Geger, Pasien RSU AM Parikesit Gantung Diri

Jasad Sukanah ditemukan gantung diri di kamar mandi ruang Punai, RSUD AM Parikesit
Foto: Dok.Polres Kukar

Suasana di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) AM Parikesit, Tenggarong Seberang, mendadak geger. Jumat (04/03) sekitar pukul 17.00 Wita, Seorang pasien perempuan ditemukan tergantung didalam kamar mandi, Ruang Punai Kamar 209, Lantai 2.

Kapolres Kukar AKBP Handoko melalui Kapolsek Teluk Dalam, AKP Andin Wisnu Sudibyo mengatakan, Korban diketahui bernama Sukanah (52), Warga Jalan Maduningrat RT 20 Kelurahan Melayu, dan merupakan pasien penderita penyakit dalam kronis (diabetes akut).

Peristiwa ini terang Kapolsek berawal saat korban ditinggalkan anaknya yang menjaganya untuk mengantar saudaranya pulang kerumah. Saat itu saksi bernama Samyoarjo (58) melihat korban masuk kedalam kamar mandi dan mendengar ada suara terjatuh.

"Saksi sempat bertanya suara apa itu, Namun dijawab korban tidak apa-apa hanya terjatuh. Saksi pun tidak curiga. Setelah itu hanya terdengar suara air mengalir," jelas Andin.

Beberapa saat kemudian salah seorang cleaning service rumah sakit, Muhammad Silviansyah (24), datang untuk membersihkan kamar. Samyoarjo lantas memberitahukan jika korban sudah lama didalam kamar mandi.

"Setelah pintu WC dibuka dan diperiksa oleh saksi Silviansyah, Ternyata didalam korban sudah dalam posisi gantung diri menggunakan sehelai kain sarung yang dikalungkan dileher dan terikat dibagian atas pintu WC," ucapnya.

Silviansyah kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada petugas medis. Tim Dokter berusaha menyelamatkan nyawa Sukanah dengan melepas sarung yang melilit di lehernya. Namun korban sudah dalam kondisi meninggal dunia. 

Kapolsek menambahkan, Saat ini Polisi telah mengamankan barang bukti di TKP berupa kain sarung dan juga meminta keterangan dari pihak rumah sakit dan sejumlah saksi termasuk keluarga korban. Sedangkan motif korban mengakhiri nyawanya dengan cara gantung diri masih dalam penyelidikan petugas. (end)

6 komentar:

  1. Kasian, mengakhiri hidup dgn bunuh, apa korban tidak tau kalo Allah paling membenci perbuatan ini. Sungguh org2 yg didalam kubur saja ingin kembali kedunia, toh klo depresi karena penyakit, pasti ada obatnya. ini kok malah memilih meninggalkan dunia, Naudzubillahiminzaik..
    Semoga keluarga diberikan ketabahan

    BalasHapus
  2. Masya Allah baru kemarin aku plg dari Rs itu karna ruang rawat adek saya ada di sebelahnya...

    BalasHapus
  3. semoga arwahnya diterima allah swt

    BalasHapus
  4. Yakin korban bunuh diri?...
    Di tanah kutai hal aneh sering terjadi...

    BalasHapus
  5. Yakin korban bunuh diri?...
    Di tanah kutai hal aneh sering terjadi...

    BalasHapus


Top