Eks Asisten Pelatih Mitra Kukar Pamit Ke Bahrain

Mantan assisten pelatih Mitra Kukar, Rudy Eka Priyambada (33), memutuskan segera hengkang dari klub berjuluk Naga Mekes. Keputusan tersebut diambil karena kondisi sepakbola Indonesia saat ini tengah tidak kondusif.

Usai ditinggalkan pelatih Scott Cooper, Rudi pun ditunjuk oleh manajemen Mitra Kukar dan naik jabatan sebagai pelatih. Belum lagi memoles tim kebanggaan masyarakat Kukar tersebut, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) meminta polisi agar tidak mengeluarkan izin pertandingan, akibat QNB League dihentikan oleh PSSI karena force majeure.

Rudy Eka Priyambada
Foto: twitter @rudypenjol
Rudy akhirnya menentukan sikap. Ia memutuskan meninggalkan jabatannya sebagai pelatih Mitra Kukar dan mulai membidik tim luar negeri, walaupun Manajemen Mitra Kukar belum memutuskan langkah terkait situasi saat ini.

"Tapi, kalau sesuai aturan pada pasal 3 ayat 2 tentang force majeure, saya sudah bebas," kata Rudy beberapa waktu lalu. Baginya tak perlu waktu lama mencari klub baru. Al Najma, Salah satu klub peserta Bahrain Premier League, ternyata sudah berminat meminangnya. 


Rudy menuturkan, usai lebaran ia berencana segera pindah ke bahrain, sebab dirinya sudah mendapatkan tawaran untuk menjadi asisten pelatih di sana. Menurutnya akan lebih bijak jika ia mencari ilmu dan menambah pengalaman di luar negeri 

"Kondisi sepakbola di Indonesia saat ini sedang sulit," tuturnya. Namun dibalik kepindahannya, Rudi berharap kondisi ini segera pulih, mulai dari manajemen klub, pelatih, pemain, suporter, fasilitas, dan aspek lainnya.

Melalui akun Path, Rudy pun mengucapkan terima kasihnya selama berada di Mitra Kukar, "Terima kasih Mitra Kukar, utk segalanya, kita bekerja sama selama 1 years 5 month, saya minta maaf bila Ada Perkataan perbuatan yang salah, saya pamit secara resmi sudah saya sampaikan ke management Mitra Kukar melalui Bapak Endri utk ber hijrah ke Bahrain.Sukses terus Mitra Kukar selalu jaya utk RAKYAT Kutai kertanegara," tulisnya

Al-Najma sendiri merupakan tim yang cukup berprestasi di Bahrain. Mereka pernah menyabet gelar juara Piala Raja Bahrain pada 2005 dan 2006 serta Piala Super Bahrain pada 2007 dan 2008. Kini, klub berjuluk Al Raheeb tersebut bertengger di posisi lima klasemen. (ekn)

Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top