Bertemu Anak Putus Sekolah, Informasikan Segera Ke Disdik

Kepala Disdik Kukar Wiyono (3 dari kanan) bersama sekretarisnya saat menyambangi kediaman Amin dan Fira
Foto: Andries Suherdiman

Warga masyarakat diminta menginformasikan kepada Dinas Pendidikan Kutai Kartanegara (Kukar) ataupun Unit Pelaksana Teknis (UPT) Disdik yang ada di Kecamatan apabila mengetahui ada anak putus sekolah di wilayah Kukar.

"Hal tersebut agar kami bisa segera mengembalikan anak putus sekolah kembali bersekolah," ujar Sekretaris Disdik Kukar, Yuliandris Suherdiman melalui salah satu akun jejaring sosialnya belum lama ini.

Seperti tindakan cepat yang baru-baru ini dilakukan Disdik terhadap Amin Syah Putra (12) dan Fira Rosidah (14), dua kakak beradik ini sempat putus sekolah, yang kemudian segera ditangani Disdik Kukar.

Kepala Disdik Kukar Wiyono yang mendengar kabar anak putus sekolah, bersama Sekretarisnya Yuiandris, mendatangi rumah Amin dan Fira yang terletak antara Desa Bendang Raya dan Kelurahan Mangkurawang, Tenggarong, Senin (03/10) lalu. 

Kakak beradik ini dibantu Disdik Kukar agar bisa melanjutkan sekolah ke SDN 025 Mangkurawang, pasalnya perlengkapan sekolah mereka sudah lengkap termasuk administrasi di sekolah itu.

Disdik juga melakukan koordinasi dengan Dinas Sosial Kukar terkait peningkatan perekonomian orang tua Amin dan Fira.

"Kami hanya membantu dua anak ini supaya bisa sekolah lagi. Sementara kehidupan ekonomi kami koordinasikan ke Dinas Sosial," ujar Wiyono.

Wiyono juga mengimbau kepada warga, apabila menemui kasus serupa, agar segera melapor ke sekolah terdekat. "Bila sekolah tidak bisa menerima, kami akan fasilitasi," ujarnya.

Sementara, Dinsos menyarankan agar Amin dan Fira untuk tinggal di Panti Sosial, agar lebih terjamin kebutuhan pokok sehari-harinya seperti makan maupun sekolahnya. Dinsos juga akan membantu pembuatan akte kelahiran yang belum dimiliki Amin.

Kondisi ekonomi keluarga Amin dan Fira sendiri memang serba kekurangan, sehingga dikhawatirkan bisa mengganggu konsentrasi belajar keduanya. 

"Sebaiknya mereka tinggal di panti saja, Karena saya lihat langsung kondisi keluarganya sangat kekurangan," ujar Wiwik Pujiati, Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) Kecamatan Tenggarong mewakili Dinsos Kukar. (hmp02/end)

Penyerahan bantuan kelengkapan peralatan sekolah kepada Fira Rosidah dan adiknya Amin Syah Putra
Foto: Andries Suherdiman


Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top