Menderita Sakit, 5 Calhaj Kukar Gagal Berangkat

Calon jamaah haji asal Kukar sesaat sebelum dibawa menuju embarkasi Balikpapan, 5 orang diantaranya terpaksa dibatalkan keberangkatannya akibat menderita sakit.
Foto : Humas/Kemenag Kukar

Kepala Kantor Kementrian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar), H Sulaiman mengakui jika pemeriksaan kesehatan bagi calon jamaah haji (Calhaj) sangat ketat, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk memperlancar pelaksanaan ibadah haji para jamaah selama berada di Makkah dan Madinah.

Sulaiman menyampaikan hal tersebut terkait dengan ditundanya keberangkatan 5 orang calhaj asal Kukar, Senin (31/08) di kantornya. Ia mengatakan, sebelumnya 1 orang calhaj bernama Anshari asal Kecamatan Samboja, dinyatakan gagal berangkat karena harus menjalani pengobatan.

Sedangkan satu orang calhaj yakni Rasia Sewabaru (55) yang juga berasal dari Samboja tidak diperbolehkan berangkat pada musim haji tahun ini akibat terkena penyakit cacar. Bahkan suami Rasia yakni Amri Salesse Sappe juga batal berangkat dan harus rela ditinggalkan oleh Kloternya. Kedua pasangan suami istri ini merupakan calhaj kloter 6 Embarkasi Balikpapan yang sedianya berangkat pada Sabtu, (29/08) lalu. 

Menurut Sulaiman, Penyakit cacar yang diderita Rasia Sewabaru baru diketahui saat berada di embarkasi haji setelah dokter klinik embarkasi mengadakan pemeriksaan kesehatan. “Calhaj yang terindikasi penyakit menular seperti cacar, sangat dijaga agar tidak menyebabkan calhaj lain tertular dan menyulitkan ibadah selama ditanah suci,” terangnya. 

Sulaiman menambahkan, selain 3 calhaj tersebut, 2 orang lainnya yang juga dinyatakan gagal berangkat adalah pasangan Berahim Badui Latifu dan Mardiah Sino Patara, keduanya merupakan jamaah dengan usia diatas 60 tahun.

Berdasarkan data dari Kemenag Kukar, saat ini jamaah haji yang tergabung dalam kloter 6 dan kloter 7 telah berada di Madinah.  Secara keseluruhan jamaah asal Kukar yang berangkat menunaikan ibadah haji tahun ini berjumlah 382 orang. (ekn)




Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top