Dua Warga Negara India Tewas Dalam Kecelakaan Mobil di Sebelimbingan

Dua warga negara India yang tewas dalam kecelakaan mobil di desa Sebelimbingan di evakuasi dari rawa
Foto: Fb/Askianormin

Dua warga negara India bernama Ajay Deharia (40) dan Vikram Ji (40), tewas dalam sebuah kecelakaan mobil di Jalan Poros Kota Bangun - Kenohan tepatnya di desa Sebelimbingan, kecamatan Kota Bangun, Kukar, Senin (31/12/2018) kemarin.

Kapolres Kukar AKBP Anwar Haidar melalui Kasat Lantas AKP Ramadhanil, mengatakan, mobil Mitsubishi Triton dengan Nomor Polisi KT 8966 UK yang dikemudikan Ajay Deharia semula melaju dari arah Kecamatan Kenohan menuju arah Kecamatan Kota Bangun dengan kecepatan kurang lebih 90 km/jam.

"Di sebelah kiri pengemudi ada Saudara Vikram, sementara penumpangnya  Tusarkant Das, Didit Kurniawan dan Ahmad. Saat melaju dengan kecepatan tinggi, Saudara Ajay sudah sempat diingatkan bahwa kecepatan mobil terlalu laju, tidak lama kemudian ditikungan tajam RT 5 desa Sebelimbingan mobil oleng ke kiri dan ke kanan sehingga tidak bisa dikendalikan, kemudian mobil terguling masuk ke rawa dengan kedalaman kurang lebih 3 meter," bebernya. 

Saat itu posisi kendaraan di dalam rawa dalam kondisi terbalik, kemudian 3 orang penumpang berhasil keluar dari pintu sebelah kanan belakang, namun mobil masih bergeser menyamping sehingga 2 orang korban tidak bisa dikeluarkan dari mobil selama kurang lebih 30 menit.

"Kemudian penumpang dibagian depan bisa dikeluarkan setelah lewat mobil warga yang membawa tabung gas yang dipinjam untuk memecah kaca mobil ,namun saat dievakuasi Saudara Ajay dan Saudara Vikram sudah dalam keadaan meninggal dunia, Selanjutnya anggota Polsek Kota bangun mengevakuasi korban menuju rumah sakit setempat," kata Kasat.

Diketahui, kedua korban dan 3 penumpang lainnya bekerja di sebuah perusahaan milik PT Rencana Mulia Baratama (RMB) Desa Long Beleh Modang, Kecamatan Kembang Janggut.

"Hasil olah TKP oleh Tim gabungan Sat Lantas, Sat Intelkam dan Sat Reskrim Polres Kukar serta Personil Polsek Kota Bangun, disimpulkan bahwa kejadian ini merupakan kecelakaan lalu lintas out off control. Akibat kecepatan tinggi mobil Triton keluar badan jalan sehingga masuk kedalam parit yang berisi air," ungkapnya. (end)

1 komentar:

  1. itu akibat jalan yg tidak layak pakai...kondisi itu sdah lama...klau ada pejabat mau lewat baru d tambal2 itu jalan

    BalasHapus


Top