Kampung Tangguh Etam di Desa Sumber Sari Ditinjau Tim Penilai

Kampung Tangguh Etam di Desa Sumber Sari dikunjungi tim penilai dari Polda Kaltim
(Foto: Endi)

Kampung Tangguh Etam di desa Sumber Sari, kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar) ditinjau tim penilai dari Polda Kaltim, Senin (11/01/2021) pagi.

Rombongan yang dipimpin Wadir Binmas Polda Kaltim AKBP Roy Satya Putra disambut langsung oleh Wakapolres Kukar Kompol Erick Budi Santoso didampingi sejumlah Kabag dan Kasat.

Tim penilai meninjau pos siskamling yang dijadikan pos check poin sekaligus tempat observasi pendatang yang memasuki gapura desa Sumber Sari. Kemudian menuju sektor pangan lahan pertanian dimana didalamnya terdapat kebun sayur mayur dan kolam pembesaran ikan air tawar.

Rombongan selanjutnya mendatangi Sekretariat Kampung Tangguh Etam di Kantor Desa Sumber Sari. Ditempat ini terdapat dapur umum posko COVID-19, posko kesehatan, rumah isolasi, serta lumbung pangan.

AKBP Roy Satya Putra selaku Ketua tim penilai kampung tangguh, mengatakan, pembentukan kampung tangguh sebagaimana perintah Kapolri telah dimulai pada bulan Juli 2020 lalu dan kini telah banyak berdiri di seluruh Indonesia.

"Sehingga dilakukan penilaian mana kampung tanggung yang patut menjadi contoh bagi kampung tangguh lainnya. Kita berharap kampung tangguh yang diajukan dari provinsi Kalimantan Timur untuk dilombakan di pusat keterwakilannya salah satunya mudah-mudahan dari Kukar," ucapnya.

Sementara untuk indikator penilaian diantaranya meliputi aspek sosial ekonomi, aspek ketahanan pangan, aspek keamanan, aspek informasi hingga aspek kesehatan. 

"Selama pandemi COVID-19 ini, kampung tangguh akan menjadi proyek percontohan kedepannya bagi desa-desa lain yang belum dicanangkan menjadi kampung tangguh," kata Roy.

Sementara itu Kepala Desa Sumber Sari Sutikno menyebutkan, meski masuk zona hijau dan tidak ada warganya yang terpapar, namun desa Sumber Sari telah menyiapkan berbagai langkah penanganan COVID-19.

"Dengan kerja keras semua pihak termasuk tenaga kesehatan, perangkat desa, Ketua RT, Kepala Dusun, dan seluruh stake holder yang ada di desa Sumber Sari semuanya memberikan support bagaimana kita tetap bertahan di masa pandemi COVID-19, Alhamdulillah semua warga kita sampai sekarang tetap sehat," ujarnya.

Kepada tim penilai, Sutikno mengungkapkan jika desa Sumber Sari dengan penduduk yang bermata pencaharian sebagai petani merupakan salah satu lumbung pangan di Kukar.

"Di masa pandemi COVID-19 tahun kemarin kita sempat membantu suplai beras ke pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara sebanyak 25 ton. Kemudian untuk tanaman hortikultura kita juga menyuplai untuk pasar Tenggarong, Loa Kulu dan Loa Janan," tandasnya. (end)

Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top