1 Orang Meninggal Dunia Akibat Tabrakan Kapal Nelayan di Perairan Sepatin

Dua kapal nelayan bertabrakan di perairan desa Sepatin, kecamatan Anggana
(Foto: google map)

Dua kapal nelayan mengalami kecelakaan (laka) air di muara sungai Mangkubur, perairan desa Sepatin, kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar), Kamis (23/01) kemarin.

Laka air ini melibatkan dua kapal kayu jenis domping 24 PK warna ungu milik nelayan petani tambak dan kapal warna hijau daun milik nelayan penyambang udang

Tabrakan kedua kapal nelayan tersebut terjadi sekira pukul 13.30 Wita dan mengakibatkan seorang motoris salah satu kapal bernama Daeng Malla (65) meninggal dunia.

"Sedangkan korban luka yakni Saudara Rizan (31) karyawan Pertamina berdomisili di Samarinda Seberang," terang Kapolres Kukar AKBP Andrias Susanto Nugroho melalui Kapolsek Anggana IPTU Amiruddin.

Berdasarkan keterangan dari salah satu saksi yakni Eli (27) putra dari motoris yang meninggal dunia, awalnya ia bersama korban melintasi anak sungai Mangkubur depan mesjid perairan desa Sepatin dengan alur sungai menikung ke kanan.

"Posisi korban dan saksi di sisi kanan, tiba-tiba dari sisi sebelah kanan sungai arah berlawanan kapal domping milik nelayan penyambang udang yang sebelumnya berada di sisi kiri sungai mengarah lurus ke kapal korban di sisi kanan, sehingga kapal korban terdorong ke pinggir sungai dengan posisi tertumpuk dengan kapal domping udang," bebernya.

Usai di evakuasi ke rumah sakit Dirgahayu Samarinda, korban dibawa keluarganya ke RSUD AW Sjahranie untuk kepentingan visum dan dimandikan, selanjutnya jenazah akan di bawa ke kampung halaman korban di Makassar.

"Saat ini barang bukti 2 kapal Domping masih berada di TKP dan sedang dalam pencarian Sat Polair Polres Kukar dan Polsek KP3 Samarinda," demikian jelas Amiruddin. (end)

Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top