Komikus Tenggarong, Juara 1 LINE Webtoon Contest di Jakarta


Nama Annisa Nisfihani mungkin jarang terdengar ditempat asalnya, namun dikalangan pecinta komik, namanya sudah tidak asing lagi. Ya siapa sangka, gadis asal Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar) yang bekerja di Re:On Comics dan juga Freelancer Illustrator ini menjadi pemenang lomba LINE Webtoon Contest 2015.

Annisa menuturkan, awalnya ia mengikuti lomba hanya sekedar iseng, bahkan tidak yakin menang karena harus update setiap minggu, padahal dirinya juga sibuk menggarap komik-komik yang lain. Bahkan gadis berhijab ini sempat tidak percaya jika akhirnya dirinya menjadi pemenang utama dalam kontes tersebut.

"Iya senang banget, tadinya juga lupa kalau kemaren itu pengumuman, nggak cek email sama sekali sampai di kabarin langsung sama editor webtoon, di FB juga masih nggak ngeh, pas buka link kalo juara 1 itu diem dulu, baru teriak gak jelas ampe sujud syukur," ungkap Annisa kepada kutaikartanegaranews.com, Sabtu (31/10) pagi.

Karyanya yang berjudul My Prawedding merupakan komik bergenre romantis dan akan dibuat secara bersambung. Annisa pun menceritakan secara singkat alur cerita dalam komik tersebut. "Ceritanya tentang PNS yang lagi lovey dovey, padahal nggak kenal banget, ngobrol juga cuma masalah pekerjaan, tapi si mas Adimas, sekretaris kelurahan ini tiba-tiba ngelamar si adek Adelia yang kerja di kecamatan sebelah. Jadi ini sequel dari komik online di FB saya yg judulnya Pasutri Gaje, my Prawedding adalah kisah pertemuan mereka sebelum menikah," tutur Alumni Fakultas Ekonomi Universitas Mulawarman ini.

Kini gadis kelahiran 9 Maret itu  telah dinobatkan sebagai pemenang pertama dan berhak atas hadiah uang tunai senilai Rp 170 juta. Ucapan selamat pun mengalir deras dari rekan-rekan dan penggemar komik karyanya. 

Selain Annisa, ada 5 nama komikus yang juga berhasil menjadi pemenang di ajang Line Webtoon Contest, yakni di genre yang sama, ada Archie The Red Cat dengan karya berjudul Eggnoid dan Shinshinhye berjudul Flawless (Juara 2). Sedangkan pemenang ketiga, Apinobaka dengan judul No Homo (Genre Daily Life), Nusantara Droid War karya Vega Mandalika (Genre Fantasy), serta Amstickers dengan komik berjudul Alice (Genre Komedi)

Secara khusus Annisa berharap keberhasilannya sebagai seorang illustrator serta komikus di tingkat Nasional bisa menginspirasi anak-anak muda di kota Raja Tenggarong. Rencananya dalam waktu dekat Annisa akan terbang ke Jakarta untuk menerima penyerahan hadiah pada 5 November 2015 mendatang. 

Line Webtoon Contest sendiri merupakan kompetisi berskala Nasional, para peserta mengirimkan karya komik digital mereka dari seluruh Indonesia. Kompetisi ini pertama kali diumumkan di ajang Popcon Asia pada bulan Agustus 2015 lalu. Para komikus berbakat ditantang untuk menunjukkan kreativitas mereka dalam membuat cerita yang menarik dalam bentuk komik, dengan berbagai genre mulai dari komedi, horor, misteri hingga kisah cinta remaja. (end)


Biografi Annisa Nisfihani :

Pendidikan :
1. SMP Negeri 3 Tenggarong (Lulus tahun 2004)
1. SMU Negeri 2 Tenggarong (Lulus tahun 2007)
2. Universitas Negeri Mulawarman, Fak. Ekonomi, Jurusan IESP (2013)

Karya :
1. Geng Bokek (Elex Media)
2. Burung (Bubblepop kompilasi komik darmizan)
3. Me vs Big Slacker Baby *on going* (re:on comics)
4. Notice - Love mate (Darmizan)
5. Our Teacher Are Artists (Faint*Star Idol) RE:ON comics *on going

Event yang pernah diikuti :
1. Anicult (Surabaya, 2013)
2. Mangafest (Yogyakarta, 2014)
3. Hellofest 10 (Jakarta)
4. Re:CON (Jakarta) 
5. Mangafest (2015)
6. LINE Webtoon Contest (Jakarta, 2015)


Baca juga : 

9 komentar:

Write a Comment


Top