Kematian Warga Tabang Kukar Didalami, Polisi Temukan Petunjuk Dugaan Pengeroyokan



KUTAI KARTANEGARA – Kepolisian terus mendalami kasus meninggalnya seorang warga berinisial I di Kecamatan Tabang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sejauh ini tidak menemukan bukti maupun petunjuk yang mengarah pada terjadinya kecelakaan lalu lintas.

Pendalaman dilakukan setelah muncul dugaan adanya kejanggalan dalam peristiwa yang sebelumnya diduga sebagai kecelakaan lalu lintas. Kasus tersebut juga berkaitan dengan aksi pembakaran sebuah warung makan milik warga berinisial S oleh sekelompok pemuda.

Pasca kejadian, personel Ditintelkam Polda Kalimantan Timur (Kaltim) bersama jajaran Polres Kukar dan Polsek Tabang melakukan koordinasi serta pemantauan situasi keamanan di wilayah tersebut.

Dari hasil pemantauan, kondisi kamtibmas di Tabang saat ini dilaporkan aman, tertib dan terkendali. Polisi juga tidak menemukan adanya konsentrasi massa yang berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Sementara itu, aksi pembakaran warung makan milik S diduga dilakukan sekelompok pemuda dari Kecamatan Tabang. Massa disebut memiliki anggapan bahwa warung tersebut menjual minuman keras yang dianggap berkaitan dengan peristiwa yang menyebabkan meninggalnya I.

Untuk mengungkap rangkaian kejadian secara utuh, Unit Reskrim Polsek Tabang bersama Satreskrim Polres Kukar dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim melakukan penyelidikan.

Pada Minggu (09/08/2026) dini hari sekitar pukul 01.30 WITA, Polres Kukar juga menggelar perkara di Mako Polsek Tabang. Gelar perkara tersebut dipimpin langsung Kapolres Kukar AKBP Khairul Basyar dan diikuti jajaran Polres Kukar, Polsek Tabang, Ditintelkam Polda Kaltim serta personel Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim.

Dari hasil olah TKP yang dilakukan personel Satlantas, polisi tidak menemukan bukti maupun petunjuk yang mengarah pada kecelakaan lalu lintas dalam peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Sebaliknya, pemeriksaan terhadap sejumlah saksi oleh Unit Reskrim Polsek Tabang menemukan sejumlah petunjuk yang mengarah pada dugaan tindak pidana pengeroyokan.

Temuan tersebut kini menjadi dasar bagi kepolisian untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap secara terang rangkaian peristiwa serta pihak-pihak yang diduga terlibat.

Atas arahan Kapolres Kukar, Unit Reskrim Polsek Tabang bersama Satreskrim Polres Kukar dan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Kaltim juga telah melakukan penyelidikan serta mengidentifikasi sejumlah nama yang berpotensi menjadi terduga pelaku.

Kapolres Kukar turut turun langsung ke wilayah Tabang untuk mengecek lokasi pembakaran warung makan dan lokasi meninggalnya korban. Ia juga memimpin langsung gelar perkara sebagai bagian dari upaya memastikan penanganan kasus dilakukan secara objektif.

Selain proses penyelidikan, kepolisian melakukan pendekatan kepada berbagai elemen masyarakat di Tabang, termasuk tokoh adat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran informasi yang tidak sesuai fakta serta mengantisipasi munculnya isu yang dapat memperkeruh keadaan dan mengganggu kerukunan masyarakat.

Polda Kaltim bersama Polres Kukar memastikan proses penyelidikan kasus tersebut akan dilakukan secara profesional berdasarkan alat bukti yang ditemukan di lapangan.

Polisi juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan menyerahkan proses penanganan perkara kepada pihak kepolisian.

Sumber: Humas Polda Kalimantan Timur

Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top