tokoh kita Insya Allah juga bergantian tampil," demikian jelas Awang. (end)

3 komentar:

  1. Hari jadi Tanah Toraja Sulawesi Selatan yg tertua lebih dari 700 tahun dan kerajaan Arung Datu dari Bangsawan Toraja seperti nama legenda dari Pangeran Lakipadada Toraja Sulawesi Selatan. Toraja Tertua khususnya di Seantero Sulawesi, sedangkan Kutai di katakan kerajaan tertua hanyalah simbol tanpa ada ukiran dan budaya sastra, sedangkan negeri tinggi di atas pengunungan dan lembah Toraja mempunyai khas bahasa sastra, bukti sejarah megalitukum dan kuburan kuno serta kebudayaan yg agung dan abadi.
    Kebudayan Toraja dari Ukiran dan Lambang Rumah Adat Toraja mempunyai makna dan mulia seperti tutur kata, sastra arti makna semboyan kata tutur dan lisan, dahulu nenek moyang toraja tidak mempunyai agama tetapi, mempunyai keyakinan kepada Tuhan yaitu : Semesta Alam (Dewata)
    Arti dalam Agama Hindu Konu Toraja Agama artinya : Aluk Todolo (Agama Orang Dahulu/Moyang pendahulu.
    Semboyan kata sastra Toraya yaitu : Tondok Lepongan Bulan Tana Matarik Allo, Toraja Mala'bi, Toraya Mamali', Toraya Maelo. Misa' kada di potuo pantan kada dipomate.
    Terimakasih.
    Wassalam.
    GBU!

    BalasHapus
    Balasan
    1. Main2 ke keraton Kutai biar tau sejarah saudara!

      Hapus
  2. Hari jadi Tanah Toraja Sulawesi Selatan yg tertua lebih dari 700 tahun dan kerajaan atau Arung Datu dari Bangsawan Toraja seperti nama legenda dari Pangeran Lakipadada Toraja Sulawesi Selatan. Toraja Tertua khususnya di Seantero Sulawesi, sedangkan Kutai di katakan kerajaan tertua hanyalah simbol tanpa ada ukiran dan budaya sastra, sedangkan negeri tinggi di atas pengunungan dan lembah Toraja mempunyai khas bahasa sastra, bukti sejarah megalitukum dan kuburan kuno serta kebudayaan yg agung dan abadi.
    Kebudayan Toraja dari Ukiran dan Lambang Rumah Adat Toraja mempunyai makna dan mulia seperti tutur kata, sastra arti makna semboyan kata tutur dan lisan, dahulu nenek moyang toraja tidak mempunyai agama tetapi, mempunyai keyakinan kepada Tuhan yaitu : Semesta Alam (Dewata)
    Arti dalam Agama Hindu Konu Toraja Agama artinya : Aluk Todolo (Agama Orang Dahulu/Moyang pendahulu.
    Semboyan kata sastra Toraya yaitu : Tondok Lepongan Bulan Tana Matarik Allo, Toraja Mala'bi, Toraya Mamali', Toraya Maelo. Misa' kada di potuo pantan kada dipomate.
    Terimakasih.
    Wassalam.
    GBU!

    BalasHapus


Top