Implementasi Program Smart City di Kukar Dievaluasi

Asisten III Bupati Kukar M Irfan Pranata saat membuka program evaluasi smart city
(Foto: Endi)

Menindaklanjuti ditetapkannya kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) sebagai daerah gerakan 100 Smart City, pemkab Kukar telah menyusun serangkaian dokumen perencanaan dalam mengawal program smart city yang lebih terarah dan terukur.

Hal itu disampaikan Asisten III Setkab Kukar M Irfan Pranata saat membacakan sambutan tertulis Bupati Kukar Edi Damansyah pada pemaparan program evaluasi dan manajemen resiko implementasi smart city di ruang serba guna, kantor Bupati Kukar, Selasa (25/02). 

"Namun demikian, dalam perspektif manajemen pemerintahan, perencanaan akan berjalan dengan baik jika diiringi dengan evaluasi secara kontinyu dan konsisten serta progress pelaksanaan yang telah tersusun," ucapnya.

Dikatakannya, pemaparan program evaluasi tersebut merupakan momentum untuk menilai dan menentukan langkah-langkah yang telah dilakukan selama tahun 2018 hingga 2019

"Saya menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya kita bersama dalam menjaga proses pembangunan yang lebih efektif, efisien dan berbasis teknologi informasi," ujar Irfan.

Pembimbing program smart city dari Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Barry Simorangkir, menyebutkan, smart city merupakan program yang sangat luar biasa.

"Smart city ini seperti layaknya menabung, yang menikmati hasil kerja keras kita nanti adalah anak cucu kita. Jadi bagaimana mengubah mindset kita agar kreatif, inovatif, ini yang penting," cetusnya.

Dalam paparannya, Barry menyampaikan beberapa tujuan evaluasi, diantaranya memberikan penjelasan tentang tata cara evaluasi smart city serta manajemen risiko dasar.

"Melakukan evaluasi terhadap dampak program atau kegiatan smart city, tinjauan lapangan, dan memberikan rekomendasi perbaikan terhadap pelaksanaan program smart city," bebernya.(end)

Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top