Sultan Kutai HAM Salehoeddin II Bertambah Usia

Kaseh Selamat Sultan Kutai, Wabup Edi Damansyah menerima tumpeng dari Sultan HAM Salehoeddin II
Foto: R. Hidayat

Kaseh Selamat (ulang tahun) Sultan Kutai, Haji Adji Mohammad (HAM) Salehoeddin II ke 94 berlangsung di Kedaton Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Senin (24/10) kemarin.

Selain kerabat Kesultanan, acara ini dihadiri Wakil Bupati Kukar, Edi Damansyah, Sekretaris Daerah H Marli, Asisten I Chairil Anwar, Plt Asisten III Suriansyah, dan Kepala SKPD dilingkungan Pemkab Kukar.

Hadir pula Wakil Ketua DPRD Kukar Rudiansyah, Dandim 0906/Tenggarong Letkol Kav Ari Pramana Sakti, Wakapolres Kukar Kompol Andre Anas, Ketua Pengadilan Negeri Tenggarong Makmur, Tokoh masyarakat, Tokoh agama serta undangan lainnya.

Kaseh Selamat ditandai dengan pemotongan tumpeng oleh Sultan HAM Salehoeddin II didampingi sang istri yang diberikan kepada Wakil Bupati Edi Damansyah dan Kadisbudpar Kukar, Sri Wahyuni.

Dalam kesempatan ini Wakil Bupati atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kukar mengucapkan Kaseh Selamat kepada Sultan HAM Salehoeddin II. 

"Tentunya kita selalu mendoakan semoga usia yang ke-94 ayahanda Sultan dan Bunda Ratu selalu diberikan kekuatan dan kesehatan. Sehingga beliau tetap bisa melakukan aktivitas, secara khusus memberikan nasehat, saran, masukan kepada kami di jajaran pemerintah daerah dan umumnya masyarakat Kukar," tuturnya

Dikatakan Wabup, Peran Sultan beserta kerabat sangat besar, sehingga Pemkab Kukar akan terus menjalin sinergi dengan pihak Kesultanan.

"Pemkab Kukar berkomitmen dalam pengembangan budaya, menjaga adat istiadat khususnya di Kukar sehingga bisa terus kita pelihara dan ditingkatkan, karena ini adalah salah satu aset negara dan aset pemerintah Kukar," ujarnya.

Sementara Kadisbudpar Kukar, Sri Wahyuni, turut menyampaikan kepada Sultan dan kerabat, jika pesta ada Erau telah terpilih sebagai festival budaya terpopuler di tanah air dalam program Anugerah Pesona Indonesia 2016 hasil kerjasama Kementrian Pariwisata dan situs jalan-jalan.com.

"Tanggal 16 september 2016 Menteri Pariwisata menyerahkan secara langsung penghargaan dan pada kesempatan itu Bupati Kukar menerima tropi yang menobatkan Erau sebagai festival budaya terpopuler di tanah air," terangnya.

Menurut Sri, Anugerah Pesona Indonesia merupakan program yang untuk pertama kalinya diluncurkan oleh Kementrian Pariwisata RI.

"Kementrian Pariwisata telah meluncurkan program yang baru untuk menggenjot kunjungan wisatawan dan juga untuk menggenjot gairah pariwisata di daerah," tambahnya.

Dalam Kaseh Selamat Sultan ini, juga dibacakan biografi Sultan HAM Salehoeddin II oleh Kepala Bidang Pelestarian Nilai-Nilai Budaya Adat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, Haji Adji Pangeran Haryo Kusumo (APHK) Poeger.

"Dari perkawinan Sultan Adji Mohammad Parikesit dengan Adji Ratu Bariah gelar Ratu Prabu Ningrat, maka lahirlah seorang putera pada tanggal 24 Oktober 1924 yang diberi nama Adji Mohammad Salehoeddin," ucapnya.

Dikatakan APHK Poeger, masa kanak-kanak Sultan dihabiskan di Tenggarong dan meneruskan pendidikan di MULO (setingkat SMP) di Jakarta dan Bandung pada tahun 1938. Kemudian menikah pada tanggal 17 Agustus 1947.

"Tiga bulan setelah menikah beliau berangkat ke negeri Belanda untuk meneruskan pendidikan di HBS setingkat SMA dan masuk perguruan tinggi di Universitan Leiden tahun 1949," jelasnya.

HAM Salehoeddin II sendiri ditabalkan sebagai Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura pada tanggal 22 September 2002 di keraton Kutai (Museum Mulawarman) bersama istrinya Hj Adji Aida Amidjoyo yang kemudian bergelar Hj Adji Ratu Putro Indera Ningrat.

"Dari perkawinan beliau, Ayahanda Sultan dan Ibunda Ratu dikarunia 10 orang anak, hingga kini memiliki 30 orang cucu dan 15 cicit," kata APHK Poeger. (end)








Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top