Data BMKG, Hujan Masih Akan Guyur Tenggarong

Curah hujan membuat permukaan air sungai Mahakam mulai meninggi
Foto: Endi

Memasuki bulan Februari curah hujan masih akan mengguyur kota Tenggarong dan sekitarnya. Hujan diperkirakan akan turun dengan intensitas ringan dan sedang. Sejak desember 2014 wilayah Indonesia termasuk Kutai Kartanegara mengalami perubahan cuaca yang cukup ekstrem, Hujan yang turun terkadang disertai angin kencang.

Intensitas hujan tersebut kini mulai berdampak pada tingginya permukaan air sungai Mahakam. "Air mulai pasang dari seminggu yang lalu," Ujar Maman. Warga Kelurahan Baru yang tinggal di bantaran sungai Mahakam ini mengaku air pasang merupakan hal yang biasa setiap kali musim hujan tiba.

Ketinggian air ini bisa dilihat di sepanjang alur sungai Mahakam, mulai dari Kelurahan Loa Tebu, Mangkurawang, Kelurahan Baru, Sukarame hingga Timbau. Termasuk di sepanjang sungai Tenggarong. Walaupun permukaan air sungai Mahakam mulai tinggi dan tidak mengakibatkan banjir, namun warga yang bermukim di bantaran sungai diminta untuk wasapada

Beberapa waktu lalu Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, Darmansyah, mengingatkan agar warga waspada dini terhadap bencana menyusul curah hujan yang tinggi. Darmansyah juga  telah menginstruksikan Satgas BPBD Kukar dan Pos BPBD Kecamatan menggelar piket 24 jam untuk mengantisipasi bencana.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dirilis Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Kota Tenggarong pada Rabu (4/2) akan turun hujan dengan intensitas ringan, Suhu berkisar pada  24 - 31 °C, dengan Kelembaban 68 - 97 %, sedangkan Kecepatan Angin berada pada 18 (km/jam). Prakiraan cuaca tersebut juga berlaku pada hari Kamis, (5/2) besok. (ekn)

Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top