Acep Zamzam Noor : Kebudayaan Adalah Sebuah Proses


"Kebudayaan adalah sebuah proses, Kebudayaan tidak lahir dari ruang kosong, Kebudayaan akan terus berputar, dari timur ke barat, dari barat ke timur lagi." Penggalan kalimat ini merupakan sebuah orasi budaya dari seorang seniman bernama Acep Zamzam Noor, saat tampil pada pembukaan Lanjong Art Festival (LAF) 2015, di Ladang Budaya (Ladaya), Sabtu (23/05) malam.

Acep pun menguak masa-masa awal LAF diselenggarakan, "Pertama kali festival ini dilaksanakan di sebuah GOR (Red,Gedung Olahraga) hanya diikuti oleh seniman lokal Kalimantan, dan itu merupakan sebuah proses dari kebudayaan," kata Asep. "Lalu festival kedua diikuti oleh pulau-pulau lain diluar Kalimantan, dan itu masih di sebuah GOR," katanya lagi.

Ia melanjutkan, festival ketiga dilaksanakan 5 tahun yang lalu, dimana Ladaya hanya merupakan sebuah kebun dan gunung, saat itu yang ada hanya pohon dan bunyi-bunyian serangga. "Dan sekarang tahun 2015 ini kita sudah melihat bagaimana tempat yang tadinya sebuah kebun, yang berisi pohon-pohon, dengan sentuhan kreativitas dan kerja keras, kita bisa merasakannya seperti sekarang ini, untuk kemudian menjelma menjadi sebuah arena yang dihadiri oleh seniman-seniman Internasional," ungkapnya.

Acep mengatakan, hanya dalam kurun waktu 10 tahun Ladaya telah menjelma menjadi sebuah festival Internasional dengan karya-karya yang bukan hanya dari pulau Kalimantan saja, tapi juga dari mancanegara, seperti, Jepang, Spanyol, Korea, Malaysia. "Ini sesuatu yang luar biasa, mengapa ini terjadi, karena ini adalah sebuah proses, kita harus menghayati proses ini," ujar pria yang pernah mendapatkan penghargaan South East Asian (SEA) Write Award dari Kerajaan Thailand tahun 2005.

Acep sendiri merupakan seorang Sastrawan Indonesia, Ia adalah Putra tertua dari KH Ilyas Ruhiat, seorang ulama kharismatis dari Pondok Pesantren Cipasung, Tasikmalaya. Acep pernah menempuh pendidikan pada Jurusan Seni Lukis Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB, lalu Universita Italiana Per Stranieri, Perugia, Italia. Sejak tahun 1982, karyanya lahir dan meraih berbagai penghargaan dari dalam dan luar negeri. (ekn)



Tidak ada komentar:

Write a Comment


Top