Peristiwa
kutaikartanegaranews.com - 31/03/2015
Salah satu rumah kontrakan yang berada di jalan Gunung Belah Gang Beringin 3 RT 44 No 52, Kelurahan Loa Ipuh Tenggarong, nyaris terbakar. Peristiwa ini terjadi pada Senin (30/03) malam sekitar pukul 23.30 WITA.
Diketahui rumah kontrakan tipe 2 pintu tersebut milik Zaini yang disewa oleh Mahyudin bersama keluarganya. Sedangkan Yarhan (24) dan Suryan (25) baru 2 hari menempati rumah ini. Berdasarkan penuturan Mahyudin, saat kejadian ia belum tidur dan melihat asap muncul dari plafon disebelah rumahnya, ia pun langsung menggedor penghuni rumah yang tengah tertidur.
Ketua RT 44 Yusriansyah mengatakan, Lokasi kejadian hanya berjarak beberapa meter dari Masjid As-Shobirin. Ia mengaku jika dua orang yang mengontrak rumah tersebut (Red, Surya) belum melapor kepadanya,"Belum ada melapor, saya juga belum tahu nama penghuninya," ujarnya.
Untuk kepentingan penyidikan, Pihak kepolisian dari Polres Kukar telah meminta keterangan dari sejumlah saksi termasuk penghuni rumah. Dugaan sementara, peristiwa ini terjadi akibat hubungan arus pendek listrik.(ekn)
Event
kutaikartanegaranews.com - 29/03/2015
News
kutaikartanegaranews.com - 28/03/2015
News, Pembangunan
| Alur sungai Mahakam di sekitar jembatan Kukar bakal ditutup Foto: Endi |
News, Pembangunan
Bisnis
Bagaikan virus, demam batu akik belakangan ini menyebar di Indonesia, masyarakat dari berbagai kalangan mulai tertarik untuk mengkoleksi aneka batu cincin. Bahkan bisnis batu dengan harga fantastis tersebut mulai merambah dunia maya.
"Edisi mo dijual semua nich koleksi batu murah aja, atau ada yg mau borong semua minat pm 085250180600 cod jln patin no 354 timbau," tulis akun Rangga Millenium. Beberapa jenis batu seperti Kecubung Karang, Natural Marjan Borneo, dan Badar besi ia jual melalui grup Jual Beli barang Area Tenggarong.
News, Peristiwa
PT Total E&P Indonesie (TEPI) melalui Corporate Communication Head Division , Reda Gaudiamo, membantah jika helikopter milik PT Hevilift Aviation Indonesia terjatuh. (Baca: Helikopter PT Hevilift Mendarat Darurat), dalam siaran persnya pihak TEPI menjelaskan jika helikopter hanya melakukan pendaratan darurat.
Menurut Reda, dalam peristiwa tersebut, tidak terdapat adanya korban jiwa. “Ada lima orang penumpang dan dua pilot helikopter, mereka sudah dibawa ke fasilitas medis perusahaan di CPU untuk penanganan medis lebih lanjut," terangnya.
Seluruh penumpang dikabarkan hanya mengalami cidera ringan, sedangkan Pilot mengalami patah pada tangan kanan, dan Co pilot menderita patah pada kaki kiri. Ditambahkan Reda, Lokasi kejadian jauh dari pemukiman penduduk.
Pihak TEPI juga telah melaporkan kejadian emergency landing ini kepada pihak - pihak terkait, “TEPI telah mengerahkan semua sumber daya yang dibutuhkan untuk melakukan investigasi terhadap kecelakaan tersebut,” jelas Reda.
Sumber dari Basarnas Balikpapan melaporkan, Helikopter mengalami cross landing pada titik koordinat 00 37 S dan 117 26 E, sekitar pukul 10.30 WITA, pada Sabtu (21/03) di Desa Handil Terusan Kecamatan Anggana Kukar. (ekn)
Peristiwa
kutaikartanegaranews.com - 21/03/2015
Sebuah helikopter milik PT Hevilift Aviation Indonesia mengalami insiden di depan GTS-4 CPU (Central Processing Unit) area, Desa Handil Terusan, Kecamatan Anggana, Kutai Kartanegara (Kukar). Berdasarkan informasi yang diterima kutaikartanegaranews, Helikopter jenis Sikorsky S-76C+PK-FUP tersebut mengalami cross landing pada titik koordinat 00 37 S dan 117 26 E, pada Sabtu (21/03) pagi sekitar pukul 10.30 WITA
![]() |
| Helikopter yang disewa PT Total E&P Foto: Istimewa |
Beberapa sumber menyebutkan, saksi mata di lokasi kejadian melihat helikopter dalam keadaan oleng dan terbang rendah yang disertai keluarnya asap hitam dari mesin pesawat, helikopter kemudian mendarat darurat, namun penyebab pasti dari peristiwa tersebut masih dalam proses investigasi.
Dari keterangan yang diperoleh, Helikopter ini disewa oleh PT Total E & P Indonesia untuk melakukan survei, dan terbang dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhamad Sulaiman, Sepinggan. Masing-masing penumpang bernama Andre, Cahaya, Rahmat, Sugeng, dan Sudarman, kelimanya dilaporkan telah menjalani perawatan medis. (ekn)
Komunitas
kutaikartanegaranews.com - 21/03/2015
Setelah menggelar field trip pada bulan Februari lalu, Komunitas Save The Mahakam Dolphin kini kembali dengan agenda yang sama pada 28 - 29 Maret 2015 mendatang, Trip kali ini berlokasi di Kecamatan Kota Bangun, Kutai Kartanegara.
Innal Hamda Rahman, selaku penyelenggara mengatakan, Field trip tersebut akan dilaksanakan selama 2 hari. "Nantinya akan ada agenda berupa observasi pesut mahakam, dengan tujuan cagar alam di Desa Sedulang Kecamatan Muara Kaman, Jika memungkinkan, akan ada pemutaran film pesut mahakam dan lingkungan," ujarnya.
Komunitas Save Pesut Mahakam aktif melakukan aksi ke lapangan setiap bulannya sejak September 2013. Komunitas yang konsen mendukung pelestarian pesut mahakam ini melakukan kegiatan rutin berupa observasi dengan cara terjun langsung ke lapangan untuk mencari dan menemukan pesut serta mengenali lingkungannya.
![]() |
| Foto bersama peserta Field Trip Pesut Mahakam pada bulan Februari lalu Foto: savepesutmahakam.com |
Media Sosial
kutaikartanegaranews.com - 20/03/2015
Jasa pengurusan Surat Ijin Mengemudi (SIM) melalui media sosial (Medsos) Facebook kini beredar di Kutai Kartanegara, Salah satunya ditawarkan akun Asih Rivera, "Numpang promosi admin, bagi yang mau bikin SIM yang gak mau ribet ngurusnya bisa hubungi kakak saya, " tulisnya di grup jual beli barang area Tenggarong.
Asih juga menyertakan alamat serta nomor ponsel untuk berkomunikasi, Beberapa komentar pun langsung menanggapi tulisannya yang diposting pada Kamis (19/03) tersebut. "SIM prosedur atau nembak ya Mbak," tanya Ali Muhammad. "Klo buat perpanjang sim bisa kah mbak?soalnya bulan 5 ni dah mau mati," tulis Akun Hilman Chucky Doll.
Akun lainnya yakni Fitria Mariah juga berkomentar tentang biaya pengurusan, "Kalo buat sim c baru berapa ya," tanyanya. Namun pemilik akun Asih Rivera hanya menanggapi singkat pertanyaan tersebut, "SIM prosedur bukan nembak, Hubungi aja nomor diatas tanya langsung sama orangnya," jelasnya.
PENERBITAN SIM
A. Penerbitan SIM A
1. Baru Per Penerbitan Rp 120.000
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 80.000
B. Penerbitan SIM B
1. Baru Per Penerbitan Rp 120.000
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 80.000
C. Penerbitan SIM B II
1. Baru Per Penerbitan Rp 120.000
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 80.000
D. Penerbitan SIM C
1. Baru Per Penerbitan Rp 100.000
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 75.000
E. Penerbitan SIM D (khusus penyandang cacat)
1. Baru Per Penerbitan Rp 50.000
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 30.000
F. Pembuatan SIM Internasional
1. Baru Per Penerbitan Rp 250.000
2. Perpanjangan Per Penerbitan Rp 225.000
Sumber : Divisi Humas Mabes Polri
Kriminal
kutaikartanegaranews.com - 17/03/2015
Ikhsan, Warga jalan Patin Kelurahan Timbau, Tenggarong, tak menyangka jika mobil yang ia sewakan digunakan untuk melakukan aksi pencurian, Pemilik rental mobil ini tidak menaruh curiga jika Ali (Baca, Polisi Lumpuhkan Pembobol Rumah) bersama rekannya Yoyok membobol sejumlah rumah dan toko disekitar kota Tenggarong.
Menurut Ikhsan, Ali terakhir kali datang ke rumahnya pada hari Jum'at (13/03) untuk membayar sewa mobil, Ia sempat menanyakan apakah mobilnya masih ingin disewa, Ali pun mengatakan masih ingin melanjutkan memakai mobil miliknya dengan alasan masih ada pekerjaan yang belum diselesaikan.
Namun Ikhsan sempat keberatan ketika mengetahui mobilnya digunakan untuk mengangkut solar, Ali sempat berdalih jika solar tersebut digunakan untuk mengisi genset yang akan dibawa ke Kecamatan Kota Bangun, "Katanya ada kerjaan disana, karena tidak ada lampu jadi harus bawa genset," tutur Ikhsan.
Ia juga tidak menaruh curiga kepada Ali, padahal mobil tersebut digunakan pelaku untuk membawa hasil curian."Kami kan orang rental, jadi tidak mencurigai dan sedetail anggota (Red,Polisi), jelasnya.
Ikhsan mengungkapkan, Kecurigaan justru muncul dari istrinya yang sempat mengingatkan Ali, "Istri saya sudah mengingatkan supaya mobilnya tidak digunakan untuk yang macam-macam," bebernya.
Dirinya menuturkan jika Ali memakai mobilnya sejak satu bulan terakhir dan selalu rutin membayar biaya sewa per 3 hari dengan tarif sebesar Rp 400 ribu perhari. "Setiap datang kesini mobil yang disewa selalu diganti, selain itu alasannya mobil saya mau dipakai buat lamaran juga," Jelas Ikhsan.
![]() |
| Mobil rental bersama barang bukti lainnya diamankan di Mapolsek Tenggarong Foto: Al-Ikhsan |
Ikhsan pun terkejut ketika ada anggota Kepolisian datang ke tempatnya pada Minggu (15/3), yang memberitahukan jika mobilnya digunakan Ali bersama rekannya untuk mencuri, Mobil tersebut berada di Mapolsek Tenggarong bersama sejumlah barang bukti hasil curian yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.
Seperti diberitakan sebelumnya, Ali Madun Yahya (31) warga Jalan Bougenvile Kelurahan Panji, dan Yoyok Wardoyo (32) warga Jalan Anggana Kelurahan Maluhu, diringkus Tim Khusus Polres Kukar pada Sabtu (14/03) sore di kediaman mertua Ali. Keduanya bahkan harus dilumpuhkan dengan timah panas karena melawan petugas. Kini Ali dan Yoyok menyandang status sebagai tersangka dan ditahan di Mapolsek Tenggarong untuk proses hukum lebih lanjut. (ekn)
Kriminal
kutaikartanegaranews.com - 17/03/2015
Yoyok Wardoyo (32) dan Ali Madun Yahya (31) harus merasakan timah panas, Keduanya melakukan perlawanan dan terpaksa dilumpuhkan oleh Tim Khusus (Timsus) Polres Kukar saat ditangkap di kediaman calon mertua Ali.
Bahkan calon istri yang akan dinikahinya pada 27 Maret mendatang pingsan karena baru mengetahui jika calon suaminya melakukan tindak kriminal. Kedua pelaku diringkus petugas pada sabtu (14/03) sore, dan langsung digiring ke Mapolsek Kukar beserta barang hasil curiannya.
| Polisi mengamankan barang hasil curian dari Ali dan Yoyok di Mapolsek Kukar Foto: Endi |
Mukti mengatakan, Kedua pelaku dalam aksinya menggunakan dua unit mobil rental milik Ikhsan warga jalan Patin Kelurahan Timbau. Mobil tersebut ikut diamankan bersama barang bukti lain yakni ratusan tabung gas, Laptop, Genset, Bor listrik, Peralatan elektronik, alat pancing, sejumlah senjata tajam, serta barang-barang lainnya.
Ali diketahui merupakan warga jalan Bougenvile Kelurahan Panji, sedangkan Yoyok bermukim di jalan Anggana Kelurahan Maluhu. Keduanya merupakan spesialis pembobol rumah serta sejumlah toko yang ada di sekitar Kota Tenggarong.
Kedua tersangka kini harus meringkuk di ruang tahanan Mapolsek Tenggarong untuk menjalani proses penyidikan. Keduanya dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dan terancam hukuman penjara selama 9 tahun. (ekn)
Seni - Budaya
kutaikartanegaranews.com - 16/03/2015
Peserta Erau dan International Folk Art Festival (EIFAF) dipastikan akan bertambah menjadi 17 negara, ini setelah Venezuela dan Filipina mengkonfirmasi kehadirannya pada pelaksanaan pesta adat Erau 6 - 14 Juni 2015 mendatang, di Tenggarong, Kutai Kartanegara.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kukar, Sri Wahyuni, mengatakan, Sebelumnya hanya 15 negara anggota CIOFF yang menyatakan keikutsertaannya pada Erau 2015, yakni Estonia, Turki, Latvia, Slovenia, Jerman, Polandia, Italia, Hawaii, Bulgaria, Korea Selatan, Afrika Selatan, Hungaria, Malaysia, Rusia, dan Mesir.
"Pihak CIOFF telah menginformasikan bahwa 17 negara tersebut siap memeriahkan Erau tahun ini," ungkap Sri
| Delegasi tim kesenian Italia turut berpartisipasi pada Erau tahun 2014 Foto: Endi |
Seperti diketahui, pada tahun 2013 dan 2014, sejumlah delegasi dari berbagai negara tampil dengan berbagai suguhan atraksi kesenian selama pelaksanaan pesta adat Erau. (ekn)
investasi, News, Pembangunan
News
Olahraga
| Mitra Kukar (kostum merah) saat laga uji coba beberapa waktu lalu Foto: Endi |
Event, Hiburan
Siapa yang tak kenal Marcell Siahaan, Suami dari Rima Melati Adams ini dikenal sebagai penyanyi yang kerap menyanyikan lagu-lagu romantis. Namun dalam gelaran Kukar Rockin' Fest 2015, Ia tampil sebagai penggebuk drum dari band Konspirasi.
![]() |
| Marcell Drummer band Konspirasi saat tampil di KRF 2015 Foto: Endi |
Konspirasi band terdiri dari Edwin Marshal Syarif atau Edwin 'Coklat' di Gitar, Marcell Siahaan di drum, Chandra Hendrawan Johan atau Che di vokal dan Romy Sophian sebagai bassis. Band ini merilis single perdana 'Melawan Rotasi' pada 30 September 2011.
Saat tampil di Kukar Rockin' Fest, Konspirasi membawakan beberapa lagu, salah satunya diambil dari singel kedua mereka yang menjadi original soundtrack (Ost) film Dilema. "Lagu ini judulnya juga sama dengan filmnya," ucap Che yang juga penulis lirik lagu tersebut.
Seperti diketahui, Kukar Rockin' Fest tahun ke empat menampilkan 22 band lokal dan nasional dari berbagai daerah, seperti, Jakarta, Bandung, Kalbar, Kaltim, Kalsel, Sulteng, serta Sulsel. Puncak kesuksesan penyelenggaran KRF 2015 adalah saat FireHouse tampil diatas Rockin stage, seperti di klaim pihak penyelenggara, penonton yang hadir pada Sabtu (07/03) lalu, berjumlah sekitar 70 ribu orang. (ekn)
Event, Hiburan
| Lebih dari 70 ribu penonton menyaksikan kukar rockin' fest 2015 Foto: Endi |
kutaikartanegaranews.com - 08/03/2015
Kukar Rockin' Fest (KRF) 2015 terbilang fantastis, Festival musik tahunan yang digarap event organizer, Distorsi Rockaholic Company, Sabtu (07/03) malam, di klaim menyedot hingga sekitar 70 ribu penonton. Tak diragukan memang, Animo masyarakat yang begitu tinggi tak lain karena ingin menyaksikan penampilan band legendaris asal Amerika, Fire House.
Rasa takjub, kagum dan berbagai ungkapan dari penonton kiranya memang tidak berlebihan, sebab penampilan Fire House mampu memuaskan kalangan dari berbagai usia, Penonton yang berada di lapangan Panahan komplek Stadion Aji Imbut seakan tak ingin kehilangan moment berharga tersebut.
Usia CJ Snare sang vokalis dan ke 3 personel lainnya memang tak muda lagi, namun mereka memiliki performa yang luar biasa. Lagu - lagu seperti Shake and thumble, All she wrote, Rock on radio, Sleeping with you, Reach for the sky, dan Overnight sensation, serta ditambah permainan solo drum Michael Foster, seolah ingin menunjukan bahwa Fire House tak pernah kehabisan energi.
Lautan manusia yang menyaksikan aksi mereka diatas panggung juga secara serentak ikut bernyanyi saat lagu-lagu yang akrab ditelinga yakni When i look into your eyes, Here for you, dan Love of a life time, dinyanyikan.
CJ Snare pun tak henti-hentinya berinteraksi dengan penggemarnya dalam bahasa Indonesia, "Apa kabar," sapa CJ, suara gemuruh pun bergema menjawab sapaan CJ, sesekali ia juga menggunakan smart phone nya mengabadikan moment luar biasa tersebut.
Magnet lainnya adalah permainan gitar dari Bill Leverty, dan cabikan bass Allen McKenzie. Keduanya mampu menghipnotis dan mengundang decak kagum seluruh penonton yang datang dari berbagai penjuru daerah, tidak hanya dari Kutai Kartanegara, bahkan hingga luar pulau Kalimantan.
Teriakan we want more berulang kali disuarakan penonton tatkala personel FireHouse turun panggung, "Mau lagi..Mau lagi," teriak CJ Snare. Ia pun kembali dengan lagu yang paling ditunggu-tunggu, yakni I live my life for you, seluruh penonton terlarut dan ikut menyanyikan bait - bait lagu tersebut, termasuk Bupati Kukar Rita Widyasari yang merupakan penggagas KRF sekaligus Eksekutif Producer dan owner Gerbang Raja.
Don't treat me bad akhirnya menjadi lagu penutup dalam tur mereka di panggung Kukar Rockin Fest 2015. Dalam akun resminya di media sosial facebook dan twitter, FireHouse menyatakan rasa kagumnya atas antusiasme yang tinggi dari penggemarnya.
"To the 75,000 people who came out to the FireHouse show last night in East Borneo, Indonesia, FireHouse LOVES you!! (ekn)
| Penampilan Fire House jadi magnet Kukar Rockin Fest 2015 Foto: Endi |
News
Grup band FireHouse berfoto bersama Sultan Kutai Kartanegara HAM Salehoeddin II
Foto: Endi |
| FireHouse berfoto di depan singgasana raja Museum Mulawarman Foto: Endi |
Hiburan
| Penggagas Kukar Rockin Fest, Bupati Kukar Rita Widyasari saat jumpa pers bersama band asal Amerika Fire House Foto: Endi |
kutaikartanegaranews.com - 07/03/2015
Gitaris Firehouse, Bill Leverty menyatakan rasa kagumnya terhadap kerja keras tim produksi KRF, Ia mengapresiasi Distorsi Rockaholic Company selaku event organizer, menurutnya, saat melakukan sound check, 2 kru yang dibawa Fire House merasa sangat puas dan menyatakan level produksinya standart dengan yang ada di Amerika. "Mereka sangat profesional," tuturnya.
Hal tersebut diungkapkan Bill dalam jumpa pers di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jum'at (06/03) malam. Sementara sang vokalis CJ Snare mengaku kedatangan mereka di Kalimantan Timur adalah untuk yang kedua kalinya setelah tampil di Balikpapan tahun 1997, dan 2015 ini di Tenggarong Kutai Kartanegara.
CJ bersama Bill Leverty, Michael Foster, dan Allen McKenzie merasakan sambutan yang hangat dari masyarakat Indonesia. Ia pun sangat mengagumi kultur masyarakat Indonesia termasuk di Kalimantan, bahkan CJ dalam jumpa pers tersebut mencoba berinteraksi dengan awak media menggunakan beberapa kalimat dalam bahasa indonesia.
"Sedikit - sedikit bisa bahasa Indonesia," ucap CJ yang disambut riuh para wartawan dari berbagai media.
Dalam jumpa pers ini, hadir Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kukar, Sri Wahyuni, Pimpinan BPD Kaltim cabang Tenggarong,Vicky Pujo Rahmanto, serta Bupati Kukar, Rita Widyasari selaku penggagas KRF.
Seperti diketahui, Sabtu (07/03), Kukar Rockin Fest 2015 untuk yang ke empat kalinya kembali digelar, diperkirakan puluhan ribu penonton akan memadati Lapangan Panahan, Komplek Stadion Aji Imbut, Tenggarong Seberang. (ekn)
Hiburan
![]() |
| Grup Band Fire House saat menuju kota Tenggarong Foto: Istimewa |
kutaikartanegaranews.com - 06/03/2015
"Welcome to Tenggarong Town to C.J Snare and friends, can't wait to see you guys on stage," tulis Syarief Fathillah melalui akunnya di media sosial. Syarief yang merupakan warga Kota Raja ini termasuk salah satu penggemar yang menyukai lagu - lagu Fire House.
News
Masyarakat Kota Tenggarong patut berbangga dengan prestasi generasi muda di daerahnya, salah satunya adalah Annisa Nisfihani, Seorang Komikus dan juga Ilustrator lepas yang kini mulai dikenal berkat karyanya yang berjudul Me vs Big Slacker Baby.
Ketertarikan Annisa pada dunia komik sudah dimulai saat ia masih duduk di bangku sekolah dasar, "Awal mulanya karena waktu kecil dari SD suka baca komik, tiruin gambarnya, akhirnya suka dan coba bikin walau cuma hobi," tuturnya.
![]() |
| Salah satu karya Annisa Nisfihani, Me vs Big Slacker Baby Foto: Annisa Nisfihani |
Ketika kelas 1 SMA, dirinya mulai serius menekuni hobi sebagai komikus, Ia pun nekat mencoba mengirimkan karyanya ke penerbit, padahal saat itu Annisa merasa skillnya belum mencukupi dan hanya belajar secara otodidak.
Karya yang ia kirim ternyata di tolak penerbit dan sempat membuatnya down, Kelas 3 SMA, Annisa mempelajari lagi letak kesalahannya dan mencoba lagi mengirimkan karyanya, namun kembali di tolak, Ia akhirnya pasrah.
![]() |
| Annisa Nisfihani, Komikus dan Ilustrator asal kota Tenggarong Foto: Istimewa |
Pendidikan
| Koleksi buku-buku yang ada di perpustakaan Masjid Jami' Adji Amir Hasanoeddin Foto: Endi |
kutaikartanegaranews.com - 03/03/2015
Masjid Jami' Adji Amir Hasanoeddin kini memiliki sebuah perpustakaan. Perpustakaan ini digunakan sebagai wadah membaca bagi para jamaah ataupun masyarakat umum yang tertarik untuk menambah ilmu pengetahuan dan wawasan tentang islam.
Sekretaris Masjid Jami Adji Amir Hasanoeddin, Hasan, mengatakan, untuk saat ini buku-buku yang ada hanya bisa dibaca diruang perpustakaan, "Tapi untuk sementara belum bisa dipinjam untuk dibawa pulang, sebab kami masih membuat daftar serta memberi nomor buku - buku tersebut," ujarnya.
Dikatakan Hasan, koleksi buku yang ada di perpustakaan tersebut merupakan sumbangan dari Awang Yakoub Luthman, anggota DPRD Kukar yang juga Ketua Ta'mir Masjid Jami Adji Amir Hasanoeddin, "Buku-bukunya kebanyakan dari Pak Awang, jumlahnya lebih dari 700 buku," jelasnya.
Sedangkan beberapa buku lainnya menurut Hasan, merupakan sumbangan dari Almarhum Haji Masrani Idris sewaktu masih menjabat sebagai sekretaris masjid Jami. Ia mengatakan, perpustakaan tersebut mulai aktif dibuka sejak 3 bulan terakhir.
Perpustakaan ini menyediakan beragam kategori buku, diantaranya, Al-Hadist, Hikayat sejarah islam & modernisasi islam, Fiqih, Ensiklopedia Islam, Manajemen Masjid, serta Novel Islami. "Buku - buku umum juga ada, seperti Kepemimpinan, Biografi, Motivasi umum dan kesehatan," papar Hasan.
Ia menambahkan, Banyak pengunjung perpustakaan yang bertanya mengenai buku yang berkaitan dengan sejarah dan perkembangan masjid tertua di kota Tenggarong ini, Namun menurutnya, saat ini literatur yang ada bukan dalam bentuk buku. Ia berencana untuk membicarakan dengan Ketua Ta'mir masjid agar literatur tersebut ditulis kembali dalam bentuk buku.
Untuk diketahui, Masjid Jami' Adji Amir Hasanoeddin memiliki peran besar bagi masyarakat Tenggarong dan sekitarnya, karena mengandung nilai historis yang tidak bisa dilupakan begitu saja oleh umat islam, masjid ini pun sudah ditetapkan sebagai salah satu masjid bersejarah di Indonesia. (ekn)
News
| Meski ada tanda larangan melintas, sejumlah pengendara masih melewati jalan depan kantor Bawaskab Foto: Endi |
Salah seorang pengguna jalan , Irma (35) beralasan, ia lebih memilih melewati jalan Diponegoro dari pada harus memutar arah yang lebih jauh, “Saya lihat yang lain lewat sini, ya saya ikuti aja, selama ini kan harus mutar dulu, kalo yang lain gak lewat saya juga gak berani,” ujar warga desa Perjiwa ini.
Seni - Budaya
| Pagelaran Kontemporer dance persembahan Gubang Art Community Foto: Endi |
kutaikartanegaranews.com - 01/03/2015
Pagelaran Kontemporer dance persembahkan Gubang Art Community, Sabtu (28/02) malam, mampu memukau penonton yang hadir di gedung Putri Junjung Buyah Tenggarong. Suasana hening membuat penonton seakan terhipnotis oleh alunan musik dan tata cahaya yang mengiringi gerakan para penari.
Kontemporer dance tersebut menceritakan tentang kehidupan sehari-hari yang coba diangkat oleh sang koreografer. Masing-masing tarian ditampilkan sesuai dengan tema yang diusung yakni, Kontemplasi, Entah, dan Intuisi, tema ini berbicara tentang mulai dari awal proses hidup hingga kematian manusia.
Koreografer Gubang Art Community, Hariyansa, mengatakan, Kontemplasi adalah tema yang berbicara tentang manusia yang harus berkontemplasi dengan diri sendiri untuk mencari sesuatu yang indah buat dirinya.
"Sedangkan entah adalah yang berhubungan dengan siklus hidup, proses hidup, tentang hidup, makna hidup, siapa yang hidup, siapa yang punya, dan terkadang muncul pertanyaan entah siapa yang sebenarnya," jelas pria yang akrab disapa Ancha ini. "Untuk tema intuisi, semua manusia punya intuisi yang berbicara tentang kebenaran," terangnya.
Dalam pagelaran tersebut , Ia melibatkan 5 orang penari, 5 pemain musik, penata panggung dan tim lighting. Ancha mengaku merasakan kepuasan yang berbeda saat menyaksikan penampilan para penarinya, menurutnya, karya yang telah dipersiapkan selama 2 tahun ini, dibuat semata-mata untuk keberlangsungan seni dan budaya yang ada di Kutai Kartanegara.
Animo penonton yang hadir dalam pagelaran ini memang diluar dugaan, awalnya tiket seharga Rp 10 ribu per lembar hanya tersedia untuk 250 orang."Alhamdulillah sold out, bahkan yang masuk sampai 300 orang," kata Ancha. Ia juga mengungkapkan jika biaya yang digunakan untuk pementasan karyanya berasal dari dana mandiri.
Ancha secara tegas menyatakan, jika kontemporer dance garapannya merupakan karya seni sekaligus kritikan kepada Pemerintah, mengingat hingga kini belum ada gedung khusus untuk pementasan, "Kapan dibuat gedung kesenian, kalau gedung olahraga sangat cepat, tapi gedung kesenian kapan," pungkasnya. (ekn)
| Koreografer Gubang Art Community, Hariyansa (tengah) bersama seluruh pendukung pagelaran kontemporer dance Foto: Endi |













