,


    TENGGARONG – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi menetapkan besaran zakat fitrah dan fidyah untuk tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi. Penetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Kutai Kartanegara Nomor 070 Tahun 2026.

    Keputusan ini ditandatangani Kepala Kantor Kemenag Kukar, Ariyadi F, dan ditetapkan di Tenggarong pada 9 Februari 2026, setelah melalui rapat koordinasi bersama sejumlah pihak terkait.

    Dalam keputusan tersebut disebutkan bahwa zakat fitrah wajib ditunaikan oleh setiap Muslim yang memiliki kelebihan nafkah pada hari dan malam Idulfitri, termasuk bagi orang yang menjadi tanggungannya. Zakat fitrah dapat dibayarkan sebelum pelaksanaan salat Idul fitri.

    Kemenag Kukar menetapkan besaran zakat fitrah sebesar 2,7 kilogram beras per jiwa. Apabila dibayarkan dalam bentuk uang, maka nilainya disesuaikan dengan harga beras yang dikonsumsi masyarakat, dengan rincian sebagai berikut:
    • Kategori I: Rp 68.000 per jiwa
    • Kategori II: Rp 49.000 per jiwa
    • Kategori III: Rp 38.000 per jiwa
    Masyarakat yang mengonsumsi beras dengan harga lebih tinggi atau lebih rendah dari kategori tersebut dapat menyesuaikan besaran zakat dengan harga beras yang biasa dikonsumsi.

    Selain zakat fitrah, keputusan ini juga menetapkan besaran fidyah bagi orang yang tidak mampu menjalankan puasa karena alasan syar’i. Besaran fidyah ditetapkan setara 700 gram beras atau satu porsi makanan lengkap per hari puasa yang ditinggalkan, atau dapat dibayarkan dalam bentuk uang sebesar Rp30.000 per hari per jiwa.

    Penetapan ini mengacu pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat serta hasil rapat koordinasi penetapan kadar zakat fitrah dan fidyah Kabupaten Kutai Kartanegara yang dilaksanakan pada 5 Februari 2026.

    Dengan penetapan ini diharapkan masyarakat memiliki pedoman yang jelas dalam menunaikan kewajiban zakat fitrah dan fidyah menjelang Hari Raya Idul fitri tahun ini. (*)

    , , ,


    Tenggarong - Pelepasan jamaah calon haji (Calhaj) Kutai Kartanegara (Kukar) 1446 H/2025 M berlangsung di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong, Selasa (06/05/2025) pagi.

    Pelepasan calhaj yang tergabung dalam Kloter 3 ini merupakan rangkaian kegiatan safari subuh dan silaturahmi jajaran Pemkab Kukar beserta unsur Forkopimda dengan jamaah calon haji.

    Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan rasa syukur atas tercapainya cita-cita keberangkatan para jamaah calon haji ke tanah suci, sebab berdasarkan data Kantor Kemenag Kukar, daftar tunggu keberangkatan haji mencapai 12 tahun.

    "Semoga keberangkatan haji ini bisa terlaksana dengan baik khususnya pelayanan, karena ada petugas yang ditetapkan pemerintah, sehingga petugas bisa melaksanakan tugas dengan baik dan jamaah haji pun bisa mempersiapkan diri dan mengikuti semua tata tertib," ujarnya.

    Baca JugaRatusan Calhaj Kukar Ikuti Bimbingan Manasik Haji Massal 2025

    Lanjut dia, terkait pelayanan haji, pemerintah telah berupaya setiap tahun melakukan perbaikan demi perbaikan.

    "Dalam manajemennya ada pembagiannya, ada urusan pemerintah pusat, ada urusan Pemprov dan ada urusan Pemkab/Pemkot. Terkait urusan agama, ini adalah kewenangan pemerintah pusat yang dilaksanakan instansi vertikalnya kantor Kemenag," kata Edi Damansyah.

    Ia berharap, seluruh jamaah calon haji Kukar yang akan senantiasa diberikan kekuatan dan kesehatan, serta kelancaran dalam melaksanakan rangkaian ibadah di tanah suci.

    "Dan harapannya menjadi haji yang mabrur dan selalu taat kepada Allah SWT," ucap Edi Damansyah.

    Untuk diketahui, sebanyak 524 calhaj Kukar yang akan diberangkatkan pada musim haji 2025 ini dibagi dalam 3 kloter, yakni kloter 3 berangkat pada 8 Mei, kloter 12 pada 22 Mei, dan kloter 15 bertolak tanggal 27 Mei. (mmbse)

    , ,

    Ratusan calhaj Kukar ikuti bimbingan manasik haji massal tahun 2025 di Masjid Agung SAMS
    (Dok. Prokom Kukar)

    Tenggarong - Ratusan calon jamaah haji (Calhaj) dari 20 Kecamatan Se-Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mengikuti Bimbingan Manasik Haji Massal di Masjid Agung Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Tenggarong, Rabu (23/04/2025).

    Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setkab Kukar Akhmad Taufik Hidayat saat membuka bimbingan manasik haji massal ini menyampaikan sejumlah pesan tertulis Bupati Kukar Edi Damansyah. 

    Disampaikannya, dengan mengikuti kegiatan manasik haji, diharapkan semua calhaj dapat tertib dalam melaksanakan seluruh rangkaiaan ibadah haji mulai berangkat dari Tanah Air, selama berada di Mekkah dan Madinah sampai kembali lagi ke daerah asal

    "Oleh karena itu menjadi kewajiban pemerintah untuk membekali calhaj agar siap baik secara mental maupun secara spiritual dalam menjalankan ibadah haji, memberikan pengetahuan tentang tata cara pelaksanaan ibadah haji agar tidak ada kesalahan dalam melalkukannya, dan menghasilkan rasa kebersamaam sesame calon jamaah haji.," kata Taufik sapaan akrabnya.

    Lanjut dia, dalam kegiatan ini, calhaj akan diberikan pendidikan dan pelatihan sebagai proses pembelajaran yang penting untuk diketahui dan dipahami dengan baik oleh calhaj. 

    "Sehingga harapan saya seluruh calon jamaah haji dalam melaksanakan ibadah haji nantinya akan dapat berjalan dengan baik dan lancar sesuai dengan tuntunan dan rukun-rukun haji," ucapnya.

    Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar, jumlah calon jamaah haji asal Kukar di tahun 2025 ini sebanyak 524 orang, ditambah dengan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) dari Kukar yang terdiri dari Pembimbing ibadah 3 orang, Ketua kloter 1 orang, tenaga kesehatan 2 orang, dan petugas haji daerah 3 orang.

    Sedangkan  jadwal keberangkatan yakni, Kelompok terbang (Kloter) 3, berangkat tanggal 8 Mei 2025, dengan jumlah calhaj sebanyak 357 orang

    Kemudian Kloter 12 dengan jumlah calhaj 149 orang akan diberangkatkan pada 23 Mei 2025, sebanyak 149 orang, dan Kloter 15 berangkat tanggal 27 Mei 2025  dan akan membawa 18 orang calhaj. (mmbse)

    , , ,

    Kepala LPKA Kelas II Tenggarong dan Kakan Kemenag Kukar teken kerjasama pembinaan anak
    (Foto: Humas Kemenag Kukar)

    Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Tenggarong menyambut baik kerjasama dengan berbagai stakeholder, salah satunya Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar).

    Hal itu disampaikan oleh Kepala LPKA Kelas II Tenggarong Husni Thamrin usai dirinya dan Kepala Kemenag Kukar H Nasrun menandatangani perjanjian kerjasama untuk meningkatkan pembinaan anak LPKA, Selasa (30/01/2024).

    Ia berharap, kerjasama yang diteken di aula LPKA Kelas II Tenggarong ini dapat menjadi momentum untuk meningkatkan kualitas pembinaan anak binaan.

    “Kami akan bersinergi dengan semua stakeholder yang ada di Kutai Kartanegara untuk melaksanakan program-program pembinaan anak binaan,” ucap Husni Thamrin.

    Kerjasama tersebut diharapkannya dapat memberikan dampak positif bagi anak binaan LPKA Kelas II Tenggarong. Dengan adanya pembinaan keagamaan yang intensif, dia mengharapkan anak binaan dapat menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan dapat diterima kembali oleh masyarakat.

    Sementara itu Kepala Kemenag Kukar H Nasrun berharap agar kerjasama ini dapat meningkatkan pembinaan terhadap anak-anak binaan di LPKA Kelas II Tenggarong terutama di bidang keagamaan.

    “Kami berharap agar anak-anak binaan ketika selesai masa pembinaannya dapat menjadi generasi yang berakhlak mulia dan bermanfaat bagi masyarakat dan bangsa,” cetusnya (*/mj/mmbse).

    , ,



    Kantor Kementerian Agama (Kemenag) kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) telah  mengeluarkan surat keputusan terkait kadar Zakat Fitrah dan Fidyah tahun 2023/1444 H.

    Keputusan tersebut tertuang melalui surat dengan Nomor : 222 Tahun 2023 berdasarkan hasil keputusan rapat koordinasi pada 10 Maret 2023 lalu yang ditanda tangani oleh Kepala Kantor Kemenag Kukar H Nasrun pada 13 Maret 2023.

    Dari surat keputusan tersebut disebutkan, berdasarkan kadar Zakat Fitrah berupa beras adalah 2,5 Kg per jiwa dan dianjurkan untuk masyarakat membayar Zakat Fitrah dengan makanan atau bahan pokok beras.

    Sementara untuk kadar Zakat Fitrah berupa uang mengacu pada harga beras yang di konsumsi sehari-hari dengan nilai yakni, kategori I Rp 45 ribu, kategori II Rp 35 ribu, dan kategori III Rp 30 ribu.

    Kemudian kadar Fidyah berupa beras yaitu 7 ons per hari, sedangkan berupa uang masing-masing senilai Rp 20 ribu per hari, Rp 25 ribu per hari, dan Rp 30 ribu per hari.

    Kemenag Kukar menghimbau kepada umat muslim yang akan menunaikan Zakat Fitrah dan Fidyah dalam bentuk beras maupun uang agar melalui Badan Anil Zakat Nasional (BAZNAS) Kukar, serta Unit Pengumpul Zakat (UPZ) yang diberi amanat oleh BAZNAS.

    "Serta membayar zakat sedini mungkin dengan tidak menunggu batas waktu berakhirnya bulan Ramadhan, guna memudahkan para petugas Amil Zakat kepada para mustahik atau orang yang berhak menerimanya," sebagaimana disampaikan Kepala Kantor Kemenag Kukar H Nasrun dalam surat dimaksud.

    Kemenag Kukar juga menegaskan, petugas penerima Amil Zakat atau UPZ tidak diperkenankan menjual beras yang diterimanya kepada calon muzaki yang akan berzakat. (*/mmbse)

    , , ,

    Pemukulan beduk menandai pembukaan MTQ ke-43 tingkat kabupaten Kutai Kartanegara di Loa Kulu
    (Dok. Prokom Kukar/Lina)

    Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) ke-43 Tingkat Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) resmi dibuka pada Minggu (27/11/2022) malam, di Kecamatan Loa Kulu.

    Pembukaan sekaligus penyelenggaraan lomba MTQ yang berlangsung di lapangan sepak bola Loa Kulu ini diawali dengan defile Kafilah dari 18 kecamatan Se-Kukar.

    Camat Loa Kulu Ardiansyah dalam laporannya menyebutkan, ada 1.299 peserta lomba MTQ yang berlangsung dari 26 November hingga 2 Desember 2022, terdiri dari kafilah kecamatan Muara Badak (79 orang),  kafilah Sebulu (80 orang), Loa Janan (80), Muara Wis (66 orang), dan Kota Bangun (66 orang), Muara Muntai (80 orang), Kenohan (64 orang), Kembang Janggut (74 orang), dan Tabang (56 orang).

    Kemudian Tenggarong (80 orang), Muara Kaman (65 orang), Loa Kulu (74 orang), Anggana (75 orang), Samboja (80 orang), Muara Jawa 77 orang,  Sanga-Sanga (80 orang), Tenggarong Seberang (55 oraang), Marangkayu (68 orang).

    Dalam perhelatan MTQ ini terdapat 10 arena perlombaan dengan 10 cabang pertandingan, sementara untuk pemondokan berjumlah 46.

    Sementara itu Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar menyampaikan, MTQ ke-43 akan menyelenggarakan lomba dengan cabang Tilawah golongan dewasa, remaja dan cacat netra. Lalu Tilawah anak-anak dan Tartil, Hifzil Qur'an Jus 1,5 dan 10, Tahfiz Qur'an Juz 20. 30, dan Tafsir.

    "Cabang Qiraat dan Murotal, cabang Fahmil Qur'an, cabang Syarhil Qur'an,cabang Khattil Qur'an, cabang karya tulis ilmiah Al Qur'an, dan terakhir cabang Tahfiz Hadist," rincinya.

    Dalam kesempatan itu, ia mengapresiasi Pemkab dan DPRD Kukar atas kepedulian yang sangat besar sehingga pembinaan LPTQ terus dilaksanakan, termasuk kebijakan anggaran sehingga pelaksanaan MTQ tingkat kabupaten terus dapat dilaksanakan.

    "Hasil dari pembinaan yang dilakukan terus menerus oleh para guru, asatidz, LPTQ kecamatan, LPTQ kabupaten telah menunjukkan hasilnya, Kukar telah berhasil mempertahankan juara umum MTQ tingkat provinsi yang ke-5 kalinya. Harapannya semoga nantinya Kukar mampu mempertahankan gelar juara umum ke-6 kalinya," sambung Nasrun.

    Atas nama pemerintah daerah. Bupati Kukar Edi Damansyah menyampaikan apresiasi kepada Ketua LPTQ Kukar dan jajaran serta seluruh panitia pelaksana MTQ ke-43.

    "Pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara menegaskan bahwa program yang berkaitan dengan pengembangan Tilawatil Qur'an, program 1 Desa 1 Hafiz Qur'an, dan kegiatan yang dilakukan melalui LPTQ baik tingkat kabupaten, tingkat kecamatan itu adalah bagian bentuk penguatan yang kami lakukan di pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara," ujarnya.

    Dia mengingatkan, MTQ kali ini juga sebagai ajang mempersiapkan kafilah Kukar pada pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kaltim di Balikpapan, karenanya LPTQ kabupaten Kukar diminta agar setelah pelaksanaan MTQ ini segera melakukan langkah-langkah pembinaan dan pelatihan serta persiapan agar Kukar dapat mempertahankan kembali gelar juara umum.

    "Sebagai bentuk apresiasi kami di pemerintah kabupaten Kutai Kartanegara, secara khusus didalam pelaksanaan MTQ ke-43 ini selain apresiasi yang sudah dipersiapkan oleh panitia melalui LPTQ Kukar, kami juga berikan nanti kepada putar putri peserta MTQ ini yang meraih juara tingkat satu di semua cabang lomba akan kita berikan beasiswa Kukar Idaman selama 8 semester dimanapun anak-anakku ingin melanjutkan pendidikannya," tandasnya.

    Seremoni pembukaan MTQ ke-43 ditandai dengan pemukulan beduk oleh Bupati Edi Damansyah, didampingi Wakil Bupati Rendi Solhin, Sekda Kukar Sunggono, Sultan Kutai ke-21 Adji Muhammad Arifin, Ketua MUI Kukar, serta Sekretaris LPTQ Kaltim. (mmbse)

    , ,

    Kedatangan 167 jamaah haji kloter 5 Kukar di Mesjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong
    (Foto: Endi)

    167 jamaah haji kloter 5 asal Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang telah usai melaksanakan ibadah di tanah suci pada musim haji tahun 1443 H/2022 M tiba di Tenggarong, Selasa (09/08) sekitar pukul 19.00 Wita.

    Rombongan yang diangkut menggunakan 3 buah bus kemudian memasuki Mesjid Agung Sultan Sulaiman untuk melaksanakan sholat sunnat sebagai wujud rasa syukur telah tiba dengan selamat. 

    Setelahnya masing-masing jamaah haji larut dalam suasana haru tatkala bertemu dengan keluarga yang telah menanti kedatangan rombongan sejak sore hari.

    Sementara dua unit kendaraan truk yang membawa koper para jamaah haji beserta air zam zam tiba pukul 20.05 Wita.

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Kukar H Anwar menjelaskan, kedatangan rombongan kloter 5 di Balikpapan mundur dari jadwal semula menjadi pukul 13.00 Wita.

    "Proses di bandara memakan waktu sekitar 1 jam, kemudian di embarkasi haji dilakukan pemeriksaan kesehatan termasuk swab dan selanjutnya pelepasan rombongan," ujarnya.

    Ditambahkan Anwar, rombongan menuju ke Tenggarong pukul 16.00 Wita, sedangkan jamaah haji dari wilayah pesisir seperti Samboja dan Muara Jawa langsung menuju ke kecamatan masing-masing.

    Bahtiar salah satu jamaah haji asal Tenggarong turut mengungkapkan rasa syukurnya bisa berangkat ke tanah suci bersama sang istri pasca 2 tahun tertunda akibat pandemi COVID-19.

    "Alhamdulillah nikmat yang tidak ada bandingannya dari Allah SWT. Insya Allah kalau ada rezeki mau balik lagi kesana, tapi Umroh," ucapnya.

    Bahtiar.pun mengapresiasi pelayanan kepada seluruh jamaah haji selama berada di tanah suci, mulai dari makanan, pelayanan hotel, hingga pembimbing haji.

    "Tenaga kesehatannya, perawat-perawatnya baik di Mekkah maupun Madinah semuanya stand by 24 jam," tukas pria yang masih aktif bertugas sebagai anggota Polres Kukar ini. 

    Untuk diketahui, rombongan terakhir jamaah haji Kukar sejumlah 74 orang yang tergabung di kloter 7 akan mendarat di Balikpapan pada Jumat (12/08) pukul 09.00 Wita, dan tiba di Tenggarong sekitar pukul 16.00 Wita. (mmbse)

    , ,

    Jamaah haji dari berbagai negara berkumpul di Arafah melaksanakan wukuf sebagai puncak ibadah haji
    (SC Saudi TV)

    Jamaah haji asal Kutai Kartanegara (Kukar) bersama jamaah dari seluruh dunia mulai melaksanakan rangkaian puncak ibadah haji 1443 H di Armuzna (Arafah, Muzdalifah dan Mina).

    241 jamaah haji Kukar yang tergabung dalam gelombang kedua telah bergerak menuju Arafah dengan mengenakan pakaian ihram sejak pukul 07.00 hingga 17.00 Waktu Arab Saudi (WAS), Kamis (07/07/2022) atau 8 Dzulhijah.


    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar H Anwar mengatakan, jamaah haji Kukar menempati tenda-tenda yang sudah disiapkan dan bermalam (mabit) hingga puncak haji pada 9 Dzulhijjah atau hari ini, Jumat 08 Juli 2022

    "Jadi seluruh jamaah haji ke Arafah dulu dan menginap satu malam. Disana mereka diminta banyak berzikir, bertahlil, berdoa, sambil menunggu waktu Dzuhur untuk khotbah Arafah" kata Anwar.

    Kemudian menjelang 10 Dzulhijah atau 9 Juli 2022 jamaah haji dibawa ke Muzdalifah dan selanjutnya beristurahat hingga tengah malam, lalu berangsur-angsur dibawa ke Mina. Setibanya di Mina, para jamaah kembali beristiirahat sembari menunggul jadwal melontar jumrah aqabah.

    "Setelah wukuf di Arafah, Muzdalifah dan Mina, jamaah haji akan kembali lagi ke Mekkah untuk tawaf ifadah," tutupnya (mmbse)


    Rangkaian Armuzna sebagai puncak haji 1443 H/2022 M

    8 Duzlhijah 1443 H/Kamis, 7 Juli 2022
    • Jam 07.00-17.00 Waktu Arab Saudi (WAS) mobilisasi jemaah menuju Arafah
    • Jemaah menempati tenda-tenda yang telah disediakan
    • Mabit atau menginap di Arafah (Sholat malam, dan lain-lain)
    9 Duzlhijah 1443 H/Jum'at, 8 Juli 2022
    • Wukuf di Arafah dimulai dengan khutbah Wukuf dan melaksanakan sholat Dzuhur berjamaah jama qasar dengan sholat Asar
    • Jemaah melakukan ibadah wukuf, berdoa dan berzikir
    • Setelah itu jemaah secara bertahap diberangkatkan ke Muzdalifah
    • Jemaah bermalam di Muzdalifah untuk mengambil batu minimal 49 untuk nafar awal dan 70 untuk nafar tsani
    • Secara bertahap jemaah diberangkatkan ke Mina untuk Mabit (menginap) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PPIH (Panitia Penyelenggara Ibadah Haji)
    10 Duzlhijah 1443 H/Sabtu 9 Juli 2022
    • Istirahat di Mina, selanjutnya berangkat ke jamarat untuk melontar jumrah aqobah (7 batu) sesuai dengan jadwal yang ditetapkan oleh PPIH.
    • Setellah itu tahalul dan kembali ke tenda Mina beristirahat (Jemaah sudah bisa berganti pakaian setelah tahalul)
    11 Duzlhijah 1443 H/Minggu 10 Juli 2022
    • Berangkat menuju jamarat kembali untuk melaksanakan Jumratul ula (7 batu), Wustha (7 batu), dan Aqobah (7 batu) sesuai jadwal yang ditetapkan PPIH dan setelah itu kembali lagi menuju tenda (Mina)
    12 Duzlhijah 1443 H/Senin 11 Juli 2022
    • Berangkat menuju jamarat kembali untuk melaksanakan Jumartul Ula (7 batu), Wustha (7 batu), dan Aqobah (7 batu) sesuai jadwal yang ditetapkan PPIH
    • Bagi yang nafar awal bersiap kembali ke Mekkah sebelum terbenamnya matahari
    • Bagi yang nafar tsani menginap satu malam lagi di Mina
    13 Duzlhijah 1443 H/Selasa 12 Juli 2022
    • Jemaah nafar tsani menuju jamarat untuk melontar jumrah ula (7 batu), Wustha (7 batu), dan Aqobah (7 batu) lalu kembali ke Mekkah

    Sumber Kemenag RI @kemenag_ri

    , ,

    Rombongan terakhir jamaah haji Kukar kloter 7 saat diberangkatkan ke embarkasi haji Balikpapan
    (Foto: Endi)

    Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar) telah memberangkatkan 241 jamaah calon haji (Calhaj) yang tergabung di gelombang kedua musim haji 1443 H/2022 M.


    167 calhaj Kukar kelompok terbang (Kloter) 5 atau rombongan perdana yang diterbangkan ke tanah suci pada Senin (27/06) pukul 22.45 Wita, telah tiba di Jeddah, Arab Saudi, Selasa (28/06) lalu.

    Sementara rombongan terakhir calhaj Kukar kloter 7 yang membawa 73 orang telah bertolak ke Jeddah dari Balikpapan pada hari ini, Kamis (30/06) pukul 14.15 Wita.

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Kukar H Anwar, Rabu (29/06) menerangkan, baik jamaah haji kloter 5 maupun kloter 7 diharuskan memakai pakaian ihram sebelum diterbangkan. 

    Selanjutnya sebagai rangkaian ibadah haji, diawali dengan mengambil miqat, dimana miqat merupakan batas yang telah ditetapkan sebagai penanda dimulainya ibadah haji atau umroh. 

    "Jamaah haji nanti mengambil miqat di Jeddah atau di pesawat di daerah Yalamlam. Setelah itu akan diberangkatkan menuju Mekkah langsung ke hotel. Setelah istirahat sebentar, mereka akan diarahkan untuk melaksanakan umroh wajib," kata Anwar.

    Selanjutnya jamaah haji yang telah mengerjakan umroh wajib akan melaksanakan Tawaf dan Sa'i, setelahnya kembali ke hotel untuk mengganti pakaian seperti biasa. Jamaah haji Kukar Kloter 5 sendiri akan berada di Mekkah selama 10 hari dan kloter 7 sekitar 8 hari.

    "Mereka akan melaksanakan haji wajib, akan dibawa ke Arafah dan Mina. Nanti menuju ke Muzdalifah untuk melontar jumrah, setelahnya akan melepas ihram lagi mengenakan pakaian seperti biasa," bebernya.

    Kemudian pada tanggal 11, 12 dan 13 Dzulhijah, seluruh jamaah haji akan melontar ketiga jumrah yaitu Ula, Wusta dan Aqabah. Setelah itu kembali lagi ke Mekkah dan tinggal selama kurang lebih 20 hari.

    "Mereka akan dibawa lagi ke Madinah dan berada disana kurang lebih 9 hari. Selanjutnya kembali ke tanah air masing-masing," jelas Anwar. 

    Sebagai informasi, jamaah haji Kukar kloter 5 akan kembali ke Indonesia pada 8 Agustus, sedangkan kloter 7 dijadwalkan tanggal 11 Agustus. (mmbse)

    , ,

    Rombongan terakhir calhaj Kukar kloter 7 dilepas dari Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong
    (Foto: Endi)

    Jamaah calon haji (Calhaj) Kutai Kartanegara (Kukar) kloter 7 dilepas menuju Embarkasi Haji Balikpapan, Rabu (29/06/2022) pukul 10.00 Wita.

    Rombongan ini merupakan calhaj terakhir asal Kukar yang memberangkatkan 73 orang menggunakan 2 buah bus dari masjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong.

    Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar H Nasrun sesaat sebelum melepas keberangkatan para calhaj berpesan agar jamaah meluruskan niat dalam menunaikan ibadah haji dan mengutamakan rangkaian ibadah wajib, mengingat sudah mendekati musim puncak wukuf di Arafah.

    "Haji itu pegang dua prinsif, yang pertama hajinya sah dan kedua hajinya selamat. Tidak usah mengejar yang afdhal-afdhal, mengejar yang membahayakan, karena keluarga di rumah menunggu kedatangan bapak ibu," ucapnya.

    Dia pun mendoakan agar seluruh calhaj kembali ke Kukar dalam keadaan sehat dan selamat sekembalinya dari tanah suci.

    "Hari ini kita memberangkatkan 73 jamaah haji, saya berharap nanti pulang juga 73 jamaah haji," harapnya.

    Sementara itu Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Kukar H Anwar mengatakan, jamaah Kukar yang tergabung di kloter 7 seharusnya berjumlah 74 orang.

    "Satu orang tidak jadi berangkat atas nama Bapak Cahyo lantaran beliau dalam keadaan sakit," jelasnya.

    Rombongan calhaj Kukar kloter 7 akan tiba siang ini di Asrama Haji Balikpapan untuk selanjutnya mengikuti proses pemeriksaan dokumen dan pengecekan kesehatan. Nantinya sebelum bertolak ke tanah suci, para jamaah sudah mengenakan pakaian ihram.

    "Setelah itu mereka akan diterbangkan ke Jeddah pada Kamis (30/06) pukul 14.15 Wita, dimana Kukar akan bergabung dengan jamaah haji dari Samarinda, Balikpapan dan Kaltara," kata Anwar. (mmbse)

    Baca JugaRombongan Perdana Calhaj Kukar Kloter 5 Terbang Ke Jeddah Malam Ini 

    , ,

    Jamaah calon haji Kutai Kartanegara kloter 5 saat akan diberangkatkan ke Asrama Haji Balikpapan
    (Foto: Endi) 

    Jamaah calon haji (Calhaj) Kutai Kartanegara (Kukar) kloter 5 yang diterbangkan melalui gelombang kedua akan bertolak ke Jeddah, Arab Saudi, Senin (27/06) malam ini.

    Informasi terkait jadwal pemberangkatan dan pemulangan jamaah Kukar pada musim haji 1443 H/2022 tersebut disampaikan oleh Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar.

    Sesuai jadwal, rombongan Kloter 5 akan bertolak dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan Balikpapan, pukul 22.45 Wita.

    Rombongan calhaj akan diangkut menggunakan maskapai penerbangan Garuda dengan nomor flight GA 4105.

    Diperkirakan calhaj kloter 5 tiba pada Selasa (28/06) besok di Bandara Internasional King Abdul Aziz, Jeddah sekitar  pukul 06.30 waktu setempat.

    Sebelumnya calhaj Kukar kloter 5 diberangkatkan dari Tenggarong menuju Asrama Haji Balikpapan pada Minggu (26/06) siang. Para calhaj kemudian menjalani serangkaian pemeriksaan serta pengecekan kesehatan.

    Kasi Penyelenggara Umroh dan Haji (PHU) Kantor Kemenag Kukar H Anwar menyebutkan, rombongan kloter 5 terdiri dari 167 calhaj Kukar yang bergabung dalam satu penerbangan dengan 189 calhaj dari Provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng).

    "Total ada 356 orang ditambah petugas haji 4 orang, karena dalam satu kloter harus mencukupi jumlah 360 orang," jelasnya.

    Jamaah haji Kukar kloter 5 akan kembali ke tanah air pada 8 Agustus 2022 pukul 19.30 melalui Madinah dan tiba di Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Sepinggan Balikpapan pada 9 Agustus, pukul 13.50 Wita. (mmbse)

    , , ,

    Pelepasan 167 calhaj kloter 5 Kukar di mesjid Agung Sultan Sulaiman sebelum menuju Balikpapan
    (Foto: Endi)

    Suasana haru mewarnai pemberangkatan rombongan jamaah calon haji (Calhaj) kloter 5 Kutai Kartanegara (Kukar) di Mesjid Agung Sultan Sulaiman, Tenggarong, Minggu (26/06/2022) siang.

    Usai sholat zuhur berjamaah, para calhaj mengikuti prosesi pelepasan oleh Bupati Kukar Edi Damansyah yang didampingi Wakil Bupati Rendi Solihin, Sekda Sunggono, serta Asisten I Akhmad Taufik Hidayat.

    Atas nama pemerintah daerah, Edi menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kukar dan jajaran, panitia pelaksana ibadah haji 1443 H, serta seluruh pihak terkait.

    "Bahwa persiapan pelaksanaan keberangkatan jamaah haji Kutai Kartanegara ini dari tahap demi tahap bisa dilaksanakan dan dilalui dengan baik," ucapnya.

    Kepada para calhaj, dirinya mengingatkan sekaligus menyampaikan ucapan selamat atas keberangkatan di tahun ini setelah sebelumnya tertunda dua tahun berturut-turut lantaran pandemi COVID-19.

    "Patuhi semua arahan dan bimbingan para petugas yang ditunjuk pemerintah, baik di tanah suci sampai dengan kembali ke tanah air," pinta dia.

    Selaku Bupati, Edi mengajak seluruh umat muslim di Kukar untuk mendoakan para calhaj agar senantiasa diberikan keselamatan mulai dari pemberangkatan, masuk embarkasi haji, hingga nantinya diterbangkan ke tanah suci.

    Bupati Kukar bersama Wabup dan Sekda serta Kepala Kemenag melepas keberangkatan para Calhaj
    (Foto: Endi)

    "Dan diberikan kemudahan dalam melaksanakan ibadah-ibadah di tanah suci, kembali ke Kutai Kartanegara berkumpul dengan sanak keluarga dalam keadaan sehat pula, dan kita doakan menjadi haji mabrur," cetusnya.

    Kepala Kantor Kemenag Kukar H Nasrun mengatakan, 167 calhaj kloter 5 telah melalui serangkaian pemeriksaan kesehatan, seperti vaksin meningitis, vaksin COVID-19, hingga tes PCR yang seluruhnya dinyatakan negatif.

    "Jamaah haji ini telah dibekali dengan beberapa kali manasik, baik di tingkat kecamatan sebanyak 4 kali, tingkat kabupaten 2 kali, bahkan ada yang manasik mandiri melalui KBIH. Insya Allah mudah-mudahan jamaah sudah memiliki bekal untuk melaksanakan ibadah haji," harapnya.

    Pemberangkatkan calhaj kloter 5 menggunakan 3 buah bus yang selanjutnya berhenti di kecamatan Samboja dan Muara Jawa untuk menjemput calhaj dari kecamatan tersebut.

    Dijadwalkan calhaj di kloter 5 masuk asrama haji Balikpapan pada malam ini pukul 19.00 Wita, dan bertolak ke Jeddah pada Senin (27/06)  besok pukul 22.45 Wita dari Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman.

    Calhaj kloter 5 Kukar nantinya akan bergabung dengan calhaj dari provinsi Sulawesi Tenggara (Sulteng). Sementara 74 calhaj asal Kukar yang tergabung di kloter 7 akan diberangkatkan dari Tenggarong pada Rabu (29/06) pukul 09.00 Wita. (mmbse)

    Baca JugaJelang Keberangkatan, Calon Haji Kumpulkan Koper di Kemenag Kukar

    , ,

    Petugas dari Kantor Kemenag Kukar mengumpulkan koper yang telah diserahkan jamaaah calon haji
    (Foto: Endi)

    Tiga hari menjelang keberangkatan, jamaah calon haji (Calhaj) asal Kutai Kartanegara (Kukar) yang tergabung di kloter 5 mulai mengumpulkan koper ke Kantor Kemenag Kukar, Kamis (23/06).

    Masing-masing koper diserahkan kepada panitia pemberangkatan ibadah haji. Calhaj kloter 5 sendiri akan diberangkatkan menuju embarkasi haji Balikpapan pada Minggu (26/06) nanti.

    Kepala Kantor Kemenag Kukar H Nasrun yang diwakili Kepala Sub Bagian Tata Usaha H Saifullah berharap, para calhaj mematuhi aturan terkait isi koper sebagaimana ketentuan maskapai penerbangan.

    "Sesuai ketentuan pihak penerbangan, koper besar itu hanya 20 kilogram maksimalnya, sedangkan tas tenteng hanya 7,5 kilogram," jelasnya.

    Calhaj juga tidak diperbolehkan membawa barang-barang yang berbau menyengat, mudah meledak, hingga benda tajam.

    "Nanti akan terdeteksi di embarkasi Balikpapan karena akan dicek kembali. Kami di awal-awal sudah menghimbau ketika jamaah akan mengambil koper untuk tidak membawa barang yang dilarang oleh pihak penerbangan," kata Saifullah lagi.

    Kemenag Kukar memberikan batas waktu pengumpulan koper untuk calhaj kloter 5 paling lambat pada hari Sabtu (25/06) atau H-1 sebelum pemberangkatan.

    "Paling lambat jam 12 siang koper sudah siap masuk ke truk pengangkutan barang dan itu sudah dipacking. Kemudian pagi hari Minggu sudah dibawa lebih awal dari jamaah yang diberangkatkan siang hari dari Tenggarong," sambungnya.

    Sementara untuk koper calhaj Kukar dari kloter 7 akan dikumpulkan pada Senin (27/06) atau sehari sesudah pemberangkatan calhaj kloter 5.

    "Karena hari Rabu tanggal 29 Juni itu jamaah kloter 7 sudah diberangkatkan," tutup Saifullah. (end)

    Baca JugaTes PCR Calhaj Asal Kukar Dilakukan di Poli Khusus RSUD AM Parikesit

    , ,

    Poli Khusus RSUD AM Parikesit tempat pengambilan sampel swab PCR para calon haji Kukar
    (Foto: Endi)

    Pengambilan sampel swab PCR COVID19 jamaah calon haji (Calhaj) Kutai Kartanegara (Kukar) dilakukan di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang, Kamis (23/06/2022).

    Calhaj dari berbagai kecamatan di Kukar mendatangi poli khusus di rumah sakit tersebut untuk menjalani tes usap yang dibuka sejak pukul 07.30-15.00 Wita.

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Kukar H Anwar menyebutkan, tes PCR hari ini dilaksanakan untuk calhaj kelompok terbang (Kloter) 5 yang berjumlah 167 orang.

    Hasil tes PCR calhaj kloter 5 yang akan diberangkatkan pada Minggu (26/06) nantinya disampaikan sehari sebelum masuk ke embarkasi haji Balikpapan.

    Sedangkan untuk 74 orang calhaj Kukar dari kloter 7 yang berangkat pada Rabu (29/06) akan menjalani tes PCR pada Sabtu lusa.

    "Untuk kloter 7 dimajukan jadwalnya dari tanggal sebelumnya, dan hasilnya akan dikeluarkan pada 28 Juni," ucapnya.

    Dia berharap, hasil tes PCR calhaj Kukar seluruhnya negatif sehingga tidak ada yang tertunda keberangkatannya.

    "Kalau ada yang positif pemberangkatannya akan ditunda 3 sampai 4 hari. Tetap diberangkatkan tapi diikutkan di kloter yang lain," jelas Anwar.

    Dia menambahkan, tes PCR bagi seluruh calhaj hanya dilaksanakan di RSUD AM Parikesit selama 1 hari.

    "Alhamdulillah untuk pembiayaannya semua ditanggung oleh pihak Dinas Kesehatan," demikian disampaikannya. (end)

    Baca JugaCalon Haji Kutai Kartanegara Termuda Berusia 22 Tahun, Tertua 64 Tahun

    , ,

    Calhaj Kukar saat bimbingan manasik haji tingkat kabupaten 2022 di Masjid Agung Tenggarong
    (Dok. kutaikartanegaranews.com)

    Pemberangkatan 241 jamaah calon haji (Calhaj) asal Kutai Kartanegara (Kukar) tinggal sepekan lagi. Calhaj Kukar yang akan bertolak ke tanah suci dibagi dalam 2 kelompok terbang (Kloter).

    Berdasarkan data Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kukar, terdapat dua calhaj termuda berusia 22 tahun pada musim haji 2022/1443 H ini, yaitu Nadia Aulia Maudy asal kecamatan Tenggarong dan Haddad Mandala Putra asal kecamatan Muara Jawa.

    Kedua calhaj Kukar termuda ini bergabung di kloter 5 yang akan diberangkatkan dari Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong menuju Balikpapan pada Minggu (26/06) pukul 14.00 Wita.

    Sedangkan untuk jamaah tertua di kloter 5 yaitu Suryati Nasrun Ingsang berusia 63 tahun dari kecamatan Tabang.

    "Untuk kloter 5 jumlah jamaah laki-laki sebanyak 66 orang, jamaah perempuan 101 orang. Total jumlah calhaj di kloter 5 ada 167 orang," rinci Kasi PHU Kankemenag Kukar H Anwar.

    Sementara untuk calhaj Kukar yang tergabung di kloter 7 terdapat 1 orang dengan usia tertua 64 tahun yakni Salinem Sandiarja Karyanama dari kecamatan Loa Kulu.

    "Kloter 7 jumlah jamaah laki-laki 30 orang dan jamaah perempuan 44 orang. Seluruhnya berjumlah 74 orang," sambungnya.

    Calhaj Kukar kloter 7 akan diberangkatkan dari Masjid Agung Sultan Sulaiman Tenggarong menuju Asrama Haji Batakan di Balikpapan pada Rabu (29/06) pukul 09.00 Wita. (end)

    , ,

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kemenag Kukar H Anwar saat ditemui awak media
    (Foto: Endi)

    Jamaah calon haji (Calhaj) kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menjalani tes kesehatan secara bertahap jelang keberangkatan pada musim haji 2022/1443 H.

    Sebelumnya seluruh calhaj dari 18 kecamatan Se-Kukar diwajibkan telah di vaksin lengkap COVID-19 dan mendapatkan vaksin meningitis.

    Pemeriksaan kesehatan berlanjut pada Sabtu (11/06), meliputi pengecekan berat badan, tinggi badan, tes GDS (Gula Darah Sewaktu), kolesterol, asam urat, hingga tekanan darah.

    Kasi Penyelenggaran Haji dan Umroh (PHU) Kantor Kemenag Kukar H Anwar mengatakan, tahapan berikutnya para calhaj akan menjalani tes swab PCR (Polymerase Chain Reaction) di RSUD AM Parikesit, Tenggarong Seberang.

    "PCR akan kita laksanakan 1 atau 2 hari sebelum berangkat, Alhamdulillah kemarin sudah kita jadwalkan dengan Dinas Kesehatan," ujarnya.

    Calhaj kloter 5 dan kloter 7 Kukar yang akan bertolak pada tanggal 26 dan 29 Juni mendatang diharapkan menjaga kesehatan mulai dari sebelum pemberangkatan hingga selama berada di tanah suci.

    "Kami berpesan kepada para jamaah supaya menjaga kesehatannya," pinta Anwar yang pernah menjadi petugas haji di tahun 2019.

    Dia pun mengingatkan 241 calhaj Kukar untuk selalu patuh terhadap aturan yang diterapkan lantaran musim haji tahun ini suhu panas di Arab Saudi meningkat.

    "Karena saya dengar informasinya di Arab Saudi suhunya 45 derajat celcius, tolong dijaga kesehatannya," imbuhnya. (end)

    , ,

    Para jamaah calon haji mulai berdatangan ke Kantor Kemenag Kukar untuk mengambil koper
    (Dok: Wahyu Aulia Wati)

    Para jamaah calon haji (Calhaj) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai menerima koper dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) setempat, Rabu (08/06/2022) sore.

    Koper tersebut didistribusikan Kemenag Kukar secara bertahap, dimana hari pertama pengambilan diutamakan calhaj yang berasal dari luar kecamatan Tenggarong.

    "Alhamdulilah kita sudah menyelesaikan pemberian nomor dan nama serta penempelan foto di koper seluruh jamaah," terang Kasi PHU Kemenag Kukar H Anwar.

    Dia menyebutkan, ada 241 calhaj dari kecamatan Se-Kukar, yakni Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Muara Kaman, Kota Bangun, Muara Muntai, Kenohan, Kembang Janggut dan Tabang.

    "Kemudian Loa Kulu, Loa Janan, Sanga-Sanga, Anggana, Muara Badak, Marangkayu, Muara Jawa, dan Samboja," rincinya.

    Untuk diketahui, masing-masing koper tertulis nama, nomor paspor, nomor kloter, embarkasi, alamat, hingga nomor handphone. Koper para calhaj nantinya kembali dikumpulkan ke kantor Kemenag Kukar sebelum pemberangkatan.

    Jadwal keberangkatan calhaj Kukar sendiri mengalami penambahan dari yang sebelumnya hanya 2 kelompok terbang (Kloter). 

    Untuk kloter 5 berangkat menuju asrama haji di Balikpapan pada 26 Juni 2022 dengan jumlah jamaah sebanyak 167 orang. 

    Kemudian 62 jamaah kloter 7 diberangkatkan pada 29 Juni. Sedangkan kloter 8 memberangkatkan 12 jamaah di tanggal 30 Juni. (end)

    Baca Juga241 Calhaj Kukar Ikuti Bimbingan Manasik Haji Tingkat Kabupaten

    , ,

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh Kantor Kementerian Agama Kutai Kartanegara H. Anwar
    (Foto: Endi)

    Kutai Kartanegara (Kukar) bersama calon jamah haji (Calhaj) asal Kaltim lainnya akan diberangkatkan ke tanah suci melalui embarkasi Balikpapan.

    Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kukar H Anwar, Kamis (19/05/2022) menjelaskan, kelompok terbang (Kloter) haji Kaltim masuk pada gelombang kedua dan dijadwalkan bertolak ke Arab Saudi tanggal 22 hingga 30 Juni mendatang.

    "Kita masih menunggu informasi Kukar masuk di kloter berapa. Insya Allah beberapa hari lagi sudah diketahui," ujarnya kepada media ini.

    Dia mengatakan, salah satu calhaj Kukar mengundurkan diri lantaran faktor usia, posisinya pun akan digantikan oleh calhaj dari porsi cadangan.


    "Cuma kita belum tahu, untuk cadangan itu kan yang menentukan dari pusat, kita hanya kirim data saja berdasarkan nomor urut porsi," kata Anwar.

    Kukar sendiri akan tergabung dengan calon jamaah haji dari daerah lain guna mencukupi kuota satu kloter.

    "Satu kloter jumlahnya 360 orang, terdiri dari 356 calon jamaah haji ditambah 4 petugas. Sementara Kukar hanya memberangkatkan 241 orang, untuk mencukupi satu kloter itu kita masih menunggu dari Kanwil Kemenag Kaltim," rincinya.

    Petugas yang nantinya akan mendampingi di kloter tersebut terdiri dari 1 orang Tim Pemandu Haji Indonesia (TPHI), 1 orang Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia (TPIHI), 1 orang dokter dan 1 perawat.

    "Petugas yang mendampingi dari luar Kukar, kita juga masih menunggu informasi terkait hal itu," katanya lagi. (end)

    , ,

    Ruang pelayanan terpadu satu pintu kantor Kementerian Agama kabupaten Kutai Kartanegara
    (Foto: Endi)

    Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kutai Kartanegara (Kukar) dalam waktu dekat akan menggelar manasik haji bagi 241 calon jamaah pada musim haji tahun ini.

    "Rencananya kami akan membagi zona untuk mempersingkat waktu, yaitu zona Kota Bangun, Tenggarong dan Muara Jawa," terang Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Kemenag Kukar, H Anwar, Kamis (19/05/2022).

    Terkait jadwal penyelenggaraan manasik haji, Kemenag Kukar baru akan menggelar rapat pada Jumat (20/05/2022).

    "Jadwal ini belum kita tentukan tetapi besok kami akan menggelar rapat bersama para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) untuk menentukan kesiapan mereka," katanya.

    Untuk pelaksanaan manasik haji zona 1 akan digelar di Tenggarong, dimana tergabung didalamnya 128 calon jamaah haji dari 8 kecamatan.

    "Zona 1 meliputi kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Sebulu, Loa Kulu, Loa Janan, Marangkayu, Muara Badak dan Tabang," rinci Anwar.

    Sementara manasik haji zona 2 dipusatkan di Kota Bangun dan akan diikuti 69 calon jamaah dari 4 kecamatan.

    "Manasik haji zona 2 akan diikuti peserta dari kecamatan Kota Bangun, Muara Muntai, Kenohan dan Muara Kaman," sambungnya.

    Sedangkan manasik haji zona 3 akan diikuti 44 calon jamaah haji dari wilayah pesisir dan dijadwalkan digelar di kecamatan Muara Jawa.

    "Untuk manasik haji zona 3 akan bergabung dari kecamatan Muara Jawa, Samboja, Anggana, dan Sanga-Sanga," demikian jelas Anwar. (end)

    , ,

    Pemberangkatan calon jamaah haji Kukar di masjid Agung Sultan Sulaiman tahun 2019 lalu
    (Foto: Endi)

    Sempat tertunda selama 2 tahun akibat pandemi COVID-19, calon jamaah haji Indonesia termasuk dari Kutai Kartanegara (Kukar) dipastikan berangkat ke tanah suci pada musim haji 1443 H/2022 M.

    Meski demikian, hanya 241 orang calon jamaah haji Kukar masuk dalam daftar kuota berhak berangkat pada musim haji tahun ini.

    "Satunya lagi kuota berhak berangkat tapi masuk dalam cadangan sejumlah 48 orang," terang Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) kantor Kemenag Kukar H Anwar, Kamis (12/05/2022) kemarin.

    Dikatakannya, awal pandemi tahun 2020 lalu calon jamaah haji Kukar yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) sebanyak 535 orang, namun jumlah jamaah yang diberangkatkan tahun ini berkurang hingga setengahnya.

    "Kalau untuk penambahan jumlah jamaah lagi itu berat, karena kuota kan sudah dibagi Arab Saudi, kecuali tambahan kuota itu jika ada provinsi atau kabupaten lain yang tidak bisa menutupi kuota itu," beber Anwar.

    Secara umum calon jamaah haji Kukar dipastikan telah siap, hanya saja koper untuk para jamaah belum didistribusikan dari pusat. Terkait hal itu, para jamaah diminta untuk segera melakukan konfirmasi pelunasan BPIH.

    "Kenapa konfirmasi pelunasan, kan tahun 2020 kemarin sekitar Rp 37 juta total setoran lunasnya, sekarang Rp 47 juta sekian, kenaikannya itu selisih 4 jutaan, mereka tidak perlu bayar karena sudah tertutupi dengan nilai manfaat yang dikelola oleh BPKH (Badan Pengelola Keuangan Haji)," sambungnya.

    Persiapan menyangkut kesehatan para jamaah pun telah dilakukan, namun beberapa dari jamaah kuota berhak berangkat maupun cadangan belum di vaksin COVID-19 secara lengkap, termasuk 13 orang lagi belum di vaksin meningitis.

    "Satu lagi yang berkaitan dengan Istitha'ah kesehatan jamaah haji merupakan wewenang Dinas Kesehatan," kata Anwar.

    Kepada para calon jamaah haji Kukar, ia menghimbau agar mempersiapkan diri, senantiasa menjaga kesehatan, serta membaca dan mempelajari buku panduan manasik haji.

    "Kadang sumringah mau berangkat tapi ilmunya nggak dipelajari saking semangatnya," tandasnya. (end)


Top