Warga Lokal Hingga Mancanegara, Larut Dalam Suka Cita Belimbur


Ribuan warga dari berbagai daerah di Kalimantan Timur, Siang tadi, berbaur di sekitar Museum Mulawarman hingga disepanjang Jalan Diponegoro, Tenggarong. Tujuan mereka sama, yakni ingin mengikuti prosesi upacara adat Belimbur atau saling menyiramkan air.

Sebelum Belimbur dimulai, terlebih dahulu pihak Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura melaksanakan ritual adat melepas naga menuju Kutai Lama, selanjutnya Sultan H Adji Mohd Salehoeddin II melakukan prosesi adat Beumban dan Begorok didalam Keraton.

Sekitar pukul 11.30 WITA, Sultan H Adji Mohd Salehoeddin II kemudian dibawa menuju ke Rangga Titi yang berada di dermaga depan Museum. Pada prosesi ini, Sultan duduk di atas balai bambu, diapit oleh tujuh pangkon laki dan bini. Dewa dan belian kemudian mengucapkan mantra serta melakukan ritual tepong tawar.

Sultan lalu memasukkan bunga pohon pinang ke dalam guci (molo) berisi air Kutai Lama, kemudian memercikkan air tersebut ke empat penjuru mata angin yang dilanjutkan dengan memercikkan air dengan tangannya kepada para kerabat serta hadirin. Prosesi ini menjadi pertanda dimulainya ritual Belimbur oleh segenap masyarakat.

Tak hanya warga lokal, sekitar 300 anggota delegasi peserta folklore juga larut dalam suka cita Belimbur, meski hanya menggunakan botol air mineral, para peserta dari 13 negara ini tak ingin ketinggalan moment tahunan yang hanya berlangsung saat Erau digelar.

Sementara itu, sejumlah petugas yang berada di mobil Damkar milik BPBD serta water canon milik Polres Kukar, nampak berkali-kali menyemprotkan air ke kerumunan warga di sekitar dermaga, bahkan selang air dibawa hingga mendekati keraton.

Dari pantauan kutaikartanegaranews, Belimpur terjadi hampir di seluruh ruas jalan yang ada di Kota Tenggarong. Belimbur sendiri bermakna pensucian diri dari pengaruh jahat sehingga kembali suci dan menambah semangat dalam membangun daerah, namun sayangnya, prosesi ini masih saja ternodai dengan aksi sebagian warga yang menggunakan air kotor. (ekn)

Delegasi negara peserta folklore juga larut dalam suasana suka cita Belimbur Erau Adat Kutai 2015

Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top