News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Tenda-tenda pengunjung yang bermalam di pantai Panrita Lopi dengan suasana teduh menenangkan (Dok: Pantai Panrita Lopi) |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Sejumlah wisatawan mengunjungi Museum Mulawarman pada libur lebaran Idul Fitri 1444 H (Foto: Istimewa) |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Penginapan terapung desa Muara Muntai Ilir menyediakan 2 kamar tidur dan makanan khas Kutai (Foto: Dedi Baim) |
![]() |
| Salah satu tamu menyaksikan matahari terbenam dari penginapan terapung di Muara Muntai Ilir (Foto: Dedi Baim) |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Jembatan panjang Pantai Biru Kersik merupakan daya tarik yang kerap dijadikan obyek swafoto (Foto: FB Pantai Biru Kersik) |
![]() |
| Home stay di Desa Kersik yang bisa menjadi pilihan menginap saat wisata ke Pantai Biru (Foto: FB Pantai Biru Kersik) |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Lurah Loa Ipuh Darat AR Ambo Dalle (kiri) saat meninjau penangkaran rusa milik PT MHU (Foto: Istimewa) |
![]() |
| Taman Arboretum Busang merupakan kawasan reklamasi dan pasca tambang PT MHU (Foto: Istimewa) |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Lurah Loa Ipuh Darat AR Ambo Dalle saat berada di destinasi wisata Bukit Durian (Foto: Istimewa) |
Setelah taman wisata Kembang Jaong, Kelurahan Loa Ipuh Darat dalam waktu dekat akan memiliki destinasi wisata baru Bukit Durian.
Seperti diungkapkan Lurah Loa Ipuh Darat AR Ambo Dalle, obyek wisata ini berdiri diatas lahan milik salah satu warga yang berlokasi di KM 20, RT 5, Jalan Poros Tenggarong - Kota Bangun.
"Luas lahannya 40 hektar, ada sekitar 250 pohon durian dan sisanya tanaman lain termasuk pohon karet. Jadi karena dominan durian makan dikasih nama Bukit Durian," ujarnya kepada media ini, Sabtu (28/11/2020).
Saat ini Bukit Durian masih dalam tahap penyelesaian, pengelolanya juga membangun beberapa kolam pemancingan serta gazebo untuk pengunjung.
"Saya sarankan juga kepada pemiliknya untuk membuat gazebo yang lebih besar, sehingga nanti bisa digunakan untuk kegiatan ibu-ibu PKK seperti acara menjahit atau merajut dan itu bisa disewakan," katanya lagi.
Pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi masyarakat Kelurahan Loa Ipuh Darat yang antusias membantu pemerintah dalam pengembangan destinasi wisata.
"Kami juga memberikan masukan kepada pemiliknya untuk memberdayakan masyarakat sekitar seperti pemanfaatan tenaga kerja dan bagaimana ekonomi masyarakat bisa dikembangkan," beber Ambo.
Ditambahkannya, Kelurahan Loa Ipuh Darat merupakan salah satu penyangga IKN (Ibu Kota Negara) dan juga berdiri Sekolah Polisi Negara (SPN), hal inilah yang melatar belakangi masyarakat untuk berpartisipasi dalam pengembangan pariwisata.
"Saya sudah sampaikan agar destinasi wisata Bukit Durian ini segera dibuka walaupun belum bisa full. Mungkin nanti selesai pelaksanaan Pilkada atau paling lambat awal tahun depan," demikian jelas Ambo. (end)
News, Pariwisata, Traveling, Wisata
![]() |
| Taman Gubang di Desa Loa Ulung tawarkan wisata perahu diatas danau eks tambang (Foto: Fairuz) |
| Di Taman Gubang juga tersedia perahu dengan kapasitas besar yang bisa memuat hingga 8 orang (Foto: Fairuz) |
New Normal, News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Pengelola pantai Panrita Lopi Daeng Lompo (kiri) saat menerima kunjungan Sekda Kukar (kanan) (Dok. A. Rianto) |
Sejak diberlakukannya relaksasi di masa pandemi, kunjungan ke pantai Panrita Lopi di Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara (Kukar) kembali meningkat.
Wajar saja, pantai yang menjadi salah satu destinasi wisata di Pulau Pangempang ini memang menawarkan banyak pesona alam dan kerap ramai dikunjungi di akhir pekan.
Pengelola pantai Panrita Lopi Ahmad atau biasa disapa Daeng Lompo menuturkan, pantai yang mulai dideklarasikan pada tahun 2016 lalu mengalami peningkatan setiap bulannya hingga 30 persen atau sekitar 3.500 pengunjung di masa relaksasi.
"Di era new normal sampai hari ini kunjungan ke Pantai Panrita Lopi sudah tembus 12 ribu orang dalam 1 bulan, kalau sebelum COVID-19 hanya sekitar 2 ribu orang dalam sebulan," ujarnya kepada media ini, Selasa (17/11/2020) kemarin.
Peningkatan ini pun menjadi berkah bagi warga sekitar khususnya pemilik perahu motor yang setiap hari mengantar pengunjung menunju dermaga pantai Panrita Lopi, apalagi kini hasil yang didapat telah menjadi penghasilan pokok.
"Selain itu di kiri dan kanan pantai ada sekitar 25 pedagang yang berjualan dan dalam sehari mereka bisa mendapatkan penghasilan dari pembeli sekitar Rp 1 sampai 2 juta," kata Ahmad.
Untuk tarif masuk ke pantai Panrita Lopi, pengunjung hanya dikenakan biaya Rp 30 ribu sudah termasuk biaya penyeberangan pulang pergi (PP) dan tiket masuk, namun jika bermalam cukup menambah Rp 5 ribu.
"Kita juga menyiapkan penyewaan tenda untuk kapasitas 2 orang itu Rp 100 ribu, 3 - 4 orang Rp 120 ribu, 4 - 6 orang Rp 150 ribu. Ada juga penyewaan Hammock dan tikar," rincinya.
Di area ini tersedia gazebo untuk bersantai, fasilitas toilet 16 pintu, mushola dengan desain menyerupai Ka'bah dan Lorong Cemara yang menjadi ikon terbaru Panrita Lopi.
"Apabila ingin merasakan suasana alam ke Panrita Lopi saja. Tapi saya tekankan, di 13 destinasi wisata di Muara Badak semuanya indah dan sangat bagus dikunjungi," ucapnya.
Sebagai informasi, Pulau Pangempang memiliki garis pantai sepanjang 13 kilometer, didalamnya terdapat sejumlah pantai yang dikelola, yakni pantai Tanjung, pantai Malabar, pantai Mangrove Sambera, pantai Indah Sambera, pantai Jingga, pantai Pasir Putih, pantai Pelangi, pantai Mutiara Indah, pantai Ceria, Pantai Panrita Lopi, pantai Mangrove Indah dan pantai Kurma. (end)
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Pelantikan DPC PUTRI Kukar periode 2020-2025 di Pendopo Bupati Odah Etam, Tenggarong (Foto: Endi) |
DPC Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Kutai Kartanegara (Kukar) periode 2020 - 2025 resmi dilantik, di Pendopo Bupati Odah Etam, Tenggarong, Selasa (17/11/2020).
Usai melantik, Ketua DPD PUTRI Kaltim, Dian Rosita menyampaikan, dirinya bercita-cita agar Kukar menjadi leading sector pariwisata di Kaltim. Kepengurusan DPC PUTRI Kukar pun diharapkan menjadi tambahan semangat dan kekuatan dalam pengembangan pariwisata di daerah ini.
"Ini bukanlah hal yang mudah dan hanya awal, tapi saya percaya dengan sinergi dan kerjasama serta dukungan berbagai pihak, Kutai Kartanegara pariwisatanya jaya," ucapnya.
Ketua DPC PUTRI Kukar yang baru dilantik, Ahmad mengatakan, pasca dilantik, pihaknya akan segera menuntaskan persoalan terkait perijinan kepengelolaan destinasi wisata yang tergabung dalam perhimpunan tersebut.
"Ada beberapa teman-teman terkendala di perijinan termasuk saya. Makanya saya sampaikan kepada pemerintah daerah perijinan kami itu dibantu agar cepat terselesaikan, sehingga kami sebagai pengusaha destinasi ini bisa juga menyumbangkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) ke pemerintah ataupun negara," ujarnya.
Pengelola Pantai Panrita Lopi Muara Badak yang akrab disapa Daeng Lompo ini menambahkan, program kerja yang akan dilaksanakan DPC PUTRI Kukar yakni pembangunan SDM dan pelatihan-pelatihan disetiap destinasi, salah satunya membentuk pemandu (guide) wisata profesional.
"Harapan kami agar tetap dibimbing oleh instansi (Dinas Pariwisata, Red) dan dituntun agar PUTRI akan lebih baik kedepan," cetusya.
Plt Bupati Kukar Chairil Anwar yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan Wicaksono Subagio berharap agar DPC PUTRI Kukar dapat menjadi wadah untuk berkomunikasi dan saling berbagi serta saluran bagi kemajuan usaha yang bergerak di bidang rekreasi sehingga bisa menopang kemajuan Pariwisata di Kukar.
"Melalui PUTRI ini saya harapkan bisa menjalin kolaborasi dengan potensi wisata lainnya, misalnya ada paket wisata di Kecamatan yang menjual perpaduan taman rekreasi dan wisata alam atau budaya serta menjual kerajinan/souvenir produk desa wisata," harapnya. (end)
Destinasi yang tergabung dalam DPC PUTRI KUKAR 2020
1. Pantai Panrita Lopi (Muara Badak)
2. Familly WaterPark (Tenggarong)
3. Kembang Jaong (Tenggarong)
4. Pantai Biru Kersik (Marang Kayu)
5. Bukit Bengkirai (Samboja)
6. Lamin Etam Ambors (Samboja)
7. Pantai Jingga (Muara Badak)
8. Pantai Malabar (Muara Badak)
9. Pantai Pamedas (Samboja)
10. Taman Gubang (Loa Pari - Tenggarong Seberang)
11. Muara Enggelam (Muara Wis)
12. Pantai Tanjung ((Muara Badak)
13. Pantai Mangrove (Muara Badak)
14. Family Waterpark (Separi - Tenggarong Seberang)
15. Badak Mangrove Station (Muara Badak)
16. Lestari Pesona Bekantan (Samboja)
17. Keboen Sahabat Edelweis (Muara Badak)
18. Pangempang Coral Reef (Muara Badak)
Edukasi, lingkungan, New Normal, News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Taman Kembang Jaong bisa dijadikan ppilihan untuk berekreasi sekaligus edukasi keluarga (Foto: Fairuz) |
Taman wisata Kembang Jaong terletak di Dusun Bensamar, Kelurahan Loa Ipuh Darat, Kecamatan Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar), atau berjarak sekitar 15 Km dari Museum Mulawarman.
Dikelola secara mandiri dengan manajemen keluarga, taman ini resmi berdiri pada tanggal 15 Desember 2019 dan mulai dibuka awal Januari 2020.
"Kalau dihitung sejak dibuka memang sudah 10 bulan, tapi karena COVID-19, kita baru beroperasi lagi sekitar 5 bulan terakhir," terang Pengelola Taman Kembang Jaong, Erwin Junaidi, Sabtu (14/11/2020).
Awalnya tempat ini merupakan sebuah kebun dan banyak ditumbuhi tanaman bernama Kembang Jaong yang kemudian oleh pemiliknya dijadikan taman rekreasi.
"Kembang Jaong sendiri dikenal orang Kutai untuk dimakan. Setidaknya kini orang tahu apa itu Kembang Jaong," kata Erwin.
Taman Kembang Jaong yang mempekerjakan 9 orang karyawan memiliki sejumlah spot, diantaranya replika rumah kayu dilengkapi sepeda tua yang kerap menjadi pilihan swafoto pengunjungnya.
"Kita mengembangkan rekreasi dan edukasi berbasis pada agrowisata. Untuk edukasinya ada beberapa tanaman yang bisa dipetik. Kita juga sedang membuat kebun simulasi bekerja sama dengan Dinas Pertanian, jadi nanti anak-anak bisa melihat bagaimana cara menanam sayur," bebernya.
Tak hanya itu, budaya dan kearifan lokal masyarakat suku Kutai bisa ditemui di taman yang berdiri diatas lahan seluas 1,5 hektare, yakni gazebo dengan perlengkapan tungku kayu bakar.
"Di gazebo atau pondok-pondok itu ada tungku-tungkunya. Jadi mereka yang datang bersama keluarga bisa mengenang kembali bagaimana dulu memasak dengan tungku," sambungnya.
Tiket masuk ke Taman Kembang Jaong sangat terjangkau alias murah meriah, hanya Rp 5 ribu per orang. Ada pula gazebo yang bisa disewa untuk satu hari penuh dengan harga bervariasi.
"Seperti aula dengan luas 12 x 7 meter itu Rp 200 ribu untuk 1 hari. Yang kecil mulai dari harga Rp 100 ribu sampai Rp 150 ribu. Disini kami juga menyewakan terpal dan tikar," jelas Erwin.
Pengunjung pun diperbolehkan untuk membawa makanan saat berekreasi. Tak perlu khawatir jika tidak membawa bekal, ditempat ini juga ada warga sekitar menjual makanan dan minuman ringan. Bagi yang akan mengadakan gathering dan ingin disiapkan menu makanan, pihak pengelola siap membantu.
"Secara philosofis, saya ingin membantu masyarakat kurang mampu yang ingin berlibur dengan biaya murah, kasihan yang keluarganya sampai 5 orang, kalo ke tempat wisata lain harus bayar mahal," imbuhnya.
Meski dihantam pandemi, Taman Kembang Jaong mulai bangkit kembali agar masyarakat bisa berwisata tanpa harus merogoh kocek dalam-dalam.
"Agustus saya buka, tapi di September masih sepi. Tapi sejak bulan Oktober sampai sekarang rata-rata sehari 300 sampai 500 orang, tapi itu secara bergantian, kalau parkiran penuh kita tutup, setelah itu dibuka lagi, soalnya kan lagi pandemi," ujar Erwin.
Taman Wisata Kembang Jaong sendiri telah masuk dalam daftar obyek wisata Dinas Pariwisata Kukar. Ia berharap pemerintah daerah dapat mendukung pengembangannya.
"Kepada masyarakat sekitar saya juga berharap agar mampu menangkap peluang ini, baik yang di dusun Bensamar sendiri, maupun dusun Bengkuring dan Maluhu," cetusnya. (end)
COVID-19, News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Jubir gugus tugas COVID-19 Kukar Martina Yulianti ungkapkan wacana relaksasi pariwisata (Foto: Endi) |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
Pagar penahan gelombang di desa Muara Enggelam kini kian cantik dengan polsesan cat warna warni
(Foto: Istimewa)
|
Desa Muara Enggelam, kecamatan Muara Wis, Kutai Kartanegara (Kukar), dikenal sebagai salah satu kampung terapung yang hanya bisa dikunjungi menggunakan sarana transportasi perahu ces.
News, Pariwisata, Wisata
| Kepala Dinas Pariwisata Kukar Sri Wahyuni menyebutkan akan ada peragaan merak di Pulau Kumala Foto: Endi |
News, Pariwisata, Wisata
| Kadispar Kukar Sri Wahyuni sampaikan jika tiga DTW dibuka hari kedua libur Idul Fitri 1440 H Foto: Dok. kutaikartanegaranews.com/Endi |
News, Pariwisata, Wisata
"Dan ketik API 13I kirim ke 99386 untuk dukungan FB visitingkukar atau klik link kategori Promosi Digital Terpopuler," sebutnya.
News, Pariwisata, Wisata
| Memanfaatkan libur lebaran, pengunjung dari berbagai daerah datangi obyek wisata Pulau Kumala Foto: Endi |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Kadis Pariwisata Kukar Sri Wahyuni memegang Tropi Juara 2 Tujuan Wisata Baru Terpopuler API 2017 Foto: Istimewa |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Libur lebaran tahun ini ada lebih dari 100 pengunjung yang datang berwisata datang ke Kutai Kartanegara Foto: Fairuz Zabady |
News, Pariwisata, Wisata
| Pengunjung pulau Kumala pada libur lebaran tahun 2017 tercatat mencapai puluhan ribu orang Foto: Endi |
News, Pariwisata, Wisata
![]() |
| Jelang senja, sejumlah pengunjung masih terlihat menikmati libur lebaran di pantai Kersik, Marangkayu Foto: Fairuz Zabady |

















