, , ,


    Tenggarong - Pelepasan jamaah calon haji (Calhaj) Kutai Kartanegara (Kukar) 1446 H/2025 M berlangsung di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong, Selasa (06/05/2025) pagi.

    Pelepasan calhaj yang tergabung dalam Kloter 3 ini merupakan rangkaian kegiatan safari subuh dan silaturahmi jajaran Pemkab Kukar beserta unsur Forkopimda dengan jamaah calon haji.

    Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan rasa syukur atas tercapainya cita-cita keberangkatan para jamaah calon haji ke tanah suci, sebab berdasarkan data Kantor Kemenag Kukar, daftar tunggu keberangkatan haji mencapai 12 tahun.

    "Semoga keberangkatan haji ini bisa terlaksana dengan baik khususnya pelayanan, karena ada petugas yang ditetapkan pemerintah, sehingga petugas bisa melaksanakan tugas dengan baik dan jamaah haji pun bisa mempersiapkan diri dan mengikuti semua tata tertib," ujarnya.

    Baca Juga: Ratusan Calhaj Kukar Ikuti Bimbingan Manasik Haji Massal 2025

    Lanjut dia, terkait pelayanan haji, pemerintah telah berupaya setiap tahun melakukan perbaikan demi perbaikan.

    "Dalam manajemennya ada pembagiannya, ada urusan pemerintah pusat, ada urusan Pemprov dan ada urusan Pemkab/Pemkot. Terkait urusan agama, ini adalah kewenangan pemerintah pusat yang dilaksanakan instansi vertikalnya kantor Kemenag," kata Edi Damansyah.

    Ia berharap, seluruh jamaah calon haji Kukar yang akan senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan, serta kelancaran dalam melaksanakan rangkaian ibadah di tanah suci.

    "Dan harapannya menjadi haji yang mabrur dan selalu taat kepada Allah SWT," ucap Edi Damansyah.

    Untuk diketahui, sebanyak 524 calhaj Kukar yang akan diberangkatkan pada musim haji 2025 ini dibagi dalam 3 kloter, yakni kloter 3 berangkat pada 8 Mei, kloter 12 pada 22 Mei, dan kloter 15 bertolak tanggal 27 Mei. (mmbse)

    , ,

    Ratusan calhaj Kukar ikuti bimbingan manasik haji massal tahun 2025 di Masjid Agung SAMS
    (Dok. Prokom Kukar)

    Tenggarong - Ratusan calon jamaah haji (Calhaj) dari 20 Kecamatan Se-Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Bimbingan Manasik Haji Massal di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong, Rabu (23/04/2025).

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat saat membuka bimbingan manasik haji massal ini menyampaikan sejumlah pesan tertulis Bupati Kukar Edi Damansyah. 

    Disampaikannya, dengan mengikuti kegiatan manasik haji, diharapkan semua calhaj dapat tertib dalam melaksanakan seluruh rangkaiaan ibadah haji mulai berangkat dari Tanah Air, selama berada di Mekkah dan Madinah sampai kembali lagi ke daerah asal

    "Oleh karena itu menjadi kewajiban pemerintah untuk membekali calhaj agar siap baik secara mental maupun secara spiritual dalam menjalankan ibadah haji, memberikan pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji agar tidak ada kesalahan dalam melalkukannya, dan menghasilkan rasa kebersamaam sesame calon jamaah haji.," kata Taufik sapaan akrabnya.

    Lanjut dia, dalam kegiatan ini, calhaj akan diberikan pendidikan dan pelatihan sebagai proses pembelajaran yang penting untuk diketahui dan dipahami dengan baik oleh calhaj. 

    "Sehingga harapan saya seluruh calon jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji nantinya akan dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tuntunan dan rukun-rukun haji," ucapnya.

    Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar, jumlah calon jamaah haji asal Kukar di tahun 2025 ini sebanyak 524 orang, ditambah dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari Kukar yang terdiri dari Pembimbing ibadah 3 orang, Ketua kloter 1 orang, tenaga kesehatan 2 orang, dan petugas haji daerah 3 orang.

    Sedangkan  jadwal keberangkatan yakni, Kelompok terbang (Kloter) 3, berangkat tanggal 8 Mei 2025, dengan jumlah calhaj sebanyak 357 orang

    Kemudian Kloter 12 dengan jumlah calhaj 149 orang akan diberangkatkan pada 23 Mei 2025, sebanyak 149 orang, dan Kloter 15 berangkat tanggal 27 Mei 2025  dan akan membawa 18 orang calhaj. (mmbse)

    ,

    Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kukar H Anwar
    (Foto: Endi)

    Menjelang musim haji 1444 H/2023 M, Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar) menyelenggarakan bimbingan manasik haji.

    Pelaksanaan bimbingan manasik haji ini berdasarkan Surat Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenag RI Nomor: B-03047/Dj/Dt.II.I.1/Hj.01/05/2023 tanggal 03 Mei 2023.

    "Penyelenggaraan bimbingan manasik haji tingkat kecamatan dibagi 4 zona yang digelar sejak tanggal 12 hingga 18 Mei 2023," terang Kepala Kemenag Kukar H. Nasrun melalui Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) H Anwar.

    Untuk zona 1 digelar pada 12-13 Mei lalu, meliputi wilayah pesisir yakni kecamatan Muara Jawa, Samboja, Sanga-Sanga dan Anggana, dengan tempat pelaksaan di mesjid besar Muara Jawa.

    "Sedangkan zona 2 meliputi kecamatan Muara Badak dan Marangkayu dilaksanakan di mesjid besar Muara Badak tanggal 13-14 Mei,"ujarnya.

    Sementara bimbingan manasik haji di zona 3 atau wilayah hulu terdiri dari kecamatan Muara Muntai, Kota Bangun, Muara Wis, Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang, digelar tanggal 15-16 Mei di mesjid besar Kota Bangun.

    "Terakhir zona 4 dilaksanakan tanggal 17-18 Mei di mesjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong yang akan diikuti para Jamaah Calon Haji (JCH) dari kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Kecamatan Muara Kaman, Sebulu, Loa Kulu, serta Loa Janan," beber Anwar.

    Ia menambahkan, untuk bimbingan manasik haji tingkat kabupaten dilaksanakan tanggal 20-21 Mei di mesjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong yang diikuti JCH dari 18 kecamatan Se-Kukar.

    Sebagai informasi, pada musim haji tahun ini Kukar akan memberangkatkan 531 orang CJH yang didalamnya sudah termasuk 3 orang petugas pendamping. (mmbse)

    , ,

    Kedatangan 167 jamaah haji kloter 5 Kukar di Mesjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong
    (Foto: Endi)

    167 jamaah haji kloter 5 asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang telah usai melaksanakan ibadah di tanah suci pada musim haji tahun 1443 H/2022 M tiba di Tenggarong, Selasa (09/08) sekitar pukul 19.00 Wita.

    Rombongan yang diangkut menggunakan 3 buah bus kemudian memasuki Mesjid Agung Sultan Sulaiman untuk melaksanakan sholat sunnat sebagai wujud rasa syukur telah tiba dengan selamat. 

    Setelahnya masing-masing jamaah haji larut dalam suasana haru tatkala bertemu dengan keluarga yang telah menanti kedatangan rombongan sejak sore hari.

    Sementara dua unit kendaraan truk yang membawa koper para jamaah haji beserta air zam zam tiba pukul 20.05 Wita.

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Kukar H Anwar menjelaskan, kedatangan rombongan kloter 5 di Balikpapan mundur dari jadwal semula menjadi pukul 13.00 Wita.

    "Proses di bandara memakan waktu sekitar 1 jam, kemudian di embarkasi haji dilakukan pemeriksaan kesehatan termasuk swab dan selanjutnya pelepasan rombongan," ujarnya.

    Ditambahkan Anwar, rombongan menuju ke Tenggarong pukul 16.00 Wita, sedangkan jamaah haji dari wilayah pesisir seperti Samboja dan Muara Jawa langsung menuju ke kecamatan masing-masing.

    Bahtiar salah satu jamaah haji asal Tenggarong turut mengungkapkan rasa syukurnya bisa berangkat ke tanah suci bersama sang istri pasca 2 tahun tertunda akibat pandemi COVID-19.

    "Alhamdulillah nikmat yang tidak ada bandingannya dari Allah SWT. Insya Allah kalau ada rezeki mau balik lagi kesana, tapi Umroh," ucapnya.

    Bahtiar.pun mengapresiasi pelayanan kepada seluruh jamaah haji selama berada di tanah suci, mulai dari makanan, pelayanan hotel, hingga pembimbing haji.

    "Tenaga kesehatannya, perawat-perawatnya baik di Mekkah maupun Madinah semuanya stand by 24 jam," tukas pria yang masih aktif bertugas sebagai anggota Polres Kukar ini. 

    Untuk diketahui, rombongan terakhir jamaah haji Kukar sejumlah 74 orang yang tergabung di kloter 7 akan mendarat di Balikpapan pada Jumat (12/08) pukul 09.00 Wita, dan tiba di Tenggarong sekitar pukul 16.00 Wita. (mmbse)

    ,

    Jamaah haji dari seluruh dunia memadati kawasan Masjid Nabawi di kota Madinah Al Munawwarah
    (Dok. Jamaah haji Kukar/Wahyu Aulia Wati)

    Kepulangan jamaah haji asal kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang tergabung dalam gelombang dua musim haji 2022 tinggal menghitung hari.

    Informasi ini disampaikan Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar H Anwar, Jumat (05/08).

    Ia menyebutkan, untuk jamaah haji Kukar kloter 5 akan diterbangkan dari Arab Saudi menuju Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman pada Senin (08/08) waktu setempat.

    "Sesuai jadwal, kedatangan kloter 5 ke Balikpapan tanggal 9 Agustus, pukul 11.00 Wita. Proses dari bandara sekitar 1 jam untuk menuju ke embarkasi haji," terangnya.

    Nantinya setibanya di embarkasi haji, terlebih dahulu akan dilaksanakan serangkaian pemeriksaan kesehatan yang diperkirakan memakan waktu sekitar 2 jam.

    "Ditambah serah terima jamaah haji dan pelepasan sekitar 2,5 jam. Perkiraan berangkat dari Balikpapan sekitar jam 2 siang dan sampai di Tenggarong kurang lebih jam 5 sore," kata Anwar.

    Sementara untuk rombongan terakhir jamaah haji Kukar yang tergabung di kloter 7 diterbangkan pada Kamis (11/08) Waktu Arab Saudi, dan mendarat di Balikpapan, Jumat (12/08) pukul 09.45 Wita.

    "Diperkirakan berangkat dari Balikpapan sekitar jam 1 siang dan tiba di Tenggarong sekitar jam 4 sore," sambungnya.

    Namun tidak akan ada penyambutan secara khusus atau acara seremonial bagi jamaah haji Kukar setibanya di Masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong.

    "Hanya saja nanti ada rekan-rekan dari Kantor Kementerian Agama dan Bagian Kesra Setkab Kukar untuk memilah-milah barang dan menyerahkannya ke jamaah haji," imbuhnya.

    Saat ini seluruh jamaah haji Kukar yang berjumlah 241 orang masih berada di Madinah untuk menyelesaikan sholat arbain atau sholat yang dilaksanakan 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.

    "Sholat arbain itu disana 8 hari, ditambah 1 hari lagi baru seluruh jamaah haji dipulangkan ke daerahnya masing-masing," tutup Anwar. (mmbse)

    Baca Juga: Hari Ini Jamaah Haji Kukar Wukuf di Arafah Bersama Jamaah Seluruh Dunia

    , ,

    Jamaah haji dari berbagai negara berkumpul di Arafah melaksanakan wukuf sebagai puncak ibadah haji
    (SC Saudi TV)

    Jamaah haji asal Kutai Kartanegara (Kukar) bersama jamaah dari seluruh dunia mulai melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji 1443 H di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina).

    241 jamaah haji Kukar yang tergabung dalam gelombang kedua telah bergerak menuju Arafah dengan mengenakan pakaian ihram sejak pukul 07.00 hingga 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS), Kamis (07/07/2022) atau 8 Dzulhijah.


    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar H Anwar mengatakan, jamaah haji Kukar menempati tenda-tenda yang sudah disiapkan dan bermalam (mabit) hingga puncak haji pada 9 Dzulhijjah atau hari ini, Jumat 08 Juli 2022

    "Jadi seluruh jamaah haji ke Arafah dulu dan menginap satu malam. Disana mereka diminta banyak berzikir, bertahlil, berdoa, sambil menunggu waktu Dzuhur untuk khotbah Arafah" kata Anwar.

    Kemudian menjelang 10 Dzulhijah atau 9 Juli 2022 jamaah haji dibawa ke Muzdalifah dan selanjutnya beristurahat hingga tengah malam, lalu berangsur-angsur dibawa ke Mina. Setibanya di Mina, para jamaah kembali beristiirahat sembari menunggul jadwal melontar jumrah aqabah.

    "Setelah wukuf di Arafah, Muzdalifah dan Mina, jamaah haji akan kembali lagi ke Mekkah untuk tawaf ifadah," tutupnya (mmbse)


    Rangkaian Armuzna sebagai puncak haji 1443 H/2022 M

    8 Duzlhijah 1443 H/Kamis, 7 Juli 2022
    • Jam 07.00-17.00 Waktu Arab Saudi (WAS) mobilisasi jemaah menuju Arafah
    • Jemaah menempati tenda-tenda yang telah disediakan
    • Mabit atau menginap di Arafah (Sholat malam, dan lain-lain)
    9 Duzlhijah 1443 H/Jum'at, 8 Juli 2022
    • Wukuf di Arafah dimulai dengan khutbah Wukuf dan melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah jama qasar dengan sholat Asar
    • Jemaah melakukan ibadah wukuf, berdoa dan berzikir
    • Setelah itu jemaah secara bertahap diberangkatkan ke Muzdalifah
    • Jemaah bermalam di Muzdalifah untuk mengambil batu minimal 49 untuk nafar awal dan 70 untuk nafar tsani
    • Secara bertahap jemaah diberangkatkan ke Mina untuk Mabit (menginap) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji)
    10 Duzlhijah 1443 H/Sabtu 9 Juli 2022
    • Istirahat di Mina, selanjutnya berangkat ke jamarat untuk melontar jumrah aqobah (7 batu) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PPIH.
    • Setellah itu tahalul dan kembali ke tenda Mina beristirahat (Jemaah sudah bisa berganti pakaian setelah tahalul)
    11 Duzlhijah 1443 H/Minggu 10 Juli 2022
    • Berangkat menuju jamarat kembali untuk melaksanakan Jumratul ula (7 batu), Wustha (7 batu), dan Aqobah (7 batu) sesuai jadwal yang ditetapkan PPIH dan setelah itu kembali lagi menuju tenda (Mina)
    12 Duzlhijah 1443 H/Senin 11 Juli 2022
    • Berangkat menuju jamarat kembali untuk melaksanakan Jumartul Ula (7 batu), Wustha (7 batu), dan Aqobah (7 batu) sesuai jadwal yang ditetapkan PPIH
    • Bagi yang nafar awal bersiap kembali ke Mekkah sebelum terbenamnya matahari
    • Bagi yang nafar tsani menginap satu malam lagi di Mina
    13 Duzlhijah 1443 H/Selasa 12 Juli 2022
    • Jemaah nafar tsani menuju jamarat untuk melontar jumrah ula (7 batu), Wustha (7 batu), dan Aqobah (7 batu) lalu kembali ke Mekkah

    Sumber Kemenag RI @kemenag_ri

    , ,

    Rombongan terakhir jamaah haji Kukar kloter 7 saat diberangkatkan ke embarkasi haji Balikpapan
    (Foto: Endi)

    Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar) telah memberangkatkan 241 jamaah calon haji (Calhaj) yang tergabung di gelombang kedua musim haji 1443 H/2022 M.


    167 calhaj Kukar kelompok terbang (Kloter) 5 atau rombongan perdana yang diterbangkan ke tanah suci pada Senin (27/06) pukul 22.45 Wita, telah tiba di Jeddah, Arab Saudi, Selasa (28/06) lalu.

    Sementara rombongan terakhir calhaj Kukar kloter 7 yang membawa 73 orang telah bertolak ke Jeddah dari Balikpapan pada hari ini, Kamis (30/06) pukul 14.15 Wita.

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Kukar H Anwar, Rabu (29/06) menerangkan, baik jamaah haji kloter 5 maupun kloter 7 diharuskan memakai pakaian ihram sebelum diterbangkan. 

    Selanjutnya sebagai rangkaian ibadah haji, diawali dengan mengambil miqat, dimana miqat merupakan batas yang telah ditetapkan sebagai penanda dimulainya ibadah haji atau umroh. 

    "Jamaah haji nanti mengambil miqat di Jeddah atau di pesawat di daerah Yalamlam. Setelah itu akan diberangkatkan menuju Mekkah langsung ke hotel. Setelah istirahat sebentar, mereka akan diarahkan untuk melaksanakan umroh wajib," kata Anwar.

    Selanjutnya jamaah haji yang telah mengerjakan umroh wajib akan melaksanakan Tawaf dan Sa'i, setelahnya kembali ke hotel untuk mengganti pakaian seperti biasa. Jamaah haji Kukar Kloter 5 sendiri akan berada di Mekkah selama 10 hari dan kloter 7 sekitar 8 hari.

    "Mereka akan melaksanakan haji wajib, akan dibawa ke Arafah dan Mina. Nanti menuju ke Muzdalifah untuk melontar jumrah, setelahnya akan melepas ihram lagi mengenakan pakaian seperti biasa," bebernya.

    Kemudian pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijah, seluruh jamaah haji akan melontar ketiga jumrah yaitu Ula, Wusta dan Aqabah. Setelah itu kembali lagi ke Mekkah dan tinggal selama kurang lebih 20 hari.

    "Mereka akan dibawa lagi ke Madinah dan berada disana kurang lebih 9 hari. Selanjutnya kembali ke tanah air masing-masing," jelas Anwar. 

    Sebagai informasi, jamaah haji Kukar kloter 5 akan kembali ke Indonesia pada 8 Agustus, sedangkan kloter 7 dijadwalkan tanggal 11 Agustus. (mmbse)

⬆
Top