Resmikan Tangga Arung Square, Bupati Aulia Sampaikan Sejumlah Hal
![]() |
| Bupati Kukar Aulia Rahman Basri menandatangani prasati peresmian Tangga Arung Square (Foto: Endi) |
Tenggarong - Pasar tradisional semi modern Tangga Arung Square (TAS) dibuka secara resmi pada Senin (05/12/2025) pagi tadi.
Peresmian ditandai dengan penekanan tombol sekaligus pembukaan selubung bertuliskan Tangga Arung Square oleh Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri bersama Wakil Bupati Rendi Solihin, Sekretaris Daerah Sunggono, Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadpura Ke-21 Aji Muhammad Arifin, Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani, mantan Bupati Kukar Edi Damansyah, serta unsur Forkopimda lainnya.
Selanjutnya dilakukan prosesi Tepong Tawar oleh Sultan Kutai Ke-21 Aji Muhammad Arifin, dilanjutkan dengan pemotongan pita, serta penandatangan prasasti oleh Bupati Kukar Aulia Rahman Basri.
Selain para Kepala Organisasi Perangkat daerah (OPD) dan ASN dilingkungan Pemkab Kukar, peresmian ini juga dihadiri sejumlah undangan.
Kepada awak media, sejumlah hal yang disampaikan Bupati Kukar Aulia Rahman Basri. Dikatakannya, Tangga Arung Square merupakan revitalisasi dari pasar Tangga Arung yang diimplementasikan sesuai janji politik melalui program Kukar Idaman Terbaik.
"Ini sudah siap dipergunakan, ada 703 lapak yang siap untuk kita gunakan disini dan Alhamdulillah sebagian besar sudah diisi oleh para pedagang yang mana pedagangnya ini migrasi dari pasar tangga Arung yang dulu," ujarnya.
![]() |
| Peresmian pasar tradisional semi modern Tangga Arung Square juga ditandai dengan pemotongan pita (Foto: Endi) |
Ia berharap, Tangga Arung Square tetap menjadi pusat pertumbuhan ekonomi dan aktifitas masyarakat. Pemerintah daerah juga mengharapkan tidak lagi terjadi praktek manipulatif seperti penguasaan lebih dari satu lapak yang kemudian disewakan kembali.
Bagi warga masyarakat Tenggarong dan Kukar pada umumnya yang ingin berjualan di Tangga Arung Square, Aulia menghimbau agar menghubungi Forum Pasar, atau Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar untuk menghindari praktek transaksional jual beli lapak pribadi.
"Lapak yang ada ini kita kasih waktu, kalau dalam satu bulan tidak ada aktifitas jualan didalamnya akan ditarik kembali oleh pemerintah daerah," tegas Aulia Rahman Basri.
Ditambahkannya, Tangga Arung Square juga diresmikan bersama sejumlah fasilitas berupa ruang terbuka hijau yang didalamnya terdapat Taman Super Hero dan Mushola Al Muhajirin.
"Di Taman Super Hero ini ada sedikit lagi pekerjaan, pedestariannya, jogging track, sama pagar pengaman," sambungnya.
Terkait retribusi parkir di area Tangga Arung Square, orang nomor satu di Kukar ini menyebut akan ada teknis pengelolaannya.
"Jadi retribusi parkir di pasar ini nanti dikelola secara profesional, karena kita ingin memastikan bahwa orang-orang yang berbelanja di pasar ini tidak kepikiran lagi terhadap kendaraan-kendaraan yang dibawa," demikian dijelaskan Aulia. (MM)





Tidak ada komentar: